Komputer Desktop

Blog about all latest PC & tech related news and info

Kenali Perangkat Komputer agar Makin Pintar!

Mengenal perangkat komputer merupakan bagian terpeting untuk mempelajari seluk-beluk komputer lebih jauh. Dengan mengenali perangkat kmputer, Anda tidak akan kesulitan mengoperasikan keseluruhan komputer. Bahkan, jika ada permasalahan komputer yang terjadi, atau jika ada virus yang menyerang, mengenali perangkat dapat mempermudah pencarian solusi.

Perangkat komputer pada dasarnya terdiri dari tiga bagian utama. Yakni perangkat lunak atau software, perangkat keras atau hardware, dan penggunanya atau disebut brainware. Untuk mempermudah penjelasan, berikut kami rangkum bagian-bagiannya.

Perangkat Lunak Komputer (Software)

Perangkat lunak merupakan salah satu elemen pembangun komputer berbentuk digital. Kehadirannya sangat penting, meski secara fisik tidak dapat disentuh, alias tidak berwujud.

Anda bisa melihat software dalam bentuk tampilan layar semata, dengan fungsi yang tentu saja terasa. Lewat bantuan perangkat lunak, sebuah komputer akan beroperasi dan mampu menjalankan berbagai perintah khusus.

Secara bentuk, perangkat lunak mencakup berbagai program komputer, dengan informasi dan dokumentasi khusus yang bisa terbaca sekaligus ditulis oleh komputer.

Perangkat lunak bisa digolongkan ke dalam dua bagian, yaitu sistem operasi atau lebih populer disebut OS (operating system) dan sistem aplikasi. Keduanya bisa dikenali lagi dengan jenis yang beragam. Berikut ulasannya.

1. Sistem Operasi (OS/Operating System)

OS secara teori adalah jenis software yang berfungsi memeberi perintah sekaligus mengontrol terlaksananya berbagai program di komputer. Mudahnya, OS bisa dibilang sebagai program dasar komputer yang menghubungkan antara pengguna dengan hardware.

Sejumlah hal yang diatur OS adalah waktu pemrosesan, kontrol input dan output, mengecek kesalahan data dan sistem, membuat perhitungan, termasuk penyimpanan, pengolahan, dan penggabungan data sekaligus bentuk-bentuk layanan yang berkaitan.

Ada banyak jenis sistem operasi yang biasa dipakai dalam komputer, di antaranya berikut ini.

  • OS Berbasis UNIX

UNIX merupakan jenis sistem operasi paling tua di dunia. UNIX muncul pada tahun 1965 sebagai cikal bakal berkembangnya berbagai OS terkenal lain seperti MAC OS, System V, BSD, hingga Linux.

UNIX berawal dari sebuah proyek bernama Multics. Kependekan dari Multiplexed Information and Computing Service. Pendirinya adalah tiga perusahaan gabungan di Amerika, yang bergerak di bidang IT dan telekomunikasi. Yaitu AT&T atau American Telephone and Telegraph, MIT atau Institut Teknologi Massachusetts, dan General Electric (GE). Proyek UNIX dibiayai langsung oleh Departement of Defence Advenced Research Project, yang disebut juga DARPA atau ARPA, selaku Departemen Pertahanan Negara Amerika. Sejak dulu sampai sekarang UNIX tetap konsisten dengan desain OS yang multiaksi, multipengguna, dan portable.

  • OS Berbasis Windows

Windows sebetulnya nama baru. Dulu namanya QDOS (Quick and Dirty Operating Sistem). Cepat dan ‘kotor’, itulah keunggulannya. QDOS diprogram oleh seorang programmer kesohor asal Amerika bernama Tim Paterson dari perusahaan Seattle Computer.

QDOS sendiri tercipta dari OS yang terkenal pada zamannya kala itu, yakni CP/M. Awalnya, Paterson merancang QDOS untuk prosesor Intel 8806. Itulah mengapa begitu dipasarkan oleh Seattle Computer pada tahun 1980, QDOS diberi nama 86-DOS.

Lisensi 86-DOS ini kemudian dibeli oleh Bill Gates, sang pendiri Microsoft. Ia berencana mengembangkan QDOS lalu memasarkannya lagi ke banyak perusahaan komputer. Selang setahun sejak dibeli, tepatnya pada tahun 1981, QDOS pun berubah nama.

Microsoft menamainya MS-DOS, sedangkan produk jualannya yang dibeli oleh IBM diberi nama PC-DOS oleh perusahaan komputer tersebut. Sejak awal kemunculannya, MS DOS terus mengalami perkembangan menjadi berbagai produk Windows dengan beragam versi.

  • OS Berbasis LINUX

LINUX merupakan salah satu hasil pengembangan OS UNIX. Ketimbang Windows, programmer lebih akrab menggunakan OS ini. Linux berevolusi sebagai sumber utama terbuka sekaligus perangkat lunak terbuka. Istilah linux sendiri tak hanya mengacu pada OS, melainkan sebagai rujukan seluruh distribusi Linux yang juga mencakup GNU.

Linux menyertakan sejumlah program pendukung lain bagi OS-nya. Yakni sebagai bahasa pemrograman, web server, basis data, tampilan desktop atau Desktop Environment macam KDE dan GNOME, hingga aplikasi perkantoran serupa Microssoft Office pada Windows yang disebut Office Suite. Contohnya KOffice, Gnumeric, Abiword, juga OpenOffice.org yang cukup dikenal.

  • OS Berbasis Macintosh

OS Macintosh atau lebih dikenal sebagai MAC OS (Macintosh Operating Sistem), merupakan OS keluaran perusahaan Apple, yang dulunya bernama Apple Computer, Inc. Apple ini merupakan bentukan perusahaan SiliconValley yang bergerak di bidang teknologi komputer. Apple berpusat di Cupertino, California, Amerika.

Sekitar tahun 1970-an, Apple menjadi cikal bakal revolusi komputer pribadi. Saat itu produk yang diusungnya adalah Apple II. Produk ini digandrungi di Amerika, dan terus berkembang sejak tahun 1980-an hingga sekarang, dengan nama Macintosh.

OS Macintosh memiliki sejumlah keunggulan yang membuatnya populer. Di antaranya sebagai OS pertama yang memanfaatkan sistem GUI (Graphical User Interface), sekaligus memberi pelayanan yang bersahabat dan sangat ramah. Memang benar, pengguna OS Macintosh tak perlu banyak menulis perintah. Hanya cukup dengan menunjuk gambar yang ada, Macintosh akan dengan cepat mengerjakan segala tugas sesuai gambar yang ditunjuk.

2. Sistem Aplikasi

Software untuk aplikasi berbeda dengan software untuk OS. Pembedanya begini, OS menjembatani langsung antara pengguna dan hardware. Tanpa OS, pengguna nyaris tidak dapat melakukan apapun pada komputer. Artinya, kegunaannya nyata.

Sementara software untuk aplikasi, fungsinya lebih sebagai sarana untuk melakukan tugas tertentu sesuai keinginan dan kebutuhan pengguna. Namun kembali lagi, kebutuhan tersebut juga perlu disesuaikan dengan kemampuan komputer, dan tidak secara langsung menguntungkan pengguna. Dengan kata lain, hanya sebagai media yang mempermudah melakukan tugas tertentu saja.

Software aplikasi bisa dipakai untuk mengolah kata atau lembar kerja, hingga membuat grafik, desain, bahkan memutar multimedia dan gim.

Perangkat Keras Komputer (Hardware)

Sgala hal yang berkebalikan dengan software adalah hardware. Hardware bisa disentuh secara fisik, fungsinya sebagai elemen pembentuk tubuh komputer agar dapat berfungsi optimal. Setidaknya ada lima bagian hardware jika dikelompokkan berdasarkan fungsinya.

  1. Perangkat masukan (input device). Segala perangkat komputer dari luar ke dalam termasuk alat input. Contohnya keyboard, mouse, hingga scanner.
  2. Perangkat keluaran (output device). Segala alat yang digunakan untuk menghasilkan tampilan data termasuk output. Contohnya monitor, speaker, dan printer.
  3. Perangkat penyimpanan (storage device) . Digunakan untuk menyimpan data, seperti harddisk, cartridge, USB, hingga CD-Rom.
  4. Perangkat sambungan (perferal), contohnya modem, NIC, hingga ragam kabel macam SATA dan PATA.
  5. Perangkat pengolah data mencakup komponen inti CPU. Contohnya prosesor, CMOS, RAM, dan motherboard.

Mungkinkah menjalankan komputer tanpa salah satu perangkat?

Komputer masih bisa jalan tanpa software aplikasi, tapi tidak demikian dengan hardware tertentu, pun OS. Komputer itu ibarat rumah, OS pintu masuknya, dan hardware khususnya komponen inti ibarat tiang-tiang penyangga rumah. Jika ada satu bagian yang hilang, rumah tak bisa dimasuki, bahkan tidak dapat berdiri tegak.

Sementar fungsi perangkat lainnya, semisal hardisk, aplikasi, input-output dan sebagainya, punya peran pendukung yang sebenarnya tak kalah penting. Pada dasarnya semuanya berfungsi sama, yaitu mempermudah. Tanpa hardisk komputer bisa jalan, tapi lebih pelan ibarat pincang. Begitu pula tanpa aplikasi, tetap bisa jalan, tetapi tidak optimal jika digunakan untuk kepentingan tertentu.

