Belajar Gratis

Blog about all latest PC & tech related news and info

Proteksi Komputer dari Hacker dan Virus

Melindungi Komputer dari tindakan kejahatan di dunia maya atau yang dikenal dengan istilah cybercrime itu sangat penting. Bahkan lebih penting dari sekadar menciptakan kata sandi yang kuat atau menjalankan penghapusan file yang aman.

Cybercrime bisa menyerang komputer mana pun. Pelakunya tak lain para hacker atau peretas, hingga virus dan spyware yang disebar oknum tertentu dalam rupa malware. Kasus cybercrime terus meningkat dari hari ke hari. Sebab siapa pun bisa jadi hacker dalam waktu singkat, pun banyak virus yang menyebar tanpa tahu waktu. Sama halnya dengan siapa saja yang bisa jadi korban karena kurang waspada terhadap ancaman yang mengintai.

Tentu, tiap korban akan dirugikan aksi tersebut. Komputer yang terdampak, bisa menunjukkan beragam masalah. Mulai dari melambat, rusak, hingga kehilangan sejumlah dokumen penting akibat dicuri.

Adakah cara untuk mengantisipasi hal ini? Tentu ada. Berikut rangkumannya.

Selalu Update Sistem Operasi

Jangan terlalu banyak bilang sayang. Update akan Anda perlukan untuk menangkis sejumlah serangan tak tampak. Khususnya pengguna Windows, biasanya sistem update akan sering berlangsung mengingat banyaknya virus dan hacker yang menyerang tiap harinya.

Gunakan Windows Event Viewer

Fitur windows satu ini bisa digunakan untuk mengetahui siapa yang mencoba meretas komputer, atau adanya virus yang menerobos masuk. Maklum, sejauh ini perangkat windows merupakan yang paling banya diserang cybercrime, karena tingkat keamanannya yang paling banyak celah.

Fitur Windows Event Viewer akan menunjukkan seluruh kegiatan di komputer, baik itu secara fisik atau maya, misalnya saat Anda terhubung dengan jaringan internet. Bentuknya berupa pesan log dari sistem ataupun aplikasi yang digunakan. Pun berisi peringatan, adanya kesalahan, juga pesan informasi. Untuk pencegahan, Anda bisa mengaktifkan fitur tersebut dengan cara berikut.

  • Klik tombol start and run di pojok kiri bawah, atau tekan bersamaan tombol windows+R. Bagi Anda yang menggunakan sistem operasi yang lebih kekinian dari Windows XP, coba cari menu start lalu ketik ‘smart search’.
  • Pada kotak, ketikkan ‘eventvwr.msc’ lalu tekan tombol Enter. Setelahnya layar fitur akan muncul.
  • Khusus Anda pengguna Windows Vista, pilih dulu opsi continue.
  • Lalu buka system log, di mana rekaman data akan terlihat secara rinci. Anda bisa cek jika ada tindakan tak dikenal, boleh jadi komputer sedang diintai hacker atau virus.

Gunakan aplikasi OpsWat Metadefender Endpoint

Aplikasi gratis satu ini khusus untuk mengukur tingkat keamanan komputer sekaligus sistem keamanan komputer, sebagai langkah antisipasi terhadap hacker dan virus. Sangat sayang kan, jika komputer dengan spesifikasi tinggi harus bermasalah gara-gara sistem keamanannya rendah.

Sebagaimana jenis aplikasi pada umumnya, Anda perlu mengunduh dulu lalu menginstal. Begitu bisa dipakai, segera buka lalu pilih scan pada tab security score di bagian kiri tampilan layar aplikasi. Setelahnya akan muncul nilai sistem keamanan Anda.

Menariknya, fitur ini akan memperlihatkan di mana saja bagian nilai yang kurang, dan Anda akan mendapatkan tips untuk meningkatkan nilai hingga seratus. Misal, Anda cuma punya nilai keamanan 70, dan kurang 30 lagi ada di bagian antivirus. Begitu diklik, Anda akan tahu apa masalahnya. Boleh jadi antivirus Anda expired, atau jarang melakukan scan penuh dan sebagainya.

Proteksi Komputer Tanpa Antivirus

Kadang, memasang antivirus memang bisa jadi masalah. Terutama jika antivirus itu perlu terus update, sedangkan kuota internet tidak memungkinkan. Ada pula antivirus bagus, tapi berbayar rutin. Belum lagi antivirus kadang menyita memori komputer secara berlebihan, sehingga komputer justru melambat karenanya.

Seandainya di komputer Anda tidak terpasang antivirus, jangan khawatir. Terlebih jika komputer Anda juga memiliki spesifikasi pas-pasan, alias tidak bisa dimodifikasi macam-macam, Anda bisa mencoba langkah-langkah berikut.

Pertama, buka Run as administrator lalu klik command prompt. Kedua, ketikkan ‘DISKPART’ di belakang tulisan system32 pada drive C, dan tekan Enter. Ketiga, pada laman baru, ketikkan ‘List Volume’ di belakang DISKPART yang sudah tertera.

Keempat, pilih harddisk yang ingin Anda proteksi berdasarkan pilihan volume. Volume yang sesuai bisa Anda lihat di layar. Misalnya, Anda ingin memproteksi harddisk D yang ada di volume 2, maka ketikkan ‘select volume 2’ lalu tekan Enter. Di bawahnya setelah muncul baris baru, segera tulis ‘Attribute Volume Set ReadOnly’. Tekan Enter, dan selesai.

Cara ini termasuk efektif dan efisien serta ringan bagi komputer jadul atau dengan spesifikasi rendah. Sebab bisa memangkas beberapa tindak cybercrime dan virus jahat seperti Trojan, ransomware, juga malware.

Meski begitu, kekurangannya tentu ada. Anda mungkin tidak akan bisa mengisi data tertentu pada harddisk.

Gunakan Antivirus atau Malware

Sejahat-jahatnya cybercrime, sebetulnya masih bisa dibabat dengan pertolongan antivirus atau antimalware. Syaratnya, antivirus dan antimalware tersebut wajib selalu update. Anda sah-sah saja membasmi virus ketika sedang terhubung dengan jaringan internet.

Namun, untuk beberapa jenis virus dan malware nakal yang tidak bisa dihabisi lewat scan, alias pandai meniru dan menyamar sehingga terus lolos dari pemindaian, memindai sistem keamanan Windows secara offline juga bisa jadi pilihan. Sebabnya cara ini akan menghabisi seluruh jenis virus hingga peretas yang berpotensi bahaya dan pandai bersembunyi.

Selain memindai virus secara oflline, berikut beberapa hal yang perlu Anda lakukan agar penggunaan antivirus lebih efektif.

  • Hindari menjalankan dua program antivirus secara bersamaan. Selain memperlambat performa komputer, cara ini juga menyebabkan crash. Hapuslah program antivirus yang sudah ada sebelum Anda berniat menggantinya dengan yang baru.
  • Pastikan antivirus yang akan Anda gunakan bukan berbayar, alias bisa di-update gratisan.
  • Lakukan update secara tertatur, atau pasang sistem update otomatis pada aplikasi antivirus agar komputer Anda tidak rentan serangan virus dan hacker.
  • Patikan antivirus yang Anda pasang selalu dalam keadaan siaga atau selalu menyala untuk mendeteksi virus dan serangan hacker, jika terpasang perangkat baru pada komputer atau tersambung langsung ke internet.
  • Selalu lakukan pemindaian secara rutin untuk memastikan antivirus bekerja optimal, dan komputer Anda selalu dalam kondisi prima.

Hindari Mengunjungi Situs yang Berpotensi Bahaya

Beberapa situs berpotensi bahaya. Biasanya jika antivirus terpasang sempurna, akan muncul peringatan yang melarang Anda melangkah ke situs tersebut. Pun jika terlanjur masuk, seandainya muncul konten atau kotak yang mengharuskan Anda mengklik, sebaiknya langsung close saja. Pasang juga fitur-fitur pelindung macam NoScript yang ada dalam aplikasi internet Mozilla Firefox.

Aktifkan Firewall

Firwall berguna menangkal dan menyaring sesuatu yang dinilai berpotensi bahaya dan akan memasuki komputer. Biasanya tiap sistem operasi mulai dari Windows XP ke atas sudah memiliki firewall masing-masing. Tinggal Anda yang perlu mengaktifkannya sendiri. Jika tidak, Anda juga bisa mengaktifkan lewat fitur yang tersedia pada antivirus.

Baca artikel yang lain mengenai Komputer Server Terbaik

Temukan Situs Belajar Coding Untuk Pemula

Layaknya belajar baca tulis, era teknologi digital masa kini juga menuntut orang belajar lebih banyak soal komputer. Tak hanya sekadar mengenali, melainkan mendalami lebih jauh. Salah satunya ilmu pemrograman. Menjadi orang yang ahli di bidang ini alias programmer, tak melulu menyoal seorang hacker. Salah satu bidang ilmunya yaitu coding, bisa Anda pelajari untuk mengembangkan software dan juga jenis keterampilan lainnya yang berhubungan erat dengan logika.

Dalam ranah pendidikan, coding ini makanan sehari-hari anak IT. Khususnya yang menggeluti ilmu komputer atau teknik informatika. Bagi kehidupan sehari-hari, ilmu coding juga berpengaruh besar. Salah satunya agar orang bekerja lebih efektif, sehingga mampu menorehkan karier cemerlang.

Ilmu coding disinyalir bakal jadi ilmu yang sangat dibutuhkan di masa depan. Terutama bagi dunia kerja. Oleh karena itu, jangan beranggapan bahwa ilmu coding mengerikan. Apalagi cenderung skeptis untuk mempelajarinya dan menganggapnya mustahil. Percayalah, belajar coding tak akan sesulit yang Anda kira. Di samping menambah keahlian anyar, coding juga membuka banyak peluang baru sehingga penting dipelajari.

Mengapa perlu Belajar Coding?

1. Agar Terlatih Memecahkan Masalah dari Sudut Pandang Berbeda

Programmer dan coder punya tugas utama memecahkan masalah. Begitu pula, bagaimana menyelesaikan masalah dengan cepat dan menggunakan persektif berbeda. Terlebih Anda yang menggemari tantangan, risiko menghadapi dan menuntaskaskan perkara baru perlu Anda taklukkan.

Ilmu coding yang Anda pelajari akan dengan sendirinya menggiring untuk selalu berpikir di luar kotak, dan karenanya, Anda pun akan lebih leluasa dalam berkarya. Bukan hanya itu, pemikiran dan tindak-tanduk pun akan lebih efisien, terstruktur dan sistematis.

2. Memperluas Skill Jadi Seorang Hacker

Tahukah Anda, untuk menjadi seorang peretas alias hacker, tak pernah ada jalan pintas, Anda perlu memahami pemrograman mulai dari yang paling dasar karena sangat penting. Dan ilmu yang wajib dimiliki itu salah satunya coding. Tanpa belajar coding dan sekelumit bahasa pemrograman, nyaris tak mungkin Anda bisa jadi peretas.

