cara instal ulang komputer

cara membuat bootable flashdisk

Cara Instal Ulang Komputer

Blog about all latest PC & tech related news and info

Cara Instal Ulang Komputer Yang Menggunakan Windows

Ada kalanya performa komputer betul-betul menurun karena ulah virus yang membandel. Meski sudah dibabat dengan antivirus, nyatanya virus yang menyebar terlampau merusak. Ada pula masalah sistem yang tidak lagi stabil akibat salah mengonfigurasi. Di saat inilah orang biasa memutuskan untuk menginstall ulang.

Masalahnya, menginstal ulang sendiri kerap merepotkan. Selain bersusah-susah dengan yang namanya driver, Anda yang baru pertama boleh jadi kebingungan dengan serentet langkahnya. Pun bisa membuang waktu jika file yang tersimpan amat banyak. Belum lagi kuota internet yang bisa tersedot habis,

Daripada buang waktu karena kerja dua kali untuk menginstal ulang akibat kemungkinan gagal, atau buang uang karena mengeluarkan duit lumayan besar hanya untuk menginstall ulang dan berinternet, ada baiknya melakukan upaya cerdas dengan mencoba cara mudah berikut, yaitu dengan menggunakan USB.

Install ulang dengan menggunakan USB menghindarkan Anda dari yang namanya mengunduh driver. Modalnya cuma satu, yaitu USB yang performanya masih sehat. Besaran 2 hingga 4 Gb disarankan. Jika sudah, saatnya memasuki tahapan menuju install ulang. Ada segelintir cara untuk ini, berikut di antaranya.

Cara Menggunakan Aplikasi Drivermax

Dibanding aplikasi lainnya, Drivermax terbilang lebih mudah dan cepat. Anda yang sama sekali tidak memiliki file instalasi driver dan tak ingin berlama-lama saat menginstal bisa menggunakan cara ini.

Langkah pertama yang perlu Anda lakukan ialah dengan mengunduh aplikasi Drivermax versi 7.53. Jika sudah, buka aplikasinya dan pilih tab ‘Backup’, lalu ‘Create Driver Backup Archive’, dan klik next.

Selanjutnya, beri tanda centang pada driver yang ingin Anda Backup (biasanya terletak pada dua baris di atas), dan klik next. Tunggu sebentar proses backup hingga selesai, dengan estimasi waktu tergantung seberapa banyak driver yang akan Anda backup dan seberapa cepat performa komputer Anda bisa mendukung. File backup yang sudah selesai dibuat akan tersimpan di lokasi My Documents > My Drivers, dan tergabung menjadi satu dalam bentuk format ZIP.

Berikutnya yang perlu Anda lakukan adalah merestorasi. Pilih tab Restore dan klik ‘Restore from a previously created backup.’ Biasanya setelah diklik akan segera muncul pilihan file yang akan dibackup. Namun, jika tidak ada klik ‘Load,’ untuk memuat file backup dalam bentuk ZIP yang tadi sudah disimpan. Klik next setelahnya.

Pada laman Restore from backup, Anda bisa memberi centang pada driver mana saja yang ingin dibackup. Biarkan proses restorasi berjalan, lama tidaknya Anda menunggu  akan dipengaruhi seberapa banyak file yang Anda pilih, dan juga performa komputer. Setelahnya, file Anda sudah berhasil kembali.

Cara Membuat Bootable Flashdisk

Cara ini dilakukan dengan mengunduh aplikasi langsung ke USB agar bisa berfungsi sebagai penginstal, dan berlaku bagi Anda yang kerepotan menemukan kepingan CD atau DVD untuk menginstall ulang Windows. Pun tidak punya salinan file instalasi sama sekali di komputer Anda.

Menariknya, Anda bukan hanya bisa menerapkannya di Windows, tapi juga jenis sistem operasi lainnya seperti Remix, Linux, dan banyak lagi. Sebagai rekomendasi, ada dua pilihan aplikasi yang bisa Anda pilih. Berikut langkah dan penjelasannya.