Baca artikel yang lain mengenai Membuat Cloud Storage di Rumah

8 Hal Terlarang Yang Menyebabkan Kerusakan Komputer

Perumpamaan komputer layaknya tubuh manusia, mungkin tak benar sepenuhnya, Di satu sisi, memang, menjaga daya tahan komputer juga perlu ketelatenan sebagaimana merawat kesehatan tubuh. Komputer juga terdiri dari berbagai komponen perangkat pembentuk serupa organ tubuh manusia, yang masing-masing punya fungsi tersendiri. Yang membedakan adalah komputer hanyalah mesin, sehingga tidak mampu memperbaharui diri sendiri layaknya tubuh manusia.

Jadi tentu, ada hal-hal pada komputer yang terlarang untuk dilakukan, dan jarang diketahui orang. Mau tahu apa saja? Ini dia ulasannya:

Jarang Membersihkan Komputer

Membersihkan komputer adalah wajib. Tak hanya bagian luar yang tampak, tetapi juga bagian dalam. Sayang, banyak orang sering abai soal ini. Padahal dampaknya benar-benar penting.

Komputer yang tidak mendapatkan sirkulasi udara baik akibat terhalang kotoran atau debu berpotensi menurunkan performa komputer, terutama pada hardware. Kinerja seluruh komponen di dalamnya pun akan menurun.

Belum lagi debu-debu yang terakumulasi jadi banyak akan menimbulkan masalah panas berlebih, misalnya akibat kipas yang mati karena perputarannya terhalang debu. Alhasil, semua masalah tadi mengarah pada satu yang paling bahaya, yaitu kerusakan permanen pada komputer Anda.

Masalahnya, debu dan kotoran lainnya itu sangat cepat terbentuk di dalam komputer, karena beberapa perangkat dalam komputer mendukung penyerapan debu. Untuk itu, sangat penting membersihkan komputer secara rutin, setidaknya seminggu sekali.

Coba bersihkan mulai dari bagian terluar yang terlihat seperti monitor dan keyboard. Bukan hanya tak enak dipandang, keyboard kotor yang penuh debu akan menghambat proses pengetikkan dan kinerja komputer lainnya. Apalagi tangan yang jadi kotor karena keyboard komputer, juga berpotensi menyebabkan sejumlah penyakit di tubuh.

Bersihkan juga bagian dalamnya dengan kuas pembersih saat komputer dalam keadaan mati. Tak perlu membersihkan terlalu kencang hingga bersih, hanya pastikan tak ada debu berlebih.

Membersihkan Layar Monitor dengan Cairan Pembersih

Tahukah Anda, risiko membersihkan layar monitor dengan cairan pembersih ketimbang air biasa bisa berkali lipat. Apalagi jika cairan tadi sampai mengalir ke dalam sela-sela komputer. Ini bisa memancing konslet, bahkan sampai mematikan monitor secara total, yang nantinya juga bakal merembet pada kerusakan komputer menyeluruh.

Hanya bersihkan layar monitor dengan kain lembut yang kering atau lembap. Boleh-boleh saja sedikit membasahi kain dengan cairan pembersih, asalkan jangan sampai airnya mengalir, atau menetes masuk ke sela monitor. Namun, ini khusus berlaku bagi perokok, karena sisa kotoran dari asap rokok biasanya meninggalkan warna kuning pekat yang sulit dibersihkan, dan dalam waktu lama bisa menurunkan tampilan monitor.

Bersihkan juga perangkat lainnya dengan cara yang sama. Terutama bagian dalam, sebaiknya gunakan kain kering saja, atau kuas pembersih.

Mendorong CD Drive Pakai Tangan

Ada orang yang punya kebiasaan mendorong CD drive pakai tangan. Alasannya biar lebih cepat. Memang, CD drive tertentu punya sensor dorongan yang otomatis akan menutup sendiri begitu didorong, pun meski hanya disentuh. Namun, risikonya bisa membuat wadah CD gampang patah.

Ini juga berlaku bagi beberapa CD diambang kerusakan yang susah keluar masuk, sehingga perlu dicongkel untuk keluar, dan perlu didorong agar masuk. Boleh jadi, CD drive jadi bermasalah awalnya juga karena perlakuan dan kebiasaan buruk Anda.

Oleh karena itu, jika CD drive mulai rewel, segera perbaiki sebelum masalahnya lebih fatal. Pun bagi yang punya kecenderungan mendorong CD Drive, ada baiknya mulai sekarang membiasakan diri menutupnya dengan memencet tombol, sebagaimana Anda membuka CD drive.

Menginstal Tanpa Restart Setelahnya

Berdasarkan survei Microsoft, pengguna komputer paling sering melakukan kesalahan tidak menyalakan ulang komputer alias restart, setelah menginstal karena malas. Itulah mengapa, Windows 8 punya fitur otomatis langsung restart, begitu selesai melakukan pembaruan. Windows 10 juga demikian, akan otomatis restar usai upgrade atau install Adobe, usai membuka steam, dan selesai bekerja dengan chrome.

Langsung Cabut Flashdisk untuk Melepasnya

Langsung cabut flashdisk tanpa perintah eject terlebih dahulu, bisa menyebabkan kerusakan pada flashdisk berikut isi file yang tersimpan di dalamnya. Ini bahkan berpotensi lebih berisiko jika dilakukan pada harddisk eksternal. Mengapa begitu? Karena file yang tadinya bisa dibaca oleh sistem Windows akan mendadak berubah jadi jenis file dengan format RAW yang sulit dikenali. Makanya jangan heran jika Anda pernah mendapati Windows minta flashdisk segera diformat gara-gara hal itu.

Menyalakan Komputer dengan Terhubung ke Internet

Program jahat seperti Ransomware WannaCry akan lebih mudah menyerang komputer yang baru dinyalakan, tetapi telah terhubung langsung dengan internet. Program ini mampu menghancurkan seluruh sistem, sekaligus memusnahkan seluruh data yang ada. Bulan Mei 2017 lalu, dunia sempat digemparkan dengan fakta tersebut. Inggris disebut yang paling parah, dan Indonesia pun terkena dampaknya.

Oleh karena itu, berhati-hati sangat penting. Sebab program jahat ini paling berdampak khususnya pada komputer yang menjalankan Windows 2010 ke bawah, karena dinilai lebih longgar dan memiliki banyak celah tembus keamanan. Sebagai antisipasi, pastikan komputer Anda tidak tersambung ke internet sebelum menyalakan komputer, matikan segala jenis Wifi, backup data-data penting, dan salin ke perangkat yang terpisah. Bila ada antivirus, disarankan untuk digunakan.

Keseringan Menginstal Ulang Komputer

Menginstal ulang komputer memang jadi solusi ringkas bagi komputer bermasalah. Misalnya komputer sering hang, hingga terjangkit virus. Dengan begitu, komputer Anda layaknya komputer baru, masalah pun tuntas dan performanya kentara membaik.  Akan tetapi, jika keseringan, ini yang bisa jadi masalah. Mau tahu apa saja efeknya? Berikut penjelasannya.

  • Hardware cepat rusak. Menginstall ulang itu akan melalui proses yang bakal menyita seluruh tenaga komputer, sehingga bekerja berlebihan. Jika dilakukan terus-menerus, umur hardware bakal lebih pendek. Yang pertama rusak adalah harddisk, karena ia akan menjalani proses yang disebut read dan write dengan ekstra keras.
  • Buang waktu dan biaya. Keseluruhan proses instalasi itu memakan waktu hingga 1 jam, belum termasuk menata dan merapikan data personal. Terlebih lagi jika instalasi di luar, yang artinya perlu keluar biaya. Dengan kata lain, keseringan install ulang adalah tidak efisien.

Langsung Mematikan PC Tanpa Shutdown

PC yang dimatikan secara paksa atau dikenal dengan Hard Reboot bisa bahaya. Ini akan memutus langsung seluruh arus listrik pada hardware. Dampaknya, komponen ikut rusak. Pun jika tidak langsung menunjukkan masalah, komputer Anda suatu hari akan mengalami kerusakan fatal, istilahnya crash.

Belum lagi kemungkinan yang pasti terjadi, HDD bisa bermasalah dengan mengalami kerusakan fisik. Tak hanya itu, hilangnya daya akibat padamnya listrik secara mendadak berpotensi sangat merusak pada HDD. Pun konsleting listrik yang bisa terjadi pada komputer.

Meski komputer kekinian punya teknologi ACPI, yang otomatis akan mati sendiri termasuk mampu melakukan sleep dan hibernate, Anda tetap saja perlu mengikuti prosedur dengan mematikan komputer secara hati-hati. Gunakan juga Stabilizer dan UPS untuk mengantisipasi kemungkinan buruk akibat listrik mati mendadak.

Baca artikel yang lain mengenai Perbedaan ATI Radeon dengan NVidia

4 Hal Penting Tentang RAM Komputer yang Wajib Anda Tahu

Komputer yang baik adalah yang memiliki kapasitas RAM juga baik. Namun, tak banyak yang tahu apa seperti apa kapasitas RAM yang baik itu karena kurang pengetahuan soal RAM.

RAM punya fungsi utama sebagai tempat penyimpanan sementara bagi beragam file agar cepat dan mudah diakses kapan pun dibutuhkan. Tanpa RAM komputer tak bisa jalan, terutama sebagai wadah untuk menampung pergerakan sistem operasi, yang sedemikian penting bagi kelangsungan kerja komputer.

Lantas, hal apa saja yang perlu Anda tahu tentang RAM? Berikut ulasannya.

Kiat Memilih RAM Terbaik

Menggunakan RAM yang tepat merupakan keharusan. Namun, orang sering terkendala karena ada banyak varian RAM di pasaran, termasuk beragam penawaran lengkap yang membingungkan. Beberapa waktu lalu RAM merek G.Skill memperoleh penghargaan sebagai RAM tercepat di dunia. Tak tanggung-tanggung, hingga memecah rekor di kalangan RAM DDR4. Meski begitu, pemilihan RAM terbaik tak semata hanya karena potensinya yang amat sangat baik. Sebaliknya, perlu mengacu pada kemampuan sistem komputer. Berikut beberapa kiat untuk memilih RAM terbaik.

