Blog Index

Blog about all latest PC & tech related news and info

Cara Jitu Meningkatkan Performa Komputer

Meski bertenaga mesin, komputer dan manusia itu bisa diibaratkan sama. Layaknya tubuh dan otak yang bisa menurun kinerjanya saat dalam kondisi tidak optimal, komputer pun demikian. Performa komputer dijamin menurun ketika ada beban berlebih di otaknya, atau ketika merasa lelah terus-menerus digunakan tanpa istirahat.

Sebagai akibat, jangan heran jika komputer mendadak lemot, dan menghalangi aktivitas, serta sangat mengesalkan. Sebelum terlanjur marah atau hilang semangat, berikut cara-cara jitu meningkatkan performa komputer, bahkan sampai 150 persen.

Rekomendasi Pengoptimalan Perangkat

Mengoptimalkan perangkat merupakan cara umum yang sering dipakai orang untuk meningkatkan performa komputer. Tak hanya melalui perangkat keras, tapi juga pengoptimalan perangkat lunak. Meski begitu, kebanyakan orang tak selalu tahu cara-caranya. Dengan kata lain, rekomendasi ini mungkin belum banyak diketahui orang, atau boleh jadi terlewat dan diabaikan begitu saja, padahal sangat penting. Mau tahu apa saja? Ini dia:

1. Memperbesar Kapasitas RAM

Standar komputerisasi saat ini rata-rata mempergunakan 64 bit. Cukup jarang orang menggunakan 32 bit mengingat kinerja komputer dan kebutuhannya makin canggih. Masalahnya, OS 64 bit membutuhkan lebih banyak RAM. Tak hanya itu, software kekinian juga banyak yang butuh RAM besar. Jika RAM sedikit, seringnya komputer malah lemot. Oleh karena itu, upgrade RAM minimal 8GB dianjurkan. Selain menghindari performa komputer terganggu, harganya juga masih terjangkau.

2. Ubah Hard Disk dengan SSD

Pengujian membuktikan bahwa SSD lebih cepat sekitar 10 kali lipat ketimbang hard disk. Cara ini bisa Anda lakukan andai upgrade RAM tidak menunjukkan perubahan performa. Bahkan, penggantian SSD juga mengatasi sejumlah kerusakan pada hard disk. Terlebih lagi proses boot komputer yang tadinya lama bisa dilalui hanya dalam hitungan detik.

3. Instal Antivirus

Antivirus yang baik bisa mencegah munculnya spyware dan malware yang berpotensi jahat. Misalnya menurunkan performa komputer semisal lebih lelet, hingga merusak data Anda.

4. Atur Ulang Custom Virtual Memory (CVM)

CVM tidak berperan sebesar RAM, tp pnya fungsi yang nyaris sama. Seberapa besar CVM yang Anda gunakan bisa diatur. Cara mudahnya dengan mengetikkan “Virtual memory” pada tombol search di kolom start, lalu hilangkan tanda centang pada ‘Automatically manage paging file size for all drives’. Selanjutnya Anda bisa mengatur sendiri besaran jumlah memori virtual yang diinginkan dengan mengklik custom size. Untuk besarannya, Anda bisa menuliskan ‘2X initial size’ atau perkiraan lagi sesuai keinginan.

5. Rajin Mengoperasikan Disk Cleanup

Tool ini berguna untuk menghapus file sementara atau temporary file yang tidak dibutuhkan. Jumlah temporary file berlebih bisa menurunkan performa komputer. Untuk membersihkan, Anda hanya perlu klik kanan pada drive yang diinginkan, Misalnya drive C atau D, klik kanan lalu pilih properties. Selanjutnya klik kotak Disk Cleanup, lalu hapus. Biasakan hal ini secara berkala, atau tiap kali Anda selesai mengoperasikan komputer, terutama setelah browsing internet sekian banyak, atau melakukan pekerjaan dengan kapasitas memberatkan.

6. Manfaatkan Disk Defragmenter

Tool ini berguna menyusun ulang sekaligus merapikan data yang terserak. Cara kerjanya mirip jka Anda sedang melipat baju. Baju yang berantakan, meski sedikit. Bisa seolah tak muat di lemari. Beda cerita jika baju dilipat rapi. Meski banyak, bisa menyisakan ruang. Anda hanya perlu klik kanan drive, klik properties, lalu pilih defragment now dengan mengklik tab tools.

7. Jangan Lupa bersihkan Recycle Bin

Meski data besar dihapus, biasanya akan tetap tersimpan di Recycle bin. Untuk mengurangi kapasitas berlebih, pastikan data-data di kotak sampah juga dihapus. Cara ini juga bisa dilakukan saat Anda membersihkan berkala di disk cleanup.

8. Uninstall Program Tak Terpakai

Program yang terinstal memakan ruang hard disk. Ini bisa menyita tempat sekaligus menurunkan performa komputer. Anda bisa menemukan perintah uninstall pada control panel di tombol start menu.

9. Nonaktifkan Program Tak Penting pada Startup

Banyak program tak penting dan tidak dibutuhkan yang berjalan pada startup tanpa Anda sadari. Untuk mematikan, Anda bisa menekan tombol win+R lalu mengetikkan msconfig. Pilih startup lalu uncek program yang tak penting.

10. Perkecil Efek Visual

Pilih mana, tampilan desktop sangat cantik, atau komputer lelet? Efek visual yang makin banyak, memungkinkan penurunan performa komputer. Anda bisa meminimalsir tampilan efek visual dengan masuk ke control panel, menuju system dan Advanced system settings di bagian kiri atas. Setelah itu beralih ke tab Advanced, pilih Settings pada menu Performance, lalu klik custom Pada tab Visual Effect, dan hilangkan centang pada efek visual yang tidak diinginkan.

Padamkan Screen Saver dan Gadget

Performa komputer bisa meningkat jika Anda memadamkan screen saver. Gunakan satu gambar saja, atau background bawaan windows. Hapus juga gadget tak penting karena memperberat laju RAM. Setelahnya, jangan lupa bersihkan Recycle Bin.

Menggunakan Bantuan Software atau Program Komputer

Selain mengganti perangkat seperti RAM dan hard disk, cara paling mudah lainnya untuk meningkatkan performa komputer adalah dengan memanfaatkan software dan program tertentu. Berikut di antaranya.

1. Memory Cleaner Batch File

Program ini bisa membersihkan memori komputer kapan pun diinginkan, sekaligus mengatasi masalah komputer lemot. Sebagaimana program pada umumnya, tentu tak perlu diinstal terlebih dulu.

Caranya mudah. Anda hanya perlu membuka aplikasi Notepad di komputer, lalu salin tempel kode berikut pada Notepad: %windir%system32rundll32.exe advapi32.dll, ProcessIdleTasks.

Selanjutnya simpan file dengan nama“cleaner.bat”dan letakkan di desktop. Anda bisa memanfaatkan program yang Anda buat ini tiap kali komputer terasa lemot.

Agar fungsi program untuk meningkatkan performa komputer lebih optimal, sertakan juga anjuran penggunaan software di poin berikutnya.

2. Software Utilities

Jika Anda sudah menjalankan Memory Cleaner Batch File di atas, menambahakan software utilities benar-benar bisa membantu meningkatkan performa komputer sepenuhnya. Software utilities ini Fungsinya tak lain untuk meringankan beban komputer selama dipakai. Jenisnya sangat banyak. Misalnya ccleaner, ncleaner, tune-up utilities, dan glary utilities. Tiap jenis punya keunggulan tersendiri baik pada tampilan ataupun fiturnya, dan tentu saja akan memudahkan orang untuk menggunakannya.

Cara Unik Menggunakan Flashdisk

Tahukah Anda, fungsi flashdisk tak terbatas hanya memindahkan atau menyimpan data sementara, melainkan juga sebagai pengganti RAM. Bagaimana bisa?

Langkahnya mudah. Pertama, siapkan flashdisk yang tidak terpakai karena setelah ini, flashdisk sepenuhnya tak bisa menyimpan data lagi. Kedua, ikuti panduan berikut: colokkan flashdisk paa komputer, klik kanan pada drive flashdisk, pilih properties, ready boost, use the device, lalu atur jumlah memori yang ingin digunakan, dan klik Ok.

Tips Meningkatkan Performa Komputer

Selain cara di atas, agar performa komputer tetap optimal, selalu jaga kebersihan bagian dalam komputer. Terutama hardware secara rutin. Matikan usai digunakan, istirahatkan jika sedang tak dipakai, format dan install ulang komputer setidaknya 5 tahun sekali, gunakan OS ringan macam Windows XP, selalu lakukan update ketika internet terhubung, dan terapkan cara-cara jitu di atas. Selamat mencoba!

Baca artikel yang lain mengenai Membuat NAS Sendiri

Cara Mengatasi Masalah Komputer Dengan Mudah

Masalah komputer bisa ditemui oleh siapa pun penggunanya. Jangankan amatir, yang profesional saja sekali waktu pasti berurusan dengan masalah komputer. Sebelum bertindak, kenali dulu apa masalahnya. Pelajari, cari tahu sebabnya, bagaimana dampaknya, lalu temukan solusi.

Untuk itu, karena masalah berbeda butuh solusi yang berbeda pula, berikut beberapa permasalahan komputer dan cara mudah mengatasinya.

CPU Menyala, Monitor Gelap

Hal ini cukup lazim terjadi. Penyebab utamanya deteksi RAM tidak sempurna. Fungsi RAM ketika komputer bergerak, adalah menyimpan sementara segala proses yang sedang berlangsung. Jadi terbayang, jika RAM bermasalah, maka tak ada perangkat pengganti yang mampu menyimpan segala proses tadi. Alhasil, monitor tak bisa menampilkan apa pun.

Tak hanya RAM, VGA pun bisa jadi penyebab. Boleh jadi sambungan kabel VGA yang terhubung ke komputer sedang bermasalah atau pemasangannya kurang sempurna. Kabel VGA tidak perlu dihubungkan dengan VGA onboard yang terdapat di motherboard, bila Anda menggunakan VGA card.

Komputer Reboot, Mati Sendiri

Masalah komputer yang seperti ini biasa muncul pada komputer karena adanya masalah pada perangkat keras. Misalnya yang paling sering, processor mengalami overhat alias terlampau panas. Processor bisa mengalami panas berlebihan karena kinerja kipas pendingin tidak optimal, atau termal pasta yang ada pada processor sudah mengering.

Komputer atau CPU Hang

Komputer hang alias mandet bisa terjadi kapan saja jika komputer itu mengalami kelebihan beban kerja. Misalnya, data yang sedang diproses terlalu tinggi, sedangkan kemampuan memori RAM dan prosessor untuk membuffer atau menampung data sementara, tidak imbang alias terlalu rendah.

Ini bisa jadi penyebab yang paling masuk akal. Sebabnya, makin banyak atau makin berat aplikasi yang dijalankan, akan membuat kapasitas RAM semakin menyusut hingga habis. Pada akondisi ini komputer rentan hang karena tak mampu dan tidak kuat menjalankan tugas yang sedang diperintahkan. Seperti diketahui, RAM punya kapasitas yang terbatas.

Terkait dengan kelebihan muatan tadi, masalahnya bisa terjadi pada software atau hardware. Membedakannya sebetulnya mudah. Jika masalah terjadi pada software, biasanya komputer yang hang tidak menyeluruh. Hanya software tertentu yang berhenti, tapi mouse masih jalan.

