Komputer Desktop

Blog about all latest PC & tech related news and info

Tips Memilih Rack Server yang Pas dari Berbagai Merek

Rack server mempunyai fungsi untuk meletakkan semua perangkat server dan berbagai peralatan pendukungnya, yaitu Hub-Switch. Rack server ini mempunyai ukuran yang bermacam-macam. Biasanya penyebutan ukuran rack adalah“U (huruf U besar). Jenis rack server ini juga beragam. Ada yang bernama 8U hingga 46U. Untuk tipe 64U ini biasanya berupa standing atau open rack.

Istilah lain adalah RU atau disebut juga dengan Rack Unit. RU ini merupakan satuan yang digunakan untuk menyatakan tinggi dari sebuah rack server. Setiap nilai 1U setara dengan 1.75 inchi. Sebagai contoh, rack server 20U ini berarti rack yang memiliki 20 bagian ruang untuk peralatan dengan ukuran 35 atau 20 x 1.75 Inchi untuk digunakan secara vertikal. Sehingga, ukuran tinggi dari rack server dapat diukur sesuai dengan istilah penyebutannya tersebut. Setiap rack tersusun dari beberapa slot yang dikenal dengan bays. Dengan banyaknya jenis dan ukuran rack server, maka harus dipertimbangkan dulu berbagai keperluan yang diinginkan dalam memilih rack server yang tepat.

Desain slot dari rack server ini memanjang ke atas yang terdiri dari beberapa slot yang memiliki fungsi masing-masing. Untuk slot frame yang ada di paling atas biasanya digunakan sebagai ventilasi dari rack server tersebut. Keguanaan dari ventilasi ini untuk mencegah over heating pada peralatan server yang digunakan. Di dalam rack server juga terdapat Top cover untuk akses kabel supaya telihat aman dan rapi.

Bagian utama dari rack server adalah mounting element, sehingga dapat digunakan untuk menempatkan berbagai peralatan elektronik dari server dan dapat menanggung beban yang berat. Bagian lain dari rack server adalah bracing element dan heavy duty castor wheel. Rack server terdiri dari tiga jenis utama.

Jenis Rack Server dan Ukurannya

Memilih rack server harus disesuaikan dengan kebutuhan dan jenis rack yang tepat. Sehingga, penting untuk mengetahui jenis rack server dilihat dari tipenya adalah sebagai berikut.

Closed Rack

Closed Rack server ini merupakan tipe rack tertutup yang terdapat fasilitas berupa ventilas dengan double roof fan. Bagian luar rack dilengkapi dengan pintu kaca dan juga penutup bagian samping. Pintu-pintu tersebut dibuat dengan bahan metal galvanis yang mempunyai sifat yang sangat kuat dan kaku. Bahan tersebut dipilih supaya mampu menahan beban yang berat hingga mencapai 50 kilogram.

Untuk jenis rack server ini biasanya diletakkan dibagian dalam ruangan dengan suhu yang dingin. Untuk mendapatkan suhu yang sesuai dapat meletakkan AC di ruangan rack server tersebut. Suhu dingin ini bertujuan untuk menjaga perangkat server yang selalu aktif supaya kinerjanya tetap efisien dan stabil.

Open Rack

Open rack ini merupakan tipe rack server yang paling sederhana. Penempatan untuk semua perlengkapan jaringan menjadi lebih tertata dengan cara yang sederhana, namun tetap terlihat rapi. Rack jenis ini biasanya mempunyai harga yang lebih murah dari pada closed rack server. Akan tetapi, rack tipe ini lebih cocok digunakan untuk perusahaan kecil dan menengah. Dengan banyaknya jenis rack server ini memudahkan untuk memilih rack server sesuai dengan kebutuhan.

Wallmount Rack

Tipe rack server ini biasanya dimanfaatkan untuk meletakkan semua perlengkapan jaringan, antara lain switch hub, dan peralatan lainnya. Wallmount rack ini mempunyai 1 atau 2 pintu dengan desain yang sederhana. Dalam rack server biasanya terdapat fasilitas berupa cooling system yang berfungsi sebagai pendingin. Karena semakin dingin kondisi dari suhu maka perangkat untuk server akan semakin efisien.

Mengenal Ukuran Rackmount Dimensi Rack Server 1U, 2U, 3U, atau 4U

Rackmount adalah casing atau penutup yang berbentuk tipis, horizonta yang dapat disusun hingga menyerupai rack. Penyusunan dibuat secara berlapis dari atas menuju ke bawah untuk membentuk rack server. Berikut ini beberapa contoh rackmount dengan berbagai ukuran.

  1. 1U dengan dimensi 19″ x 1.75″ x 17.7″, 19″ x 1.75″ x 19.7″
    • Pengaturan komponen server menjadi lebih baik.
    • Terdapat tiga lubang cage nuts untuk memudahkan dalam pemasangan komponen-komponen dalam rak sistem server.
  2. 2U dengan dimensi 19″ x 3.5″ x 17.7″, 19″ x 3.5″ x:20.9″
    • Penataan segala komponen menjadi rebih rapi.
  3. 8U hingga 45U
    • Rack server yang diproduksi secara umum.

Mengapa Perlu Menggunakan Rack Server?

Rack server ini bertujuan untuk memudahkan dalam melakukan perawatan berbagai komponen server ang digunakan. Hal ini dikarenakan berbagai komponen tersebut tertata dengan baik, sehingga kabel-kabel akan lebih tersusun rapi. Setiap rak server ini digunakan untuk menyimpan server-server komputer.

Rack server ini juga berguna untuk menjaga kinerja dari sistem server yang harus bekerja secara terus-menerus. Karena rack server ini juga dilengkapi dengan pendingin yang akan membantu untuk menurunkan suhu panas dari berbagai komponen server. Hal ini menjadikan pentingnya dalam memilih rack server.

Merek Rack Server Terbaik

Rack server mempunyai kisaran harga yang bermacam-macam. Sesuaikan pemilihan rack server dengan kebutuhan dan biaya yang dialokasikan. Apabila biaya yang dianggarkan sangat minim, maka dapat memilih rack server murah. Namun, harga rack server yang murah ini biasanya bentuk rack server kecil. Sesuaikan rack yang tepat untuk komponen server anda. Berikut ini beberapa merek dari rack server.

  1. Rack Server EMERSON Knurr Rack 19″ Closed 42U-1100mm
    • Tipe closed rack dengan ukuran 42U.
    • Terdapat pintu rack dengan kunci pengamanan.
    • Terdapat fitur split side panels.
  2. Close Rack Server NIRAX NR 11042 PT
    • Bertipe closed rack 19″ dengan ukuran 42RU.
    • Terdapat bagian penutup samping.
    • Pintu rack menggunakan bahan metal.
    • Menggunakan bahan tempered glass untuk bagian pintu depan dengan fitur swinghandle.
  3. Rack Server HAGANE Enclose HR428G
    • Tipe rack 42U.
    • Menggunakan bahan tempered glass untuk bagian pintu.
    • Memiliki dua pintu samping.
  4. Close Rack Server 27U Pintu Kaca IndoRack dengan Model IR9027G
    • Tipe closed rack dengan ukuran 27U.
    • Terdapat dua pintu Samping yang dilengkapi dengan kunci.
    • Memiliki pintu depan dengan steel rear.
    • Terdapat fitur pendingin dengan 4 fan.