  1. Unduh salah satu dari dua aplikasi yang dimaksud. Yakni Rufus versi 1.4.11 dan Universal USB Installer versi 1.9.
  2. Unduh sistem operasi Windows versi tertentu yang Anda ingin atau OS lainnya semisal Linux Mint versi 17 LTS Qiana (64 bit).
  3. Pastikan format OS yang diunduh berformat ISO, atau yang jika sudah diunduh akan memperlihatkan ‘.iso’ pada file tersimpan di bagian belakang.
  4. Colokkan USB pada komputer, ingat baik-baik di mana lokasi pemasangannya. Misal, J: atau H:.
  5. Buka salah satu aplikasi yang telah Anda unduh tadi. Agar lebih jelas, berikut keterangannya berdasarkan tiap aplikasi.
  • Universal USB Installer

Pada laman pertama aplikasi, Anda akan melihat sejumlah panduan pengisian. Isi jenis OS yang akan diinstal pada kolom step1. Lalu temukan file dengan format ISO yang akan diinstal di step2. Isi lokasi penyimpanannya di USB dalam step3. Beri centang seluruh kotak kecil yang tampak. Kemudian pilih create, tunggu sebentar dan selesai.

  • Rufus

Pada kolom Device isikan lokasi penyimpanan file yang akan diinstal pada USB. Lalu pada kolom File System, pastikan formatnya NTFS. Beri centang seluruh kotak kecil kecuali ‘Check Device.’ Pilih ISO Image sebagai format penyimpanan dan muat file OS yang Anda akan gunakan dengan mengklik ikon berbentuk CD. Silakan tunggu dan selesai.

Cara Menggunakan Aplikasi Wintoflash

Cara ini bisa digunakan oleh Anda yang sudah memiliki file instalasi Windows khususnya Windows Vista, Windows 7 atau 8. Misalnya file yang pernah Anda transfer sebelumnya ke USB lewat kepingan DVD Windows, menyalin file teman, atau mengunduh dari ISO. Pun bagi Anda yang telah mengunduh file install ulang tertentu ke dalam komputer.

Tahapan yang akan dilalui dengan cara ini sebetulnya lebih panjang dan cukup merepotkan, tapi akan memberikan hasil install ulang yang betul-betul sesuai keinginan Anda.

Untuk memulai tahapan, Anda perlu mengunduh dulu aplikasi software Wintoflash versi 1.11.0000. Biarkan proses pengunduhan hingga selesai. Bila sudah, jalankan program WintoFlash sembari mentransfer file instalasi Windows yang akan digunakan ke dalam flashdisk, jika Anda belum melakukannya.

Selanjutnya, pada jendela utama klik next, setujui kolom persetujuan dengan klik ‘I Accept’ lalu next. Pada jendela Key File, klik kolom Free License dan klik next. Lanjutkan dengan terus mengeklik next hingga berakhir dengan klik ‘finished’. Berikutnya tampilan akan kembali ke jendela utama, di mana Anda akan melihat menu awal.

Dari empat tab yang tersedia, pilih ‘more singleboot’. Di sana Anda akan diminta memilih satu pilihan untuk menciptakan driver baru. Pilih jenis sistem operasi yang Anda inginkan. Baiknya yang mendukung seluruh versi Windows. Misal, klik ’Windows Vista/7/8/8.1/10 (any edition) or Server 2008-2016.’ Lalu klik ‘create’.

Berikutnya pada tab Basic Parameters, Anda akan melihat kolom Windows setup file path. Pilih driver dari file intalasi yang tadi telah Anda transfer ke dalam USB. Driver ini bisa terletak di mana pun, dan Anda bisa menemukannya sesuai lokasi penyimpanan flashdisk. Umumnya file driver terletak di drive E, meski ada juga yang terletak di F atau G.

Jika Anda kesulitan mencari, mungkin yang Anda gunakan adalah file ISO. Untuk itu, coba juga beri centang dengan mengklik kolom kotak kecil ‘Use my ISO, RAR, ARJ, ZIP, 7z, CAB, DMG image or archive.’

Pada kolom USB Drive, klik panah ke bawah dan pilih Target Drive Flashdisk. Biasanya ini akan otomatis terpilih sendiri jika sudah terpasang. Jika sudah, klik Run. Ini akan memformat seluruh data.

Jangan kaget bila muncul tanda peringatan berupa segitiga merah dengan tanda seru di tengah, beserta tulisan “Warning” besar dengan warna merah. Abaikan saja dengan klik ‘continue.’ Sekarang Anda akan memulai transfer instalasi dari Windows 7 ke flashdisk. Tunggu sekitar 15 menit hingga selesai. Tergantung kecepatan CPU dan besarnya simpanan file yang Anda miliki.

Bila sudah selesai akan muncul jendela tanda keluar. Klik Exit. Sampai di sini, flashdisk sudah bisa digunakan untuk menginstal ulang.

Baca artikel yang lain mengenai Cara Membuat VPS Sendiri

LEAVE A REPLY