Tak jarang ada tulisan “Not responding” ikut muncul. Misal, Anda menjalankan browser Mozilla atau google chrome, saking banyaknya tab yang dibuat, komputer tiba-tiba berhenti merespons. Namun, saat membuka aplikasi lain komputer tidak masalah. Hanya mungkin, gerakan kursor jadi sedikit melambat ketika dioperasikan.

Jika terjadi seperti itu, segera buka Task Manager dngan cara klik kanan di bagian bawah, lalu klik end task pada software penyebab hang. Jika sudah tertutup, Anda bisa me-restart komputer, atau langsung membuka ulang aplikasi yang sempat diakhiri tadi.

Selain itu, bisa juga karena komputer mengalami bad sector di harddisk. Adanya virus jg bisa jadi penyebab. Hal lainnya bisa terjadi karena adanya masalah di hardware. Contohnya memory atau MBoard komputer Anda kotor, bahkan mengalami kerusakan. Bisa juga karena perputaran kipas pendingin komputernya sudah lemah. Power supply juga bisa jadi alasan. Jika ini terjadi, sebaiknya komputer benar-benar tidak dipaksakan untuk dipakai karena akibatnya bisa lebih fatal.

Memang, masalah komputer yang disebabkan adanya gangguan di bagian hardware bisa agak susah dideteksi. Terutama karena komputer mendadak diam tanpa bisa menggerakkan perangkat komputer seperti mouse dan lain sebagainya. Bahkan tak jarang, masalahnya jadi tambah rancu ketika komputer hang diikuti masalah blue screen.

Pilihan sederhana yang bisa Anda buat hanyalah melakukan hard shutdown atau mati paksa. Caranya dengan menekan tombol daya agak lama sekitar 5 detik. Bila sudah mati, diamkan sebentar lalu nyalakan lagi. Jika malah tak bisa menyala atau langsung hang lagi begitu digunakan, itu artinya Anda butuh perbaikan komputer.

Komputer Menyala, OS Tidak Bisa Diakses

Masalah seperti ini bisa disebabkan karena adanya kesalahan pada hardware atau software. Biasanya, karena ada hubungannya dengan OS yang tidak bisa diakses, boleh jadi masalah terletak pada harddisk. Sebab harddisk merupakan tempat penyimpanan sistem operasi. Kemungkinannya harddisk Anda tak terpasang dengan baik.

Selain hardware, kesalahan pada sistem juga bisa jadi penyebab. Misalnya, file penting pada OS ada yang hilang, terserang virus, atau tanpa sengaja partisi terformat ketika OS diinstal.

Sulit Terhubung dengan Jaringan Komputer Lain

Jika masalah seperti ini terjadi, Anda bisa coba mengecek keberadaan kartu jaringan atau NIC pada komputer, apakah ada atau tidak. Coba juga konfigurasi ulang pengaturan IP address. Bisa jadi ada yang salah atau tidak sesuai. Selain itu, memastikan ada tidaknya kerusakan pada NIC dan media penghubung macam kabel atau wireless juga sama penting.

Berbunyi Beep

Jika Anda mendengar suara beep beberapa kali pada komputer begitu dinyalakan, boleh jadi ada yang salah pada salah satu hardware yang terpasang di komputer. Beep ini bisa serupa tanda bahwa ada kesalahan tertentu pada BIOS. Bunyi Beep ini juga bisa bervariasi, tergantung masalahnya, pun produk BIOS-nya.

Misalnya, jika memory tidak terdeteksi, komputer secara otomatis bakal berbunyi beep. Begitu pula jika VGA Card tak terpasang dengan baik, atau processor hingga kabel data bermasalah.

Meski begitu, tak semua bunyi beep berarti masalah, terutama jika bunyi itu hanya terdengar sekali. Sebabnya, beberapa jenis BIOS akan berbunyi beep setidaknya sekali di awal proses booting, dan itu normal.

Layar Biru (Blue Screen)

Blue screen ini bisa menganggu karena komputert bisa restart mendadak. Jika terjadi kemungkinannya ada yang salah pada hardware, software yang diinstal, atau bisa juga disebabkan virus yang tak bersahabat.

Komputer Mati Total

Jika komputer mati total, hal pertama yang bisa Anda curigai adalah arus listrik, kemudian motherboard. Kendala arus listrik seringkali menjadi penyebab munculnya masalah pada komputer. Apakah komputer yang Anda gunakan mendapat asupan arus listrik, atau tidak.

Asupan arus listrik yang kurang akan membuat komputer tidak menyala. Terutama jika komputer tidak memiliki alat bantu semacam stabilizer sebagai penyeimbang daya.

Coba cek kabel listrik yang tersambung ke sumber listrik, apa sudah terhubung dengn benar? Cek juga power supply, hingga kabel front panelnya. Jika semua terpasang benar dan tidak memperlihatkan masalah, bisa diduga motherboardlah yang bermasalah.

Tidak Bisa Online

Jika terjadi segera cek ulang sambungan internet. Komputer yang tersambung ke jaringan lain juga perlu dicek apakah sudah konek ke server. Jika tidak, coba cek apakah komputer Anda diblok untuk mengakses internet, atau mungkin karena pengaturan browser untuk konfigurasi ada yang salah atau kurang.

Harddisk Tidak Terbaca

Hardisk yang tidak terbaca biasa ditandai dengan munculnya tulisan “harddisk error” atau “harddisk failure.” Komputer juga bisa diam beberapa saat. Ini mirip dengan kasus OS tak bisa diakses. Selain memperbaiki posisi harddisk agar tidak longgar, Anda juga bisa mematikan sebentar lalu menyalakan lagi. Coba lihat apakah suara yang keluar dari harddisk normal. Jika suara agak berat bergemuruh, mungkin ada kerusakan pada pengendali (controller) harddisk.

Baca artikel yang lain mengenai Membuat NAS Sendiri

Cara Mudah Mengubah PDF ke Word

Dokumen dengan format PDF sering jadi pilihan orang. Biasanya untuk menyimpan data berupa riset, juga jenis-jenis e-book yang mudah Anda temui saat ini. Alasan utama format PDF banyak dipakai orang adalah kapasitasnya yang ringan. Baik itu ringan saat dibuka, pun tidak memiliki ukuran yang menyita tempat saat disimpan.

Selain ringan, fitur pendukungnya juga banyak. PDF bisa dibekali password atau dikunci agar tak sembarang orang bisa menyalin-tempel (copy-paste), pun memodifikasi data, sehingga cukup hanya bisa dibaca. Istilahnya file read-only.

Anda juga tak perlu kerepotan mengedit data karena bentuk susunannya tak mudah berubah sebagaimana ketika mengedit pakai Microsoft Word. Tak ada pula istilah missing font alias kehilangan jenis huruf tertentu, hanya karena font tertentu tidak terpasang di komputer yang berbeda.

Bahkan, ketika memasuki dunia percetakan, PDF jadi yang paling digemari karena kemampuan penyimpanannya yang sangat baik. Bayangkan, dengan format lainnya, ada kemungkinan warna desain awal akan berubah sehingga tak sesuai dengan yang diinginkan. Sementara PDF mampu mempertahankan kendala tersebut. Terlebih lagi dengan fiturnya yang ringan, membuat data-data PDF lebih cepat dikirim lewat email.

Lantas, bagaimana caranya jika dokumen yang sudah Anda buat telah disimpan dalam file PDF, lalu ingin diedit? Misalnya karena ada kata yang salah, susunan yang kurang tepat dan sebagainya. Mudah saja, Anda hanya perlu mengubah format PDF menjadi Word. Istilahnya konvert.

Untuk melakukan perubahan, caranya ada tiga. Yakni cara online atau daring melalui situs web tertentu, cara offline atau luring menggunakan perangkat lunak (software) tertentu, dan menggunakan aplikasi lewat ponsel.

Cara Mudah Mengubah PDF ke Word

1. Cara Mengubah PDF ke Word Lewat Situs Web

Bukan cuma mudah, cara ini terbilang praktis. Di internet ada banyak situs web PDF daring yang bertebaran. Selama koneksi internet terpasang, tentu memudahkan. Anda bisa menyalin format PDF menjadi Word semua versi.  Syaratnya satu, untuk mengakses biasanya Anda akan dimintai keterangan email beralamat Gmail.

  • PDFonline.com

 Situs ini sering direkomendasikan karena mudah digunakan dan tak terlalu merepotkan. Setelah lamannya terbuka, klik “upload a file to convert.” Kemudian pilih file yang ingin Anda ubah ke Word. Setelahnya tunggu beberapa saat hingga proses mengunggah file selesai. Semakin banyak muatan gambar atau tabel, alias memiliki file ukuran besar, maka akan semakin lama waktu menunggunya.

Jika sudah, Anda akan melihat unggahan file PDF tadi telah berubah ke Word di layar. Selanjutnya klik “download” di bagian atas layar, dan Anda bisa membuat pilihan mengunduh dalam tiga format. Yakni, HTML, PDF, dan Word. Pilih yang terakhir dengan mengklik “download word file”.

Berikutnya file Word Anda akan segera muncul dengan format RTF (*.rtf), dan Anda bisa segera mengedit.

  • Google Docs

Anda hanya perlu membuka situs docx.google.com. Selanjutnya login ke dalam Gmail, dan klik “folder” di kanan tengah. Kemudian klik “select file from computer,” “upload,” cari file yang akan diubah, “open”.

Selesai menggunggah, biasanya menunggu sesuai besaran ukuran file dokumen, segera masuk ke drive.google.com. Klik kanan pada file PDF hasil unggahan yang terdapat di my drive, klik “open with,” lalu “Google Docs.”

Anda bisa mengedit langsung atau menyimpan dengan membuka menu file, klik “download as,” lalu pilih menu Microsoft word, biarkan mengunduh hingga beres, dan selesai. Cara Mengubah PDF ke Word menggunakan perangkat lunak

2. Cara Mudah Mengubah PDF ke Word Menggunakan Perangkat Lunak

Perangkat lunak biasa dipakai orang jika ingin lebih cepat mengubah file, terutama jika sering digunakan dan ada banyak dokumen yang perlu diubah.

  • Ice Cream PDF Converter

Perangkat lunak satu ini terbilang ringan, mudah digunakan dan sangat cepat. Tak perlu waktu lama untuk menggunggah dan mengunduh file. Jika sudah diinstal dan terpasang, cukup buka programnya dan klik “from PDF.” Klik tanda (+) untuk mengunduh file PDF pilihan yang ingin Anda ubah. Jika sudah, ubah formatnya sesuai keinginan. Di dalamnya ada banyak format yang tersedia mulai dari tiff, gif, sampai html. Sesuai kebutuhan, pilih format doc untuk standard Word. Lalu klik “convert.” Tinggal tunggu dan klik “ok” atau “open folder” untuk membuka lokasi filenya jika laporan perubahan telah muncul.

  • Microssoft Word Versi 2013 ke Atas

Bagi Anda yang sudah menginstal aplikasi Microsoft Word versi 2013 ke atas di komputer bisa langsung membuka fitur pengubah PDF ke Word. Langkahnya mudah. Pertama, klik “open other document” – “computer” – “browser” – pilih file PDF yang akan diubah – “open” – “ok” – tunggu beberapa saat. Setelah selesai file ubahan akan muncul sendiri dan bisa segera diedit.