Tips Memilih Rack Server Sesuai Kebutuhan

Tips untuk memilih rack server yang tepat adalah sebagai berikut.

  • Harga yang sesuai dengan dana atau keuangan yang dianggarkan.
  • Banyaknya komponen server yang akan ditempatkan dalam rack.
  • Pastikan tipe rack yang diinginkan.
  • Memilih rack server yang diproduksi oleh produsen yang baik.

Kebutuhan rack server ini sangat penting untuk keamanan berbagai komponen server yang digunakan. Sebaiknya memilih rack server yang bertipe tertutup apabila terdapat banyak perangkat server ang perlu dilindungi. Karena tipe rack yang tertutup akan melindungi berbagai komponen dari debu dan berbagai gangguan yang mungkin terjadi.

Akan tetapi, apabila komponen server hanya terdiri dari beberapa komponen saja dapat menggunakan rack terbuka yang berukuran kecil. Namun, pastikan berbagai komponen, kabel, dan perlengkapan lainnya disusun dengan rapi untuk memudahkan perawatan. Pilihlah merek rack server dengan mempertimbangkan fitur yang dimiliki dan harga yang ditawarkan.

Baca artikel yang lain mengenai Spek Laptop Untuk Gaming

Cara Jitu Pilih Power Supply untuk Gaming

power supply untuk gamingUntuk bisa memilih power supply yang bagus, bukan berarti Anda harus memilih yang harganya mahal. Menentukan hal ini berarti Anda perlu mengetahui kebutuhan yang Anda miliki sehingga power supply yang dipilih memang sesuai dengan kebutuhan tersebut. Sebelum menentukan power supply, jangan ragu untuk bertanya pada penjual agar Anda memperoleh keterangan yang jelas mengenai komponen penting pada komputer tersebut.

Dalam memilih power supply komputer terbaik, Anda juga perlu berhati-hati karena banyak juga penjual peralatan elektronik yang enggan menjelaskan secara rinci mengenai kegunaan produk yang mereka sediakan. Jika kebutuhan daya yang diperlukan tidak terpenuhi maka komponen perangkat akan mengalami kerusakan. Untuk itu, diperlukan pemahaman mengenai jenis PSU yang paling cocok dengan kebutuhan.

Misalnya saja, jika kebutuhan Anda hanya untuk mengetik di layar komputer saja, maka Anda tidak membutuhkan power supply berkapasitas besar seperti halnya pada komputer yang sering digunakan untuk bermain game. Berikut ini adalah spesifikasi rata-rata yang biasanya dibutuhkan dalam memilih power supply.

Komputer Server

Komputer server merupakan CPU yang harus menggunakan PSU paling baik dengan kapasitas liquid cooling system yang mampu menstabilkan komputer server dengan sistem kerja hampir 24 jam dalam sehari. Jika panas berlebihan maka power supply akan tidak stabil dan PSU pun akan menjadi lebih cepat rusak. Dengan demikian, akan menyebabkan kerusakan komponen server lainnya.

Killer computer

Untuk perangkat yang satu ini, sebaiknya pilihlah power supply dengan spesifikasi berikut ini.

  • Processor 130 watt
  • VGA 700 watt
  • Motherboard 50 watt
  • RAM 40 watt
  • Harddisk 60 watt
  • Optical Drive 20 watt
  • Watercooling 100 watt
  • Kipas dan lampu LED 60 watt
  • PSU 1200 watt ke atas

Multimedia

Untuk perangkat yang sering digunakan dalam menjalankan program multimedia, dibutuhkan power supply dengan spesifikasi:

  • Processor 100 watt
  • VGA 250 watt
  • Motherboard 40 watt
  • RAM 20 watt
  • Harddisk 40 watt
  • Optical Drive 20 watt
  • Kipas dan lampu LED 40 watt
  • PSU 450 watt ke atas

Penggunaan standar

Untuk penggunaan perangkat standar di rumah, dibutuhkan power supply dengan spesifikasi:

  • Processor 80 watt
  • VGA 130 watt
  • Motherboard 30 watt
  • RAM 20 watt
  • Harddisk 40 watt
  • Optical Drive 20 watt
  • Kipas dan lampu LED 20 watt
  • PSU 350-450 watt ke atas

Low computer

  • Processor 60 watt
  • Motherboard 30 watt
  • RAM 10 watt
  • Harddisk 40 watt
  • Optical Drive 20 watt
  • Kipas 10 watt
  • PSU 350 watt ke bawah

Tips Jitu Memilih Power Supply Terbaik untuk Game

Untuk menjaga agar komponen pada komputer tetap dalam keadaan baik-baik saja, maka Anda perlu memilih power supply yang tepat. Terutama jika Anda merupakan pengguna yang sering menjalankan program game high end. Agar tidak salah dalam memilih power supply untuk gaming, ikuti langkah-langkah berikut ini.

  • Sebelum menentukan power supply mana yang akan dibeli, terlebih dahulu tentukan berapa jumlah daya yang dibutuhkan bagi komputer Anda. Gunakan berbagai macam tools yang ada di internet untuk mengetahui jumlah daya tersebut.
  • Setelah mengetahui berapa jumlah daya yang diperlukan, barulah Anda bisa menentukan power supply mana yang paling sesuai dalam memenuhi kebutuhan daya yang dibutuhkan. Penggunaan power supply untuk gaming biasanya memiliki daya minimal 450 sampai 600 watt.
  • Hindari kesalahan membeli atau memilih power supply berdasarkan pertimbangan harga yang murah. Bagaimana pun, harga menentukan kualitas suatu produk.
  • Jika Anda masih belum mendapatkan power supply yang dibutuhkan, cobalah gali informasi di media online tentang situs khusus yang menjual produk tersebut. Jangan lupa untuk tetap mempertimbangkan rating, testimonial, dan juga kepercayaan pelayanan konsumen di saat Anda melakukan belanja online.
  • Jika memungkinkan, pilihlah power supply terbaik bagi komputer Anda dengan memilih produk yang sudah ternama dengan kualitas yang recomended. Beberapa merek ternama yang sudah dianggap sebagai produk terpercaya antara lain:
  • Seasonic
  • Enermax
  • Fatalis
  • Silverstone
  • Super Flower
  • FSP
  • Coarsir

Meskipun harganya mahal, namun kualitasnya bisa Anda percaya. Ada juga beberapa merek yang ternama namun menawarkan harga yang lebih terjangkau seperti Muscle Power.

  • Pilihlah power supply yang sudah memiliki cap bronze, yakni sertifikasi yang diberikan kepada produk power supply yang mampu memberikan efisiensi sebesar 80 persen ke atas. Dengan tingginya tingkat efisiensi yang diberikan, maka biaya listrik yang perlu Anda bayar pun akan semakin murah.
  • Untuk memperoleh sertifikasi tersebut, biasanya produsen telah mengalami beberapa tahapan sehingga Anda perlu memilih power supply dengan label 80+ sebagai jaminan kualitas yang dimiliki produk tersebut.