  • Pengguna PC baiknya mencari RAM jenis DIMM/LODIMM dan sebagainya. Sementara pengguna laptop menggunakan SODIMM/SO-DIMM, dan sebagainya.
  • Untuk memastikan RAM Anda DDR berapa, coba cek lewat socket di motherboard. Sebab tiap socket pasti beda. Khusus untuk DDR3 dan DDR3L tak perlu cemas akan terbalik, karena keduanya sama. DDR3L punya keunggulan edisi terbaru dengan voltase lebih rendah.
  • RAM terbaik adalah yang paling besar, tetapi perlu disesuaikan dengan kapasitas maksimal prosesor yang bisa diketahui lewat memory controller. Contoh, Intel Atom N570 hanya bisa dimasuki RAM maksimal 2Gb, sedangkan yang spesifikasinya lebih tinggi biasa dibatas 8Gb.
  • Sama seperti ukuran RAM, kecepatan RAM terbaik pun bisa dicek lewat motherboardnya.
  • Timing RAM sebetulnya tak bermasalah. Namun utamakan kecepatan RAM tinggi, baru pilih timing RAM paling kecil.
  • Merek bukan masalah karena fungsinya tetap sama. Bedanya dengan yang mahal, seperti Samsung, biasanya menggunakan chip terbaik yang potensial. Sebagai saran, menyesuaikan dengan keuangan lebih baik.
  • Tak perlu terlalu mementingkan beragam fitur seperti heatsink atau RGB. Sebab semua RAM punya garansi seumur hidup. Syaratnya, stiker garansi tidak rusak dan RAM tidak mengalami kerusakan.

Perbedaan RAM Lebih Cepat dan RAM Lebih Besar

Banyak orang sering salah kaprah soal besaran RAM. Ada yang beranggapan RAM besar bakal lebih baik, ada pula yang berpikir kecepatan merupakan yang utama. Padahal, ada perbedaan soal besaran ini.

Ukuran kapasitas RAM adalah satuan seperti MB, GB, dan TB; Sementara kecepatan RAM adalah satuan seperti Mhz atau Ghz.

Ukuran RAM bisa memengaruhi kemampuan perangkat komputer yang Anda miliki. Secara teori, makin besar ukuran RAM yang Anda pakai, maka akan semakin kecil hard drive bisa berfungsi sebagai tempat penyimpanan file sementara.

Logikanya begini, ketika hard drive dipakai untuk menyimpan file, akses menuju file sementara itu akan melambat. Beda halnya ketika file sementara disimpan di RAM. Tak hanya itu, makin besar ukuran RAM, maka akan lebih banyak virtual memory yang bisa digunakan. Ini belaku ketika Anda mengakses aplikasi tingkat berat macam gim. Masalahnya, jika RAM tidak sesuai dengan spesifikasi komputer alias kemampuan komputer secara menyeluruh, maka ukuran RAM besar dipastikan sia-sia dan pemborosan belaka.

Sementara RAM yang lebih cepat tentu lebih baik. Mengingat bertambahnya kecepatan berarti  meningkatkan frekuensi RAM. Artinya, akan memengaruhi bandwith maksimal, di mana proses menerima dan mengirim data ke dalam RAM juga akan bertambah.

Jadi, mana yang lebih penting, RAM kecepatan tinggi, atau RAM lebih besar?

Jawabannya, tergantung. Tergantung pada kebutuhan penggunaan RAM Anda, dan lebih penting, seberapa besar spesifikasi komputer Anda. Misalnya begini, jika kebutuhan Anda sebatas memanfaatkan perangkat komputer untuk mengetik pekerjaan atau membuka sejumlah aplikasi ringan macam Microssoft Office, kemudian mendengar musik atau menonton film, tampaknya kebutuhan RAM di atas 3 hingga 4 Gb sudah terlampau cukup.

Beda halnya jika Anda seorang gamer atau pengguna aplikasi komputer kelas berat macam desainer grafis dan sebagainya, tentu sangat dianjurkan menggunakan RAM dengan kapasitas ukuran besar sekitar 8-16 Gb. Namun perlu diperhatikan juga, apakah komputer Anda sudah didukung prosesor kelas atas macam i5 dan i7, atau belum. Jika tidak, sebaiknya jangan, karena pasti sia-sia.

Selain itu, perhatikan juga bagaimana kemampuan motherboard komputer. Misal, frekuensi motherboard cuma sebatas 1.300 Mhz, tentu percuma jika RAM yang digunakan melebihi 1.300 Mhz. Alasannya, motherboard punya kemampuan membatasi kecepatan RAM agar tetap sesuai dengan kemampuan yang dimiliki motherboard.

Beli Baru dan Upgrade Sama

Banyak orang bertanya-tanya soal mana yang lebih baik untuk menambah kecepatan RAM. Apakah beli baru, atau cukup dengan upgrade?

Jika Anda kebingungan, maka ikuti langkah berikut. Pertama, coba lihat berapa banyak slot RAM yang tersedia pada perangkat. Kedua, pastikan jenis RAM yang dipakai komputer. Misalnya DDR2, DDR3, atau lainnya.

Bila sudah, silakan bayangkan. Anggap saja Anda seorang gamer kelas berat yang memiliki 2 slot RAM DDR3. Satu slot sudah terisi RAM DDR3 8 Gb. Maka Anda bisa menambahkan satu kepingan RAM DDR3 8Gb lagi karena performa gaming pasti meningkat. Artinya, Anda bisa membeli baru.

Namun, jika Anda ingin meningkatkan kecepatan lagi sedangkan slot RAM sudah terisi penuh, maka Anda bisa menggantinya dengan RAM DDR4 yang kapasitasnya mencapai 16 GB. Pilihan lainnya, Anda bisa mengganti RAM DDR3 dengan frekuensi lebih tinggi. Dengan kata lain, Anda telah melakukan upgrade.

Cara Meningkatkan Performa RAM Pada OS Windows

RAM besar bukanlah jaminan perangkat komputer bisa sesuai yang Anda inginkan. Mengoptimalkan RAM tetap perlu. Mengingat os windows yang terbanyak dipakai orang, berikut cara-cara mudah meningkatkan kinerja RAM.

Manfaatkan Task Manager

Cara ini bisa dibilang paling sederhana. Task Manager bisa dengan mudah ditemukan pada Windows, dan menggunakannya bisa membebaskan Anda memantau seluruh proses dan pergerakan pada perangkat komputer.

Untuk mengakses, tiap OS punya cara berbeda. Khususnya pada Windows, Anda bisa mulai dengan klik kanan pada tombol start di taskbar, lalu pilih task manager. Di jendela tampilan, segera matikan aplikasi berjalan yang tidak Anda perlukan.

Sembunyikan Aplikasi Startup

Cara ini disebut langkah advance, setelah Anda memantau lewat task manager. Aplikasi startup adalah seluruh program yang secara otomatis akan berjalan bergitu komputer dinyalakan. Masalahnya, makin banyak program berjalan, makin berat pula prosesnya. Untuk itu, sembunyikan aplikasi startup.

Manfaatkan Aplikasi Pendukung

Aplikasi pendukung disebut juga aplikasi pihak ketiga, yang fungsinya mendukung serta meningkatkan fungsi aplikasi lain tertentu yang terkait. Misal, ketika Anda memasang Antivirus, instal juga aplikasi booster seperti CCleaner.

Baca artikel yang lain mengenai Perbedaan ATI Radeon dengan NVidia

Ini Nih Spesifikasi Komputer Untuk Server Pulsa Elektrik

Di tengah himpitan ekonomi yang kerap dikeluhkan masyarakat Indonesia belakangan ini, sebetulnya jika kita jeli ada banyak peluang yang dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan uang. Salah satunya bisnis pulsa elektrik yang mengandalkan sebuah server untuk semua provider. Bisnis ini akan berkaitan erat dengan perangkat bernama komputer. Karena itu kami akan mengulas lebih dalam tentang spesifikasi komputer untuk server pulsa elektrik di sini. Namun, kami akan mengawalinya dengan sejarah dan perkembangan bisnis server pulsa elektrik itu sendiri.

Bisnis pulsa elektrik mulai ada semenjak voucher elektronik diperkenalkan ke tengah masyarakat. Perkembangannya cukup pesat, sebab penggunaannya cukup praktis dan pulsa menjadi suatu kebutuhan penting bagi para pengguna handphone. Sehingga bisnis semacam ini diprediksi akan terus berkembang sekaligus mendatangkan keuntungan bagi penjual. Apalagi, untuk memulai bisnis penjualan pulsa elektrik tidak membutuhkan modal besar, pengalaman yang memadai, dan tentunya minim risiko. Bermodal di bawah 100 ribu rupiah setiap orang bisa menjalankannya.

Akan tetapi, pada awal-awal kemunculannya, outlet-outlet membutuhkan lebih dari satu unit handphone untuk melayani pembelian pulsa. Sebab dulu transaksi saldo dilakukan dengan menggunakan chip dari masing-masing provider yang ada, seperti MKios (khusus untuk Telkomsel), M-Tronik (Indosat), DOMPUL (XL). Jadi, sebanyak apa jumlah provider yang tersedia, sebanyak itu pula chip yang dibutuhkan untuk bertransaksi.

Chip-chip khusus tersebut nantinya di pasang pada handphone penjual pulsa. Jadi jika penjual menyediakan pulsa dari beberapa atau seluruh provider, maka ia harus menydiakan handphone lebih dari 1 unit. Bayangkan saja repotnya menghandle transaksi dari handphone yang berbeda-beda.