  1. Cara Mengubah PDF ke Word Menggunakan Aplikasi Ponsel

Untuk yang satu ini, PDF Conversion Suite bisa jadi andalan. Setelah diinstal dan terpasang, buka aplikasinya lalu pilih “convert PDF to Word”. Selanjutnya di bagian “Open Form” anda tinggal pilih “file manager”. Jika file Anda sudah tersimpan dalam google drive, tinggal pilih “drive” dan segera cari file PDF yang ingin Anda ubah ke Word. Tinggal tunggu hingga proses konversi berakhir, dan selesai. Kini Anda bisa mengedit secara bebas.

Cara Membuka PDF yang Terkunci

File PDF yang diproteksi pasti akan menolak jika Anda berniat mengubahnya jadi Word. Untuk itu, sebelum file diubah, proteksi tersebut perlu dibuka terlebih dulu. Berikut cara-caranya.

1. Hilangkan Sandi Kunci dengan Membuka Situs Asalnya

Situs asal yang dimaksud adalah situs awal Anda mengunduh file tersebut. Umumnya beberapa file PDF punya syarat-syarat terlampir untuk membuka proteksi, atau menyertakan langsung sandi kunci di bagian bawah laman situs. Jika tidak ada atau Anda lupa dari mana file itu diunduh, sedangkan isinya dirasa amat penting, cara berikutnya bisa dicoba.

2. Hilangkan Sandi Kunci dengan Menggunakan Aplikasi

Cara ini merupakan cara luring, alias tidak membutuhkan koneksi internet. Anda cukup mengunduh aplikasi mediafire di mediafire.com, lalu install. Setelah terpasang, buka dan klik “Portable PDF Password Remover 3.0.exe.” Setelah itu klik “open PDF(s)” dan cari lokasi file terproteksi yang Anda simpan di komputer. Kemudian hapus sandi kuncinya, dan tentukan lokasi penyimpanan. Setelahnya beri nama file, simpan, dan selesai.

3. Hilangkan Sandi Kunci dengan Secara Luring

Anda yang terkoneksi dengan internet bisa melakukan cara ini. Lebih praktis tanpa harus mengunduh aplikasi dulu, dan cukup cepat. Sebagai perawalan, coba masuki situs pdfunlock.com, lalu buka “my computer” untuk mencari letak file. Klik “Unlock” di bagian bawah dan tunggu hingga proses mengunggah selesai. Setelah sandi kunci terbuka, file akan mengunduh sendiri file dokumen yang sudah tidak menggunakan sandi. Berikutnya Anda bisa segera mengedit.

Untuk hasil terbaik, jangan menyalahgunakan cara ini ya!

Baca artikel yang lain mengenai Membuat Cloud Storage di Rumah

Apa Sih Perbedaan Flashdisk dan Harddisk?

Flashdisk dan harddisk itu sangat berbeda, tapi memiliki sedikit kesamaan pada fungsi. Keduanya sama-sama punya fungsi sebagai tempat penyimpanan data dari komputer. Keduanya juga berisiko terkena dan menyebarkan virus jika tidak diperhatikan penggunaannya.

Sebelum membahas perbedaanya secara rinci, mari mengenal apa itu flashdisk dan harddisk.

Apa itu Flashdisk?

Flashdisk merupakan alat penyimpanan data atau file dari komputer dalam bentuk NAND. Di dalam flasdisk terdapat pengendali sekaligus memori penyimpanan data yang sifatnya nonvolatile. Artinya, memori yang disimpan tak bakal hilang meski aliran arus listrik tidak ada.

Komponen flashdisk ini biasa disebut juga sebagai USB Drive. Yakni perangkat keras dan juga sambungan yang dinilai lebih sederhana ketimbang harddisk. Flashdisk cukup memudahkan karena tidak perlu motor penggerak, piringan dudukan, juga partisi lain yang bersifat mekanis.

Secara rinci kegunaan flashdisk cukup banyak. Namun intinya tetap sebagai tempat penyimpanan, yang tak jarang sifatnya sementara. Misal, Anda bisa menyimpan berbagai data mulai dari file berupa tulisan, foto, musik, video, hingga software. Bahkan, merunut fungsinya tadi, flashdisk juga bisa dipakai sebagai pengganti RAM dengan kecepatan yang tak kalah sama, sesuai kapasitas flashdisk itu sendiri.

Flashdisk bisa ditemui dalam beragam rupa di pasaran. Secara kategori bisa dibedakan lewat bentuk, ukuran kapasitas, dan merek. Untuk bentuk, ada flashdisk standar yang biasanya berbentuk kotak kecil memanjang. Ada pula bentuk-bentuk unik mulai dari tokoh kartun, yang serupa kartu, hiasan, dan sebagainya. Ukurannya pun beragam dimulai dari 1 Gb hingga 32 Gb.

Sebetulnya, ada juga ukuran kapasitas flashdisk yang lebih tinggi, tapi semakin rentan juga penggunaannya. Sementara soal merek flashdisk, biasanya ini yang membuat bingung. Ada merek abal-abal, ada juga beberapa merek umum berkualitas seperti Samsung, Sandisk, Kingston dan sebagainya.

Bagaimana Memilih Flashdisk yang Bagus?

Membeli flashdisk itu yang terpenting memang sesuai kebutuhan pemakaian, dan selalu dirawat dengan apik agar terus awet. Meski ukurannya kecil, nyatanya fungsinya tetap besar dan berguna. Berikut tips memilihnya:

  • Cek harga. Jika Anda menemui flashdisk berkapasitas besar dengan harga murah, lebih bagus lagi jika ada perbandingannya, sebaiknya tak usah dibeli. Kecuali memang sedang diskon.
  • Pilih kapasitas. Ketimbang beli satu yang seukuran 64Gb, lebih baik Anda beli dua seukuran 32 Gb. Memang, jatuhnya akan lebih mahal, kurang ekonomis, dan tidak praktis. Namun, biasanya flashdisk punya kondisi rentan dalam jangka lama. Terutama jika sering digunakan, apalagi jika Anda termasuk kategori tidak apik. Flashdisk yang sering mengalami benturan bisa gampang rusak.
  • Sesuaikan kebutuhan fitur dengan harga. Beberapa flashdisk dilengkapi berbagai fitur aneh yang sebetulnya bisa sangat berguna bagi kebutuhan pengguna tertentu. Contohnya fitur keamanan data. Untuk keamanan, ada flashdisk yang dilengkapi perlindungan password, pemindai sidik jari sampai enkripsi data. Semakin penting data yang Anda simpan, tentu semakin butuh keamanan yang optimal. Harganya pun tentu berbeda. Jadi sebagai saran, sesuaikan kebutuhan Anda akan fitur dengan keuangan yang tersedia. Tak perlu terlalu memaksakan, meski memang ada baiknya juga flashdisk Anda dilengkapi password agar tak dengan mudah diakses orang andai flashdisk hilang.
  • Pastikan ada garansi. Flashdisk yang baik pasti punya garansi. Ketimbang fitur, ini jauh lebih penting. Sebab, garansi akan melindungi Anda dari cacat barang. Jika ada kerusakan, selama stiker garansinya tidak rusak, Anda bisa mengklaim penggantian dengan mudah.
  • Perhatikan versinya. Ada beda antara flashdisk dengan teknologi USB 2.0 dan 3.0. Seringnya orang mengabaikan karena harganya bisa mengecoh. USB 3.0 lebih cepat sekitar 10 kali lipat dari USB 2.0. Namun bisa tak terasa bedanya jika perangkat komputer Anda tidak mendukung, misalnya kapasitas penyimpanan harddisk yang kecil. Jadi, sesuaikan saja dengan kebutuhan komputer.

Apa itu Harddisk?

Harddisk merupakan komponen komputer untuk menyimpan data, dari piringan magnetis. Penemunya adalah Reynold Johnson pada 1956. Kala itu ukurannya cukup besar dengan kecepatan rendah. Yaitu lebih dari setengah meter, dengan 50 piringan, berkecepatan 1.200 rpm, dan cuma berkapasitas 4,4 mb.

Fungsinya pun lebih banyak, mulai dari menyimpan OS, software aplikasi, sampai menyimpan file yang akan menetap dalam komputer. Tanpa harddisk, komputer tak dapat berjalan. Salah satunya karena sistem operasi juga tidak dapa berlangsung.

Dari masa ke masa, harddisk terus berkembang. Banyak juga perubahan yang terjadi, terutama bentuk fisik dan kemampuannya. Saat ini ukuran harddisk cenderung kecil dengan kapasitas besar. Biasanya berukuran 250 Gb hingga 1 Tb.

Harddisk terdiri dari beberapa komponen penting, yaitu sebagai berikut.

  • Platter (Hard Platter). Komponen berupa piringan berbahan magnet untuk menyimpan data.
  • Silinder. Semacam as pemegang platter agar tetap pada porosnya.
  • Motor. Penggerak platter untuk menentukan seberapa cepat putaran.
  • Magnet. Pengatur kecepatan gerak head saat membaca data.
  • Read Write Head. Untuk membaca dan menulis, baik dari atau ke piringan.
  • Head Controller. Pengendali berupa sirkuit elektonik untuk menulis dan membaca data.
  • Acces Arm. Wadah bagi head controller agar dapat beredar ke seluruh piringan.
  • PCB Harddisk (Board). Pengendali kerja harddisk.

Tak hanya itu, jenis harddisk yang digunakan juga demikian penting. Berikut beberapa jenis harddisk berdasarkan jalur komunikasi data dan perkembangannya.

  1. Harddisk ATA/AIDE. Harganya murah, tapi butuh dua pengendali agar performanya meningkat.
  2. Harddisk SCSI. Lebih baik dari ATA dan bisa menjalankan beberapa disk drive aktif di PC sekaligus, tapi harganya mahal.
  3. Harddisk RAID. Andal dan kuat menyimpan file besar, tapi cuma cocok untuk komputer personal.
  4. Harddisk SATA. Versi baru ATA yang tiga kali lipat lebih unggul, lajunya cepat karena mampu mengurangi delay, tapi cuma berlaku untuk satu harddisk dan letaknya hanya bisa internal.
  5. Harddisk SSD. Lebih cepat ketimbang lainnya karena tidak menggunakan piringan mekanik, melainkan memori drive, tetapi jauh lebih mahal.

Perbedaan Harddisk dan Flashdisk

Dari penjelasan di atas, cukup kentara bukan, perbedaan besar pada keduanya. Berikut beberapa poin pentingnya.

  • Flashdisk mudah dibawa karena berukuran kecil dan bentuknya portable. Sementara Harddisk ada dua, satu menempel pada komputer dan disebut harddisk internal. Satu lagi portable, namanya Harddisk eksternal. Harddisk eksternal ini juga mudah dibawa-bawa, hanya saja, perlakuannya perlu hati-hati, dan harus menggunakan pelindung khusus berupa socket agar berfungsi.
  • Harga Harddisk lebih mahal, dengan daya simpan jauh lebih besar ketimbang flashdisk. 1 Gb Harddisk akan berbeda dengan 1 Gb flashdisk.
  • Flashdisk lebih mudah dirawat. Pun jika terkena virus, bisa segera diformat ulang. Beda dengan harddisk yang lebih berat langkah perawatannya.
  • Harddisk menyimpan data lebih lama, flashdisk cuma sementara.
  • Dari segi fisik flashdisk lebih unik dengan bentuk beragam, sedangkan harddisk nyaris monoton meski ukurannya makin kecil.