Baca artikel yang lain mengenai Belajar Pivot Table

Ingin Beli UPS Terbaik untuk Server? Baca Dulu Info Penting Ini!

ups terbaik untuk server

Apakah Anda sering bermasalah dengan peralatan elektronik komputer atau server saat terjadi pemadaman listrik? Tentu saja karena hal tersebut akan berpengaruh pada komponen komputer maupun server itu sendiri. Komputer atau server akan berjalan tidak normal jika sering terjadi pemadaman listrik ketika peralatan tersebut sedang bekerja memproses program maupun data. Oleh sebab itu, dibutuhkan Uninterruptable Power Supply (UPS) yang dapat mengatasi permasalahan tersebut.

UPS sendiri merupakan komponen tambahan yang tidak terdapat dalam sistem komputer sehingga tidak perlu dilakukan install driver untuk mengaktofkannya. Meskipun begitu, ada juga jenis UPS dengan driver yang harganya relatif mahal. Anda bisa menemukan berbagai jenis merk UPS server di toko-toko komputer dengan fitur dan spesifikasi yang tentu saja berbeda-beda. Namun, Anda perlu memilih UPS terbaik untuk server agar komponen perangkat yang dimiliki bisa lebih awet dan juga memiliki waktu untuk mematikan komputer secara normal.

UPS memiliki beragam jenis sehingga Anda perlu menemukan berbagai unit dengan daya yang berbeda-beda pula. Hal pertama yang harus dilakukan adalah mengenal sistem rumah dan kantor, serta perangkat apa saja yang dibutuhkan. Lantas, seberapa besar daya UPS yang dibutuhkan? Tentu saja UPS yang mumpuni harus cukup untuk membuat server atau komputer tetap menyala. Anda perlu memeriksa sistem inti dan perangkat tambahan yang membutuhkan listrik untuk mengetahuinya. Namun, Anda juga bisa langsung berkonsultasi dengan pihak penjual UPS untuk mengetahui UPS server terbaik yang dibutuhkan.

Jenis-Jenis UPS

Terdapat dua faktor penting yang harus Anda ketahui saat akan membeli UPS. Pertama, daya yang dibutuhkan dan kedua adalah jenis UPS itu sendiri. Anda bisa menemukan dua UPS dengan daya yang sama, namun harga yang berbeda. Hal ini disebabkan oleh jenis UPS yang ditawarkan juga berbeda. Jenis-jenis UPS yang perlu Anda ketahui ada tiga macam, yaitu:

Standby UPS, yaitu jenis UPS yang baterainya harus di-charge kemudian tunggu sampai aliran listrik mati dan UPS pun akan berfungsi sebagai baterai cadangan. Perpindahan waktu yang dibutuhkan dalam proses ini antara 20 sampai 100 milidetik. Beberapa tipe Standby UPS yang masuk rekomendasi adalah:

  • APC Back-UPS RS 625VA 230V
  • APC Back-UPS ES 500VA 230V
  • CYBERPOWER BU600E-AS

Line-interactive UPS, yaitu UPS dengan desain yang mirip Standby UPS, namun memiliki transformator khusus yang mampu menangani keluar masuknya power dengan lebih baik. UPS jenis ini sangat cocok untuk digunakan oleh Anda yang tinggal di tempat dengan kemungkinan turun daya yang sering atau tegangan rendah. Beberapa tipe yang masuk dalam rekomendasi dari Line-interactive UPS ini adalah:

  • APC SUA5000RMI5U
  • EATON E Series NV [ENV800H]
  • CYBERPOWER VALUE2200ELCD

Online UPS, yaitu jenis UPS dengan harga paling mahal karena UPS ini membutuhkan banyak sirkuit tambahan. UPS jenis ini mampu mengisolasi perangkat dari aliran listrik yang masuk. Berbeda dengan kedua jenis UPS di atas yang akan aktif saat tegangan listrik turun atau mati, UPS jenis ini justru akan terus menyaring kekuatan listrik melalui baterai sehingga tidak akan ada daya listrik yang hilang saat terjadi masalah tegangan. UPS jenis ini juga mirip dengan firewall yang mampu menstabilkan listrik yang masuk ke dalam perangkat elektronik. Beberapa yang masuk ke dalam rekomendasi dari Online UPS adalah:

  • APC SURT1000Xli
  • EMERSON Liebert GXT4 2000VA [GXT4-2000RT230]
  • EMERSON Liebert Online UPS [GXT3-2000RT230]

 

Cara Membandingkan Fitur Sekunder

Meskipun dianggap sebagai item yang canggih, namun UPS hanya berfungsi sebagai baterai pada perangkat elektronik yang Anda punya. Ada juga fitur tambahan yang bisa membuat UPS lebih menarik, yakni sebagai berikut.

  • Dukungan OS yang tersedia. UPS tidak hanya berisi baterai, namun juga terdapat beberapa jenis UPS yang memiliki aplikasi khusus untuk diinstall di komputer agar berbagai interaksi dapat dilakukan dengan mudah. UPS jenis ini akan terhubung dengan komputer melalui kabel USB sehingga saat baterai UPS lemah, maka proses shutdown ke komputer akan secara otomatis dilakukan.
  • Jumlah outlet. Secara umum, UPS memiliki outlet on-battery dan off-battery sehingga Anda perlu memastikan bahwa ada outlet atau colokan yang dapat memenuhi kebutuhan server.
  • Kabel filter. Jika Anda menggunakan model kabel dan router, maka Anda juga perlu memeriksa spesifikasi UPS agar dapat melindungi kabel Ethernet dan Coax.
  • Layar. Tidak semua UPS mempunyai layar. Ada juga UPS dengan model yang tua dan low-end yang tidak memiliki layar sehingga Anda tidak mengetahui informasi yang dibutuhkan seperti halnya sisa waktu UPS, isi baterai, dan info penting lain.
  • Fan. UPS berukuran kecil tidak memiliki fan sehingga sebaiknya Anda memilih UPS berukuran besar untuk server yang baik jika diletakkan di ruangan lain yang tidak mengganggu.
  • Baterai UPS dapat bertahan selama 3 sampai 5 tahun. Jika baterai UPS rusak, maka Anda tidak bisa memperbaikinya dan tetap harus membeli baterai UPS yang baru.

Hal lain yang perlu diketahui soal UPS adalah harga UPS server. Harga yang ditawarkan tentu bermacam-macam, bergantung pada jenis dan fungsinya. Rata-rata harga yang ditawarkan dari UPS ini antara 2 jutaan sampai 15 jutaan. Semoga bermanfaat.

Baca artikel yang lain mengenai Laptop Hybrid Terbaik

Belajar Cara Merakit Komputer Server Sendiri

merakit komputer server sendiriAnda ingin merakit komputer server sendiri tapi masih binggung? Tidak usah bingung, kali ini kami akan membahas informasi seputar perakitan komputer server yang dilakukan sendiri. Meskipun memang merakit komputer ini cukup sulit untuk dilakukan, namun bukan tidak mungkin Anda bisa melakukannya sendiri. Hal yang penting dan harus Anda perhatikan adala poin-poin berikut. Apa sajakah itu? Simak informasinya berikut.