3. Agar Bisa Bekerja di Mana pun Anda Berada

Siapa sih, yang tidak mau kerja bebas tanpa terikat waktu? Jika biasanya orang akan bekerja ke luar rumah, pun berada di kantor dari pagi hingga petang, mungkin Anda yang punya kemampuan coding akan bekerja secara berbeda. Ada banyak perusahaan teknologi bonafit yang bisa memberi Anda pilihan bekerja dari rumah. Apalagi jika kemampuan Anda juga layak diperhitungkan, Namun perlu diingat, bekerja di rumah itu soal waktu dan disiplin diri.

4. Pekerjaan yang Mencari Anda, Bukan Sebaliknya

Tak ada yang perlu dikhawatirkan jika Anda cukup andal menguasai satu bidang tertentu. Terutama coding. Bukan Anda lagi yang akan mencari pekerjaan, melainkan pekerjaan itu yang datang sendiri. Anda juga bisa menentukan apa yang ingin Anda kerjakan, semisal menjadi programmer paruh waktu,  pun banyak jenis pekerjaan lainnya yang membutuhkan kemampuan coding. Ingin upah tinggi? Web developer merupakan salah satu pekerjaan yang mengandalkan kemampuan coding dengan upah bombastis.

5. Menciptakan Sesuatu yang Berguna Bagi Orang Banyak

Mempelajari kode-kode dan berbagai program akan membuka kesempatan Anda menciptakan sesuatu yang berguna. Tak hanya bagi diri sendiri dan orang sekitar, tetapi juga dunia. Mark Zuckerberg misalnya. Dengan facebook, ia berhasil menciptakan media bersosialisasi baru bagi orang banyak, bahkan hingga ke penjuru dunia.

Di Mana Bisa Belajar Coding?

Perbedaan belajar di kelas dan sendiri sebetulnya hanya terletak pada materi, pengajar, dan lingkungan. Namun, bukan berarti yang satu lebih baik dari yang lain. Semua bisa sama saja asalkan Anda tetap konsisten.

Bahkan yang belajar sendiri pun bisa jadi sesuatu, dengan syarat giat berlatih dan punya usaha keras. Agar proses belajar lebih mudah, berikut beberapa bocoran situs dan aplikasi terbaik untuk belajar coding gratis.

Situs Belajar Coding

  1. Khan Academy

Situs ini sudah berdiri sejak lama, tepatnya pada 2006. Pengajar pertama di sini adalah Salman Khan. Anda yang lebih mudah menyerap pelajaran lewat visualisasi cocok belajar di sini karena seluruh pembelajarannya melalui video tutorial.

  1. Code Avengers

Situs ini menawarkan pembelajaran yang interaktif dengan lebih dari lima bahasa selain bahasa Inggris. Anda bisa mempelajari coding aplikasi, gem, hingga bahasa pemrograman macam CSS, HTML, dan JavaScript. Uniknya, total waktu yang digunakan untuk menyelesaikan per pelajaran hanyalah 12 jam.

  1. HTML5 Rocks

Situs satu ini merupakan salah satu proyek google yang telah diluncurkan sejak tahun 2010. HTML5 Rocks sengaja didirikan untuk menyaingi HTML5 Apple. Keuntungan bagi Anda yang sering belajar di situs ini, dijamin bakal memiliki kemampuan dasar yang baik soal programming, karena ada banyak tutorial yang tersaji serta model pembelajaran lainnya.

  1. Codeacademy

Situs satu ini merupakan tempat belajar coding yang bisa dibilang paling terkenal. Berdasarkan survei, Codecademy telah mengasilkan lebih dari 24 juta orang yang akhirnya mampu memahami coding dengan baik. Anda bisa belajar mengenai CSS dan HTML, jQuery, Phyton, JavaScript, juga Ruby. Tertarik mencoba?

Aplikasi Belajar Coding

  1. C Programming

Seperti namanya, aplikasi satu ini merupakan cara anyar belajar bahasa pemrograman C bagi pemula hanya bermodal ponsel pintar. Di sini Anda bisa memperlajari lebih dari seratus program C. Menariknya, semua pelajaran dikemas dalam bentuk tutorial yang lengkap dan mudah dipahami. Tak hanya itu, antarmuka penggunanya juga cukup sederhana dan mudah diaplikasikan.

  1. Programming hub, learn to code

Bagi Anda yang ingin belajar coding dan bahasa pemrograman seperti Javascript, CSS dan HTML bisa langsung memasang aplikasi ini. Meteri belajarnya juga sangat lengkap dan banyak sekali koleksi contoh pemrograman. Uniknya, di sini Anda juga bisa belajar dan mulai berlatih tanpa harus terus-terusan terkoneksi ke internet, karena aplikasinya didukung compiler offline.

  1. Learn Phyton

Sebagaimana namanya, di sini Anda akan spesial belajar coding beserta bahasa pemrograman Phyton. Aplikasi ini cukup banyak dipasang pada ponsel mengingat saat ini Phyton sedang naik daun. Tak hanya penjelasan soal dasar-dasar Phyton, struk kontrol, jenis data, sampai modul dan fungsinya juga ikutan dibahas. Menariknya, di sini Anda juga bisa langsung mempraktikan kemampuan baru menulis kode Phyton, berkolaborasi dengan teman, sekaligus mengumpulkan poin dan berkesempatan memenangkan banyak kuis.

  1. Udacity

Aplikasi ini memungkinkan Anda mempelajari coding beserta beberapa bahasa pemrograman lain mulai dari tingkat yang paling awal yaitu dasar-dasar pemrograman. Di antaranya Phyton, HTML, Javascript, CSS, hingga Java. Menariknya, Anda akan belajar langsung banyak metode bermanfaat dari para ahli industri macam Google, MongoDB, Facebook. Juga Cloudera. Sangat terpercaya, bukan?

Untuk itu, jangan sampai semangat belajar Anda keburu pupus karena ternyata ada banyak sekali tempat belajar yang akan mempermudah Anda menyerap banyak ilmu coding, yang nantinya akan menguntungkan Andas sendiri. Selamat mencoba!

Baca artikel yang lain mengenai Komputer Server Terbaik

Mengapa Koneksi Internet Lambat? Solusinya?

Zaman sekarang kebutuhan orang tak jauh-jauh dari internet. Entah itu sekadar membuka aplikasi perpesanan, mengunggah dan mengunduh foto di media sosial, buka-buka aplikasi musik dan video macam joox atau youtube, bahkan untuk bekerja dengan menggunakan akses internet tinggat tinggi.

Meski tujuan mengakses internet bisa berbeda antara satu orang dengan lainnya, kebutuhan dan keinginannya pasti sama. Yakni mendapat akses internet yang cepat dan nyaris tanpa gangguan.

Terbayang kan, betapa mengesalkannya jika kegiatan berinternet jadi terhalang gara-gara akses yang lambat. Sementara orang bisa lancar nonton video menarik di Youtube, Anda jadi terhalang menikmati sensasi ‘wow’ hanya karena kebanyakan menunggu alias loading. Ya, internet lemot pasti menyebalkan.

Sebelum terlanjur merusak suasana hati, ada kabar baik buat Anda: Internet lemot bisa diatasi. Namun sebelumnya, cari tahu dulu yuk, mengapa internet sering lemot?

Penyebab internet lemot itu bisa dibagi dua. Pertama, penyebab yang perlu dicari solusinya oleh pemerintah. Kedua, penyebab yang bisa ditanggulangi oleh Anda. Dengan kata lain, ada penyebab eksternal dan internal. Masih kurang jelas? Berikut ulasan lengkapnya.

Penyebab External

Percaya atau tidak, Indonesia berada di jajaran terbawah internet paling lemot di dunia. Bahkan, negara kita masih kalah jauh dari India, pun negara-negara jiran alias tetangga macam Singapura, Malaysia, dan Filipina.

Dulu, sewaktu jaringan 3G baru masuk Indonesia, negara maju macam Amerika dan Jepang sudah pakai 4G. Sekarang pun mereka sudah mulai menyesap kenikmatan 5G. Cukup mengejutkan bukan, mengingat pengguna internet di Indonesia itu mencapai 90 persen dari seluruh populasi penduduk.

Jadi jangan heran, pengguna super banyak ditambah koneksi internet termasuk paling lemot di dunia, tentu  hasilnya tak jauh dari fasilitas internet yang seringnya kurang memuaskan.

Alasan lain yang tak kalah penting adalah mahalnya biaya infrastruktur dan operasional. Di dunia, koneksi paling cepat itu menggunakan kabel fiber optic yang kecepatannya setara dengan cahaya. Pemancar sinyalnya pun bukan sembarangan, melainkan pakai satelit. Untuk itu semua, perlu biaya sampai milyaran.

Belum lagi, server yang sudah dipasang butuh perawatan ekstra, yang memasangnya pun butuh orang yang memang ahli. Meski Anda mungkin hanya melihatnya macam tukang yang digaji rendah karena pekerjaannya cuma naik-naik BTS, jangan salah! Mereka justru orang-orang teknik yang digaji super tinggi. Sementara buat subsidi kesehatan, sekolah, dan makan saja masih susah, tampaknya masih butuh waktu lama ada alokasi dana besar-besaran ke arah ini.

Faktor geografis Indonesia pun jadi penyebab. Terkenal luas dan kaya akan kepulauan, ditambah banyaknya pegunungan, sawah, hingga lautan lepas sebetulnya jadi masalah. Infrastruktur pembangunan di Indonesia jadi tidak bisa dilakukan secara merata. Ada wilayah yang tak terjangkau, ada pula yang pembangunannya jadi supersulit alias butuh dana ekstra karena lokasinya yang sangat menantang. Apalagi provider internet di Indonesia bukan satu dua. Mereka semua lincah soal promosi. Jumlahnya pun menjamur sehingga kurang efisien. Walau beda provider, mereka tetap wajib saling berbagi spectrum jaringan yang akhirnya bikin internet lemot.

Penyebab Internal dan Solusinya

Ketimbang memikirkan penyebab eksternal yang solusinya cuma para petinggi yang tahu, ada baiknya Anda mulai menangani sendiri kasus internet lemot dari hal yang paling mendasar. Apa saja penyebabnya? Berikut ulasan sekaligus cara mengatasinya.

  • Koneksi Wifi Bermasalah

Meski koneksi internet cepat dan bandwith yang Anda miliki besar, resepsi sinyal Wifi yang buruk bisa memperlambat dan mentidakstabilkan koneksi. Bahkan aplikasi perpesanan pun tak akan terkirim.

Bagaimana sih cara mengatasinya?

Langkah terbaik yang bisa Anda lakukan adalah mengecek router. Pastikan posisinya ada di tengah ruangan  dekat Anda berinternet karena router akan bekerja dengan mengirim sinyal ke segala arah. Hindari meletakkan di dekat jendela untuk mengantisipasi sinyal terkirim ke luar.