Baca artikel yang lain mengenai Membuat Cloud Storage di Rumah

Prinsip Kerja Komputer Yang Perlu Diketahui Oleh Pemula

Mempelajari komputer bisa susah-susah gampang. Terutama bagi pemula, panduan yang kurang tepat dan langsung masuk ke inti pembelajaran bisa jadi menyulitkan sekaligus membingungkan. Memang, belajar komputer yang baik adalah dengan praktik terus-menerus. Namun, memahami dulu bagaimana teorinya, kemudian segera mengaplikasikannya lewat praktik akan jauh lebih baik.

Begitu pula  bagi seorang pengajar yang akan bersentuhan langsung dengan para pemula. Memperkenalkan komputer dasar dengan tepat, perlu menjadi perhatian.

Jadi, bagaimana cara mudah untuk mengenalkan komputer dasar bagi pemula? Hal penting apa saja yang perlu Anda ketahui dalam komputer? Berikut langkah dan panduannya kami rangkum dari berbagai sumber.

Mengenal Komputer: Cara Kerja Komputer dan Pengaplikasian

Komputer merupakan sebuah perangkat yang memiliki kemampuan memproses data. Ada tiga elemen dasar yang membangun komputer, yaitu hardware, software, dan brainware. Tanpa itu semua komputer nyaris tidak berfungsi.

Hardware atau perangkat keras terdiri dari komponen pembangun komputer yang bisa digunakan secara fisik, sedangkan software atau perangkat lunak merupakan semacam otak di komputer yang tidak dapat disentuh secara fisik. Sementara brainware atau perangkat otak adalah orang yang menggunakan komputer tersebut (Keterangan lebih jelas mengenai elemen komputer bisa dilihat di poin-poin berikutnya).

Cara kerja dan fungsi komputer hampir sama dengan otak manusia, yaitu merekam, memproses, menyimpan, dan mempermudah kinerja, sehingga ada kalanya komputer bisa berfungsi optimal, atau melambat jika terlampau lelah. Analoginya, seperti manusia yang melambat otaknya saat kurang tidur, komputer pun bisa menurun kinerjanya apabila dinyalakan terlalu lama, hingga berhari-hari tanpa istirahat.

Dalam istilah komputerisasi, cara kerja serupa otak manusia menggunakan logika sederhana tadi umum dikategorikan menjadi tiga hal, yaitu input, proses, dan output.

Penjelasan sekaligus contohnya begini, ketika Anda membuat sebuah dokumen, yang disebut input adalah segala hal yang terdapat di otak Anda lalu diketikkan ke dalam komputer menggunakan keyboard. Dengan kata lain, memasukkan atau merekam ide di otak ke dalam komputer.

Selama mengetik, komputer akan memproses data sesuai kemampuannya. Ini dilakukan oleh bagian hardware komputer yang disebut prosesor dan RAM. Selanjutnya, output yang berupa tampilan akan memperlihatkan lebih banyak hal.

Misal, selama mengetik Anda akan melihat tulisan yang tampil di layar monitor. Itu namanya output komputer. Begitu pula ketika Anda selesai mengetik lalu menyimpan file dokumen ke dalam harddisk atau flashdisk, itu disebut output file. Yang terakhir adalah output dokumen nyata, di mana Anda mengirim file dokumen yang sudah disimpan tadi untuk dicetak menggunakan mesin pencetak atau disebut printer, pada selembar kertas.

Mengenal Prinsip Kerja Komputer

Meski serupa otak manusia, komputer pada dasarnya hanyalah alat, sehingga bekerjanya tak bisa dipaksakan. Ketika dihidupkan, komputer akan melalui tiga proses penting, yaitu start, booting, dan desktop. Start atau start up adalah proses memulai. Selama start, komputer akan mendeteksi hardware, mengetes memori, hingga loading, di mana Anda perlu menunggu beberapa waktu sampai komputer menyelesaikan proses.

Setelah itu komputer akan melakukan proses ‘menunggu’ kedua yang disebut booting. Selama proses ini komputer akan membaca data dan memuat sistem operasi. Waktunya bisa lebih lama dibanding startup tergantung kecepatan dan sistem operasi.

Seusai booting, Anda akan masuk tahap akhir di mana tampilan desktop muncul. Saat ini komputer sudah bisa dipakai. Namun ada baiknya menunggu dulu hingga komputer benar-benar berhenti memuat beberapa program seperti antivirus dan sebagainya, yang biasanya akan terlihat dari tanda bulat melingkar berwarna biru saat menggerakkan kursor, atau di pojok kanan bawah.

Menyalakan dan Mematikan Komputer

Menyalakan komputer hanya perlu menekan tombol on, atau yang bisa dikenali lewat simbol bulat dengan garis vertikal di bagian atas. Sebagaimana prinsip kerjanya, Anda perlu sabar menunggu. Untuk mematikan komputer, sebaiknya tidak segera memencet tombol off, melainkan mencari dulu perintah ‘Shut Down’ agar komputer tidak mudah rusak.

Mengenal Hardware (Perangkat Keras Komputer)

Seperti disebutkan sekilas di atas, hardware adalah perangkat keras berbentuk fisik yang dibuat dari komponen mekanik dan elektronik. Tak hanya satu, komputer dilengkapi beberapa hardware. Seluruhnya punya fungsi tersendiri. Beberapa yang paling umum digunakan dan perlu dikenali, yakni sebagai berikut.

  • Power supply atau pendorong tenaga, yaitu perangkat yang berfungsi menyediakan tenaga untuk menggerakkan seluruh bagian komputer. Jika listrik lemah, power supply ini berpotensi rusak karena tak mampu mencadangkan tenaga, sehingg terlalu bekerja keras mendorong komputer tetap menyala.
  • Mainboard atau motherboard, yaitu perangkat utama komputer berbentuk lempengan, yang berfungsi semacam tempat bernaung bagi nyaris seluruh penggerak komputer macam chipset, CMOS, dan soket-soket penghubung (seperti pada tempat untuk mencolokkan kabel USB) ke seluruh bagian komputer.
  • Prosesor, yaitu penggerak atau otak komputer. Sebagaimana fungsi penggerak di otak, prosesor akan mengerjakan setiap hal yang diperintahkan pada komputer.
  • RAM, yaitu memori komputer yang berfungsi membantu kerja prosesor. Jika jumlah RAM ditambah, maka kecepatan dan ‘daya ingat’-nya pun bertambah.
  • Harddisk, yaitu perangkat yang berfungsi sebagai wadah untuk menyimpan seluruh data di komputer.
  • Mouse berbentuk seperti tikus, fungsinya untuk mengendalikan kursor di layar.
  • Keyboard atau papan ketik, berguna macam pengetik pada ponsel, sekaligus memberi perintah singkat pada komputer.
  • Monitor atau layar berfungsi menampilkan gambar atau teks pada komputer, serupa tv.
  • Printer merupakan perangkat untuk mencetak hasil dokumen berupa gambar atau teks ke dalam kertas.

Mengenal Software (Perangkat Lunak Komputer)

Sofware punya fungsi vital layaknya hardware. Meski tidak berwujud, software bisa dioperasikan. Software tercipta dari sekumpulan data elektronik seperti sistem operasi atau aplikasi program yang berfungsi menjalankan perintah tertentu, dan disimpan dalam komputer.

Mudahnya begini, jika Anda ingin mengetik, maka perlu software khusus untuk mengetik seperti Microsoft Word. Pun jika Anda ingin mengedit foto dengan apik, maka Anda perlu menggunakan software mengedit foto untuk komputer seperti photoscape atau photoshop.

Pemasangan software di komputer dilakukan dengan instalasi. Bisa menggunakan CD/DVD atau lewat flashdisk, bahkan via internet. Secara distribusi, pemasangan software bisa dengan berbayar atau gratisan.

Sistem operasi yang paling banyak digunakan pengguna komputer adalah windows. Sementara software penggerak untuk kepentingan dokumen yang lebih kompleks dan paling umum digunakan adalah Microsoft. Office. Di dalamnya Anda bisa menikmati ragam fitur bermanfaat seperti MS Word untuk mengetik, MS Excell untuk administrasi dan pendataan, dan MS Powerpoint untuk presentasi.

Sementara software lainnya bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Untuk mendengar musik misalnya, Anda bisa menggunakan Winamp. Agar komputer terhindar dari virus dan malware bisa menggunakan antivirus dari beragam label software seperti Antivir, AVG, Kaspersky dan sebagainya.

Mengenal Perintah Dasar dan Menjalankan Program

Setelah mengenal komputer dan berbagai perangkatnya secara garis besar, untuk mengoperasikan komputer seseorang juga perlu mengenal berbagai perintah dasar, termasuk menjalankan program. Setiap data yang Anda simpan di komputer, istilahnya file, akan tersimpan dalam folder.

File ini bisa ditemukan pada folder sesuai lokasi penyimpanan yang dapat dijumpai jika Anda mengklik kanan mouse di bagian ikon start up. Untuk membuka file, Anda hanya perlu klik dua kali pada file yang diinginkan. Ini berlaku juga untuk membuka program.

Program yang akan Anda buka, biasanya bisa mudah ditemukan di desktop. Namanya shortcut (jalan pintas). Jika tidak, Anda bisa membuka program dengan klik kiri sekali pada mouse di tombol start up. Ada beberapa perintah paling dasar seperti copy (salin), paste (temple), cut (potong), dan delete (hapus). Fungsinya untuk memindah-mindah data dan program ke folder lain, juga menghapus.

Baca artikel yang lain mengenai Membuat Cloud Storage di Rumah

Mengenal Microsoft Word Untuk Pemula Yang Belajar Komputer

Microsoft Word atau Microsoft Office Word merupakan perangkat lunak (software) atau program aplikasi untuk mengolah kata, yang disebut juga word processor.

Orang biasa menggunakannya untuk membuat dokumen berupa tulisan, yang bisa juga diselipi bermacam kebutuhan seperti tabel, gambar, dan segala elemen pendukung data. Misalnya membuat karya tulis, seperti makalah juga laporan.

Hingga saat ini, Microsoft Word merupakan andalan perusahaan Microsoft, sekaligus aplikasi terbaik untuk menulis di komputer, yang umum digunakan seluruh masyarakat di penjuru dunia. Khususnya bagi kepentingan dunia kerja dan siswa sekolah. Mari menyimak lebih jauh tentang Microsoft Word.

Sejarah dan Evolusi Microsoft Word

Kemunculan pertama Microsoft Word adalah versi 1.0 pada tahun 1983. Namanya saat itu Multi-Tool Word, dengan sistem operasi Xenix dan MS-DOS. Versi-versi setelahnya terus bermunculan, tetapi bukan malah melengkapi versi pertama, melainkan menjadi terobosan lain. Misal, Apple Macintosh pada tahun 1984.

Pada 1989, Microsoft melahirkan sistem operasi Windows untuk pertama kalinya. Ini sekaligus mengusung penciptaan Microsoft Windows. Tampilannya jauh lebih baik dibanding sebelumnya. Setahun setelahnya, Microsoft kembali meluncurkan Windows 3.0. Ini juga menjadi cikal bakal munculnya versi-versi terbaru Word for Windows 1.0.