Perakitan Komputer Server

Sebelum membahas tentang poin-poin dalam merakit komputer server, Anda harus mengetahui dulu sekilas tentang perakitan komputer server. Merakit komputer server memang merupakan pekerjaan yang cukup sulit, terutama untuk mereka yang belum berpengalaman.

Namun, pekerjaan ini pun tidak sesulit yang dibayangkan. Asalkan Anda mengetahui tahap-tahapnya dan melakukan tahapan-tahapan tersebut dengan teliti, perakitam komputer server akan berasil dengan baik.

Pekerjaan yang cukup sulit dalam merakit PC server adalah memilih perangkat keras yang akan digunakan. Namun jika ingin mudah, Anda bisa membeli komputer server ini di toko komputer. Komputer server yang mereka jual pun merupakan merek-merek yang terkenal.

Di pasaran banyak merek komputer server yang dijual, seperti HP, Dell, IDM, maupun merek komputer server terkenal lainnya. Tak hanya beragam dalam hal nama brand, harga yang ditawarkan untuk komputer server pun sangat beragam. Hal ini tergantung dari spesifikasi komputer server tersebut. Namun, secara umum harga komputer server ini dibandrol di atas harga 10 juta rupiah.

Harga untuk komputer server ini memang lebih mahal dibanding dengan harga komputer pada umumnya. Jika harga komputer secara umum dibanderol sekitar 5 juta rupiah, untuk komputer server ini harga yang paling murah tidak kurang dari 10 juta rupiah. Hal ini karena komputer server sudah dirancang sedemikian rupa sehingga komputer tersebut dapat bekerja sebagai server komputer dengan baik dengan berbagai kelebihan yang dimilikinya.

Merakit Komputer Server Sendiri

Selain memakai komputer server built up, Anda pun dapat mmebuat komputer server sendiri. Caranya yaitu dengan merakit sendiri komputer server. Namun sebelum Anda merakit komputer server ini, sebaiknya pahami dulu spesifikasi yang digunakan pada komputer server tersebut.

Bagian pertama dari komputer server yang harus Anda pertikan adalah prosesor. Pilihlah prosesor yang benar-benar didesain untuk komputer server, prosesor yang dapat beroperasi pada suhu dingin. Untuk produk Intel, prosesor yang cocok untuk komputer server adalah Xeon. Intel Xeon memiliki banyak varian antara lain E3, E5, E7 dan 5000 sequence.

Dalam memilih prosesor server Intel, satu hal yang harus Anda perhatikan, yaitu prosesor yag Anda pilih memiliki fitur VT (virtualization technology) dan berbasis 64 bit. Terkait hal ini, Intel Xeon memiliki basis 64 bit. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa server yang Anda pilih siap untuk Microsoft Windows server 2008 dan 2012 serta dapat mendukung virtualisasi dengan baik.

Kelebihan dari Intel Xeon ini antara lain:

  • Memiliki L3 cache sehingga prosesor bisa bekerja lebih optimal.
  • Dukungan ECC RAM. Jenis RAM ini dapat mendeteksi serta memperbaiki data corruption.
  • Memiliki inti lebih banyak sehingga memungkinkan Anda menjalankan aplikasi dengan jumlah core yang banyak (12 core).
  • Daya tahan lebih kuat meskipun bekerja berat dan tahan lama.
  • Harga lebih murah dibanding Core i7 dan i5.

Bagian kedua dari komputer server yang harus diperhatikan yaitu kapasitas RAM. Semakin baik spesifikasi RAM yang dimiliki, akan semakin baik performanya. Jenis RAM untuk server adalah RAM ECC. RAM ini memiliki kemampuan untuk mendeteksi dan memperbaiki data corruption baik itu yang sedang terjadi maupun yang akan terjadi selama komputer digunakan. Selain itu, perhatikan juga kapasitas dari RAM yang dipilih.

Semakin besar kapasitas RAM tentu akan membuat performa komputer server tersebut semakin stabil. RAM berukuran 4 GB bukanlah ukuran RAM yang cocok untuk komputer server. Pada umumnya, komputer server memiliki kapasitas RAM minimal 16 GB. Kami sarankan sebaiknya memilih EEC dengan kapasitas 32 GB. Dengan RAM EEC ini komputer server Anda akan terhindari dari error system.

Selain kapasitas RAM, kapasitas harddisk pun harus diperhatikan. Harddisk ini akan digunakan sebagai media penyimpanan beragam jenis data dan file. Untuk harddisk ini, ukuran 1 terra byte cukup untuk komputer server. Ini merupakan ukuran minimal dari harddisk komputer server agar Anda tidak cepat kehabisan ruang penyimpanan.

Bagian ketiga dari komputer server yang tidak kalah pentingnya merupakan bagian yang sangat penting dalam merakit komputer server. Komputer server harus menggunakan power supply yang bagus, yang memiliki cairan pendingin (Liquid Cooling System). Dengan adanya system pendingin ini, power supply yang digunakan untuk komputer server yang bekerja 24 jam sehari tidak akan cepat panas sehingga tidak akan cepat rusak.

Besarnya daya power supply sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan dan spesifikasi komputer Anda. Totalkan berapa kebutuhan daya listrik komputer Anda. Pilih power supply dengan besaran daya lebih besar dari kebutuhan listrik yang diperlukan. Sementara untuk merek, saat ini banyak merek-merek yang bagus seperti Thermaltake, Corsair, dan Hydro yang memiliki system pendingin.

Jika bagian-bagian penting di atas sudah terpenuhi, Anda sudah bisa merakit komputer server sendiri. Dari informasi ini, bisa disimpulkan bahwa membangun sebuah komputer server memerlukan investasi biaya yang cukup tinggi. Namun, jika pemanfaatan dan pengelolaan komputer server ini bisa maksimal, tentu biaya yang dikeluarkan akan sebanding dengan manfaat atau fungsi yang diberikan komputer server tersebut.

Hal lain yang juga harus Anda perhatikan adalah sesuaikan dengan budget yang Anda miliki. Membangun sebuah komputer server memang memerlukan biaya yang cukup tinggi. Anda sebaiknya menabung dulu untuk mendapatkan komputer server dengan kualitas yang bagus dibanding dengan membeli atau merakit komputer server yang lebih murah, namun dengan kualitas yang kurang atau tidak sesuai dengan kebutuhan Anda.

Bagaimana, merakit komputer server tidak sesulit yang dibayangkan, bukan? Anda bisa merakit komputer server sendiri dengan memperhatian poin-poin di atas. Satu hal lagi, telitilah saat melakukan perakitan komputer server ini.

Nah, demikianlah informasi tentang cara merakit komputer server sendiri. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda. Selamat mencoba.

Baca artikel yang lain mengenai UPS Komputer

Inilah Daftar Merk SSD Terbaik di Indonesia. Mau tahu?

Merasa laptop atau PC Anda sudah mulai membutuhkan SSD? Sudah saatnya Anda melirik beberapa merk SSD ini. Terbaik dengan keunggulannya masing-masing karena beda merk SSD tentu memiliki kualitas SSD yang berbeda juga. Pun kecenderungan penggunaannya.