Letakkan router di tempat tinggi, bukan lantai. Posisi tinggi seperti di atas meja atau lemari akan menguntungkan router yang memang dirancang mengirimkan sinyal ke bawah. Pilih juga tempat terbuka yang memungkinkan router bisa terlihat dari mana pun agar kerja sinyal tetap optimal. Bukan di tempat yang terhimpit seperti mebel berukuran besar, dinding, atau dalam lemari. Bahan-bahan tertentu bisa menyerap sinyal router dan menghambat kinerjanya seperti beton, baja, dan sebagainya.

Hindari meletakkan router dekat perangkat elektronik lain semisal tv dan kulkas. Sebab sinyal elektromagnetik yang dihasilkan akan mengganggu dan menghambat sinyal Wifi. Atur juga antena router pada posisi vertikal atau berdiri tegap. Ini akan membantu sinyal terpancar horizontal sehingga seluruh ruangan bisa terjangkau sinyal.

  • Berinternet Saat Sedang Ramai Pengguna

Jangan heran jika pada jam-jam tertentu koneksi internet Anda bisa lemot, bahkan sangat lemot. Misalnya saat jam makan siang, atau lebih parah pada Hari besar keagamaan seperti hari lebaran, di mana orang sedang sibuk-sibuknya balas-berbalas mengucap maaf dan mengirimkan selamat. Biasanya pada waktu-waktu tersebut pengguna internet sedang padat.

Sama halnya kepadatan pengguna internet dalam satu server. Istilah untuk kepadatan tersebut adalah Contention Ratio. Yakni gambaran banyaknya jumlah pelanggan yang berbagi satu bandwith. Misalnya, contention ratio 1 per 10 artinya satu pipa bandwith ini akan dibagi dengan 10 pengguna lain. Pemahaman mudahnya, jika semakin besar angka perbandingan, akan semakin lambat laju internet Anda.

Contoh, 1 per 100 akan jauh lebih lemot dibanding 1 per 10. Andaikan Anda menggunakan internet dengan kecepatan 10 Mbps, dan rasio 1 per 10, berarti kecepatan internet yang Anda dapat minimal 1Mbps, dan bisa lebih cepat dari itu jika penggunanya tidak mencapai 10 orang. Sayangnya provider kurang merealisasikan hal ini sehingga banyak pengguna yang tak paham dan menyangka kecepatan yang bisa didapatnya mutlak 10 Mbps.

  • Terkecoh Soal Ukuran Kecepatan

Untuk mengukur kecepatan dalam berinternet dikenal satuan bit dan byte. Bit biasa ditulis Mbps, dan byte ditulis MBpS. Nilai keduanya berbeda, meski lafalnya tampak sama. Kecepatan bit lebih kecil 8 kali lipat ketimbang byte. Seringnya orang terkecoh hal ini karena penulisan pada kartu kuota internet yang dipromosikan menggunakan satuan bit.

Artinya, kecepatan 1 Mbps tidak akan bisa mengunduh lagu sebesar 1MB dalam satu detik, melainkan 1 MBps atau 8Mbps yang bisa. Apalagi jika kegiatan mengunduh dilakukan saat contention ratio sedang meningkat, bisa dijamin internet makin lemot.

  • Komputer bermasalah

Biasanya permasalahan di komputer bisa dicek lewat membandingkan dengan komputer lain. Jika koneksi lemot padahal di komputer lain tidak, boleh jadi komputer Anda terserang virus atau malware. Kemungkinan lainnya perangkat komputer Anda tidak menunjang performa internet yang cepat alias ketinggalan zaman.

Bila terjadi, babat seluruh virus dengan Antivirus yang menunjang juga untuk memberantas malware. Manfaatkan aplikasi peningkat performa komputer seperti ccleaner. Selain itu, rutin memeriksa kesehatan komputer setidaknya setahun sekali. Install ulang paling tidak 5 tahun, serta upgrade perangkat inti seperti prosesor, RAM, dan harddisk maksimal 5 tahun.

Jadi jalankan cara di atas agar komputer Anda selalu dalam kondisi prima dan internet tak lemot lagi. Selamat mencoba.

Baca artikel yang lain mengenai Komputer Server Terbaik

Kenali Jenis-Jenis Koneksi Internet Agar Makin Paham

Pengguna internet mungkin tahu banyak soal aplikasi di internet, terutama yang menunjang beragam keperluan informatif. Begitu pula pengetahuan soal media sosial, forum milis, sampai aplikasi perpesanan. Namun jika bicara dasarnya, tahukah Anda apa itu koneksi internet?

Koneksi internet merupakan bagian jaringan internet yang sifatnya global. Meski penting, orang kerap abai dan tak tahu-menahu tentang ini. Padahal tanpa koneksi, internet itu takkan berfungsi. Jangan harap Anda bisa berselancar di dunia maya tanpa adanya koneksi internet.

Seperti Apa Koneksi Internet?

Koneksi internet ini pada dasarnya merupakan sebuah sistem yang berbentuk seperangkat program. Fungsinya untuk mengelola perangkat keras di komputer seperti PC, modem outer, server; pun memberi layanan umum bagi perangkat lunak.

Koneksi internet yang baik akan menentukan seberapa cepat Anda dapat berselancar di internet. Untuk itu, mengenal koneksi internet sedemikian penting mengingat kebutuhan internet kini serba cepat.

Apa Saja Jenis Koneksi Internet?

Koneksi internet memiliki banyak jenis. Hingga sekarang, jenisnya juga berkembang mengikuti perubahan zaman dan teknologi yang kian pesat. Berikut ulasannya.

1. Dial-Up

Kaum milenial tua pasti akrab dengan jenis dial up, di mana untuk terhubung ke internet pengguna akan menggunakan sambungan khusus lewat telepon menggunakan perangkat DSL (digital subscriber line). Dulu, salah satu koneksi yang paling terkenal adalah telkomnet instan. Koneksi internet ini populer di pertengahan 90-an hingga pertengahan 2000-an. Meski layanan dan penggunanya masih ada, terutama di daerah yang kondisi geografisnya tidak memungkinkan, tampaknya peminatnya mulai berkurang karena pemasangannya cukup merepotkan dan harganya cenderung mahal. Belum lagi ketika terhubung ke internet, pengguna jadi tidak bisa menggunakan layanan telepon rumah.

Kecepatan koneksinya juga hanya sebatas 56 kbps hingga 320 Kbps. Memang tidak terlalu cepat, tapi bukan kendala utama. Koneksinya sebetulnya mudah, jangkauannya pun luas, tetapi punya kekurangan utama rentan terhadap gangguan yang muncul dari lingkungan. Apalagi kabel yang digunakan juga lebih berisiko. Terbayang kan, apa jadinya jika kabel yang tak rapi tersenggol dan sebagainya?

2. Broadband

Internet broadband punya frekuensi jangkauan yang lebih luas dari dial up. Koneksi ini didukung teknologi broadband, yang merupakan pengembangan dial up. Bentuk yang paling umum biasanya menggunakan modem, salurannya pun sama dengan TV kabel yang menggunakan internet kabel.

Otomatis, kecepatannya lebih tinggi, koneksinya pun lebih stabil. Meski begitu, kecepatannya juga bisa lebih lambat dari dial up bila Anda salah pilih, karena broadband memungkinkan Anda memilih kecepatan sesuai yang diinginkan. Kecepatan berbeda memiliki harga yang berbeda.

Berdasarkan kecepatan dan kebutuhan penggunanya, broadband bisa diklasifikasikan dalam beberapa jenis. Yakni ADSL, IDSL, SDSL, VDSL, SSL, dan banyak lagi. Dua yang populer adalah ADSL dan SSL.

  • ADSL atau Asymmetric Digital Subcriber Line merupakan peranakan DSL. Pengguna layanan internet seperti speedy biasanya akan memakai ini, karena dinilai lebih murah dan bisa dikontrol pemakaiannya. Kelebihan utamanya bersifat asimetrik, sehingga data bisa ditransfer dari satu sisi ke sisi lain tanpa terkendala. Kecepatannya pun mencapai 15Mbps, dengan frekuensi tinggi untuk mengirim data, dan frekuensi rendah untuk mengirim suara. Sayangnya, koneksi jenis ini belum banyak memakai kabel serat optic, melainkan kabel tembaga. Artinya, ada saat di mana koneksi internet rentan masalah seperti hujan kencang dan sebagainya.
  • SSL biasa dipakai pengguna internet berkecepatan tinggi. Seringnya perusahaan besar yang memang butuh akses internet tinggi, seperti perusahaan media atau IT. Kecepatannya jauh lebih tinggi dari ADSL, harganya pun lebih mahal, karena kabel yang digunakan juga jenis fiber optic.

3. T1 dan T3 Line

Keduanya merupakan konektor internet yang biasa dipakai untuk transfer data. T1 lebih populer ketimbang T3 karena dinilai cukup bagi kepentingan bisnis dengan kapasitas kecepatan hingga 1,544 Mbps. Sementara itu, T3 jauh lebih cepat dengan dukungan hingga 43 Mbps.

4. Fiber Optik

Koneksi ini menggunakan sambungan kabel fiber optic yang mencapai 155 Mbps. Kecepatannya nyaris setara dengan kecepatan cahaya. Untuk saat ini, koneksi antar providernya masih yang tercepat dan biasa dipakai di perusahaan besar semisal bank dan sebagainya.

5. Koneksi Wireless

Koneksi wireless disebut juga sambungan nirkabel, alias tanpa menggunakan kabel sambungan. Salah satu jenisnya yang paling terkenal adalah Wifi atau Wireless Fidelity. Seluruh ponsel pintar sudah dilengkapi dengan koneksi ini, pun jenis komputer yang menggunakan kartu Wifi. Kelebihannya, pengguna tak perlu repot menggunakan sambungan kabel. Sementara kekurangannya, kecepatan koneksi tergantung sinyal. Jika semakin jauh dari sumber sinyal, maka kecepatannya semakin lambat dan sebaliknya.

6. Internet Satelit/VSAT

Koneksi ini punya jangkauan paling luas hingga mencapai pelosok desa. Biasanya dipakai perusahaan tertentu. Jaringannya juga lebih stabil dan lebih cepat mencapai 25 Mbps. Namun, harganya mahal. Per bulan bisa sampai Rp10 juta. Untuk menggunakannya pun harus dilengkapi parabola khusus serupa payung, yang berfungsi menangkap sinyal satelit.

Bisakah Koneksi Internet Berubah?

Bisa. Kadang koneksi bisa cepat, bisa juga lambat. Faktor yang memengaruhi perubahannya sangat banyak. Berikut di antaranya.

1. PC Komputer

Koneksi yang baik jika tidak didukung performa komputer yang baik juga, tentu tidak memiliki fungsi internet yang optimal. Sebuah komputer terdiri RAM, harddisk, dan prosessor. Ketiganya berperan penting untuk menunjang kecepatan kinerja komputer, yang nantinya berpengaruh juga pada koneksi internet.