Seiring berjalan waktu, ketidakpraktisan tersebut dapat teratasi dengan adanya server pulsa. Server pulsa memungkinkan proses transaksi saldo antara penjual ke pembeli berlangsung lebih mudah dan cepat. Hanya dengan 1 deposit, maka penjual bisa melakukan pengisian pulsa elektrik pada pelanggan provider manapun di seluruh Indonesia.

Nah, untuk menjalankan bisnis server pulsa elektrik, tentu perangkat utama yang dibutuhkan adalah komputer. Namun, bagaimana spesifikasi komputer untuk server pulsa elektrik ini sesungguhnya? Berikut penjelasannya.

Komputer Untuk Server Pulsa

Pada dasarnya, spesifikasi komputer untuk server pulsa elektrik tidak terikat dengan ketentuan baku. Ini memberi arti bahwa semua komputer sebenarnya dapat dimanfaatkan sebagai server pulsa. Akan tetapi, tiap-tiap jenis atau kelas komputer tentu akan memberikan pengalaman pemakaian yang berbeda-beda. Semakin tinggi spesifikasi komputer yang digunakan, semakin baik kerjanya.

Secara umum komputer untuk server pulsa elektrik dapat berupa komputer built up maupun rakitan. Namun menurut pengalaman pengguna, komputer built up lebih memuaskan ketimbang komputer rakitan.

Komputer built up merupakan seperangkat komputer pabrikan yang setiap detil komponen pada motherboard-nya dibuat dalam satu paket oleh pabrik atau perusaahan pembuatnya. Dengan kata lain, semua perangkat keras atau spare part yang digunakan komputer tersebut sama. Sebagai contoh, komputer dengan merk ASUS, maka otomatis semua perangkat keras yang digunakannya juga bermerk Asus.

Lain hal dengan komputer rakitan. Sesuai namanya, komputer rakitan merupakan komputer yang dirakit oleh seseorang berdasarkan keinginan dan kebutuhannya. Komputer rakitan memang lebih fleksible, sebab memungkinkan si perakit menentukan sendiri tinggi rendahnya spesifikasi komputer yang diinginkan, baik itu mengenai hardisk hingga kapasitas RAM. Ini bukan pekerjaan mudah. Hanya orang-orang yang berpengalaman bisa melakukannya. Kendati bagi si perakit cara ini lebih menguntungkan, namun dari segi kualitas rata-rata masih di bawah komputer built up.

Motherboard Komputer Server Pulsa Elektrik

Pada sektor motherboard, komputer server pulsa elektrik minimal dilengkapi dengan 3 slot pci express. Banyak pertanyaan muncul, mengapa harus demikian?

Hal tersebut sejatinya akan berguna untuk menghubungkan modem dengan komputer tersebut. Tak kalah penting, prosesor yang digunakan sekurang-kurangnya adalah Quad Core atau Dual Core, baik itu AMD maupun Intel. Sebab, komputer yang difungsikan untuk pulsa elektrik akan bekerja 24 jam. Tanpa prosesor yang memadai, sudah pasti perangkat berisiko game over.

Agar kecepatan kerja server ini memuaskan, maka komputer idealnya dilengkapi dengan dengan RAM berkapasitas 2 GB. Lantas, apa yang terjadi jika kapasitas RAM komputer kurang dari 2 GB? Sederhana saja, kapasitas RAM kurang dari 2 GB jelas akan mempengaruhi kecepatan kerja komputer itu sendiri, dengan kemungkinan-kemungkinan berupa transfer delay yang menjengkelkan. Tapi, semuanya tentu kembali lagi pada daya beli masing-masing individu. Komputer dengan spesifikasi lebih komplit dan RAM besar tentu lebih mahal ketimbang yang tidak.

Tambahan lain, kestabilan suhu juga perlu dijaga. Namanya mesin bekerja non stop, dipastikan suhu akan meningkat. Mesin yang panas juga berisiko menimbulkan kerusakan lebih cepat. Khusus untuk laptop yang dijadikan server pulsa elektrik, sebaiknya dilengkapi dengan cooling pad.

Salah satu contoh komputer dengan spesifikasi seperti yang disebutkan di atas adalah Hewlett-Packard Compaq DC7900 Ultra Slim Core 2 Duo 2.93 Ghz PC. Dari sekian banyak komputer yang ada, Hewlett Packard Compaq inilah yang paling sering direkomendasikan untuk server pulsa elektrik. Ketahanannya teruji untuk pemakaian rutin selama 24 jam penuh.

Modem Internet

Selain komputer, bisnis penjualan pulsa elektrik ini perlu didukung dengan modem. Modem tidak mutlak ada apabila rumah atau tempat usaha Anda telah tersambung dengan internet nirkabel semacam Wi-Fi. Tapi, untuk berjaga-jaga andai koneksi internet di rumah sedang down, tak ada salahnya untuk tetap memiliki modem sebagai perangkat cadangan. Toh, harga model saat ini sudah terbilang jauh lebih murah dibandingkan dulu. Jenisnya pun beragam. Ada modem berbasis GSM, ada pula yang CDMA. Saran kami, sebaiknya pilih modem GSM saja karena kecepatannya lebih stabil daripada kebanyakan modem CDMA.

Modem Transaksi

Satu lagi yang tak boleh dilewatkan adalah modem transaksi. Modem transaksi tentu tidak sama dengan modem internet. Keduanya memiliki fungsi masing-masing dan tidak dapat menggantikan satu sama lain. Bagian terpenting dari modem transaksi terletak pada SMS Center dan SMS Sender. Bagi siapa saja yang berkeinginan mengembangkan bisnis pulsa elektrik ini, setidaknya punya 5 modem yang terdiri dari 2 modem untuk SMS Sender dan 3 lainnya untuk SMS center.

Cukup banyak jenis modem transaksi yang dapat dipilih sesuai ketersediaan budget masing-masing. Satu dari sekian banyak modem transaksi terbaik yang pernah ada ialah HP Siemens M55 dan C55. Keduanya nyaris memiliki keunggulan serupa dan dapat dijadikan modem GSM gateway. Selain itu, dalam menangani pesan masuk, HP Siemens M55 dan C55 ini terbilang sangat responsif.

Harganya pun relatif bersahabat. Di pasaran, Siemens M55 dan C55 dibandrol dengan harga Rp 250.000. Produknya mudah dicari di toko-toko ponsel seluruh Indonesia. Atas semua kelebihan yang dimilikinya tak heran jika Siemens M55 dan C55 disukai oleh para pemula maupun mereka yang telah berpengalaman di bisnis pulsa elektrik.

Demikian ulasan seputar spesifikasi komputer untuk server pulsa elektrik. Semoga berfaedah untuk para pembaca terutama yang berniat ingin berbisnis dalam pulsa elektrik.

Baca artikel yang lain mengenai Keyboard Gaming Terbaik

Tips Memilih Rack Server yang Pas dari Berbagai Merek

Rack server mempunyai fungsi untuk meletakkan semua perangkat server dan berbagai peralatan pendukungnya, yaitu Hub-Switch. Rack server ini mempunyai ukuran yang bermacam-macam. Biasanya penyebutan ukuran rack adalah“U (huruf U besar). Jenis rack server ini juga beragam. Ada yang bernama 8U hingga 46U. Untuk tipe 64U ini biasanya berupa standing atau open rack.

Istilah lain adalah RU atau disebut juga dengan Rack Unit. RU ini merupakan satuan yang digunakan untuk menyatakan tinggi dari sebuah rack server. Setiap nilai 1U setara dengan 1.75 inchi. Sebagai contoh, rack server 20U ini berarti rack yang memiliki 20 bagian ruang untuk peralatan dengan ukuran 35 atau 20 x 1.75 Inchi untuk digunakan secara vertikal. Sehingga, ukuran tinggi dari rack server dapat diukur sesuai dengan istilah penyebutannya tersebut. Setiap rack tersusun dari beberapa slot yang dikenal dengan bays. Dengan banyaknya jenis dan ukuran rack server, maka harus dipertimbangkan dulu berbagai keperluan yang diinginkan dalam memilih rack server yang tepat.

Desain slot dari rack server ini memanjang ke atas yang terdiri dari beberapa slot yang memiliki fungsi masing-masing. Untuk slot frame yang ada di paling atas biasanya digunakan sebagai ventilasi dari rack server tersebut. Keguanaan dari ventilasi ini untuk mencegah over heating pada peralatan server yang digunakan. Di dalam rack server juga terdapat Top cover untuk akses kabel supaya telihat aman dan rapi.

Bagian utama dari rack server adalah mounting element, sehingga dapat digunakan untuk menempatkan berbagai peralatan elektronik dari server dan dapat menanggung beban yang berat. Bagian lain dari rack server adalah bracing element dan heavy duty castor wheel. Rack server terdiri dari tiga jenis utama.

Jenis Rack Server dan Ukurannya

Memilih rack server harus disesuaikan dengan kebutuhan dan jenis rack yang tepat. Sehingga, penting untuk mengetahui jenis rack server dilihat dari tipenya adalah sebagai berikut.

Closed Rack

Closed Rack server ini merupakan tipe rack tertutup yang terdapat fasilitas berupa ventilas dengan double roof fan. Bagian luar rack dilengkapi dengan pintu kaca dan juga penutup bagian samping. Pintu-pintu tersebut dibuat dengan bahan metal galvanis yang mempunyai sifat yang sangat kuat dan kaku. Bahan tersebut dipilih supaya mampu menahan beban yang berat hingga mencapai 50 kilogram.