Tahun 1991, Word versi 2.0 diluncurkan. Menyusul  Word versi 6.0 setahun setelahnya. Pada 1995, Microsoft membuat terobosan baru Office suite. Di dalamnya juga tercakup word 7.0, yang selanjutnya berganti nama menjadi Word 95. Sejak itulah, penamaan software yang saat itu mengetren menggunakan angka untuk berbagai versi, kemudian berubah memakai tahun.

Dua tahun kemudian, Microsoft Word 97menjadi versi pertama yang menampilkan OfficeAssistant bernama “Clippit”. Clippit ini merupakan cikal bakal fitur animasi di semua program Office, yang sebelumnya telah diperkenalkan pada Microsoft Bob.

Fitur Word 2000 yang muncul setelahnya tak berbeda  jauh dengan Microsoft Word 2002 atau Word xp, yang dirilis tahun 2001 bersamaan dengan Office XP. Bedanya, Word XP punya tambahan fitur baru Task Panes. Fungsinya sebagai pusat kontrol dan informasi bagi banyak fitur, yang lebih cepat dibanding sebelumnya. Yaitu yang tadinya tersedia di kotak dialog.

Microsoft Word 2003 kemudian muncul sebagai yang paling inovatif. Seluruh program Microsoft keluaran tahun 2003, termasuk Word, diberi nama baru sesuai Office Suite, yang akhirnya berubah nama menjadi Microsoft Office Word.

Microsoft kekinian dimulai pada tahun 2007, setelah dibesut Microsoft Corporation, yang berhasil mengembangkan versi-versi sebelumnya. Microsoft Word 2007 punya keunggulan lebih ramah pengguna dan punya standar baru menggunakan ribbon. Ribbon ini tampilan menu tool yang lebih kaya seperti tab, group, dan ribbon. Jika Microsoft Word 2003 menggunakan Toolbar, Menu Bar, atau Title Bar; maka Microsoft Word 2007 pakai format file baru, yaitu docx.

Tahun 2009 Microsoft Word 2010 dirilis. Keandalan utamanya yaitu kemampuan multitasking yang memungkinkan pengguna Word menulis, mengedit sekaligus mengakses satu dokumen dari banyak lokasi. Termasuk lebih mempercepat pengerjaan dengan beragam fitur yang mempermudah.

Namun jangan salah, meski fitur tak penting telah dipangkas, tetapi jadi lebih lengkap dan mendukung beragam kemampuan. Alhasil, Microsoft Word 2010 punya keunggulan lebih ringan ketimbang versi-versi sebelumnya.

Microsoft Word 2013 diluncurkan tepat di awal tahun. Fiturnya mendukung seluruh OS Windows terbaru. Mencakup penyimpanan data di aplikasi Cloud, dan mendukung penyuntingan file PDF. Secara keseluruhan, tampilannya masih mirip Microsoft Word 2010, dengan tema Metro.

Sementara yang terbaru, Microsoft 2016, hadir dengan sejumlah upgrade di sana-sini termasuk fitur-fitur real time yang canggih, dan memungkinkan penggunanya mendapat sejumlah kemudahan. Selain bisa difungsikan di PC, aplikasi Word juga bisa ditemukan di ponsel cerdas.

Fitur Microsoft Word

Meski Microsoft Word memiliki banyak versi, fitur utamanya mendukung kemampuan Word yang paling dasar, yakni untuk menulis dan membuat dokumen. Bedanya tentu saja, semakin kekinian, akan semakin lengkap juga fitur yang tersedia. Versi Word dengan pengguna terbanyak adalah Microsoft Word 2007.

Sayang, orang kerap tidak mempergunakan keseluruhan fungsi Microsoft Word, sehingga bertambah kekinian, justru dianggap semakin menyulitkan.

Beberapa fitur utama yang bisa ditemukan pada seluruh versi terhitung sejak munculnya Microsoft Word 2003 adalah pengaturan font atau jenis huruf, pengaturan numbering atau pengangkaan, dan tampilan outline untuk melihat halaman per dokumen secara detail. Agar lebih jelas, mari mengenali fitur yang biasa digunakan dalam Word lebih jauh.

1. Microsoft  Office Button atau Menu File

Letaknya di pojok kiri atas dengan logo Microsoft dalam lingkaran. Jika diklik akan menampilkan fungsi dokumen utama sebagai berikut.

  • New (lembar kosong baru)
  • Open (membuka dokumen tersimpan)
  • Prepare (menyiapkan dokumen)
  • Publish (mempublikasi dokumen)
  • Send (mengirim file lewat emai)
  • Close (menutup program)
  • Recent (membuka dokumen terakhir yang telah ditutup)
  • Save (menyimpan dokumen)
  • Save As (menyimpan dokumen sama dalam format lain)
  • Seacrh (mencari dokumen tertentu)
  • Print (mencetak dokumen dan mengatur kinerja printer)
  • Send to (mengirim dokumen lewat e-mail)

2. Quick Access Toolbar (Perintah Cepat)

Letaknya di atas persis di sebelah kanan Office Button. Isi tetapnya adalah fitur save dan undo (pembatal perintah), selebihnya bisa ditambahkan sesuai keinginan.

3. Tittle Bar (Kolom Judul)

Fungsinya memperlihatkan judul dokumen. Jika belum disimpan, judul otomatis yang akan tampak adalah ‘Document 1.’

4. Ribbon Tab

Fitur  ini terletak di bagian atas lembar kerja dengan 8 tab toolbars, yakni kelompok perintah yang isinya dinamakan grup.  Group ini berjejer rapi di beberapa kotak yang disebut Dialog Box Launchers. Group juga memiliki banyak tombol perintah (command button) dengan fungsi berbeda. Bentuknya bisa dikenali sebagai ikon kecil. Berikut 8 tab yang dimaksud:

Home

Isinya menu standar yang umum dan pasti digunakan untuk menulis dokumen. Berikut perinciannya.

  • Berfungsi menampung dokumen sementara, dan berisi grup seperti paste (untuk menempel dokumen/ctrl+v), Cut (pemotong dokumen), copy (menggandakan dokumen/Ctrl+C), Format Painter (peniru format halaman dokumen).
  • Menu penulisan yang mencakup pilihan jenis huruf, pengatur ukuran huruf (font size), memperbesar dan memperkecil ukuran huruf (grow dan shrink font), Menghapus format (clear formatting), dan sisanya berfungsi memberi gaya pada sebuah kata atau tulisan. Misal, bold untuk mempertebal tulisan atau Text Highlight Color untuk menyematkan garis stabilo.
  • Berfungsi mengatur peletakan dan penulisan paragraph. Isinya terdiri dari bullet dan numbering (untuk memberi tanda berupa format gambar atau penomoran), decrease dan increase (untuk menggeser awal paragraph lebih ke kanan atau kiri), alignment untu mengatur posisi teks rata kanan-kiri-tengah, line spacing (mengatur jarak antarparagraf), shading (mengatur latar warna), border (memberi garis tepi), dan sort (untuk menyortir dokumen).
  • Mengatur tampilan teks secara cepat dengan opsi tertentu macam normal, tanpa spasi dan heading.
  • Berfungsi mengedit teks, yang terdiri dari find (untuk mencari kata), replace (mengganti kata) dan select (untuk memilih objek).

Insert

Berfungsi menyisipkan perintah dalam dokumen yang terdiri dari 7 bentuk, antara lain:

  • Page (laman). Terdiri dari Cover Page (sampul halaman), blank page (halaman kosong), dan page break (sisipan halaman di sela halaman).
  • Table (tabel). Ini bisa dibuat sendiri atau dikonversi dari jenis Microsoft Office lain.
  • Sisipan ilustrasi berupa pilihan tool seperti gambar, bentuk, grafik, smartArt, diagram, dan sebagainya.
  • Link (tautan) seperti Hyperlink, Bookmark, atau referensi silang.
  • Header&footer (catatan kepala dan kaki) yang juga mencakup page number (penomoran).
  • Text (tulisan indah) seperti Text Box dan artistik, huruf capital, juga penanggalan
  • Symbol seperti karakter khusus dan penanda matematika.

Page Layout

Berfungsi mengatur tata letak dokumen seperti huruf sesuai format (themes), latar belakang halaman yang mencakup teknik pewarnaan dan bingkai (page background), pengaturan jarak teks dan antarparagraf, pengaturan bentuk kertas dan dokumen (page layout), dan posisi teks pada halaman (arrange).

References

Berfungsi sebagai acuan referensi seperti pada penulisan catatan kaki (biasanya untuk kepentingan sertaan data ilmiah), termasuk sisipan gambar dan tanda citasi.

Mailings

Berfungsi membuat mail merger atau surat dalam jumlah besar, menuliskan alamat pada amplop, juga membuat label atau kop surat.

Review

Berfungsi mengecek ulang kesalahan tata bahasa dalam penulisan, treking perubahan, perbandingan dokumentasi, dan juga melindungi dokumen.

View

Berfungsi memperlihatkan kegiatan dokumentasi secara menyeluruh. Mulai dari tampilan dokumen dalam skala tertentu, alat bantu macam penggaris dan gridlines yang bisa disembunyikan atau tidak, pemetaan dokumen, hingga gambaran dokumen dalam bentuk hasil cetak, atau tampilan di web.

Acrobat dan Help

Fitur Help berfungsi sebagai mode bantuan andai pengguna menemukan masalah. Sementara Acrobat merupakan fitur tambahan untuk mengubah dokumen berformat docx dan format Word lainnya menjadi PDF.

Baca artikel yang lain mengenai Membuat Cloud Storage di Rumah

Kenali Perangkat Komputer agar Makin Pintar!

Mengenal perangkat komputer merupakan bagian terpeting untuk mempelajari seluk-beluk komputer lebih jauh. Dengan mengenali perangkat kmputer, Anda tidak akan kesulitan mengoperasikan keseluruhan komputer. Bahkan, jika ada permasalahan komputer yang terjadi, atau jika ada virus yang menyerang, mengenali perangkat dapat mempermudah pencarian solusi.

Perangkat komputer pada dasarnya terdiri dari tiga bagian utama. Yakni perangkat lunak atau software, perangkat keras atau hardware, dan penggunanya atau disebut brainware. Untuk mempermudah penjelasan, berikut kami rangkum bagian-bagiannya.

Perangkat Lunak Komputer (Software)

Perangkat lunak merupakan salah satu elemen pembangun komputer berbentuk digital. Kehadirannya sangat penting, meski secara fisik tidak dapat disentuh, alias tidak berwujud.

Anda bisa melihat software dalam bentuk tampilan layar semata, dengan fungsi yang tentu saja terasa. Lewat bantuan perangkat lunak, sebuah komputer akan beroperasi dan mampu menjalankan berbagai perintah khusus.

Secara bentuk, perangkat lunak mencakup berbagai program komputer, dengan informasi dan dokumentasi khusus yang bisa terbaca sekaligus ditulis oleh komputer.

Perangkat lunak bisa digolongkan ke dalam dua bagian, yaitu sistem operasi atau lebih populer disebut OS (operating system) dan sistem aplikasi. Keduanya bisa dikenali lagi dengan jenis yang beragam. Berikut ulasannya.