Andaikan spesifikasi harddisk yang digunakan pada komputer itu kecil, maka responsnya juga lambat. Jika responsnya lambat, tidak menutup kemungkinan bahwa internet yang sedang Anda akses juga ikutan melambat. Begitu pula juga RAM dan prosesor tidak memadai. Oleh karena itu, ada baiknya fasilitas internet yang baik didukung juga dengan performa komputer yang tak kalah optimal, agar hasilnya memuaskan.

2. Modems

Modem itu berpengaruh besar pada koneksi internet. Jenis modem yang bagus tentu punya spesifikasi tinggi. Mulai dari dukungan kecepatan transfer data tinggi, sampai kemampuan mengunduh dan mengunggah yang di atas rata-rata. Bahkan, modem yang bagus juga mendukung jaringan terkini seperti 4G, yang harganya bisa jauh lebih murag dari 3G.

3. Jenis Koneksi

Seperti disebutkan di atas, jenis koneksi seperti internet broadband atau satelit mungkin bisa sangat cepat. Sementara sambungan kabel telepon atau dial up boleh jadi yang paling lambat. Untuk itu, kebutuhannya perlu disesuaikan dengan penggunaan.

4. Besaran Bandwith

Bandwith merupakan penentu seberapa luas cakupan frekuensi yang bisa dicapai sinyal dalam satu medium transmisi. Ukurannya biasa digambarkan dalam satuan hertz. Intinya, makin besar satuan hertz atau ukuran bandwith yang tersedia dalam ISP, maka akan semakin cepat pula koneksi internet yang bisa Anda dapatkan. Begitu pula sebaliknya.

5. Jumlah Pengguna Internet

Koneksi internet disediakan oleh provider tertentu. Jika pengguna provider itu sedang banyak, alias mengakses internet bersamaan dengan Anda, maka jangan heran jika koneksi internet jadi lambat. Ini juga berlaku bagi Anda yang menggunakan server tertentu, tapi server itu sedang digunakan oleh lebih dari satu orang, dengan pemakaian yang melebihi kapasitas. Oleh karena itu, sebaiknya hindari pemakaian pada jam-jam tertentu, terutama pada saat jam sibuk, kecuali pemakaian internet memang sangat mendesak.

Baca artikel yang lain mengenai Server Rakitan vs Built up

Seberapa Tahu Tentang Internet? Yuk Mengenal Internet Di Sini!

Tahukah Anda, berdasarkan data terbaru yang dirilis We Are Social per Agustus 2017, pengguna internet di seluruh dunia terus meningkat drastis. Yakni dengan pengguna global 51 persen dari total populasi dunia, atau mencapai 3,8 miliar orang.

Hal ini berangkat dari populasi dunia yang berkisar sekitar 7,1 miliar orang, dan pengguna internet yang tadinya tak sampai setengah populasi dunia pada tahun 2016. Bahkan, Indonesia sendiri menduduki peringkat keenam di dunia sebagai pengguna internet terbanyak, dengan lebih dari 2 milyar penggunanya mengakses internet lewat ponsel.

Tentu, fenomena fantastis ini tak lepas dari maraknya penggunaan media sosial, juga pemakaian ponsel pintar di kalangan masyarakat yang kian menyeluruh.

Begitu pula, perkembangan internet yang sangat cepat tak terlepas dari peran teknologi sekaligus globalisasi. Internet juga begitu mudah diakses, tak butuh banyak biaya, menyajikan berbagai fitur informasi menarik, pun memudahkan komunikasi.

Lantas, apa saja yang Anda ketahui mengenai internet itu sendiri? Mari mengenal internet lebih jauh.

Pengertian Internet

Internet merupakan kependekan dari interconnection networking, artinya antarjaringan penghubung internet. Mudahnya, internet bisa dibilang sebagai sebuah jaringan yang menghubungkan jaringan perangkat komputer satu dengan komputer lain, di seluruh dunia.

Jadi jelas, jaringan internet sangat besar. Bahkan tak berbatas pada apa pun, termasuk teritori wilayah, pun peraturan wilayah di seluruh dunia. Standar penggunaan sistemnya bersifat global, yaitu TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol Suite). Medianya bisa apa saja, mulai dari PC, laptop, hingga smartphone dan peralatan elektronik memungkinkan lainnya.

Internet memiliki dua peranan penting. Yakni sebagai sumber data dan komunikasi, serta sarana komunikasi itu sendiri.

Sekilas Sejarah Internet

Internet dibentuk pertama kali pada 1969 oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat, lewat sebuah proyek bernama ARPANET (Advanced Research Project Agency Network). Kala itu, OS yang digunakan berbasis UNIX, jenis OS yang juga pertama kali diciptakan.

Proyek tersebut berkembang sebagai cikal bakal terciptanya IP. Pada awalnya, internet hanya untuk kepentingan militer, di mana penyebaran informasi bisa diterima secara mudah oleh perangkat komputer militer di berbagai tempat, andai ada serangan nuklir dan sebagainya.

Pada Oktober 1972, ARPANET yang tadinya cuma menghubungkan 4 situs yang ada di Amerika, kemudian diperkenalkan pada masyarakat umum. Sejak itulah permintaan pemakaian internet menyebar luas dengan pesat, dan membuat ARPANET kewalahan.

Untuk itu, ARPANET selajutnya dipecah jadi dua. Satu yang disebut MILNET bagi kepentingan militer, dan satu lagi ARPANET kecil yang baru untuk kepentingan nonmiliter, alias yang kita kenal sampai saat ini. Namanya pun berubah jadi DARPA Internet, yang selanjutnya disederhanakan jadi internet.

Aplikasi Internet

Aplikasi internet memiliki andil besar pada keberlangsungan perkembangan teknologi digital, bahkan kehidupan orang banyak. Makanya hal ini sempat jadi sorotan para pengamat IT sekaligus pemerhati sosial Indonesia.

Menurut mereka, aplikasi internet termasuk konten dan servisnya, dinilai belum diatur secara jelas sehingga kerap merugikan orang banyak. Mengapa begitu? Karena internet yang berlangsung sekarang, lebih banyak menyaring informasi barat dibanding lokal. Sementara Indonesia bukanlah negara barat, tentu dampak yang paling nyata adalah meningkatnya pengangguran.

Di Indonesia, tak semua lini masyarakat memfungsikan internet secara menyeluruh layaknya masyarakat di dunia barat. Masih banyak masyarakat Indonesia yang bahkan belum siap menghadapi kemajuan teknologi, baik itu secara pendidikan dan kesejahteraan. Jika seluruh lini kehidupan jadi terhubung dengan internet, tanpa batasan yang jelas, boleh jadi keberadaannya hanya menguntungkan separuh pihak saja, bukan menyeluruh. Pun bukan di bidang yang menciptakan kesejahteraan, melainkan hanya sebagai lapak komunikasi.

Ada setidaknya 7 aplikasi internet yang umum digunakan masyarakat pengguna internet. Berikut penjelasannya.

1. WWW  (Word Wide Wibe)

Setiap pengguna internet dijamin kenal benar dengan aplikasi satu ini. Ya, karena memasuki internet, nyaris tak mungkin tanpa menyertakan aplikasi WWW, atau yang disebut juga web. Sebagai aplikasi terpenting, Web memungkinkan seluruh jaringan komputer di internet saling bertukar informasi. Formatnya berupa dokumen khusus, disebut juga hypertext dan hypermedia. Hypermedia ini memungkinkan hypertext berupa informasi tadi disimpan dalam beragam bentuk. Misalnya sebagai teks, gambar, juga suara dan video.

2. E-Mail (Elektronik Mail)

Elektronik Mail atau surat elektronik yang bisa disingkat surel, dan lebih dikenal sebagai email, merupakan aplikasi internet yang umum digunakan sebagai pengganti sarana komunikasi surat menyurat dalam bentuk biasa, menjadi elektronik. Bentuk berkirimnya nyaris sama dengan berkirim surat biasa.

Tak hanya berkirim pesan lewat tulisan, Anda juga bisa berkirim seluruh file dokumen  apapun lewat email. Misalnya gambar atau foto, video, dan sebagainya. Proses pengiriman dan sampainya pun sangat cepat, hanya dalam hitungan detik. Selama pihak yang dikirimi juga punya jaringan internet yang baik.

Saat ini, seluruh pengguna internet seakan wajib punya email. Meski ada yang sangat jarang membukanya, bahkan sampai lupa password, setidaknya kebutuhan memiliki email berkontribusi penting bagi akses membuat dan membuka media sosial atau fitur perpesanan tertentu yang banyak digunakan orang.

3. Milis (Mailing List)

Milis ini tak beda jauh dengan email. Bedanya, milis berbentuk semacam grup dalam dunia perpesanan elektronik, alias menjadi sarana komunikasi bagi suatu kelompok, lewat email. Tiap pesan yang dikirim ke milis, akan sampai dan terbaca oleh seluruh anggota kelompok yang terdaftar dalam milis tersebut.

4. IRC (Internet Relay Chat)

Jika Anda sering bercakap-cakap lewat internet pasti paham apa itu IRC. IRC ini biasa disebut chatting. Bukan percakapan menggunakan telepon, melainkan lewat teks, dengan saling bertukar pesan. Anda bisa berkomunikasi antarperorangan, atau berkelompok. Bisa membicarakan hal pribadi, atau topik tertentu yang sedang dibahas. Khusus untuk perbincangan kelompok yang ada dalam sebuah forum, biasa disebut Newsgroup. Newsgroup ini umumnnya dilengkapi berbagai perangkat multimedia sebagai fasilitas penunjang. Kegiatan chatting ini butuh dukungan penggunaan software, namanya IRC Client. Salah satu yang paling populer, yaitu mIRC.

5. FTP (File Transfer Protocol)

FTP ini aplikasi yang memungkinkan pengguna internet mengunduh atau mengunggah file tertentu ke dalam jaringan internet. Istilahnya, download dan upload. Dengan FTP, proses transfer data jadi lebih cepat.

6. Telnet

Aplikasi Telnet biasa digunakan untuk mengakses komputer tujuan yang lokasinya berjauhan. Biasanya aplikasi ini dipakai satu perusahaan tertentu semisal bank pusat dan bank cabangnya di daerah lain. Meski begitu, untuk menjaga keamanan informasi data yang diakses, Telnet cuma bisa digunakan jika Anda mengetahui IP address sekaligus User ID dan Password komputer yang akan diakses. Jadi, seperti membuka komputer sendiri dari jarak jauh saja.

7. VoIP (Voice over Internet Protocol)

Seperti namanya, aplikasi ini menggunakan internet protocol, sebagai alat yang memungkinkan sesama pengguna internet berkomunikasi jarak jauh secara langsung. Cara kerjanya mirip telepon, dengan data yang dikirim dan diterima berbentuk audio.