Untuk jenis rack server ini biasanya diletakkan dibagian dalam ruangan dengan suhu yang dingin. Untuk mendapatkan suhu yang sesuai dapat meletakkan AC di ruangan rack server tersebut. Suhu dingin ini bertujuan untuk menjaga perangkat server yang selalu aktif supaya kinerjanya tetap efisien dan stabil.

Open Rack

Open rack ini merupakan tipe rack server yang paling sederhana. Penempatan untuk semua perlengkapan jaringan menjadi lebih tertata dengan cara yang sederhana, namun tetap terlihat rapi. Rack jenis ini biasanya mempunyai harga yang lebih murah dari pada closed rack server. Akan tetapi, rack tipe ini lebih cocok digunakan untuk perusahaan kecil dan menengah. Dengan banyaknya jenis rack server ini memudahkan untuk memilih rack server sesuai dengan kebutuhan.

Wallmount Rack

Tipe rack server ini biasanya dimanfaatkan untuk meletakkan semua perlengkapan jaringan, antara lain switch hub, dan peralatan lainnya. Wallmount rack ini mempunyai 1 atau 2 pintu dengan desain yang sederhana. Dalam rack server biasanya terdapat fasilitas berupa cooling system yang berfungsi sebagai pendingin. Karena semakin dingin kondisi dari suhu maka perangkat untuk server akan semakin efisien.

Mengenal Ukuran Rackmount Dimensi Rack Server 1U, 2U, 3U, atau 4U

Rackmount adalah casing atau penutup yang berbentuk tipis, horizonta yang dapat disusun hingga menyerupai rack. Penyusunan dibuat secara berlapis dari atas menuju ke bawah untuk membentuk rack server. Berikut ini beberapa contoh rackmount dengan berbagai ukuran.

  1. 1U dengan dimensi 19″ x 1.75″ x 17.7″, 19″ x 1.75″ x 19.7″
    • Pengaturan komponen server menjadi lebih baik.
    • Terdapat tiga lubang cage nuts untuk memudahkan dalam pemasangan komponen-komponen dalam rak sistem server.
  2. 2U dengan dimensi 19″ x 3.5″ x 17.7″, 19″ x 3.5″ x:20.9″
    • Penataan segala komponen menjadi rebih rapi.
  3. 8U hingga 45U
    • Rack server yang diproduksi secara umum.

Mengapa Perlu Menggunakan Rack Server?

Rack server ini bertujuan untuk memudahkan dalam melakukan perawatan berbagai komponen server ang digunakan. Hal ini dikarenakan berbagai komponen tersebut tertata dengan baik, sehingga kabel-kabel akan lebih tersusun rapi. Setiap rak server ini digunakan untuk menyimpan server-server komputer.

Rack server ini juga berguna untuk menjaga kinerja dari sistem server yang harus bekerja secara terus-menerus. Karena rack server ini juga dilengkapi dengan pendingin yang akan membantu untuk menurunkan suhu panas dari berbagai komponen server. Hal ini menjadikan pentingnya dalam memilih rack server.

Merek Rack Server Terbaik

Rack server mempunyai kisaran harga yang bermacam-macam. Sesuaikan pemilihan rack server dengan kebutuhan dan biaya yang dialokasikan. Apabila biaya yang dianggarkan sangat minim, maka dapat memilih rack server murah. Namun, harga rack server yang murah ini biasanya bentuk rack server kecil. Sesuaikan rack yang tepat untuk komponen server anda. Berikut ini beberapa merek dari rack server.

  1. Rack Server EMERSON Knurr Rack 19″ Closed 42U-1100mm
    • Tipe closed rack dengan ukuran 42U.
    • Terdapat pintu rack dengan kunci pengamanan.
    • Terdapat fitur split side panels.
  2. Close Rack Server NIRAX NR 11042 PT
    • Bertipe closed rack 19″ dengan ukuran 42RU.
    • Terdapat bagian penutup samping.
    • Pintu rack menggunakan bahan metal.
    • Menggunakan bahan tempered glass untuk bagian pintu depan dengan fitur swinghandle.
  3. Rack Server HAGANE Enclose HR428G
    • Tipe rack 42U.
    • Menggunakan bahan tempered glass untuk bagian pintu.
    • Memiliki dua pintu samping.
  4. Close Rack Server 27U Pintu Kaca IndoRack dengan Model IR9027G
    • Tipe closed rack dengan ukuran 27U.
    • Terdapat dua pintu Samping yang dilengkapi dengan kunci.
    • Memiliki pintu depan dengan steel rear.
    • Terdapat fitur pendingin dengan 4 fan.

Tips Memilih Rack Server Sesuai Kebutuhan

Tips untuk memilih rack server yang tepat adalah sebagai berikut.

  • Harga yang sesuai dengan dana atau keuangan yang dianggarkan.
  • Banyaknya komponen server yang akan ditempatkan dalam rack.
  • Pastikan tipe rack yang diinginkan.
  • Memilih rack server yang diproduksi oleh produsen yang baik.

Kebutuhan rack server ini sangat penting untuk keamanan berbagai komponen server yang digunakan. Sebaiknya memilih rack server yang bertipe tertutup apabila terdapat banyak perangkat server ang perlu dilindungi. Karena tipe rack yang tertutup akan melindungi berbagai komponen dari debu dan berbagai gangguan yang mungkin terjadi.

Akan tetapi, apabila komponen server hanya terdiri dari beberapa komponen saja dapat menggunakan rack terbuka yang berukuran kecil. Namun, pastikan berbagai komponen, kabel, dan perlengkapan lainnya disusun dengan rapi untuk memudahkan perawatan. Pilihlah merek rack server dengan mempertimbangkan fitur yang dimiliki dan harga yang ditawarkan.

Baca artikel yang lain mengenai Spek Laptop Untuk Gaming

Cara Jitu Pilih Power Supply untuk Gaming

power supply untuk gamingUntuk bisa memilih power supply yang bagus, bukan berarti Anda harus memilih yang harganya mahal. Menentukan hal ini berarti Anda perlu mengetahui kebutuhan yang Anda miliki sehingga power supply yang dipilih memang sesuai dengan kebutuhan tersebut. Sebelum menentukan power supply, jangan ragu untuk bertanya pada penjual agar Anda memperoleh keterangan yang jelas mengenai komponen penting pada komputer tersebut.

Dalam memilih power supply komputer terbaik, Anda juga perlu berhati-hati karena banyak juga penjual peralatan elektronik yang enggan menjelaskan secara rinci mengenai kegunaan produk yang mereka sediakan. Jika kebutuhan daya yang diperlukan tidak terpenuhi maka komponen perangkat akan mengalami kerusakan. Untuk itu, diperlukan pemahaman mengenai jenis PSU yang paling cocok dengan kebutuhan.

Misalnya saja, jika kebutuhan Anda hanya untuk mengetik di layar komputer saja, maka Anda tidak membutuhkan power supply berkapasitas besar seperti halnya pada komputer yang sering digunakan untuk bermain game. Berikut ini adalah spesifikasi rata-rata yang biasanya dibutuhkan dalam memilih power supply.

Komputer Server

Komputer server merupakan CPU yang harus menggunakan PSU paling baik dengan kapasitas liquid cooling system yang mampu menstabilkan komputer server dengan sistem kerja hampir 24 jam dalam sehari. Jika panas berlebihan maka power supply akan tidak stabil dan PSU pun akan menjadi lebih cepat rusak. Dengan demikian, akan menyebabkan kerusakan komponen server lainnya.

Killer computer

Untuk perangkat yang satu ini, sebaiknya pilihlah power supply dengan spesifikasi berikut ini.

  • Processor 130 watt
  • VGA 700 watt
  • Motherboard 50 watt
  • RAM 40 watt
  • Harddisk 60 watt
  • Optical Drive 20 watt
  • Watercooling 100 watt
  • Kipas dan lampu LED 60 watt
  • PSU 1200 watt ke atas

Multimedia

Untuk perangkat yang sering digunakan dalam menjalankan program multimedia, dibutuhkan power supply dengan spesifikasi:

  • Processor 100 watt
  • VGA 250 watt
  • Motherboard 40 watt
  • RAM 20 watt
  • Harddisk 40 watt
  • Optical Drive 20 watt
  • Kipas dan lampu LED 40 watt
  • PSU 450 watt ke atas

Penggunaan standar

Untuk penggunaan perangkat standar di rumah, dibutuhkan power supply dengan spesifikasi:

  • Processor 80 watt
  • VGA 130 watt
  • Motherboard 30 watt
  • RAM 20 watt
  • Harddisk 40 watt
  • Optical Drive 20 watt
  • Kipas dan lampu LED 20 watt
  • PSU 350-450 watt ke atas

Low computer

  • Processor 60 watt
  • Motherboard 30 watt
  • RAM 10 watt
  • Harddisk 40 watt
  • Optical Drive 20 watt
  • Kipas 10 watt
  • PSU 350 watt ke bawah

Tips Jitu Memilih Power Supply Terbaik untuk Game

Untuk menjaga agar komponen pada komputer tetap dalam keadaan baik-baik saja, maka Anda perlu memilih power supply yang tepat. Terutama jika Anda merupakan pengguna yang sering menjalankan program game high end. Agar tidak salah dalam memilih power supply untuk gaming, ikuti langkah-langkah berikut ini.