1. Sistem Operasi (OS/Operating System)

OS secara teori adalah jenis software yang berfungsi memeberi perintah sekaligus mengontrol terlaksananya berbagai program di komputer. Mudahnya, OS bisa dibilang sebagai program dasar komputer yang menghubungkan antara pengguna dengan hardware.

Sejumlah hal yang diatur OS adalah waktu pemrosesan, kontrol input dan output, mengecek kesalahan data dan sistem, membuat perhitungan, termasuk penyimpanan, pengolahan, dan penggabungan data sekaligus bentuk-bentuk layanan yang berkaitan.

Ada banyak jenis sistem operasi yang biasa dipakai dalam komputer, di antaranya berikut ini.

  • OS Berbasis UNIX

UNIX merupakan jenis sistem operasi paling tua di dunia. UNIX muncul pada tahun 1965 sebagai cikal bakal berkembangnya berbagai OS terkenal lain seperti MAC OS, System V, BSD, hingga Linux.

UNIX berawal dari sebuah proyek bernama Multics. Kependekan dari Multiplexed Information and Computing Service. Pendirinya adalah tiga perusahaan gabungan di Amerika, yang bergerak di bidang IT dan telekomunikasi. Yaitu AT&T atau American Telephone and Telegraph, MIT atau Institut Teknologi Massachusetts, dan General Electric (GE). Proyek UNIX dibiayai langsung oleh Departement of Defence Advenced Research Project, yang disebut juga DARPA atau ARPA, selaku Departemen Pertahanan Negara Amerika. Sejak dulu sampai sekarang UNIX tetap konsisten dengan desain OS yang multiaksi, multipengguna, dan portable.

  • OS Berbasis Windows

Windows sebetulnya nama baru. Dulu namanya QDOS (Quick and Dirty Operating Sistem). Cepat dan ‘kotor’, itulah keunggulannya. QDOS diprogram oleh seorang programmer kesohor asal Amerika bernama Tim Paterson dari perusahaan Seattle Computer.

QDOS sendiri tercipta dari OS yang terkenal pada zamannya kala itu, yakni CP/M. Awalnya, Paterson merancang QDOS untuk prosesor Intel 8806. Itulah mengapa begitu dipasarkan oleh Seattle Computer pada tahun 1980, QDOS diberi nama 86-DOS.

Lisensi 86-DOS ini kemudian dibeli oleh Bill Gates, sang pendiri Microsoft. Ia berencana mengembangkan QDOS lalu memasarkannya lagi ke banyak perusahaan komputer. Selang setahun sejak dibeli, tepatnya pada tahun 1981, QDOS pun berubah nama.

Microsoft menamainya MS-DOS, sedangkan produk jualannya yang dibeli oleh IBM diberi nama PC-DOS oleh perusahaan komputer tersebut. Sejak awal kemunculannya, MS DOS terus mengalami perkembangan menjadi berbagai produk Windows dengan beragam versi.

  • OS Berbasis LINUX

LINUX merupakan salah satu hasil pengembangan OS UNIX. Ketimbang Windows, programmer lebih akrab menggunakan OS ini. Linux berevolusi sebagai sumber utama terbuka sekaligus perangkat lunak terbuka. Istilah linux sendiri tak hanya mengacu pada OS, melainkan sebagai rujukan seluruh distribusi Linux yang juga mencakup GNU.

Linux menyertakan sejumlah program pendukung lain bagi OS-nya. Yakni sebagai bahasa pemrograman, web server, basis data, tampilan desktop atau Desktop Environment macam KDE dan GNOME, hingga aplikasi perkantoran serupa Microssoft Office pada Windows yang disebut Office Suite. Contohnya KOffice, Gnumeric, Abiword, juga OpenOffice.org yang cukup dikenal.

  • OS Berbasis Macintosh

OS Macintosh atau lebih dikenal sebagai MAC OS (Macintosh Operating Sistem), merupakan OS keluaran perusahaan Apple, yang dulunya bernama Apple Computer, Inc. Apple ini merupakan bentukan perusahaan SiliconValley yang bergerak di bidang teknologi komputer. Apple berpusat di Cupertino, California, Amerika.

Sekitar tahun 1970-an, Apple menjadi cikal bakal revolusi komputer pribadi. Saat itu produk yang diusungnya adalah Apple II. Produk ini digandrungi di Amerika, dan terus berkembang sejak tahun 1980-an hingga sekarang, dengan nama Macintosh.

OS Macintosh memiliki sejumlah keunggulan yang membuatnya populer. Di antaranya sebagai OS pertama yang memanfaatkan sistem GUI (Graphical User Interface), sekaligus memberi pelayanan yang bersahabat dan sangat ramah. Memang benar, pengguna OS Macintosh tak perlu banyak menulis perintah. Hanya cukup dengan menunjuk gambar yang ada, Macintosh akan dengan cepat mengerjakan segala tugas sesuai gambar yang ditunjuk.

2. Sistem Aplikasi

Software untuk aplikasi berbeda dengan software untuk OS. Pembedanya begini, OS menjembatani langsung antara pengguna dan hardware. Tanpa OS, pengguna nyaris tidak dapat melakukan apapun pada komputer. Artinya, kegunaannya nyata.

Sementara software untuk aplikasi, fungsinya lebih sebagai sarana untuk melakukan tugas tertentu sesuai keinginan dan kebutuhan pengguna. Namun kembali lagi, kebutuhan tersebut juga perlu disesuaikan dengan kemampuan komputer, dan tidak secara langsung menguntungkan pengguna. Dengan kata lain, hanya sebagai media yang mempermudah melakukan tugas tertentu saja.

Software aplikasi bisa dipakai untuk mengolah kata atau lembar kerja, hingga membuat grafik, desain, bahkan memutar multimedia dan gim.

Perangkat Keras Komputer (Hardware)

Sgala hal yang berkebalikan dengan software adalah hardware. Hardware bisa disentuh secara fisik, fungsinya sebagai elemen pembentuk tubuh komputer agar dapat berfungsi optimal. Setidaknya ada lima bagian hardware jika dikelompokkan berdasarkan fungsinya.

  1. Perangkat masukan (input device). Segala perangkat komputer dari luar ke dalam termasuk alat input. Contohnya keyboard, mouse, hingga scanner.
  2. Perangkat keluaran (output device). Segala alat yang digunakan untuk menghasilkan tampilan data termasuk output. Contohnya monitor, speaker, dan printer.
  3. Perangkat penyimpanan (storage device) . Digunakan untuk menyimpan data, seperti harddisk, cartridge, USB, hingga CD-Rom.
  4. Perangkat sambungan (perferal), contohnya modem, NIC, hingga ragam kabel macam SATA dan PATA.
  5. Perangkat pengolah data mencakup komponen inti CPU. Contohnya prosesor, CMOS, RAM, dan motherboard.

Mungkinkah menjalankan komputer tanpa salah satu perangkat?

Komputer masih bisa jalan tanpa software aplikasi, tapi tidak demikian dengan hardware tertentu, pun OS. Komputer itu ibarat rumah, OS pintu masuknya, dan hardware khususnya komponen inti ibarat tiang-tiang penyangga rumah. Jika ada satu bagian yang hilang, rumah tak bisa dimasuki, bahkan tidak dapat berdiri tegak.

Sementar fungsi perangkat lainnya, semisal hardisk, aplikasi, input-output dan sebagainya, punya peran pendukung yang sebenarnya tak kalah penting. Pada dasarnya semuanya berfungsi sama, yaitu mempermudah. Tanpa hardisk komputer bisa jalan, tapi lebih pelan ibarat pincang. Begitu pula tanpa aplikasi, tetap bisa jalan, tetapi tidak optimal jika digunakan untuk kepentingan tertentu.

Baca artikel yang lain mengenai Membuat Cloud Storage di Rumah

Belajar Pemrograman Komputer untuk Pemula

Dunia teknologi saat ini berada di gardu terdepan kemajuan suatu negara, khususnya bagi individu. Salah satu profesi yang paling menjanjikan di dunia bahkan disebut-sebut sebagai programmer, alias ahli di bidang programming. Mari menjelajah lebih jauh soal programming.

Apa Itu Programming?

Computer Programming, yang sering disingkat programming atau pemrograman, secara teori merupakan suatu cara untuk melaksanakan beragam set perintah agar komputer bisa melakasanakan tugas yang berbeda. Pemrograman ini melibatkan berbagai kegiatan mulai dari proses menulis, pengujian, perbaikan, sampai pemeliharaan kode.

Pemahaman mudahnya begini, program bisa diartikan sebagai sekumpulan instruksi agar sesuatu melakukan fungsi tertentu. Analoginya, jika Anda ingin melanggengkan program diet sehat untuk mengecilkan badan, cara yang Anda lakukan dalam menjalankan diet sehat itulah yang disebut program.

Sama halnya dengan dunia komputer. Program pada komputer juga akan melakukan fungsi tertentu, lewat instruksi tertentu. Bentuk instruksi itu berupa kode. Kode satu dan kode lainnya tentu berbeda. Misalnya untuk menulis, kodenya huruf. Untuk menghitung, kodenya angka.

Jadi bisa disimpulkan, secara mudah, pemrograman komputer itu adalah pembagian tugas dalam bentuk kode terperinci pada komputer, untuk menjalankan fungsi tertentu, sesuai kemampuan komputer itu sendiri. Dan lebih sederhana lagi, yaitu instruksi menulis kode program.

Apa Pentingnya Belajar Programming?

Sejak beberapa waktu lalu, ada kabar yang menyebutkan bahwa rencananya pemerintah akan memasukkan programming ke dalam kurikulum sekolah. Tentu, ini sangat penting. Berikut manfaatnya.

1. Seseorang akan Berkembang Otaknya untuk Berpikir Lebih Logis

Dalam dunia pemrograman ada istilah logika. Di sana Anda akan mempelajari banyak perintah komputer berbasis logika. Itu artinya, kaitan logika dan pemrograman sangat kuat. Program komputer tak bisa dibuat jika tanpa logika. Sebab itu Anda perlu menguasai dulu materi logika pemrograman sebelum membuat program. Materi logika ini erat hubungannya dengan matematika. Meski begitu, materi logika tak hanya bisa dipelajari untuk membuat program, tetapi juga dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

2. Seseorang akan Terlatih Lebih Teliti

Pemrograman menuntut tiap pemrogram untuk selalu teliti. Mulai dari hal paling sederhana semisal menulis kode program. Anda harus memerintah dengan benar karena sedikit saja perbedaan bahasa program, seperti salah menggunakan huruf besar dan kecil, akan memengaruhi program yang dibuat. Bahkan lebih dari itu, seandainya Anda salah ketik, menemukan kesalahan pada program yang error bisa sangat menyulitkan. Untuk itu, Anda akan terlatih lebih teliti mengamati secara rinci, dan akan terbawa juga dalam kehidupan nyata.

3. Seseorang akan Berpikir Lebih Sistematis

Sistematis itu berarti berurutan, dengan kata lain tersusun rapi. Hal ini berlaku ketika menulis kode program. Jika kode yang semestinya berurutan ditulis berantakan, kemungkinannya ada: program tidak berjalan, atau berjalan tetapi terdapat kesalahan pada output. Dengan demikian, ketika Anda terlatih memprogram secara sistematis, cara berpikir Anda pun akan terasah agar lebih terorganisir, pun sistematis. Manfaatnya, Anda bisa menjalani tiap harinya lebih mudah.