Baca artikel yang lain mengenai Server Rakitan vs Built up

Belajar Mengenal Jaringan Komputer Untuk Pemula

Anda mungkin sering dengar, ketika ada hacker yang berhasil mencuri rahasia penting, yang dibobolnya jaringan komputer. Ketika ada perbaikan di komputer, ada saatnya teknisi bakal bilang, jaringan komputernya yang bermasalah. Begitu pula saat koneksi internet buruk, lagi-lagi, penyebabnya gangguan jaringan komputer.

Begitu akrab jaringan komputer di telinga kita. Sampai-sampai ada orang yang menyamakannya dengan komputer itu sendiri.

Pengertian Jaringan Komputer

Jaringan komputer merupakan sebuah sistem yang dirancang untuk menghubungkan lebih  dari satu komputer. Tujuannya untuk mempermudah penggunaan, sekaligus efisiensi teknologi. Dengan adanya jaringan, antarkomputer tadi bisa lebih mudah dalam hal berkomunikasi, berbagi data, hingga berbagi perangkat keras (hardware) dan lunak (software). Termasuk mempermudah komunikasi antarpengguna pada komputer yang berbeda.

Apa Contoh dan Manfaatnya?

Tak jauh berbeda dengan tujuannya, Anda bisa mengakses segala sumber dan file milik Anda sendiri atau orang lain tanpa repot. Misal, ketika Anda membutuhkan akses berita atau informasi lainnya, maka dengan mudah Anda bisa menemukan data yang telah disebar lewat jaringan internet.

Proses pengiriman data macam teks, gambar, juga audio dan video pun akan lebih mudah, cepat dan efisien, sekaligus bisa dikirim secara real time.

Mengontrol kegiatan juga lebih efektif karena pada satu jaringan, Anda bisa menghubungkan berbagai perangkat. Mulai dari komputer, laptop, hingga ponsel pintar.

Anda juga tak akan kesulitan berkomunikasi jarak jauh dengan orang di beda negara. Selain itu, Anda bisa lebih berhemat pengeluaran. Contohnya, jaringan perangkat akan membantu tiga komputer untuk terhubung dengan satu printer,atau scanner sehingga tak perlu membeli lagi.

Macam-Macam Jaringan Komputer

Jenis jaringan dengan jangkauan yang paling sederhana adalah LAN, dan yang paling luas ialah internet. Berikut penjelasannya.

1. LAN (Local Area Network)

LAN atau jaringan wilayah lokal merupakan jenis jaringan komputer yang mencakup wilayah kecil. LAN ini merupakan dasar jaringan komputer. Elemen pembangunannya terdiri dari komponen fisik dan software. Komponen fisik mencakup PC (Personal Computer), NIC (Network Interface Card) macam ethernet, dan kabel yang disebut twisted pair ethernet. Sementara komponen software mencakup sistem operasi jaringan, protokol jaringan atau dikenal juga IP Address, dan network adapter driver.

Pada suatu kumpulan komputer, biasanya ada beberapa unit komputer yang disebut client, dan ada satu unit komputer berupa sumber data yang disebut server. Semuanya tercakup dalam satu area lokal, otaknya di server. Masing-masing komputer tadi, baik server atau client, keduanya bisa saling bertukar data dan informasi. Dengan kata lain, hubungannya timbal balik.

Anda bisa menemui LAN ini pada jaringan komputer di rumah, juga jaringan di satu tempat lainnya seperti di sekolah, kampus, gedung perkantoran tertentu, dan banyak lagi.

2. MAN (Metropolitan Area Network)

MAN ini jaringannya lebih luas dan canggih dari LAN, yaitu dari kota ke kota. Misalnya, sekolah x di Jakarta yang punya cabang di Bandung dan Surabaya bisa berkomunikasi dengan mudah pakai MAN. Jaringan ini juga biasa dipakai pusat perbelanjaan modern yang masih satu label antarkota, atau untuk urusan bisnis.

Sebab jarak yang berjauhan, sistem jaringannya bukan lagi client-server, melainkan perlu operator telekomunikasi untuk menghubungkan antarjaringan. Selain lebih luas dan canggih,  sistem keamanan dalam jaringan sebetulnya lebih baik.

Sayangnya, MAN kerap dianggap tidak aman karena sering jadi sasaran cracker atau hacker ‘nakal’. Penggunaan alat tambahan pun menambah biaya operasional. Terlebih lagi, MAN butuh waktu lama untuk diperbaiki.

3. WAN (Wide Area Network)

WAN punya cakupan lebih luas dari MAN dan LAN. Yakni antarnegara, pun antarbenua. Oleh karena itu, jaringan WAN bisa mencakup MAN dan LAN. Alat bantunya pun lebih canggih, bukan sekadar operator, melainkan kabel fiber optic (ini masih mencakup jaringan LAN) yang ditanam dalam tanah, melewati jalur bawah laut yang disediakan khusus.

Jaringan dengan kabel fiber optic unggul karena andal dan memiliki kecepatan yang tak perlu diragukan. Kecepatan pengiriman datanya melebihi 100Mbps dan bebas pengaruh lingkungan. Jika penggunaan kabel tidak memungkinkan, jaringan WAN dengan pola penghubung berupa gelombang radio barulah digunakan. Biasanya pengguna jaringan WAN adalah perusahaan besar

Seperti MAN yang punya keunggulan dan kekurangan, WAN juga sama. Selain lebih mudah dioperasikan dan lebih terjamin keamanannya, arus informasi yang bersifat rahasia juga bisa aman . Namun, jika keamanan sampai menurun, kecenderungan ‘tercurinya’ sejumlah data penting pun makin besar. Apalagi untuk perawatan dan operasional, jaringan WAN butuh biaya lebih banyak. Terlebih karena proses pemasangannya yang terbilang sulit.

4. Internet

Seperti yang Anda kenal selama ini, internet punya kemampuan merambah segala lini kehidupan. Artinya, jaringan internet bersifat global (meluas) dan menghubungkan antardunia. Internet sendiri bisa dibilang perpaduan antara berbagai jenis jaringan komputer, topologi, dan tipe jaringan yang seluruhnya saling berhubungan. Untuk mentransfer data, jaringan internet butuh node-node tertentu.

Adakah Jenis Jaringan Lainnya?

Jenis jaringan komputer lainnya bisa dibedakan berdasarkan distribusi sumber data, media taransmisi, hubungan jaringan, dan topologi jaringan. Seluruhnya bisa tercakup pada LAN, MAN, dan WAN. Berikut penjelasannya.

1. Distribusi Sumber Data

Pendistribusian data bisa dilakukan melalui jaringan terpusat dan terdistribusi. Jaringan terpusat serupa jaringan LAN, di mana lebih dari satu komputer yang dipakai, memiliki satu server dan banyak client. Client bertugas sebagai perantara untuk mengakses sumber data dari server. Jaringan terpusat punya dumb terminal atau terminal bisu, yang tidak memiliki alat untuk memproses data.

Sementara jaringan terdistribusi merupakan perpaduan beberapa jaringan terpusat. Paduan ini memungkinkan server dan client saling terhubung membentuk jaringan berbeda. Dengan kata lain, bisa juga berlaku timbal balik.

2. Media Transmisi

Media transmisi untuk jaringan bisa berkabel atau tidak. Jaringan berkabel disebut wired network, sedangkan jaringan nonkabel/nirkabel disebut wireless network.

Untuk jaringan berkabel, kabel yang umum digunakan adalah kabel UTP. Fungsinya agar satu komputer dengan komputer lainnya bisa terhubung, pun saling terhubung ke internet, sehingga pengguna atau komputer tersebut bisa berbagi data.

Untuk jaringan nirkabel, cara kerjanya mirip jaringan WAN yang menggunakan gelombang elektromagnetik.Salah satu media yang umum dipakai adalah wireless adapter.

3. Hubungan Jaringan

Selain hubungan jaringan client-server, ada juga hubungan jaringan peer to peer. Istilah ini untuk menyebutkan bahwa kedudukan komputer server dan client setara, alias memiliki hubungan dua arah.

4. Topologi Jaringan

Topologi merupakan struktur geometrik pembentuk jaringan yang menghubungkan komputer satu dengan lainnya. Jenis topologi ada dua, yang berdasar logika dan berdasar fisik. Tiap jenis tadi memiliki turunan beragam, dengan struktur jaringan yang semakin kecil. Karakteristiknya pun berbeda-beda dan memiliki fungsi yang saling terkait satu sama lain.

Sama seperti jaringan LAN, MAN, dan WAN, topologi juga memiliki media sebagai penghubung, yaitu kabel. Di antaranya twisted pair, kabel coaxial, kabel optic dan wireless.

Baca artikel yang lain mengenai Server Rakitan vs Built up

Cara Instal Ulang Komputer Yang Menggunakan Windows

Ada kalanya performa komputer betul-betul menurun karena ulah virus yang membandel. Meski sudah dibabat dengan antivirus, nyatanya virus yang menyebar terlampau merusak. Ada pula masalah sistem yang tidak lagi stabil akibat salah mengonfigurasi. Di saat inilah orang biasa memutuskan untuk menginstall ulang.

Masalahnya, menginstal ulang sendiri kerap merepotkan. Selain bersusah-susah dengan yang namanya driver, Anda yang baru pertama boleh jadi kebingungan dengan serentet langkahnya. Pun bisa membuang waktu jika file yang tersimpan amat banyak. Belum lagi kuota internet yang bisa tersedot habis,

Daripada buang waktu karena kerja dua kali untuk menginstal ulang akibat kemungkinan gagal, atau buang uang karena mengeluarkan duit lumayan besar hanya untuk menginstall ulang dan berinternet, ada baiknya melakukan upaya cerdas dengan mencoba cara mudah berikut, yaitu dengan menggunakan USB.

Install ulang dengan menggunakan USB menghindarkan Anda dari yang namanya mengunduh driver. Modalnya cuma satu, yaitu USB yang performanya masih sehat. Besaran 2 hingga 4 Gb disarankan. Jika sudah, saatnya memasuki tahapan menuju install ulang. Ada segelintir cara untuk ini, berikut di antaranya.

Cara Menggunakan Aplikasi Drivermax

Dibanding aplikasi lainnya, Drivermax terbilang lebih mudah dan cepat. Anda yang sama sekali tidak memiliki file instalasi driver dan tak ingin berlama-lama saat menginstal bisa menggunakan cara ini.

Langkah pertama yang perlu Anda lakukan ialah dengan mengunduh aplikasi Drivermax versi 7.53. Jika sudah, buka aplikasinya dan pilih tab ‘Backup’, lalu ‘Create Driver Backup Archive’, dan klik next.

Selanjutnya, beri tanda centang pada driver yang ingin Anda Backup (biasanya terletak pada dua baris di atas), dan klik next. Tunggu sebentar proses backup hingga selesai, dengan estimasi waktu tergantung seberapa banyak driver yang akan Anda backup dan seberapa cepat performa komputer Anda bisa mendukung. File backup yang sudah selesai dibuat akan tersimpan di lokasi My Documents > My Drivers, dan tergabung menjadi satu dalam bentuk format ZIP.