  • Sebelum menentukan power supply mana yang akan dibeli, terlebih dahulu tentukan berapa jumlah daya yang dibutuhkan bagi komputer Anda. Gunakan berbagai macam tools yang ada di internet untuk mengetahui jumlah daya tersebut.
  • Setelah mengetahui berapa jumlah daya yang diperlukan, barulah Anda bisa menentukan power supply mana yang paling sesuai dalam memenuhi kebutuhan daya yang dibutuhkan. Penggunaan power supply untuk gaming biasanya memiliki daya minimal 450 sampai 600 watt.
  • Hindari kesalahan membeli atau memilih power supply berdasarkan pertimbangan harga yang murah. Bagaimana pun, harga menentukan kualitas suatu produk.
  • Jika Anda masih belum mendapatkan power supply yang dibutuhkan, cobalah gali informasi di media online tentang situs khusus yang menjual produk tersebut. Jangan lupa untuk tetap mempertimbangkan rating, testimonial, dan juga kepercayaan pelayanan konsumen di saat Anda melakukan belanja online.
  • Jika memungkinkan, pilihlah power supply terbaik bagi komputer Anda dengan memilih produk yang sudah ternama dengan kualitas yang recomended. Beberapa merek ternama yang sudah dianggap sebagai produk terpercaya antara lain:
  • Seasonic
  • Enermax
  • Fatalis
  • Silverstone
  • Super Flower
  • FSP
  • Coarsir

Meskipun harganya mahal, namun kualitasnya bisa Anda percaya. Ada juga beberapa merek yang ternama namun menawarkan harga yang lebih terjangkau seperti Muscle Power.

  • Pilihlah power supply yang sudah memiliki cap bronze, yakni sertifikasi yang diberikan kepada produk power supply yang mampu memberikan efisiensi sebesar 80 persen ke atas. Dengan tingginya tingkat efisiensi yang diberikan, maka biaya listrik yang perlu Anda bayar pun akan semakin murah.
  • Untuk memperoleh sertifikasi tersebut, biasanya produsen telah mengalami beberapa tahapan sehingga Anda perlu memilih power supply dengan label 80+ sebagai jaminan kualitas yang dimiliki produk tersebut.

Baca artikel yang lain mengenai Belajar Pivot Table

Ingin Beli UPS Terbaik untuk Server? Baca Dulu Info Penting Ini!

ups terbaik untuk server

Apakah Anda sering bermasalah dengan peralatan elektronik komputer atau server saat terjadi pemadaman listrik? Tentu saja karena hal tersebut akan berpengaruh pada komponen komputer maupun server itu sendiri. Komputer atau server akan berjalan tidak normal jika sering terjadi pemadaman listrik ketika peralatan tersebut sedang bekerja memproses program maupun data. Oleh sebab itu, dibutuhkan Uninterruptable Power Supply (UPS) yang dapat mengatasi permasalahan tersebut.

UPS sendiri merupakan komponen tambahan yang tidak terdapat dalam sistem komputer sehingga tidak perlu dilakukan install driver untuk mengaktofkannya. Meskipun begitu, ada juga jenis UPS dengan driver yang harganya relatif mahal. Anda bisa menemukan berbagai jenis merk UPS server di toko-toko komputer dengan fitur dan spesifikasi yang tentu saja berbeda-beda. Namun, Anda perlu memilih UPS terbaik untuk server agar komponen perangkat yang dimiliki bisa lebih awet dan juga memiliki waktu untuk mematikan komputer secara normal.

UPS memiliki beragam jenis sehingga Anda perlu menemukan berbagai unit dengan daya yang berbeda-beda pula. Hal pertama yang harus dilakukan adalah mengenal sistem rumah dan kantor, serta perangkat apa saja yang dibutuhkan. Lantas, seberapa besar daya UPS yang dibutuhkan? Tentu saja UPS yang mumpuni harus cukup untuk membuat server atau komputer tetap menyala. Anda perlu memeriksa sistem inti dan perangkat tambahan yang membutuhkan listrik untuk mengetahuinya. Namun, Anda juga bisa langsung berkonsultasi dengan pihak penjual UPS untuk mengetahui UPS server terbaik yang dibutuhkan.

Jenis-Jenis UPS

Terdapat dua faktor penting yang harus Anda ketahui saat akan membeli UPS. Pertama, daya yang dibutuhkan dan kedua adalah jenis UPS itu sendiri. Anda bisa menemukan dua UPS dengan daya yang sama, namun harga yang berbeda. Hal ini disebabkan oleh jenis UPS yang ditawarkan juga berbeda. Jenis-jenis UPS yang perlu Anda ketahui ada tiga macam, yaitu:

Standby UPS, yaitu jenis UPS yang baterainya harus di-charge kemudian tunggu sampai aliran listrik mati dan UPS pun akan berfungsi sebagai baterai cadangan. Perpindahan waktu yang dibutuhkan dalam proses ini antara 20 sampai 100 milidetik. Beberapa tipe Standby UPS yang masuk rekomendasi adalah:

  • APC Back-UPS RS 625VA 230V
  • APC Back-UPS ES 500VA 230V
  • CYBERPOWER BU600E-AS

Line-interactive UPS, yaitu UPS dengan desain yang mirip Standby UPS, namun memiliki transformator khusus yang mampu menangani keluar masuknya power dengan lebih baik. UPS jenis ini sangat cocok untuk digunakan oleh Anda yang tinggal di tempat dengan kemungkinan turun daya yang sering atau tegangan rendah. Beberapa tipe yang masuk dalam rekomendasi dari Line-interactive UPS ini adalah:

  • APC SUA5000RMI5U
  • EATON E Series NV [ENV800H]
  • CYBERPOWER VALUE2200ELCD

Online UPS, yaitu jenis UPS dengan harga paling mahal karena UPS ini membutuhkan banyak sirkuit tambahan. UPS jenis ini mampu mengisolasi perangkat dari aliran listrik yang masuk. Berbeda dengan kedua jenis UPS di atas yang akan aktif saat tegangan listrik turun atau mati, UPS jenis ini justru akan terus menyaring kekuatan listrik melalui baterai sehingga tidak akan ada daya listrik yang hilang saat terjadi masalah tegangan. UPS jenis ini juga mirip dengan firewall yang mampu menstabilkan listrik yang masuk ke dalam perangkat elektronik. Beberapa yang masuk ke dalam rekomendasi dari Online UPS adalah:

  • APC SURT1000Xli
  • EMERSON Liebert GXT4 2000VA [GXT4-2000RT230]
  • EMERSON Liebert Online UPS [GXT3-2000RT230]

 

Cara Membandingkan Fitur Sekunder

Meskipun dianggap sebagai item yang canggih, namun UPS hanya berfungsi sebagai baterai pada perangkat elektronik yang Anda punya. Ada juga fitur tambahan yang bisa membuat UPS lebih menarik, yakni sebagai berikut.

  • Dukungan OS yang tersedia. UPS tidak hanya berisi baterai, namun juga terdapat beberapa jenis UPS yang memiliki aplikasi khusus untuk diinstall di komputer agar berbagai interaksi dapat dilakukan dengan mudah. UPS jenis ini akan terhubung dengan komputer melalui kabel USB sehingga saat baterai UPS lemah, maka proses shutdown ke komputer akan secara otomatis dilakukan.
  • Jumlah outlet. Secara umum, UPS memiliki outlet on-battery dan off-battery sehingga Anda perlu memastikan bahwa ada outlet atau colokan yang dapat memenuhi kebutuhan server.
  • Kabel filter. Jika Anda menggunakan model kabel dan router, maka Anda juga perlu memeriksa spesifikasi UPS agar dapat melindungi kabel Ethernet dan Coax.
  • Layar. Tidak semua UPS mempunyai layar. Ada juga UPS dengan model yang tua dan low-end yang tidak memiliki layar sehingga Anda tidak mengetahui informasi yang dibutuhkan seperti halnya sisa waktu UPS, isi baterai, dan info penting lain.
  • Fan. UPS berukuran kecil tidak memiliki fan sehingga sebaiknya Anda memilih UPS berukuran besar untuk server yang baik jika diletakkan di ruangan lain yang tidak mengganggu.
  • Baterai UPS dapat bertahan selama 3 sampai 5 tahun. Jika baterai UPS rusak, maka Anda tidak bisa memperbaikinya dan tetap harus membeli baterai UPS yang baru.

Hal lain yang perlu diketahui soal UPS adalah harga UPS server. Harga yang ditawarkan tentu bermacam-macam, bergantung pada jenis dan fungsinya. Rata-rata harga yang ditawarkan dari UPS ini antara 2 jutaan sampai 15 jutaan. Semoga bermanfaat.

Baca artikel yang lain mengenai Laptop Hybrid Terbaik

Belajar Cara Merakit Komputer Server Sendiri

merakit komputer server sendiriAnda ingin merakit komputer server sendiri tapi masih binggung? Tidak usah bingung, kali ini kami akan membahas informasi seputar perakitan komputer server yang dilakukan sendiri. Meskipun memang merakit komputer ini cukup sulit untuk dilakukan, namun bukan tidak mungkin Anda bisa melakukannya sendiri. Hal yang penting dan harus Anda perhatikan adala poin-poin berikut. Apa sajakah itu? Simak informasinya berikut.

Perakitan Komputer Server

Sebelum membahas tentang poin-poin dalam merakit komputer server, Anda harus mengetahui dulu sekilas tentang perakitan komputer server. Merakit komputer server memang merupakan pekerjaan yang cukup sulit, terutama untuk mereka yang belum berpengalaman.

Namun, pekerjaan ini pun tidak sesulit yang dibayangkan. Asalkan Anda mengetahui tahap-tahapnya dan melakukan tahapan-tahapan tersebut dengan teliti, perakitam komputer server akan berasil dengan baik.

Pekerjaan yang cukup sulit dalam merakit PC server adalah memilih perangkat keras yang akan digunakan. Namun jika ingin mudah, Anda bisa membeli komputer server ini di toko komputer. Komputer server yang mereka jual pun merupakan merek-merek yang terkenal.