4. Seseorang Lebih Mampu Memecahkan Masalah

Program sebetulnya dibuat untuk menuntaskan suatu masalah. Namun, jauh sebelum program dibuat, sang programmer perlu paham dulu apa saja solusi ringkas yang dibutuhkan. Itulah mengapa, tiap programmer dituntut lebih kritis menghadapi problem, sekaligus perlu aktif mencari jalan keluar. Hal ini akan berimbas juga pada kehidupan sehari-hari, di mana Anda akan lebih mudah menemukan solusi tiap kali menghadapi masalah.

Seperti Apakah Bahasa Pemrograman?

Belaja bahasa pemrograman memang tak semudah belajar bahasa ibu. Namun, tak berarti semua bahasa pemrograman sulit. Bagi pemula, setidaknya ada 5 bahasa pemrograman yang mudah dipelajari. Berikut di antaranya.

1. JavaScript

Javascript merupakan bahasa pemrograman web dan html yang bisa dipakai luas di situs web. Bahasa ini merespons lebih baik dan lebih cepat fungsi antarmuka, cocok bagi Anda yang gemar berkecimpung dalam dunia web development.

2. Ruby on Rails

Tak jauh berbeda dari Javascript, Ruby on Rails juga cocok jadi pilihan bagi ANda yang ingin berkecimpung dalam dunia web development. Bahkan, mempelajari Ruby sedikit lebih mudah, karena Anda tidak terlalu dituntut belajar banyak perintah. Situs-situs kesohor macam Github dan Goupon mengandalkan Ruby pada backend mereka.

3. Java

Java ini bisa dibilang sebagai bahasa pemrograman yang paling populer, mendunia, dan universal. Mengapa? Karena semua orang yang pernah bersentuhan dengan dunia virtual pasti mengenal Java, terutama lewat motonya “Tulis sekali dan jalankan di mana saja.” Tak hanya itu, Java juga dinilai sebagai bahasa objek dalam industri, yang juga memiliki kemampuan berjalan di nyaris seluruh platform.

4. Bahasa C

C ini bahasa pemrograman paling dasar yang dikembangkan oleh Microsoft. Penulisannya kini C# dan dibaca: C sharp. C# sendiri merupakan evolusi pemrograman dari C dan C++. Fungsinya sebagai bahasa program dasar bagi seluruh software untuk desktop. Untuk mempelajarinya, Anda bisa mengunduh gratis software Visual Studio.

5. Python

Sama seperti empat lainnya, Python juga mudah dipelajari, dan bisa digunakan pada alikasi desktop maupun web. Ada banyak project potensial pada Python, yang juga mendukung procedural, OOP, dan functional programming.

Di Mana Bisa Belajar Programming?

Belajar programming bisa di mana saja, baik itu offline atau online. Belajar offline memang perlu duit yang cukup banyak, tetapi mendapat pengajar terlatih pasti menunjukkan hasil yang lebih baik. Banyak tempat yang direkomendasikan, dan bisa Anda cek lewat pencarian google. Syaratnya, lembaga itu wajib disertifikasi.

Pun jika tidak, bukan masalah. Belajar online bisa memberikan hasil serupa asalkan Anda giat dan niat belajar.

  • Belajar Online

Untuk belajar programming online, ada situs berbayar dan juga gratis. Beberapa situs ilmu pemrograman terbaik yang direkomendasikan di antaranya Sphere Online Judge, Project Euler, Codeforces, Code Chef,  LeetCode, HackerEarth, Programming Praxis, TopCoder, The Python Challenge, HackerRank.

  • Situs Interaksi

Selain belajar online dan offline, Anda juga perlu menambah pemahaman programming lewat interaksi sosial, alias menyerap pengalaman orang lain. Mudahnya, bisa dilakukan dengan mengunjungi atau sign up ke beberapa situs seperti Quora, CareerCup, Reddit khusus Programming, atau Geeklist.

  • Aplikasi Ponsel Pintar

Bahkan, untuk menjadi programmer andal Anda juga bisa belajar lewat aplikasi di ponsel pintar. Beberapa aplikasi mudah bagi pemula di antaranya Learn CSS, Learn HTML, Learn PHP, dan Learn Javascript. Keempat aplikasi Learn tadi memang berfungsi seperti namanya. Yakni untuk mempelajari bahasa programming di bagian-bagian tertentu.

Misalnya, Learn CSS adalah mempelajari bahasa CSS yang akan ada perlukan untuk memperindah tampilan halaman web. Bahasa kerennya sebagai desainer grafis khusus web. Metode yang diajarkan cukup mudah dipahami dan tidak membosankan. Begitu pula yang lainnya. Termasuk PHP sebagai pengajaran ilmu programming tingkat sulit, ternyata bisa disampaikan dengan metode menarik lewat aplikasi Learn.

Jadi, tertarik untuk mulai belajar programming?

Baca artikel yang lain mengenai Kelebihan dan Kekurangan Laptop Asus

Software Wajib Komputer Bagi Yang Baru Belajar Komputer

Secara garis besar, komputer bisa dianalogikan mirip manusia. Jika manusia berpikir menggunakan otak, komputer pun demikian. Otak komputer terdapat pada bagian yang disebut processor. Processor ini punya rumah, letaknya di dalam CPU atau unit proses pusat yang mengatur seluruh kinerja komputer.

Tak jauh beda dari manusia, jika komputer punya otak, maka komputer pun punya organ-organ tubuh. Bagian tubuh pada komputer, terdapat pada perangkat keras atau yang dikenal sebagai hardware. Hardware ini berbentuk fisik dan bisa dilihat.

Misalnya power supply yang berfungsi mendorong tenaga atau berfungsi sebagai pemompa jantung, hingga mainboard yang berfungsi sebagai pijakan penggerak komputer, dan menjadi tempat tumpuan sekaligus penggerak layaknya kaki.

Dengan demikian, otak pun akan belajar dan beroperasi lewat pengetahuan. Jika otak manusia belajar lewat buku atau pengalaman untuk menambah ilmu dan memperluas pengetahuan, maka otak komputer akan belajar lewat software yang terpasang.

Itulah mengapa, meski tak berwujud, software punya fungsi vital. Software sangat banyak, biasanya dalam bentuk aplikasi.

Sampai di sini Anda tentu paham seberapa penting fungsi aplikasi bagi perkembangan kinerja komputer.

Aplikasi di Komputer

Tiap komputer akan dilengkapi apikasi utama yaitu sistem operasi. Tanpa sistem operasi tertentu, komputer nyaris tak bisa bergerak. Sistem aplikasi dengan pengguna terbanyak hingga saat ini adalah Windows. Windows punya berbagai versi yang kesemuanya mendukung kinerja komputer.

Sejak zaman dulu sampai sekarang, ada beberapa aplikasi wajib pakai dan sudah menjadi bawaan dalam Windowa, yang tanpa kehadirannya komputer serasa kurang fungsi. Apa saja aplikasi wajib tersebut? Berikut di antaranya.

  • Microsoft Paint

Microsoft Paint ini bisa dibilang sebagai aplikasi legendaris. Sejak tahun 90-an, aplikasi ini sudah hadir menghiasi layar komputer. Terutama bagi yang baru belajar komputer, aplikasi ini nyaris bisa dimanfaatkan bagi segala keperluan. Tanpa perlu repot-repot belajar panduan, pun dapat masukan dengan bertanya ke orang.

Seperti namanya, Microsoft Paint ini fungsi utamanya untuk menggambar. Sayang, beberapa waktu lalu kehadiran Microsoft Paint kabarnya akan dihapus, alias ditiadakan. Mengingat nyaris seluruh fungsi Paint kini sudah dapat ditemukan dalam Microssof Word, yang dinilai lebih multifungsi.

  • Microsoft Word

Pertama belajar komputer, selain menyalakan atau menghidupkan, serta mengenali bagian komputer, orang pasti diajarkan memfungsikan Microsoft Word. Utamanya untuk mengetik dokumen seperti surat resmi, atau belajar mengoperasikan bagaimana memberi gaya pada tulisan seperti memilih jenis huruf, hingga mempertebal, memiringkan, dan menggarisbawahi tulisan.

  • Internet Explorer

Tak jarang, tujuan orang mengenal komputer semata-mata untuk memahami internet. Bisa dimaklum, karena saat ini pergerakan segala bidang memang mengacu pada perkembangan teknologi. Internet Explorer ini semacam aplikasi wajib yang memang sudah ada dari sananya, bahkan sejak versi paling jadul, di mana orang bisa menjelajah dunia maya. Dulu, sebagai mesin pencarian, lebih banyak orang menggunakan Yahoo! ketimbang Google.

  • Games

Dari sekian banyak gim yang tersedia, gim paling abadi dan pasti ditemui setiap orang dalam komputer ada empat. Yaitu solitaire, minesweeper, chest, dan pinball.

Solitaire ini layaknya main kartu biasa. Ada tingkatan dari yang mudah sampai sulit. Anda hanya tinggal mencocokkan sesuai warna dan jenis kartu, lalu mengurutkan mulai dari King sampai As untuk menang. Begitu pula chest yang mirip main catur.

Minesweeper juga seru. Pemain tinggal berspekulasi memilih kotak, dengan menghindari kemungkinan adanya bom. Sementara pinball, lebih mirip dingdong zaman dulu. Orang harus mencetak skor tertinggi agar namanya ada di jajaran teratas. Sayang, pinball kini tak termasuk lagi gim bawaan komputer.

Aplikasi Wajib Bagi Pemula

Selain sistem operasi dan beberapa bawaannya yang sudah disebutkan di atas, komputer juga butuh sejumlah aplikasi lainnya yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Fungsinya tentu saja, untuk mengoptimalkan fungsi komputer berdasarkan keperluan pengguna.

Kebutuhan pengguna amatir atau pemula alias yang baru-baru belajar komputer, tentu berbeda dari pengguna komputer profesional, yang umumnya mempergunakan komputer untuk mengembangkan minat khusus.

Berikut beberapa aplikasi dasar yang dibutuhkan dalam mengoperasikan komputer, bagi yang baru belajar komputer.

  • Aplikasi untuk Internetan

Masih banyak aplikasi internet selain Internet Explorer yang sudah terintegrasi dengan Windows, dan bisa Anda gunakan. Selain cepat, pencarian di dunia maya pun lebih mudah dan aman. Beberapa yang umum digunakan adalah Mozila Firefox dan Google Chrome.

  • Aplikasi untuk Mengunduh Lebih Cepat

IDM atau Internet Download Manager, merupakan aplikasi yang akan berguna jika Anda suka mengunduh data. Dengan ini, pengunduhan data dari interntet bisa berlangsung secara cepat

  • Aplikasi untuk Mengelola Arsip

Arsip di komputer memiliki bermacam format. Salah satunya RAR. RAR berfungsi memberi efisiensi kapasitas penggunaan, juga keamanan. Anda bisa menginstal berbagai macam aplikasi yang mendukung RAR seperti winrar, winzip, dan 7zip.

  • Aplikasi Multimedia

File multimedia tertentu seperti MKV dan FLV tidak terbaca hanya dengan menggunakan aplikasi Media Player yang sudah jadi bawaan Windows. Untuk itu, tambahan aplikasi multimedia yang lebih lengkap cukup penting. Misalnya GOM Media Player, MPV Player, dan sebagainya.