Berikutnya yang perlu Anda lakukan adalah merestorasi. Pilih tab Restore dan klik ‘Restore from a previously created backup.’ Biasanya setelah diklik akan segera muncul pilihan file yang akan dibackup. Namun, jika tidak ada klik ‘Load,’ untuk memuat file backup dalam bentuk ZIP yang tadi sudah disimpan. Klik next setelahnya.

Pada laman Restore from backup, Anda bisa memberi centang pada driver mana saja yang ingin dibackup. Biarkan proses restorasi berjalan, lama tidaknya Anda menunggu  akan dipengaruhi seberapa banyak file yang Anda pilih, dan juga performa komputer. Setelahnya, file Anda sudah berhasil kembali.

Cara Membuat Bootable Flashdisk

Cara ini dilakukan dengan mengunduh aplikasi langsung ke USB agar bisa berfungsi sebagai penginstal, dan berlaku bagi Anda yang kerepotan menemukan kepingan CD atau DVD untuk menginstall ulang Windows. Pun tidak punya salinan file instalasi sama sekali di komputer Anda.

Menariknya, Anda bukan hanya bisa menerapkannya di Windows, tapi juga jenis sistem operasi lainnya seperti Remix, Linux, dan banyak lagi. Sebagai rekomendasi, ada dua pilihan aplikasi yang bisa Anda pilih. Berikut langkah dan penjelasannya.

  1. Unduh salah satu dari dua aplikasi yang dimaksud. Yakni Rufus versi 1.4.11 dan Universal USB Installer versi 1.9.
  2. Unduh sistem operasi Windows versi tertentu yang Anda ingin atau OS lainnya semisal Linux Mint versi 17 LTS Qiana (64 bit).
  3. Pastikan format OS yang diunduh berformat ISO, atau yang jika sudah diunduh akan memperlihatkan ‘.iso’ pada file tersimpan di bagian belakang.
  4. Colokkan USB pada komputer, ingat baik-baik di mana lokasi pemasangannya. Misal, J: atau H:.
  5. Buka salah satu aplikasi yang telah Anda unduh tadi. Agar lebih jelas, berikut keterangannya berdasarkan tiap aplikasi.
  • Universal USB Installer

Pada laman pertama aplikasi, Anda akan melihat sejumlah panduan pengisian. Isi jenis OS yang akan diinstal pada kolom step1. Lalu temukan file dengan format ISO yang akan diinstal di step2. Isi lokasi penyimpanannya di USB dalam step3. Beri centang seluruh kotak kecil yang tampak. Kemudian pilih create, tunggu sebentar dan selesai.

  • Rufus

Pada kolom Device isikan lokasi penyimpanan file yang akan diinstal pada USB. Lalu pada kolom File System, pastikan formatnya NTFS. Beri centang seluruh kotak kecil kecuali ‘Check Device.’ Pilih ISO Image sebagai format penyimpanan dan muat file OS yang Anda akan gunakan dengan mengklik ikon berbentuk CD. Silakan tunggu dan selesai.

Cara Menggunakan Aplikasi Wintoflash

Cara ini bisa digunakan oleh Anda yang sudah memiliki file instalasi Windows khususnya Windows Vista, Windows 7 atau 8. Misalnya file yang pernah Anda transfer sebelumnya ke USB lewat kepingan DVD Windows, menyalin file teman, atau mengunduh dari ISO. Pun bagi Anda yang telah mengunduh file install ulang tertentu ke dalam komputer.

Tahapan yang akan dilalui dengan cara ini sebetulnya lebih panjang dan cukup merepotkan, tapi akan memberikan hasil install ulang yang betul-betul sesuai keinginan Anda.

Untuk memulai tahapan, Anda perlu mengunduh dulu aplikasi software Wintoflash versi 1.11.0000. Biarkan proses pengunduhan hingga selesai. Bila sudah, jalankan program WintoFlash sembari mentransfer file instalasi Windows yang akan digunakan ke dalam flashdisk, jika Anda belum melakukannya.

Selanjutnya, pada jendela utama klik next, setujui kolom persetujuan dengan klik ‘I Accept’ lalu next. Pada jendela Key File, klik kolom Free License dan klik next. Lanjutkan dengan terus mengeklik next hingga berakhir dengan klik ‘finished’. Berikutnya tampilan akan kembali ke jendela utama, di mana Anda akan melihat menu awal.

Dari empat tab yang tersedia, pilih ‘more singleboot’. Di sana Anda akan diminta memilih satu pilihan untuk menciptakan driver baru. Pilih jenis sistem operasi yang Anda inginkan. Baiknya yang mendukung seluruh versi Windows. Misal, klik ’Windows Vista/7/8/8.1/10 (any edition) or Server 2008-2016.’ Lalu klik ‘create’.

Berikutnya pada tab Basic Parameters, Anda akan melihat kolom Windows setup file path. Pilih driver dari file intalasi yang tadi telah Anda transfer ke dalam USB. Driver ini bisa terletak di mana pun, dan Anda bisa menemukannya sesuai lokasi penyimpanan flashdisk. Umumnya file driver terletak di drive E, meski ada juga yang terletak di F atau G.

Jika Anda kesulitan mencari, mungkin yang Anda gunakan adalah file ISO. Untuk itu, coba juga beri centang dengan mengklik kolom kotak kecil ‘Use my ISO, RAR, ARJ, ZIP, 7z, CAB, DMG image or archive.’

Pada kolom USB Drive, klik panah ke bawah dan pilih Target Drive Flashdisk. Biasanya ini akan otomatis terpilih sendiri jika sudah terpasang. Jika sudah, klik Run. Ini akan memformat seluruh data.

Jangan kaget bila muncul tanda peringatan berupa segitiga merah dengan tanda seru di tengah, beserta tulisan “Warning” besar dengan warna merah. Abaikan saja dengan klik ‘continue.’ Sekarang Anda akan memulai transfer instalasi dari Windows 7 ke flashdisk. Tunggu sekitar 15 menit hingga selesai. Tergantung kecepatan CPU dan besarnya simpanan file yang Anda miliki.

Bila sudah selesai akan muncul jendela tanda keluar. Klik Exit. Sampai di sini, flashdisk sudah bisa digunakan untuk menginstal ulang.

Baca artikel yang lain mengenai Cara Membuat VPS Sendiri

Cara Unik Belajar Coding Untuk Pemula

Bagi kebanyakan orang, belajar coding bisa menyulut stres. Belum lagi jika program yang dibuat malah error. Memang, jika dilihat awam coding dan pemrograman tak ubahnya soal matematika super rumit dan memusingkan. Terutama jika Anda berkutat dengan rangkaian kode script ala bahasa programming yang cuma dimengerti komputer semata.

Namun, bukan berarti belajar coding dan pemrograman harus selamanya perlu serius. Masih banyak cara yang bisa Anda pilih untuk belajar keduanya dengan santai dan menyenangkan. Salah satunya dengan bermain gem. Tak percaya?

Ada beberapa jenis gem yang memang dirancang khusus untuk mempelajari kode-kode bahasa programming seperti Phyton, Javascript, C#, dan masih banyak lagi. Khususnya bagi pemula atau yang sudah mahir programming.

Tujuannya tak lain agar si penggunanya tambah jago dan semakin paham soal programing. Ada beberapa game yang tinggal dimainkan, ada juga yang sifatnya open source. Dengan kata lain, kode-kode itu bisa dikembangkan dan dimodifikasi sendiri. Menarik, bukan?

Mau tahu gem apa saja yang bisa dipakai belajar coding? Berikut ulasan lengkapnya.

CodeInGame

Gem satu ini hanya bisa diakses lewat situs web. Bukan cuma satu gem saja, melainkan sangat banyak. Gem ini merupakan yang paling populer da kekinian untuk belajar pemrograman. Mulai dari mini gem yang santai, gem balapan, petualangan, sampai tembak-tembakan seru dengan pesawat luar angkasa. Tujuannya satu, agar Anda bisa belajar sambil main, atau sebaliknya.

Di sini Anda bisa belajar banyak cara mengatasi permasalahan ala programmer, yakni dengan pakai coding. Setiap level akan menggunakan kode-kode yang semakin meningkat sesuai tingkatan level. Namun tenang saja, semua ada panduannya.

Untuk memainkan gem, Anda perlu menggunakan bahasa pemrograman semisal Java dan Javascript, C dan C++, Ruby, Python3, Dart, Cojure, Bash, dan banyak lainnya. Total ada lebih dari 25 bahasa pemrograman yang tersedia.

Selain seru, Anda juga bakal menemukan beragam konsep baru soal dunia pemrograman. Tampilan gem-nya juga ala programmer, di mana Anda akan menemukan banyak jendela yang memudahkan main gem sambil menulis kode. Tertarik memainkan? Berikut panduannya.

  • Log in atau sign up dengan mendaftar terlebih dulu jika belum punya akun. Anda bisa menggunakan facebook, email, Google+ github hingga linkedin.
  • Isi data diri secara lengkap jangan sampai ada yang terlewat termasuk foto profil atau keterangan pekerjaan.
  • Jika sudah masuk, Anda yang pemula baiknya mengikuti tutorialnya lebih dulu agar tak kebingungan.
  • Tahap selanjutnya dalam tutorial adalah percobaan pertama. Di sini Anda bebas memilih jenis bahasa pemrograman yang ingin dipelajari. Untuk mudahnya, coba pilih coding C++.
  • Setelah menulis koding yang diinginkan, Anda akan diperlihatkan gambaran desain yang sudah dibuat
  • Dari sana, cukup lakukan coding yang sesuai dengan Hit pada gem.

Meski teorinya bisa menyulitkan, praktiknya tak akan sesulit yang Anda bayangkan karena tutorialnya sangan rinci dan lengkap.

Anda yang sudah cukup paham dan menginginkan tantangan lebih, bisa mencoba fitur multiplayer. Fitur ini memungkinkan Anda bermain dengan programmer lainnya. Asyiknya, Anda juga bisa main sambil belajar coding dari mereka. Bahkan ada pula kontes yang disajikan untuk skill yang Anda miliki dengan banyak pemain gem lainnya dari seluruh dunia. Untuk semakin memperdalam skill, jangan lupa gabung dengan komunitas programmer di CodeIngame.

CodeCombat

Meski permainannya tak sebanyak CodeIngame, gem ini juga tak kalah seru. Khususnya bagi Anda yang baru menapaki jenjang pemula, gem ini cocok untuk belajar coding. Bentuknya sendiri serupa platform dengan virtual nyata. Basisnya adalah proyek komunitas yang tiap level permainannya diciptakan ratusan pemain relawan. Di sini juga tidak terlalu banyak bahasa pemrograman yang tersedia sehingga pemula tak akan kewalahan. Beberapa di antaranya Lua, Python, Java, CoffeeScript dan JavaScript.