Di pasaran banyak merek komputer server yang dijual, seperti HP, Dell, IDM, maupun merek komputer server terkenal lainnya. Tak hanya beragam dalam hal nama brand, harga yang ditawarkan untuk komputer server pun sangat beragam. Hal ini tergantung dari spesifikasi komputer server tersebut. Namun, secara umum harga komputer server ini dibandrol di atas harga 10 juta rupiah.

Harga untuk komputer server ini memang lebih mahal dibanding dengan harga komputer pada umumnya. Jika harga komputer secara umum dibanderol sekitar 5 juta rupiah, untuk komputer server ini harga yang paling murah tidak kurang dari 10 juta rupiah. Hal ini karena komputer server sudah dirancang sedemikian rupa sehingga komputer tersebut dapat bekerja sebagai server komputer dengan baik dengan berbagai kelebihan yang dimilikinya.

Merakit Komputer Server Sendiri

Selain memakai komputer server built up, Anda pun dapat mmebuat komputer server sendiri. Caranya yaitu dengan merakit sendiri komputer server. Namun sebelum Anda merakit komputer server ini, sebaiknya pahami dulu spesifikasi yang digunakan pada komputer server tersebut.

Bagian pertama dari komputer server yang harus Anda pertikan adalah prosesor. Pilihlah prosesor yang benar-benar didesain untuk komputer server, prosesor yang dapat beroperasi pada suhu dingin. Untuk produk Intel, prosesor yang cocok untuk komputer server adalah Xeon. Intel Xeon memiliki banyak varian antara lain E3, E5, E7 dan 5000 sequence.

Dalam memilih prosesor server Intel, satu hal yang harus Anda perhatikan, yaitu prosesor yag Anda pilih memiliki fitur VT (virtualization technology) dan berbasis 64 bit. Terkait hal ini, Intel Xeon memiliki basis 64 bit. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa server yang Anda pilih siap untuk Microsoft Windows server 2008 dan 2012 serta dapat mendukung virtualisasi dengan baik.

Kelebihan dari Intel Xeon ini antara lain:

  • Memiliki L3 cache sehingga prosesor bisa bekerja lebih optimal.
  • Dukungan ECC RAM. Jenis RAM ini dapat mendeteksi serta memperbaiki data corruption.
  • Memiliki inti lebih banyak sehingga memungkinkan Anda menjalankan aplikasi dengan jumlah core yang banyak (12 core).
  • Daya tahan lebih kuat meskipun bekerja berat dan tahan lama.
  • Harga lebih murah dibanding Core i7 dan i5.

Bagian kedua dari komputer server yang harus diperhatikan yaitu kapasitas RAM. Semakin baik spesifikasi RAM yang dimiliki, akan semakin baik performanya. Jenis RAM untuk server adalah RAM ECC. RAM ini memiliki kemampuan untuk mendeteksi dan memperbaiki data corruption baik itu yang sedang terjadi maupun yang akan terjadi selama komputer digunakan. Selain itu, perhatikan juga kapasitas dari RAM yang dipilih.

Semakin besar kapasitas RAM tentu akan membuat performa komputer server tersebut semakin stabil. RAM berukuran 4 GB bukanlah ukuran RAM yang cocok untuk komputer server. Pada umumnya, komputer server memiliki kapasitas RAM minimal 16 GB. Kami sarankan sebaiknya memilih EEC dengan kapasitas 32 GB. Dengan RAM EEC ini komputer server Anda akan terhindari dari error system.

Selain kapasitas RAM, kapasitas harddisk pun harus diperhatikan. Harddisk ini akan digunakan sebagai media penyimpanan beragam jenis data dan file. Untuk harddisk ini, ukuran 1 terra byte cukup untuk komputer server. Ini merupakan ukuran minimal dari harddisk komputer server agar Anda tidak cepat kehabisan ruang penyimpanan.

Bagian ketiga dari komputer server yang tidak kalah pentingnya merupakan bagian yang sangat penting dalam merakit komputer server. Komputer server harus menggunakan power supply yang bagus, yang memiliki cairan pendingin (Liquid Cooling System). Dengan adanya system pendingin ini, power supply yang digunakan untuk komputer server yang bekerja 24 jam sehari tidak akan cepat panas sehingga tidak akan cepat rusak.

Besarnya daya power supply sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan dan spesifikasi komputer Anda. Totalkan berapa kebutuhan daya listrik komputer Anda. Pilih power supply dengan besaran daya lebih besar dari kebutuhan listrik yang diperlukan. Sementara untuk merek, saat ini banyak merek-merek yang bagus seperti Thermaltake, Corsair, dan Hydro yang memiliki system pendingin.

Jika bagian-bagian penting di atas sudah terpenuhi, Anda sudah bisa merakit komputer server sendiri. Dari informasi ini, bisa disimpulkan bahwa membangun sebuah komputer server memerlukan investasi biaya yang cukup tinggi. Namun, jika pemanfaatan dan pengelolaan komputer server ini bisa maksimal, tentu biaya yang dikeluarkan akan sebanding dengan manfaat atau fungsi yang diberikan komputer server tersebut.

Hal lain yang juga harus Anda perhatikan adalah sesuaikan dengan budget yang Anda miliki. Membangun sebuah komputer server memang memerlukan biaya yang cukup tinggi. Anda sebaiknya menabung dulu untuk mendapatkan komputer server dengan kualitas yang bagus dibanding dengan membeli atau merakit komputer server yang lebih murah, namun dengan kualitas yang kurang atau tidak sesuai dengan kebutuhan Anda.

Bagaimana, merakit komputer server tidak sesulit yang dibayangkan, bukan? Anda bisa merakit komputer server sendiri dengan memperhatian poin-poin di atas. Satu hal lagi, telitilah saat melakukan perakitan komputer server ini.

Nah, demikianlah informasi tentang cara merakit komputer server sendiri. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda. Selamat mencoba.

Baca artikel yang lain mengenai UPS Komputer

Inilah Daftar Merk SSD Terbaik di Indonesia. Mau tahu?

Merasa laptop atau PC Anda sudah mulai membutuhkan SSD? Sudah saatnya Anda melirik beberapa merk SSD ini. Terbaik dengan keunggulannya masing-masing karena beda merk SSD tentu memiliki kualitas SSD yang berbeda juga. Pun kecenderungan penggunaannya.

Satu SSD dikatakan paling cocok untuk editing foto belum tentu cocok untuk aplikasi office dan lain sebagainya. Untuk itu, kami berikan bocoran untuk yang sedang bingung memilih merk SSD yang akan diincar untuk memenuhi kebutuhan Anda.

Berikut ini daftar merk SSD terbaik 2016 yang seringkali diincar para pengguna SSD di Indonesia.

Samsung 850 Pro GB 2,5 Inch SATA

Samsung 850 Pro GB 2,5 Inch SATA

Untuk SSD kelas menengah, Samsung 850 Pro GB 2,5 Inch SATA ini adalah pilihan yang cukup baik dibandingkan dengan merk lainnya. SSD Samsung ini menawarkan kecepatan dan performa yang lebih baik dibandingkan merk lainnya yang selevel. Hasil inovasi Samsung dalam kemampuannya membuat komponen sendiri dengan kualitas yang patut diacungi jempol.

Untuk SSD ini, Samsung menggunakan Chip tri-core yang dapat memindahkan data memori sekitar 21 nm Flash. Itulah sebabnya SSD ini bisa dikatakan SSD yang sangat sempurna. Tentu selain performa terbaik yang dapat dihasilkannya hingga sangat membantu pekerjaan Anda.

Samsung 840 EVO 250 GB 2,5 Inch SATA

Samsung 840 EVO 250 GB 2,5 Inch SATA

Jika ingin sedikit berhemat dengan budget Anda dalam menggunakan SSD terbaik dari Samsung, maka Samsung 840 EVO 250 GB 2,5 Inch SATA ini adalah pilihan yang tepat untuk Anda. Kenyataannya kinerja yang dihasilkan dari SSD ini nyaris sama dengan 850 pro.

Keuntungan dalam menggunakan SSD ini sudah bisa Anda dapatkan dengan menggunakan SSD ini. Jika ingin mengurutkan kinerjanya maka Samsung 840 pro ini berada pada cache level kedua yang dapat membantu Anda mempercepat komunikasi antara memori dengan kontroler. Salah satu juaranya untuk urusan kecepatan tanpa harus menguras dompet Anda. Dan merk inipun menjadi SSD murah terbaik untuk dimiliki.

SanDisk Extreme II 240 GB SATA

SanDisk Extreme II 240 GB SATA

Ternyata ada SSD yang tak kalah cepat lagi, namun dijual dengan harga yang terjangkau. SanDisk Extreme II 240 GB SATA dengan kotroler Marvel 88SS9187-BLD2 yang sangat pas ketika bertemu dengan Flash milik SanDisk ini. Hal ini membuatnya menjadi pemenang dalam urusan kecepatan di antara SSD yang masuk jajaran SSD kelas menengah.

OCZ Storage Solutions Vector 150 Series

OCZ Storage Solutions Vector 150 Series

Jika Anda mencari SSD dengan kecepatan super yang memiliki kotroler sendiri maka OCZ Storage Solutions Vector 150 Series adalah jawabannya. Dengan kecepatan 500 MB/s cukup untuk memuaskan Anda dalam hal kecepatan. Barefoot 3 menjadi kotroler yang digunakan yang tidak hanya berfungsi untuk memberi kecepatan optimal, tapi juga menjaga drive agar mampu bekerja dalam jangka yang panjang. Walaupun demikian, ketika memori flash dalam drive buruk maka ia akan menghentikan penggunaannya secara otomatis.