Satu SSD dikatakan paling cocok untuk editing foto belum tentu cocok untuk aplikasi office dan lain sebagainya. Untuk itu, kami berikan bocoran untuk yang sedang bingung memilih merk SSD yang akan diincar untuk memenuhi kebutuhan Anda.

Berikut ini daftar merk SSD terbaik 2016 yang seringkali diincar para pengguna SSD di Indonesia.

Samsung 850 Pro GB 2,5 Inch SATA

Samsung 850 Pro GB 2,5 Inch SATA

Untuk SSD kelas menengah, Samsung 850 Pro GB 2,5 Inch SATA ini adalah pilihan yang cukup baik dibandingkan dengan merk lainnya. SSD Samsung ini menawarkan kecepatan dan performa yang lebih baik dibandingkan merk lainnya yang selevel. Hasil inovasi Samsung dalam kemampuannya membuat komponen sendiri dengan kualitas yang patut diacungi jempol.

Untuk SSD ini, Samsung menggunakan Chip tri-core yang dapat memindahkan data memori sekitar 21 nm Flash. Itulah sebabnya SSD ini bisa dikatakan SSD yang sangat sempurna. Tentu selain performa terbaik yang dapat dihasilkannya hingga sangat membantu pekerjaan Anda.

Samsung 840 EVO 250 GB 2,5 Inch SATA

Samsung 840 EVO 250 GB 2,5 Inch SATA

Jika ingin sedikit berhemat dengan budget Anda dalam menggunakan SSD terbaik dari Samsung, maka Samsung 840 EVO 250 GB 2,5 Inch SATA ini adalah pilihan yang tepat untuk Anda. Kenyataannya kinerja yang dihasilkan dari SSD ini nyaris sama dengan 850 pro.

Keuntungan dalam menggunakan SSD ini sudah bisa Anda dapatkan dengan menggunakan SSD ini. Jika ingin mengurutkan kinerjanya maka Samsung 840 pro ini berada pada cache level kedua yang dapat membantu Anda mempercepat komunikasi antara memori dengan kontroler. Salah satu juaranya untuk urusan kecepatan tanpa harus menguras dompet Anda. Dan merk inipun menjadi SSD murah terbaik untuk dimiliki.

SanDisk Extreme II 240 GB SATA

SanDisk Extreme II 240 GB SATA

Ternyata ada SSD yang tak kalah cepat lagi, namun dijual dengan harga yang terjangkau. SanDisk Extreme II 240 GB SATA dengan kotroler Marvel 88SS9187-BLD2 yang sangat pas ketika bertemu dengan Flash milik SanDisk ini. Hal ini membuatnya menjadi pemenang dalam urusan kecepatan di antara SSD yang masuk jajaran SSD kelas menengah.

OCZ Storage Solutions Vector 150 Series

OCZ Storage Solutions Vector 150 Series

Jika Anda mencari SSD dengan kecepatan super yang memiliki kotroler sendiri maka OCZ Storage Solutions Vector 150 Series adalah jawabannya. Dengan kecepatan 500 MB/s cukup untuk memuaskan Anda dalam hal kecepatan. Barefoot 3 menjadi kotroler yang digunakan yang tidak hanya berfungsi untuk memberi kecepatan optimal, tapi juga menjaga drive agar mampu bekerja dalam jangka yang panjang. Walaupun demikian, ketika memori flash dalam drive buruk maka ia akan menghentikan penggunaannya secara otomatis.

Intel 530 Series 240 GB 2,5 Inch Internal

Intel 530 Series 240 GB 2,5 Inch Internal

Jika pekerjaan Anda bergelut dengan data seperti data-data Microsoft Office, maka Intel 530 Series 240 GB 2,5 Inch Internal bisa menjadi salah satu SSD yang dapat diandalkan. Selain karena kemampuan membaca datanya yang tinggi, pembeliannya membuat Anda cukup aman karena diberi garansi hingga 5 tahun. Waktu yang cukup panjang untuk penggunaan SSD, bukan?

Crucial M550 256 GB SATA 2,5 Inch 7mm

Crucial M550 256 GB SATA 2,5 Inch 7mm

SSD ini adalah hasil evolusi dari generasi sebelumnya, yaitu M500. Perbedaan kontroler yang digunakannya, yaitu Marvell 88SS9187 membuatnya bisa bekerja lebih cepat dari pendahulunya. Kecepatannya meningkat hingga 50 MB/s untuk membaca dan 100/MB/s untuk menulis. Harganya juga tidak terlalu mahal, apalagi dengan garansi 3 tahun yang menyertainya.

Intel 730 Series 2,5 Inch Solid State

Intel 730 Series 2,5 Inch Solid State

SSD ini sangat cocok untuk Anda yang suka bermain game atau menggunakan berbagai aplikasi yang berat dengan laptop Anda sehari-hari. Mulai dari editing video atau melakukan pengembangan software jika Anda seorang programmer. Bisa juga untuk berbagai pekerjaan multitasking lainnya dari yang sederhana hingga yang rumit.

Dengan kinerjanya yang cukup baik nampaknya wajar bila SSD yang beroperasi dengan kontroler intel generasi ke-3 ini dibandrol dengan harga yang cukup mahal. Maka dari itu, SSD ini masuk ke dalam merk SSD paling bagus yang pernah ada.

Corsair Neutron Series GTX 2,5 Inch 240 GB

Corsair Neutron Series GTX 2,5 Inch 240 GB

Jika yang dibutuhkan adalah SSD yang mampu bekerja dengan stabil yang hanya memerlukan daya yang cukup rendah maka Corsair Neutron Series GTX 2,5 Inch 240 GB adalah pilihan yang terbaik untuk Anda. Ini membuatnya unggul karena bisa dipadukan dengan berbagai macam merk laptop. Dengan harga cukup murah tentunya dibandingkan dengan SSD lain di kelasnya pastinya dapat merebut hati Anda.

PNY XLR8 SATA 240 GB 6 Gbps 2,5 Inch

PNY XLR8 SATA 240 GB 6 Gbps 2,5 Inch

Jika Anda mendambakan SSD setara dengan intel 530 series, namun dengan budget yang lebih rendah maka PNY XLR8 SATA 240 GB 6 Gbps 2,5 Inch adalah pilihan yang tepat. Dengan harga yang lebih murah SSD iXLR8 berani maju dengan performa kecepatan membaca dan menulis data 500 MB/s.

Kini saatnya menentukan pilihan untuk membeli SSD mana yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda. Selamat berburu Merk SSD terbaik.

Baca artikel yang lain mengenai Mendeteksi Kerusakan Komputer

Pintar dengan tahu Perbedaan SSD dan HDD!

perbedaan ssd dan hdd

Apa sih perbedaan SSD dan HDD? Pertanyaan ini tentu manjadi pertanyaan Anda ketika sales laptop atau ultrabook menawarkan jenis hardisk dari sebuah laptop atau ultrabook tersebut. Bagi yang sudah paham betul tentu tidak menjadi masalah, tapi jika sama sekali tidak paham tentu akan kebingungan dengan pilihan tersebut. Karena keduanya walaupun memiliki fungsi yang tidak jauh berbeda tentu memiliki banyak perbedaan.