Code Monkey

Gem ini juga cocok buat pemula, terutama yang belum terlalu mengenal dan masih terbatas pemahamannya soal coding. Permainannya sendiri berupa edukasi lingkungan berjenis arcade. Anda bisa bersenang-senang menyelamatkan dunia dengan menangkap pisang, sambil belajar coding.

Menariknya, semakin terampil Anda memainkan gem ini, akan semakin terampil pula kemampuan coding Anda, dan boleh jadi, Anda bisa mengembangkan gem dan aplikasi sendiri setelah ahli memainkan Code Monkey.

Vim Adventures

Gem satu ini benar-benar santai karena khusus menyajikan konten arcade. Anda tak akan menemukan permainan jenis action, dan tentu lebih santai juga untuk belajar coding. Bahasa pemrograman yang bisa dipelajari pun terbatas yaitu vim. Untuk bermain, Anda bisa menggunakan kursor dengan menggerakkan mouse seperti  biasa, atau dengan kode khusus yang disebut ‘stick’ agar lebih praktis dan tetap lincah bermain gem saat menuliskan kode. Yakni ‘l’ untuk bergerak ke kanan atau maju, ‘h’ untuk bergerak mundur atau ke kiri, ‘j’ untuk turun, dan ‘k’ untuk naik.

Screeps

Gem ini bisa jadi solusi belajar JavaScript dengan mudah dan menyenangkan. Uniknya, memainkan permainan ini cuma perlu menuliskan kode JavaScript tanpa harus mengumpulkan poin. Anda juga bisa memainkannya kapan pun di mana pun, bahkan saat sedang offlne. Gem ini juga diklaim sebagai yang pertama menggunakan sandbox strategi MMO.

Permainan ini memang dirancang khusus buat orang yang tertarik memahami lebih jauh soal JavaScript. Terlepas dari dia itu pemula atau tergolong mahir. Dengan kata lain, pemainnya tidak dituntut menguasaai JavaScrip, melainkan tahu segelintir dasarnya saja sudah cukup. Bagi yang sudah mahir pun bukan masalah, karena gem ini akan menguji keterampilan Anda.

Cyber Dojo

Khusus bagi Anda yang ingin memperdalam ketrampilan pemrograman Cyber Dojo paling direkomendasikan. Varian bahasa pemrograman tersedia lengkap di sini. Mulai dari Python sampai JavaScript tersedia lengkap. Basisnya pun sumber terbuka alias open source. Artinya, memungkinkan Anda mengembangkan dan memodifikasi tiap level permainannya.

Codesaya

Tak hanya situs gem programming asal luar negeri, Indonesia juga punya situs yang memberikan Anda cara unik belajar coding. Namanya CodeSaya. CodeSaya ini bertujuan agar masyarakat Indonesia, baik yang menggeluti dunia coding ataupun tidak, bisa jadi coder berkualitas.

Anda tidak perlu mengunduh dan menginstal, cukup buka situs web-nya. Pembelajarannya pun seru karena pemahaman materi bakal langsung diperiksa oleh soal coding baru yang muncul. Jika berhasil menjawab, Anda akan segera dapat poin. Selanjutnya, bila mencapai poin tertentu atau berhasil menuntaskan sebuah kelas, Anda akan dapat lencana. Sistem belajarnya mirip main gem, bukan?

Tak perlu khawatir berbayar, karena situs belajar coding ini gratisan. Meski nantinya akan ada kelas premium yang menyediakan fitur khusus, tetap semua kelasnya bisa diakses secara gratis. Bahasa pemrograman yang digunakan CodeSaya sejauh ini hanya empat, yaitu PHP, Phyton, Git dan JavaScript.

Namun justru itu yang terpenting, Fokus belajarnya lebih kepada pengembangan web karena dengan membuat situs, orang akan lebih mudah belajar pemrograman. Sementara phyton dan PHP sengaja diunggulkan karena merupakan bahasa pemrograman yang sedang naik daun, serba bisa, dan punya banyak modul. Selain tampilannya yang menarik, di sini Anda juga bisa mengikuti forum diskusi dan situsnya juga terbilang ramah ponsel, alias cukup ringan saat digunakan.

Baca artikel yang lain mengenai Cara Membuat VPS Sendiri

Belajar Mengenai Virus Komputer Untuk Pemula

Mengenal virus komputer sangat penting. Pun mengetahui cara-cara menanganinya berikut jenis-jenisnya.

Apa Itu Virus Komputer?

Virus komputer adalah sebuah program dalam komputer, yang mampu menyalin atau menggandakan file yang serupa. Namun, bukan menyalin biasa, melainkan sebagai ‘program nakal’ yang tujuannya merusak. Biasanya virus dibuat oleh seseorang dengan tujuan tertentu. Virus komputer ini bisa menyebar. Bahkan penyebarannya bisa menyeluruh di tiap bagian komputer.

Cara Kerja dan Penyebaran Virus Komputer

Caranya dengan membelah diri lalu menyisip dalam file program atau dokumen lain, kemudian menggandakan diri.

Begitu dibuka tanpa sengaja, virus ini pun berkembang dan pertama menyerang file yang disalin tadi, sampai tak bisa dibuka sama sekali. Sebab virus bekerja dengan memaksa perangkat tertentu untuk mmproses secara berlebihan program yang sedang dijalankan.

Virus komputer umumnya menyerang langsung perangkat lunak, dan tidak secara langsung menyerang perangkat keras. Terkecuali virus yang super ganas, dan tentu, jika didiamkan efek virus biasa pun bisa berbalik.

Jika dianalogikan, virus komputer ini mirip virus penyakit yang bisa menyerang tubuh manusia, dengan bentuk berbahaya serupa parasit, dan pasti menyebar sekaligus bertambah parah bila tak segera diatasi.

 Perbedaannya, bila virus biologis menyebar lewat udara, maka virus komputer menyebar lewat perantara media. Misalnya melalui harddisk atau flashdisk yang biasa digunakan orang untuk memindahkan file dari komputer satu ke komputer lain, atau menyelinap begitu saja lewat internet.

Dampak Virus Komputer

Dengan begitu bisa dibilang, virus komputer ini sifatnya bisa sangat merusak. Pada beberapa komputer yang diserang, efeknya bisa kentara dan sangat fatal. Bahkan sampai menganggu pengguna komputer. Memang, ada juga yang tidak menimbulkan efek sama sekali, atau hanya menimbulkan gangguan kecil. Meski begitu tetap saja, jika virus kebetulan menyerang dan merusak dokumen Anda yang paling penting, apa yang terjadi tentu tak bisa terbayangkan.

Selain memiliki kemampuan untuk merusak data di komputer, virus yang didiamkan juga akan memperburuk performa komputer. Misalnya dengan membuat kinerjanya lebih lambat atau mudah Hang saat digunakan. Ini terjadi karena cara kerja virus itu sendiri. Dengan menggandakan diri, tentu saja keberadaan virus akan membebani memori penyimpanan, yang berbarti memperlambat kerja RAM secara signifikan.

Penyerangan Virus

Virus komputer paling sering ditemukan menyerang sistem operasi Windows. Mengingat pengguna Windows adalah yang terbanyak di dunia, dan menyerangnya akan memberi keuntungan tersediri. Menurut data yang pernah dikeluarkan Microsoft, serangan virus terhadap Windows mencapai 95 persen. Sementara 5 persen sisanya menyerang MAC, Linux/GNU, IBM, dan yang tidak terlalu kentara yaitu FreeBSD serta Sun Operating System.

Virus dalam Sejarah

Dunia IT mencatat bahwa virus komputer pertama di dunia muncul pada tahun 1981. Program virus tersebut bernama Elk Cloner, dan menyerang sistem keamanan di komputer Apple II. Kala itu, virus yang menyerang hanya berupa tampilan sederet kalimat. Kehadirannya tidak terlalu mengganggu, tapi cukup mengejutkan.

Berikut tampilan kalimatnya yang sudah diartikan dalam bahasa Indonesia: (virus) itu akan mengambil alih komputermu dan akan menulari otaknya. Ya itu peniru! Itu akan menempel pada (komputer)mu seperti lem, dan akan memodifikasi RAM untuk dikirim pada peniru!

Sementara virus pertama yang menyerang PC, diketahui muncul pada tahu 1986. Nama virus tersebut The Brainyang. Virus itu diciptakan oleh dua bersaudara asal Pakistan. Media penyebarannya kala itu adalah disket. Virus Brainyang berpotensi jahat karena memiliki kemampuan mengendalikan instruksi perintah di level DOS.

Sejak itulah, berbagai virus lain terus bermunculan. Prkembangannya pun senada dengan pesatnya teknologi. Tiap kali ada jenis komputer baru, maka pasti ada jenis virus baru, yang anehnya selalu mampu menembus sistem keamanan komputer. Makanya tak heran jika terciptanya beragam virus diklaim sebagai hasil kerja orang-orang nakal, yang bukan rahasia umum lagi berasal dari kalangan dalam pencipta OS, untuk melakukan tindak tak bertanggung jawab demi efek komersil, tapi merusak.

Puncak perkembangan virus, sama seperti puncak teknologi komputer, menyeruak sekitar akhir 90-an hingga awal 2000-an. Misalnya virus SQL Slammer, Code Red, I Love You, Melissa, hingga CriptoLocker yang kini berkembang menjadi Ransomware.

Jenis Virus

Di dunia, ada beberapa jenis virus yang selalu eksis dan kehadirannya perlu terus diwaspadai. Jenis-jenis virus ini bisa dibedakan berdasarkan jenis file seperti apa yang akan terinfeksi, seberapa besar kerusakan yang diakibatkan, dan seberapa fatal skala kerusakannya. Berikut di antaranya.

  1. Worm

Worm merupakan sejenis virus berbahaya, yang memiliki kemampuan berkembang biak sangat cepat. Jika dibiarkan, worm bisa memenuhi kapasitas penyimpanan harddisk dengan file-file sampah. Cara mengatasinya tak sulit. Anda bisa melakukan scanning alias pembersihan virus menggunakan beragam antivirus macam AVG, Avira, dan sejenisnya.

  1. Trojan

Trojan merupakan sejenis virus komputer yang lebih berbahaya dari Worm. Ia memiliki kemampuan jahat untuk mengontrol hingga mencuri data-data yang tersimpan dalam sebuah perangkat komputer. Viru jenis ini bisa muncul dari internet atau pengamanan email yang berhasil dibobol virus, ketika pengguna membuka email. Trojan hanya bisa diatasi dengan sejenis software bernama Trojan Remover.

  1. Multipartite Virus

Seperti namanya, virus ini terdiri dari sejumlah file. Seluruhnya mampu menginfeksi sistem operasi tertentu yang terdapat dalam perangkat komputer. Bahayanya, virus ini bukan hanya menginfeksi dengan sangat cepat, tapi juga tersembunyi dalam harddisk dan RAM. Meski begitu, virus ini bisa diatasi. Yakni dengan mengoperasikan Disk Defragmenter secara berkala.