  • Aplikasi untuk Membaca File PDF

File PDF tak bisa dibuka sembarangan. Harus ada aplikasi penunjang untuk mengoperasikannya. Beberapa file dengan format PDF antara lain buku dunia maya atau dikenal sebagai ebook, juga dokumen penting lainnya. Dengan memiliki aplikasi PDF seperti Adobe Acrobat Reader dan Foxit Reader, Anda bisa membuka sekaligus mengedit ragam file dengan format PDF.

  • Aplikasi Mengolah Dokumen

Dokumen jenisnya banyak. Ada yang berfungsi mengolah kata, mengolah angka, mengolah publikasi, dan banyak lagi. Meski sebetulnya komputer sendiri sudah punya aplikasi bawaan dasar, seperti notepad yang bisa digunakan untuk menulis catatan sederhana dengan ringan, tetapi penggunaannya kurang optimal. Untuk itu, aplikasi khusus seperti Microsof Office pasti dibutuhkan. Dengan ini Anda bisa menulis kata, membuat publikasi, presentasi, termasuk membuat catatan keuangan lengkap.

  • Aplikasi Mengedit Gambar atau Foto

Windows punya aplikasi bawaan image viewer dan paint. Namun itu tak cukup untuk mengedit gambar dan foto secara maksimal. Untuk yang ringan bagi kebutuhan dasar, Anda bisa mencoba Photoscape, jika komputer dan keahlian Anda memungkinkan, Adobe photoshop juga direkomendasikan.

  • Aplikasi Antivirus

Tanpa in komputer semacam tak memiliki pelindung. Ada banyak antivirus yang tersedia mulai dari yang ringan kapasitas pernyimpanannya hingga berat.

Cara Install Aplikasi

Sebagaimana aplikasi di ponsel pintar yang bisa digunakan setelah melalui proses pemasangan atau instalasi, aplikasi di komputer pun demikan. Bedanya, tidak ada Google Play di komputer. Anda bisa menggunakan cd atau dvd, memanfaatkan master yang sudah tersimpan dalam flashdisk, pun mengambil ilmu dari internet untuk menginstal aplikasi.

Baca artikel yang lain mengenai Kelebihan dan Kekurangan Laptop Asus

Hal-Hal Yang Perlu Diketahui Sebelum Menjadi Programmer

Pemrograman saat ini bukan lagi hal yang asing. Walau begitu, masih banyak yang tak kenal. Di dunia IT, pemrograman ini kunci penting dan paling dasar dari sistem komputer. Sementara orang awam, mungkin mengidentifikasinya sebagai teknisi komputer hingga hacker. Tak ada yang salah soal itu. Agar lebih mengenal, berikut fakta penting terkait dunia pemrograman yang wajib Anda tahu.

1. Anda Tak Harus Pintar Matematika untuk Belajar Program

Programer itu banyak menulis kode, bukan rumus matematika. Makanya mereka dilatih menganalisis dan berlogika tinggi. Untuk bisa menulis kode mereka memang dituntut pandai mempergunakan Aljabar dan algoritma juga ilmu matematis lainnya. Namun sekali lagi, ini hanya untuk memecahkan masalah. Jika logika sudah tinggi, ilmu matematika mana pun pasti bisa ditemukan walau tanpa paham rumus.

2. Pun Tak Harus Jenius

Ada yang bilang, IQ programmer harus di atas 160. Buktinya mereka ini kerap ikut olimpiade dan persaingan bergengsi lain. Itu tidak benar. Pemrograman itu soal minat, bukan biologis. Siapa pun yang bisa komunikasi pasti bisa pemrograman. Sebab program itu sendiri adalah bahasa yang kita gunakan untuk berkomunikasi dengan mesin.

3. Pemrograman Bukan Soal Menghapal, tapi Memahami

Biasanya, pemula yang ingin belajar pemrograman,akan dikejutkan panduan-panduan menghebohkan dengan judul “Belajar Pemrograman Cepat dalam Seminggu.” Benarkah bisa secepat itu? Belajar teori pemrograman mungkin cepat, tapi pemahamannya butuh waktu bertahun-tahun. Ya, ada beda antara hapalan dan pemahaman. Seringnya orang kurang bergairah belajar pemrograman karena belum apa-apa sudah dipertemukan hal-hal yang tampaknya tidak mungkin sepert, ‘harus menghapal seluruh sintaks alias coding,’ ‘harus menguasai bahasa pemrograman,’dan sebagainya.

Perlu dicatat, namanya belajar tentu butuh waktu. Tak perlu takut tak bisa menghapal, karena dengan berlatih pemrograman artinya Anda akan menulis satu kode yang sama hingga ribuan kali sebelum akhirnya membuat program sendiri.

4. Pemrograman dan Coding Berbeda, tapi Mirip

Coding bagian dari pemrograman, tapi tidak sebaliknya. Pun, coder bukanlah programmer, tapi berlaku sebaliknya. Coder bertugas menginstruksikan soal apa yang harus dan perlu dilakukan. Sementara programmer, harus bisa menjadi pembuat solusi atau setidaknya membayangkan beragam solusi bagi satu masalah sebelum mulai menulis kode. Sebab kemiripan itulah, khususnya tugas mereka sering disamakan.

5. Bahasa Pemrograman Jumlahnya Ribuan

Berdasarkan perkiraan,  ada sekitar 9.000-an bahasa pemrograman yang terekam di dunia. Sekitar 30 persen menggunakan bahasa inggris, khususnya untuk kode dan kata kunci. Sementara sisanya menggunakan bahasa lokal, yang beberapa di antaranya juga terdiri dari simbol-simbol. Jumlah tersebut juga mencakup bahasa pemrograman di Asia yang saat ini mencapai 30-an. Di antaranya BAIK (Indonesia), Dolittle (Jepang), Changjo (Korea), PerlYuYan (Tionghoa), hingga bahasa pemrograman Hindi.

6. Programer Pertama di Dunia adalah Perempuan

Memang fakta bahwa kontribusi perempuan dalam dunia teknologi saat ini sangat kurang. Namun, sejarah berkata lain. Tak banyak yang tahu bahwa programmer pertama dunia bernama Ada Lovelace. Seorang perempuan yang juga putri penyair kesohor Lord Byron. Lovelace kecil didesak ibunya untuk tekun belajar matematika, di mana sang ibu berprofesi sebagai guru.

Berkat kemampuan algoritmanya, Lovelace mulai terkenal dan diakui sebagai programmer komputer pertama di dunia, setelah mengembangkan proyek  Analytical Engine. Yakni generasi pertama komputer bagi kepentingan umum yang tadinya ditelurkan Charles Babbage. Untuk menghormati Lovelace, bahasa pemrograman pertama diberi nama Ada, seperti nama depannya.

7. Coding akan Sangat Berguna di Masa Depan

Berdasarkan riset pasar oleh Evans Data, jumlah populasi pengembang software global mengalami peningkatan mencapai dua kali lipat sejak tahun 2010. Kini jumlahnya sekitar 19 juta orang. Di tahun 2020, jumlahnya akan meningkat signifian menjadi 25 juta orang.

Tentu, ini semua tak lepas dari besarnya kebutuhan pengguna layanan web. Baik itu menggunakan komputer atau ponsel. Bahkan beberapa tahun ke depan, diperkirakan semua ketarampilan dan pekerjaan akan sangat berhubungan dengan internet. Jadi, jika Anda tahu sedikitnya tentang coding, tentu akan berguna dan relevan terhadap lingkungan kerja masa depan.

8. Programer Identik dengan Orang Malam yang Cerdas

Orang malam atau istilahnya “night owl” itu makanan sehari-harinya para programmer. Mereka ini kerap mengalami apa yang disebut dengan “brain fog” alias kabut otak jika harus bekerja siang. Alasannya, mereka sensitif kebisingan dan cahaya. Riset menyebut demikian. Namun jangan salah, riset lain juga pernah membuktikan bahwa orang malam itu cerdas. Jadi tak perlu heran mengapa banyak programmer memang cerdas.

9. Bug Komputer Pertama Itu Serangga Asli

Bug merupakan bahasa inggris yang sering dihubungkan dengan serangga macam kutu atau ngengat pengganggu. Dalam istilah komputer, bug adalah kesalahan pada perangkat, khususnya software, di mana perangkat itu mengalami cacat desain atau kesalahan tertentu sehingga tidak bisa berjalan semestinya.

Istilah bug sendiri muncul tak sengaja. Pada 1947, di mana komputer ukurannya masih super besar dan digunakan terbatas oleh militer Amerika Serikat di perkemahan dalam hutan, kehangatannya ternyata mengundang serangga berdatangan. Komputer yang kala itu dinamakan Mark 1 pun mengalami gangguan.

Ketika teknisi dari Harvard University datang, mereka menemukan banyak ngengat mati dalam mesin komputer. Mereka pun menuliskan kasus tersebut dalam buku log. Sejak itulah, kasus bug pertama ditemukan, yang kemudian menjadi cikal bakal istilah ‘bug’ yang populer sampai sekarang.

10. Ilmu Coding Berhasil Mengakhiri Perang Dunia II

Pernah nonton film The Imitation Game yang diperankan Benedict Cumberbatch tahun 2014 silam? Ya, film ini merupakan biografi Alan turing yang dikonsep ala Hollywood. Alan Turing adalah ilmuwan komputer asal Inggris yang sifatnya agak aneh. Namun, dia juga berperan besar mengakhiri Perang Dunia II karena keterampilan berlogikanya serta bakatnya di bidang analisis matematika dan kriptologi.

Turing berhasil memecahkan kode-kode sulit dari mesin milik NAZI yang bernama Enigma. Itu membuatnya tahu di mana akan terjadi penyerangan selanjutnya di Inggris, sehingga perang bisa dicegah. Peran Turing dan timnya sangat besar dalam menyelamatkan banyak nyawa. Untuk itu, ia diberi penghargaan Turing Award oleh Association for Computing Machinery yang sangat bergengsi di Inggris.

11. Turing Juga Menemukan Captcha

Captcha (Completely Automated Public Turing test to tell Computers and Humans Apart) biasa kita temui dalam bentuk terdistorsi angka bercampur kata secara daring. Fungsinya untuk membedakan manusia dari robot, karena robot pasti kesulitan membaca tulisan tumpang tindih. Dulunya Captha ini disebut Turing test karena ditemukan oleh Turing, hingga dikembangkan di Carnegie Mellon University.

12. Prinsip Dasar Pemrograman Itu Kunci Keberhasilan

Untuk mencapai sukses dan keberhasilan dalam hal apa pun, tak jarang orang mencari cara dengan meniru tindak-tanduk para pesohor yang telah sukses. Padahal, mempelajari pemrograman bisa jadi satu cara mencapai keberhasilan it sendiri. Mengapa?

Dalam pemrograman dikenal istilah Computational thinking, yakni suatu cara yang menyebabkan otak kita ikut terlatih dalam keseharian, untuk memahami permasalahan dengan baik, memecahkan masalah secara efektif, hingga melihat kesalahan sebagai bagian wajar dalam kehidupan yang pasti ada solusinya.

Baca artikel yang lain mengenai Kelebihan dan Kekurangan Laptop Asus