Nah agar tidak kebingungan lagi dalam memilih SSD dan HDD maka kali ini kami akan uraikan mengenai perbedaan keduanya sebagai berikut.

Mengenal SSD dan HDD

SSD adalah kependekan dari Solid State Drive atau Solid State Disk. Sebuah perangkat untuk menyimpan data yang menggunakan serangkaian IC sebagai memorinya. Di sanalah penyimpanan data dan informasi dilakukan jika laptop atau ultrabook yang dipilih menggunakan memory SSD.

Secara sederhana perangkat ini mirip dengan flash drive, namun SSD adalah versi canggihnya. Data tersimpan dengan baik pada microchip secara elektronik. Data tersimpan aman hingga 200 tahun dalam SSD ini.

Sementara itu, HDD adalah kependekan dari Hard Disk Drive yang muncul jauh lebih awal mendahului SSD. Itulah sebabnya teknologi yang digunakan masih belum secanggih SSD. HDD masih menggunakan disc berukuran dan berkapasitas besar untuk menyimpan data dan informasi. Itulah sebabnya masih mengandalkan gerakan mekanik. Akibatnya suara bising kadang terdengar ketika sedang membaca atau menuliskan data.

Beda SSD dan HDD

Ada beberapa perbedaan HDD dan SSD yang harus diketahui yang bisa dijadikan bahan pertimbangan. Mana di antara keduanya yang paling sesuai untuk digunakan. Tentnya yang paling sesuai dan cocok dengan pekerjaan dan diri Anda pribadi. Berikut di antaranya:

Perbandingan Daya

Penggunaan daya yang dibutuhkan oleh SSD lebih sedikit dibandingkan dengan HDD. Untuk SSD daya yang diperlukan berkisar antara 2 hingga 3 watt, sedangkan pada HDD mulai daru 6 hingga 7 watt.

Perbandingan Harga

Jika membandingkan harga sudah tentu SSD jauh lebih mahal dibandingkan dengan HDD. Hal ini dikarenakan teknologi yang dipergunakan termasuk perangkatnya yang jauh lebih tinggi levelnya. Sebagaimana kita tahu SSD merupakan hasil evolusi dari HDD yang versinya lebih ringkas dan ringan, namun memiliki fungsi yang sama dalam menyimpan dan membaca data.

Perbandingan Kapasitas

Untuk notebook, kapasitas yang diperlukan untuk SSD kurang dari 1 TB, sedangkan desktopnya maksimal 1 TB. Untuk HDD pada notebook kapasitasnya mulai dari 500 GB hingga 2 TB, sedangkan desktopnya 6 TB. Kapasitasnya sudah tentu lebih besar HDD sehingga jika hanya untuk penyimpanan HDD sudah cukup unggul dibandingkan SSD.

Perbandingan Noise

Untuk masalah suara yang dihasilkan sudah pasti HDD terdengar lebih bising dibandingkan dengan SSD yang nyaris tidak terdengar. Hal ini dikarenakan perangkat yang dipergunakan HDD yang merupakan piringan CD berkapasitas besar. Setiap kali menulis atau membaca data maka ia akan berputar hingga menghasilkan getaran yang menghasilkan noise.

Semakin cepat perputarannya maka semakin cepat kerja HDD tersebut dalam membaca atau menulis sebuah data. Gerakan mekanik ini juga menimbulkan panas yang membuat HDD seringkali terkena over heating dibandingkan dengn SSD yang tidak meghasilkan panas setiap kali membaca atau menulis data.

Perbandingan Failure Rate

SDD memiliki failure rate 2.0 juta jam, sedangkan HDD hanya 1,5 juta jam. Hal ini menunjukan SDD mampu menampilkan performanya secara optimal lebih panjang dibandingkan dengan HDD. Itulah sebabnya jika menggunakan laptop atau komputer untuk keperluan mengolah data dalam jumlah besar atau bekerja menggunakan berbagai aplikasi, tentunya yang memakan memori yang cukup besar maka SSD sudah pasti menjadi solusi yang paling tepat untuk Anda. Sementara itu, jika hanya membutuhkan back up data atau melakukan penyimpanan data yang lebih banyak, HDD pun sudah cukup untuk digunakan dalam perangat kerja Anda.

Perbandingan Kecepatan Membaca atau Menulis

SSD pada umumnya memiliki kecepatan reading dan writing 200 MB/s hingga 550 MB/s untuk SSD yang tingkat kecanggihannya lebih tinggi. Pada HDD kecepatan reading dan writing yang dimiliki hanya berkisar antara 50 hingga 120 MB/s saja. Itulah sebabnya penggunanya sebagian besar adalah pengguna pasif. Tidak sering melakukan kedua aktivitas ini. Namun lebih kepada fungsi penyimpanan datanya yang bisa diandalkan.

Perbandingan Kecepatan Membuka File

Seperti yang dijelaskan sebelumnya SSD memiliki kecepatan yang jauh lebih baik dibandingkan HDD dalam membuka file. Jadi untuk Anda yang enggan menunggu lama dalam membuka file SSD bisa menjadi pilihan tepat untuk Anda. Membuat bekerja lebih cepat dan lebih nyaman dalam bekerja dengan perangkat kerja Anda.

Selanjutnya tinggal Anda yang menentukan mana yang lebih dibutuhkan dari perbandingan SSD dan HDD ini. Keduanya memiliki perbedaan yang cukup jelas hingga Anda juga lebih mudah dalam membandingkannya. Hasilnya tentu dapat memilih mana yang lebih dibutuhkan. Apakah untuk mempermudah pekerjaan sehari-hari atau hanya untuk fungsi penyimpanan saja. Perhitungkan juga budget dan perangkat yang sudah ada yang Anda miliki agar compatible dengan SDD atau HDD yang akan dibeli.

Baca artikel yang lain mengenai Alat Penguat Sinyal Wifi

Pakai Komputer Server Terbaik Ini Akan Puaskan Pengguna

IBM X3650-M4-791532A ServerTidak mudah memang untuk memilih komputer server terbaik karena akan ada banyak pertimbangan yang harus menjadi dasar untuk memilih komputer server mana yang akan kita pergunakan. Tentunya yang dipilih haruslah sesuai dengan kebutuhan kita yang menjadi penyedia server. Apakah klien kita banyak atau sedikit.

Dalam hal ini berapa banyak komputer yang nantinya akan terhubung secara online melalui komputer server ini. Semakin banyak perangkat yang terhubung membuat kebutuhan kapasitas server juga semakin besar. Imbasnya tentu kita membutuhkan spesifikasi yang lebih, juga kapasitasnya. Ada beberapa komputer server yang seringkali menjadi andalan untuk digunakan:

IBM X3650-M4-791532A Server

Ini adalah server komputer yang bisa andalkan dengan harga yang cukup tinggi, yaitu mendekati Rp 60 juta. Meski tidak masuk dalam kriteria komputer server murah, namun produk keluaran IBM ini memiliki processor Intel Xeon Quad Core E5-2643 130W dengan kecepaan 3,3GHz/1600MHz.