  1. Memory Resident Virus

Virus ini bekerja dengan menyerang memori komputer. Efeknya cukup merepotkan karena bisa menurunkan performa komputer dengan membuatnya lebih lambat. Anda bisa mengatasinya dengan Antivirus macam Avira atau Avast.

  1. Directory Virus

Virus ini hanyak akan menginfeksi jenis file dengan ekstensi exe. Jangan heran jika file exe yang terpapar virus bisa mendadak error atau hilang seketika. Bahayanya virus ini bisa menular pada seluruh file exe dengan sangat cepat. Sementara file exe, seperti diketahui, merupakan program penting dalam komputer. Tak cukup dengan antivirus, virus jenis ini cuma bisa diberantas dengan menginstal ulang sistem operasi.

  1. Overwrite Virus

Virus ini tergolong licik dan jahat, karena bisa menginfeksi data dengan menghapusnya sampai benar-benar hilang, tanpa mengurangi kapasitas di harddisk, sehingga pengguna tidak mengetahui bahwa file tersebut telah lenyap dari direktori. Cara mengatasinya agak repot, karena Anda perlu mengecek satu per satu file mana yang terinfeksi, lalu menghapusnya secara manual, agar tidak menyebar ke file lain.

  1. FAT Virus

FAT atau File Allocation Table, merupakan jenis virus yang akan merusak file pada direktori tertentu. File sebetulnya tidak hilang, tapi akan disembunyikan, sehingga tampak seolah menghilang. Jika Anda mencurigai ada file yang lenyap misterius, cukup atasi dengan Antivirus.

  1. Boot Sector Virus

Seperti namanya, virus ini menginfeksi bagian terkecil komputer yang bernama disk boot sector. Virus akan bekerja ketika sistem komputer berjalan. Mengatasinya hanya bisa dilakukan dengan mengatur hard drive Anda dalam Write Protect.

Baca artikel yang lain mengenai Cara Membuat VPS Sendiri

Hal-Hal Yang Perlu Diketahui Mengenai Jurusan Teknik Informatika

Mendalami pembelajaran soal komputer hingga jenjang perkuliahan pasti mengasyikkan. Terutama bagi Anda yang memang sejak awal sudah bercita-cita terlibat langsung di bidang profesi IT (Information and Technology). Namun sayang, masih ada saja mahasiswa yang salah pilih jurusan, karena tidak betul-betul mengenali program studi apa yang dipilihnya, termasuk salah sangka soal materi pembelajaran dan banyak lagi faktor lainnya.

Makanya tak heran, kemudian muncul tipe-tipe mahasiswa populer yang sering di kelas-kelaskan oleh mahasiswa IT. Ada setidaknya 4 tipe mahasiswa yang bisa dikenali.

Pertama, mahasiswa sesuai passion. Mahasiswa tipe ini biasanya tahu betul jurusan kuliah yang dipilihnya akan belajar dan jadi apa, sehingga tak punya kendala berarti saat berkuliah.

Kedua, mahasiswa prospek kerja. Mahasiswa tipe ini (atau seringkali orang tuanya), biasanya memang memilih jurusan berbau komputer karena mempertimbangkan prospek kerja yang luas, dinilai bergengsi, dan punya gaji tinggi. Tak ada masalah berarti yang mereka hadapi, meski kebanyakan terkaget-kaget juga dengan pembelajaran program studi pilihan.

Ketiga, mahasiswa pintar kesasar. Mahasiswa tipe ini biasanya tergolong anak pintar. Mereka boleh jadi kesasar karena menjadikan fakultas komputer sebagai pilihan kedua di luar pilihan pertamanya seperti fakultas kedokteran, tapi tidak diterima, atau sengaja memilih jurusan sesuai ‘anak pintar’ yang notabene fakultas komputer di Indonesia punya passing grade3 besar di bidang IPA, tapi tak tahu apa yang akan dihadapinya. Jelas tak ada masalah buat mereka menjalani perkuliahan.

Keempat, mahasiswa salah jurusan. Nah, mahasiswa tipe ini sepenuhnya salah sangka dan punya ekspektasi keliru soal jurusan komputer yang dipilih. Mereka biasanya mengira akan belajar desain grafis dan multimedia, otak-atik photoshop hingga bikin film. Jika demikian, harusnya mereka ini ambil kuliah desain macam DKV (desain komunikasi visual), desain grafis, dan sebagainya.

Untuk itu, agar Anda bisa berkuliah layaknya mahasiswa tipe satu yang sesuai passion, alangkah bijak jika Anda tahu dulu apa saja fakultas IT berikut jurusannya yang paling banyak diminati, dan tersedia  di berbagai universitas di Indonesia.

Mengenal Cabang Jurusan Teknik Informatika di Universitas

Penyebutan untuk fakultas dan jurusan IT bisa beda antara universitas satu dan universitas lainnya. Tergantung wewenang universitas berdasarkan kurikulum dan kiblat pembelajarannya.

Utamanya, perbedaan dan persamaan itu bisa dilihat dari mata kuliah (matkul) yang diberikan. Jika matkul fokus ke pengembangan software aplikatif dan pemrograman, berarti termasuk ilmu komputer. Jika kebanyakan matkul mempelajari manajemen sistem komputer dan interaksi manusia, boleh jadi tercakup Sistem Informasi. Jika lebih ke arah teknik dan elektro, besar kemungkinan Teknik Komputer. Berikut penjelasannya.

1. Computer Science atau Ilmu Komputer

Mahasiswa jurusan ini akan khusus belajar soal pengembangan software dan kemampuan programming secara mendalam. Di sini mereka dilatih memiliki logika dan analisis teori yang sangat tinggi. Pun belajar segala hal yang berbau matematika seperti menyusun algoritma.

Jurusan ini punya nama paling beragam, salah satunya Teknik Informatika. Lebih jauh, jurusan ini akan memperdalam pengajaran minat khusus seperti Arsitektur IT yang nantinya belajar kriptografi, hingga Kecerdasan Komputasional yang mempelajari matkul unik bioinformatika.

2. Computer Engineering atau Teknik Komputer

Jurusan ini punya peminat paling banyak. Kurikulumnya mengarahkan mahasiswa agar dapat mengimplementasikan software pada hardware guna menciptakan sistem terintegrasi. Meski begitu, bukan berarti lulusannya akan membuat komputer, robot, atau ponsel pintar. Sebaliknya, mereka inilah yang merancang otak di komputer dan elektronik lainnya menjadi sistem canggih, layaknya chip atau prosessor sehingga perangkat-perangkat tadi bisa berfungsi.

3. Software Engineering atau Rekayasa Perangkat Lunak

Pembelajaran di jurusan ini pada dasarnya mirip-mirip cabang jurusan ilmu komputer, yakni pengembangan software. Namun, mereka tidak belajar programming secara mendalam, melainkan berfokus pada software skala besar, ditambahan pemahaman hingga ke seluk-beluk mengenai SDLC (Software Development Life Cycle).

4. Information System atau Sistem Informasi

Program studi satu ini berfokus membekali mahasiswanya dengan ilmu manajemen teknologi informasi dan perilaku pengguna. Mereka terlatih menganalisis kebutuhan dan pengembangan perangkat lunak bagi kebutuhan bisnis atau korporasi. Dengan kata lain, pengaruh ekonomi dan manajemennya juga lumayan besar.

Nantinya mereka bekerja serupa agen, yang menjembatani kebutuhan teknis klien pada sebuah sistem, dengan sejumlah teknisi di belakangnya. Jurusan ini cocok bagi Anda yang tertarik dunia IT, tapi tak ingin terlalu dalam menelisik programming, sekaligus lumayan berminat dengan urusan bisnis dan manajemen.

5. Information Technology atau Teknologi Informasi

Jurusan ini terkait erat dengan aspek teknologi. Baik itu perencanaan, konfigurasi dan implementasi, hingga maintenance beragam infrastruktur teknologi informasi. Mereka juga belajar pengembangan perangkat lunak.

Rekomendasi Universitas Terbaik untuk Jurusan Teknik Informatika

Indonesia punya sejumlah lulusan IT terbaik dari universitas dalam negeri yang kini sukses. Agar tak salah menentukan pilihan, berikut rekomendasi universitas terbaik jurusan IT di Indonesia, berdasarkan data dan survei.

1. Institut Teknologi Bandung (ITB)

Tampaknya kegemilangan ITB dalam menghasilkan lulusan-lulusan mumpuni tak perlu diragukan lagi. Berdasarkan riset yang diadakan iPrice Group bekerja sama dengan Venturra pada 2017, ditemukan bahwa lulusan ITB merupakan pendiri startup (perusahan rintisan) sukses terbanyak di Indonesia. Sebut saja tiga pendiri Bukalapak seperti Nugroho Herucahyono, Achmad Zaky, dan Muhamad Fajrin Rasyid, ketiganya berasal dari ITB. Begitu pula CEO Kudo yang telah diakuisisi Grab, Agung Nugroho.

Sejak 2006 Sekolah Teknologi dan Informatika (STEI) di ITB mulai diresmikan, dan sejak itu Jurusan IT juga tercakup di dalamnya. Ada dua pilihan yang tersedia untuk mengembangkan minat dan bakat di jurusan ini. Yaitu S1 Sistem dan Teknologi Informasi (STI) dan S1 Teknik Informatika (TI).  Penerapan kurikulumnya pun terbilang maju dan sangat kompetitif. Cocok bagi persiapan dunia kerja.

Program sarjana berlangsung seperti umumnya, dengan 8 semester dan minimal 144 SKS hingga mendapat gelar.

2. Universitas Indonesia (UI)

UI merupakan universitas terbaik di Indonesia, dan peringkat ke 13 Asia Tenggara versi Webometrics Ranking of World Universities 2016. UI juga menduduki peringkat 277 di dunia pada 2016 versi World University Ranking. Tak heran, beberapa jebolan UI macam Ashar Fuadi yang merupakan programmer andal Indonesia, seringkali mengharumkan nama Indonesia di dunia..

Di UI, secara umum dikenal dua fakultas yang berhubungan dengan IT. Yakni Fakultas Teknik (FT) dan Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom). FT mencakup Teknik Komputer, sedangkan jurusan seperti Sistem Informasi (SI) dan Ilmu Komputer (Ilkom) masuk Fasilkom. SI ini mirip STI di ITB, sedangkan Ilkom mirip TI di ITB. Penamaannya saja yang beda. Fasilkom juga punya kelas internasional.

3. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)

Jurusan IT di ITS ada di Fakultas Teknologi Informasi (FTIF), yakni jurusan Teknik Informatika dan Sistem Informasi. Kurikulumnya berfokus pada menguasai hardware dan software secara seimbang. Beberapa kuliah minat di semester tinggi di antaranya AI, jaringan, manajemen proyek IT, RPL, dan banyak lagi.

Baca artikel yang lain mengenai Membuat NAS Sendiri