Intel 530 Series 240 GB 2,5 Inch Internal

Intel 530 Series 240 GB 2,5 Inch Internal

Jika pekerjaan Anda bergelut dengan data seperti data-data Microsoft Office, maka Intel 530 Series 240 GB 2,5 Inch Internal bisa menjadi salah satu SSD yang dapat diandalkan. Selain karena kemampuan membaca datanya yang tinggi, pembeliannya membuat Anda cukup aman karena diberi garansi hingga 5 tahun. Waktu yang cukup panjang untuk penggunaan SSD, bukan?

Crucial M550 256 GB SATA 2,5 Inch 7mm

Crucial M550 256 GB SATA 2,5 Inch 7mm

SSD ini adalah hasil evolusi dari generasi sebelumnya, yaitu M500. Perbedaan kontroler yang digunakannya, yaitu Marvell 88SS9187 membuatnya bisa bekerja lebih cepat dari pendahulunya. Kecepatannya meningkat hingga 50 MB/s untuk membaca dan 100/MB/s untuk menulis. Harganya juga tidak terlalu mahal, apalagi dengan garansi 3 tahun yang menyertainya.

Intel 730 Series 2,5 Inch Solid State

Intel 730 Series 2,5 Inch Solid State

SSD ini sangat cocok untuk Anda yang suka bermain game atau menggunakan berbagai aplikasi yang berat dengan laptop Anda sehari-hari. Mulai dari editing video atau melakukan pengembangan software jika Anda seorang programmer. Bisa juga untuk berbagai pekerjaan multitasking lainnya dari yang sederhana hingga yang rumit.

Dengan kinerjanya yang cukup baik nampaknya wajar bila SSD yang beroperasi dengan kontroler intel generasi ke-3 ini dibandrol dengan harga yang cukup mahal. Maka dari itu, SSD ini masuk ke dalam merk SSD paling bagus yang pernah ada.

Corsair Neutron Series GTX 2,5 Inch 240 GB

Corsair Neutron Series GTX 2,5 Inch 240 GB

Jika yang dibutuhkan adalah SSD yang mampu bekerja dengan stabil yang hanya memerlukan daya yang cukup rendah maka Corsair Neutron Series GTX 2,5 Inch 240 GB adalah pilihan yang terbaik untuk Anda. Ini membuatnya unggul karena bisa dipadukan dengan berbagai macam merk laptop. Dengan harga cukup murah tentunya dibandingkan dengan SSD lain di kelasnya pastinya dapat merebut hati Anda.

PNY XLR8 SATA 240 GB 6 Gbps 2,5 Inch

PNY XLR8 SATA 240 GB 6 Gbps 2,5 Inch

Jika Anda mendambakan SSD setara dengan intel 530 series, namun dengan budget yang lebih rendah maka PNY XLR8 SATA 240 GB 6 Gbps 2,5 Inch adalah pilihan yang tepat. Dengan harga yang lebih murah SSD iXLR8 berani maju dengan performa kecepatan membaca dan menulis data 500 MB/s.

Kini saatnya menentukan pilihan untuk membeli SSD mana yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda. Selamat berburu Merk SSD terbaik.

Baca artikel yang lain mengenai Mendeteksi Kerusakan Komputer

Pintar dengan tahu Perbedaan SSD dan HDD!

perbedaan ssd dan hdd

Apa sih perbedaan SSD dan HDD? Pertanyaan ini tentu manjadi pertanyaan Anda ketika sales laptop atau ultrabook menawarkan jenis hardisk dari sebuah laptop atau ultrabook tersebut. Bagi yang sudah paham betul tentu tidak menjadi masalah, tapi jika sama sekali tidak paham tentu akan kebingungan dengan pilihan tersebut. Karena keduanya walaupun memiliki fungsi yang tidak jauh berbeda tentu memiliki banyak perbedaan.

Nah agar tidak kebingungan lagi dalam memilih SSD dan HDD maka kali ini kami akan uraikan mengenai perbedaan keduanya sebagai berikut.

Mengenal SSD dan HDD

SSD adalah kependekan dari Solid State Drive atau Solid State Disk. Sebuah perangkat untuk menyimpan data yang menggunakan serangkaian IC sebagai memorinya. Di sanalah penyimpanan data dan informasi dilakukan jika laptop atau ultrabook yang dipilih menggunakan memory SSD.

Secara sederhana perangkat ini mirip dengan flash drive, namun SSD adalah versi canggihnya. Data tersimpan dengan baik pada microchip secara elektronik. Data tersimpan aman hingga 200 tahun dalam SSD ini.

Sementara itu, HDD adalah kependekan dari Hard Disk Drive yang muncul jauh lebih awal mendahului SSD. Itulah sebabnya teknologi yang digunakan masih belum secanggih SSD. HDD masih menggunakan disc berukuran dan berkapasitas besar untuk menyimpan data dan informasi. Itulah sebabnya masih mengandalkan gerakan mekanik. Akibatnya suara bising kadang terdengar ketika sedang membaca atau menuliskan data.

Beda SSD dan HDD

Ada beberapa perbedaan HDD dan SSD yang harus diketahui yang bisa dijadikan bahan pertimbangan. Mana di antara keduanya yang paling sesuai untuk digunakan. Tentnya yang paling sesuai dan cocok dengan pekerjaan dan diri Anda pribadi. Berikut di antaranya:

Perbandingan Daya

Penggunaan daya yang dibutuhkan oleh SSD lebih sedikit dibandingkan dengan HDD. Untuk SSD daya yang diperlukan berkisar antara 2 hingga 3 watt, sedangkan pada HDD mulai daru 6 hingga 7 watt.

Perbandingan Harga

Jika membandingkan harga sudah tentu SSD jauh lebih mahal dibandingkan dengan HDD. Hal ini dikarenakan teknologi yang dipergunakan termasuk perangkatnya yang jauh lebih tinggi levelnya. Sebagaimana kita tahu SSD merupakan hasil evolusi dari HDD yang versinya lebih ringkas dan ringan, namun memiliki fungsi yang sama dalam menyimpan dan membaca data.

Perbandingan Kapasitas

Untuk notebook, kapasitas yang diperlukan untuk SSD kurang dari 1 TB, sedangkan desktopnya maksimal 1 TB. Untuk HDD pada notebook kapasitasnya mulai dari 500 GB hingga 2 TB, sedangkan desktopnya 6 TB. Kapasitasnya sudah tentu lebih besar HDD sehingga jika hanya untuk penyimpanan HDD sudah cukup unggul dibandingkan SSD.

Perbandingan Noise

Untuk masalah suara yang dihasilkan sudah pasti HDD terdengar lebih bising dibandingkan dengan SSD yang nyaris tidak terdengar. Hal ini dikarenakan perangkat yang dipergunakan HDD yang merupakan piringan CD berkapasitas besar. Setiap kali menulis atau membaca data maka ia akan berputar hingga menghasilkan getaran yang menghasilkan noise.

Semakin cepat perputarannya maka semakin cepat kerja HDD tersebut dalam membaca atau menulis sebuah data. Gerakan mekanik ini juga menimbulkan panas yang membuat HDD seringkali terkena over heating dibandingkan dengn SSD yang tidak meghasilkan panas setiap kali membaca atau menulis data.

Perbandingan Failure Rate

SDD memiliki failure rate 2.0 juta jam, sedangkan HDD hanya 1,5 juta jam. Hal ini menunjukan SDD mampu menampilkan performanya secara optimal lebih panjang dibandingkan dengan HDD. Itulah sebabnya jika menggunakan laptop atau komputer untuk keperluan mengolah data dalam jumlah besar atau bekerja menggunakan berbagai aplikasi, tentunya yang memakan memori yang cukup besar maka SSD sudah pasti menjadi solusi yang paling tepat untuk Anda. Sementara itu, jika hanya membutuhkan back up data atau melakukan penyimpanan data yang lebih banyak, HDD pun sudah cukup untuk digunakan dalam perangat kerja Anda.

Perbandingan Kecepatan Membaca atau Menulis

SSD pada umumnya memiliki kecepatan reading dan writing 200 MB/s hingga 550 MB/s untuk SSD yang tingkat kecanggihannya lebih tinggi. Pada HDD kecepatan reading dan writing yang dimiliki hanya berkisar antara 50 hingga 120 MB/s saja. Itulah sebabnya penggunanya sebagian besar adalah pengguna pasif. Tidak sering melakukan kedua aktivitas ini. Namun lebih kepada fungsi penyimpanan datanya yang bisa diandalkan.

Perbandingan Kecepatan Membuka File

Seperti yang dijelaskan sebelumnya SSD memiliki kecepatan yang jauh lebih baik dibandingkan HDD dalam membuka file. Jadi untuk Anda yang enggan menunggu lama dalam membuka file SSD bisa menjadi pilihan tepat untuk Anda. Membuat bekerja lebih cepat dan lebih nyaman dalam bekerja dengan perangkat kerja Anda.

Selanjutnya tinggal Anda yang menentukan mana yang lebih dibutuhkan dari perbandingan SSD dan HDD ini. Keduanya memiliki perbedaan yang cukup jelas hingga Anda juga lebih mudah dalam membandingkannya. Hasilnya tentu dapat memilih mana yang lebih dibutuhkan. Apakah untuk mempermudah pekerjaan sehari-hari atau hanya untuk fungsi penyimpanan saja. Perhitungkan juga budget dan perangkat yang sudah ada yang Anda miliki agar compatible dengan SDD atau HDD yang akan dibeli.

Baca artikel yang lain mengenai Alat Penguat Sinyal Wifi

Anal