Chipset yang digunakan ialah Intel C604 dengan memory 1×4 GB 1Rx4, 1,35V PC3L-10600 CL9 ECC DDR3 1333MHz. Hard drive yang digunakan adalah IBM 300 GB 10K 6Gbps SAS SFF Slim Hot-Swap. Sementara itu, optical yang dipilihnya ialah IBM Ultraslim Enchanced SATA DVD multi burner.

Video card yang digunakan tiada lain adalah VGA Matrox G200eR2 dengan 16 MB memory yang sudah terintegrasi dengan IMM2 yang berhasil memberikan resolusi 1600 x 1200 pada 75 Hz dengan 16 M warna. Power supply yang disediakan berkekuatan 900 watt hot-swap yang support RPS. Garansi yang diberikan untuk komputer server yang super mahal ini berlaku hingga 3 tahun.

IBM X3300-M4-7382F2A Server

Masih dari IBM, namun kali ini dengan menggunakan processor Intel Xeon 6C E52440 95W 2,4GHz/1333MHz/15 MB. Memory yang digunakan 1x4GB dengan Hard Drive berkapasitas 146 GB 10K HS 2,5 in SAS.

Optical room yang digunakannya ialah DVD room. Harga komputer server yang mendekati angka Rp 50 juta ini tidak disertai dengan operating system. Power supply yang digunakan 550W p/s menggunakan HotSwap Power Supply. Semua kinerja server ini diberi garansi 3 tahun. Tentunya ini masih tidak masuk dalam kriteria sebagai komputer server murah, bukan? Namun tetap masih menjadi andalan pastinya.

IBM X3300-M4-7382D4A Server

Masih dari IBM, komputer server yang ditawarkan IBM ini dibandrol dengan harga komputer server ini mendekati Rp 38 juta. Processor yang digunakannya adalah Intel Xeon 6C E52430 65W 2,2GHz/1333MHz/15MB. Memory bawaannya 1x4GB dengan dukungan hard drive sebesar 146 GB 10K HS 2,5in SAS. Ethernetnya terdiri dari Std two integrated Intel I350M2 controller Gigabit Enthernet 1000 BASET RJ45 Ports.

Sama seperti komputer server sebelumnya, optical yang digunakan adalah DVD room juga tanpa operation system. Power supply yang disediakan berkekuatan 550W p/s, HotSwap Power Supply 80Plus. Sistem managemen yang digunakan adalah IMM2. Memiliki 6 USB 2.0 Port, dan 1 DB 15 Video, serta 1 processor dan power supply yang digunakan. Pembelian resminya mendapatkan garansi selama 3 tahun.

IBM X3300-M4-7382D2A Server

Masih merek yang sama, kali ini IBM menawarkan komputer sever dengan part number 7382D2A dengan menggunakan Processor Intel Xeon 6C E52430 95W 2,2GHz/1333MHz/15MB dengan memory 1x4GB. HDD yang digunakan berkapasitas 300 GB 15K HS 3,5in SAS dengan menggunakan optical DVD Room. Ethernetnya Std Two integrates Intel I350CM2 controller Gigabit Ethernet 1000 BASET RJ45Ports.

Menggunakan 6 USB Port 2.0 Port, 1 DB 15 Video, dan 1 DB9 serial. Bisa diperluas lebih dari 6 PCLe 3.0 slots, tergantung pada seri processor yang digunakan dan power supplynya. Power supply yang digunakan 550W p/s. HotSwap Power Supply 80 Plus. Semua perangkat komputer server yang dibandrol dengan harga hampir mendekati Rp 36 juta in idiberi garansi selama 3 tahun.

IBM X3300-M4-7382C2A Server

Komputer server IBM yang satu ini bernomor seri 7382C2A. Sebuah komputer server dengan processor Intel Xeon 6C E52420 95W 1,9GHz/1333MHz/15MB. Dibekali dengan memory sebesar 1x4GB dengan Hard Drive berkapasitas 300 GB 15K HS 3,5in SAS. Opticalnya sama seperti beberapa komputer server sebelumnya yaitu DVD Room.

Dengan Etherner Std two integrated Intel I350CM2 Controller Gigabit Ethernet 1000 BASET RJ45 Ports. Memiliki 6 USB port, 1 DB15 Video, dan 1 DB serial. Slotnya bisa diperluas hingga lebih dari 6 PCLe 3,0 slots yang disesuaikan dengan processors dan power supply yang digunakan. Power supply mulai dari 460 W p/s, HotSwap power supply 80 Plus. Sistem managemennya IMM2. Komputer server ini diberi garansi 3 tahun seperti halnya komputer server lainnya.

Itulah beberapa server komputer yang banyak digunakan oleh perusahaan yang membutuhkan komputer server untuk operasionalnya. Server dengan spesifikasi yang cukup besar hingga meminimalisasi terjadinya down atau maintenance server. Harga komputer server yang ditawarkan memang cukup mahal, namun sebanding dengan fitur dan kapasitas yang diberikan komputer-komputer server produksi IBM ini. Nantinya anda sendiri yang menyesuaikan dengan kebutuhan Anda. Jika dirasa terlalu mahal dengan kapasitas yang terlalu besar Anda bisa melirik komputer server dari HP atau merek lainnya.

Baca artikel yang lain mengenai Laptop atau PC

Mana yang Lebih Baik, Server Rakitan vs Built Up?

server rakitan vs built upMemilih antara server rakitan vs built up kadangkala menjadi kegalauan tersendiri. Terutama bagi Anda yang akan memulai bisnis dan melebarkan sayap dengan adanya keperluan untuk menggunakan komputer server. Berbagai pertimbanganpun sudah tentu dilakukan, namun seringkali harga dari komputer server rakitan yang murah menggoda untuk lebih memilihnya dibandingkan server built up. Agar tidak menyesal dengan pilihan Anda ada baiknya baca artikel ini terlebih dahulu.

Komponen yang Digunakan

Komputer server rakitan dengan server built up bisa jadi memiliki spesifikasi yang sama. Tapi coba lihat lebih dekat lagi, terutama komponen yang dipergunakan keduanya. Barulah Anda akan tahu betapa berbedanya keduanya. Komponen yang digunakan server rakitan karena bukan dibuat oleh mereka yang benar-benar ahli maka komponen yang dipilih pun bisa jadi tidak sesuai dengan standar.

Di antara dua komponen dengan hasil spesifikasi yang sama bisa jadi komputer rakitan lebih memilih komponen yang lebih murah demi mendapatkan keuntungan yang besar. Sementara itu, komputer server built up memiliki para perancang yang memang ahli di bidangnya. Mereka bekerja di bawah standar operasi yang telah diberlakukan. Sebuah komputer server sudah pasti akan diberi komponen yang sama bagusnya dengan komputer server yang lain. Terutama jika keduanya satu merek dengan spesifikasi yang sama persis.

Desain Motherboard

Server built up memiliki desain motherboard yang kompak karena merupakan sebuah pencapaian teknologi yang memang benar-benar dikuasai oleh produsen server built up tersebut. Sebaliknya jika kita melihat PC server rakitan maka sudah pasti tidak begitu meyakinkan desain motherboard-nya. Termasuk tata letak setiap komponen yang seharusnya diatur sedemikian rupa seperti yang sudah dilakukan oleh produsen server built up.

Tata letak yang memang dibuat sedemikan rupa oleh produsen server built up hingga hasil desainnya memang mampu menghasilkan sistem kelistrikan yang sempurna. Sebagaimana kita ketahui bahwa sistem kelistrikan itu sangatlah penting, sama pentingnya dengan sistem pengapian pada mesin kendaraan bermotor.

Bisa dibayangkan jika tata letaknya tidak seperti yang seharusnya maka sistem kelistrikannya sudah tentu tidak bisa bekerja dengan maksimal. Hasilnya server rakitan tidak bisa bekerja sebaik server built up.

Power Supply yang Dipakai

Power supply server built up memiliki sesuai dengan standar yang sudah ditentukan produsen. Tentunya dengan pemilihan komponen dari power supply-nya itu sendiri. Termasuk kabel berkulitas baik yang memang seharusnya digunakan oleh sebuah power supply. Hasilnya tentu akan membuat server secara keselurhan bisa bekerja dengan baik atau secara optimal.

Bisa dibayangkan jika power supply yang digunakan bukan yang standar. Kualiatas kabel power supply-nya saja dipilih seadanya atau bisa jadi yang paling ekonomis. Terlihat sama namun memiliki kualitas yang berbeda. Kita sebagai orang awam akan sulit membedakannya, Namun ketika ia sudah bekerja barulah lambat laun akan terlihat bedanya. Imbasnya tentu pada kinerja server rakitan yang tidak maksimal untuk sebuah komputer server.

Bahan Casing Server

Casing server built up bahannya terbuat dari besi yang tahan karat, sedangkan casing pada server rakitan biasanya hanya terbuat dari seng. Itulah yang akhirnya menyebabkan server built up memiliki bobot yang jauh lebih berat dibandingkan dengan server rakitan.

Padahal seperti kita ketahui bahwa besi memiliki daya serap panas yang jauh lebih baik dibandingkan dengan seng. Hasilnya server rakitan seringkali mengalami over heating yang akan mengganggu kerja server secara keseluruhan.

Motor Kipas Server Rakitan vs Built Up

Pada server rakitan seringkali kita mendengar suara bising akibat motor kipas yang bergerak dengan kasar atau bahkan sebaliknya terdengar bekerja dengan sangat lambat. Hal ini tidak akan kita temukan pada server built up karena motor kipas yang digunakan dipilih yang memang benar-benar baik.

Pada server buatan IBM sekalipun yang terdengar bising ketika pertama kali dinyalakan, selanjutnya menjadi hening karena motor kipasnya bekerja dengan baik. Apalagi pada server merek Dell yang suaranya bahkan nyaris tidak terdengar.

Kinerjanya

Server built up tentunya memiliki kinerja yang jauh lebih baik dibandingkan dengan server rakitan. Hal ini akan jelas terlihat ketika server tersebut mulai bekerja dengan jumlah klien yang semakin banyak. Server mulai menunjukan kinerjanya secara optimal yang dapat kita lihat pada server built up.

Sementara itu, pada server rakitan mulai kewalahan hingga akhirnya masing-masing komponennya mulai meminta perhatian Anda untuk segera diganti karena banyak hal yang membuat terganggunya kinerja server rakitan tersebut.

Hal ini tentu berasal dari setiap komponen yang ada pada masing-masing server yang menjadi pendukung sebuah server untuk bisa bekerja dengan baik. Tentunya sesuai dengan fungsi dan kapasitas yang memang sebagai mana mestinya. Jika dipaksa bekerja lebih seperti yang sering terjadi pada server rakitan yang akhirnya membuat terjadinya maintenece server, overheating, dan lainnya.

Melalui perbandingan ini tentunya sudah bisa tahu mana yang lebih baik antara server rakitan dengan server built up. Walaupun harganya sudah tentu lebih mahal server built up, tapi Anda tidak akan merasa dibohongi setelah melihat kinerjanya memang jauh lebih bagus daripada server rakitan.

Mengeluarkan uang lebih besar di awal bisa jadi investasi, Namun sebaliknya, menggunakan server rakitan justru membuat Anda akan terus-terusan mengeluarkan uang karena banyak komponen yang mulai rusak karena dipaksa bekerja keras.

Jadi akan pilih server rakitan atau built up? Semoga informasi ini bisa bermanfaat.

Baca artikel yang lain mengenai Laptop atau PC

Kenali Perbedaan ATI Radeon dan Nvidia untuk Kepuasan Berkomputer

perbedaan ati radeon dengan nvidiaAnda bingung pilih VGA ATI Radeon atau Nvidia untuk kebutuhan grafis komputer Anda? Jika ya, simaknya informasi dalam artikel berikut. VGA atau kartu grafis memang dapat menunjang penampilan grafik PC atau laptop. Dengan VGA ang bagus dan sesuai, tampilan grafik pada komputer Anda akan semakin baik. Ini bergantung dari spesifikasi atau fitur yang dimiliki oleh VGA itu sendiri. Oleh karena itu, pemilihan VGA memang tidak dilakukan sembarangan.

Anda memang sebaiknya kenali dulu perbedaan Nvidia Geforce dan AMD Radeon ini sebelum membelinya. Dalam artikel kali ini, kami akan berbagi informasi seputar perbedaan ATI Radeon dengan Nvidia. Tanpa banyak basa-basi mari kita simak informasinya berikut.

VGA ATI Radeon dan Nvidia

Bagi Anda yang sudah lama berkecimpung di dunia komputer, tentu sudah tidak asing lagi dengan istilah VGA. Ini merupakan grafis card yang akan menentukan performa grafis komputer atau laptop Anda. Semakin bagus VGA yang dipilih, akan semakin bagus tampilan grafis yang dihasilkan. Dalam kebutuhan gaming, kedua grafis card ini memang bisa diandalkan. Keduanya saling meng-update produk serta seri untuk tetap bisa bersaing di pasaran.

Dua nama brand untuk produk VGA yang paling terkenal dan banyak diminati adalah Nvidia dan ATI Radeon. Bagi Anda yang masih awam, mungkin akan menyamaratakan kualitas keduanya. Namun, meskipun keduanya sama-sama memiliki kualitas yang bagus tetap saja memiliki perbedaan, kekurangan, serta kelebihan.

Tidak hanya bisa digunakan untuk sebagai pendukung eksternal pada laptop, kedua grafis ini pun dapat digunakan untuk mendukung PC. Dengan melihat slot VGA yang Anda miliki, pandai-pandailah dalam memilih AGP atau slot PCI-Express. Dengan tambahan kartu grafis ini, tampilan laptop atau PC Anda akan semakin tajam. Cobalah bandingkan tampilan sebelum menggunakan kedua grafis ini dengan setelah menggunakannya. Anda akan melihat perbedaan yang cukup signifikan.

Untuk kode, kedua kartu grafis ini memiliki kode yang tentu berbeda. Nvidia memiliki kode Geforce, sedangkan AMD ATI memiliki kode Radeon. Kedua brand grafis ini dibanderol dengan harga mulai dari ratusan ribu hingga jutaan.

Perbedaan Nvidia dan ATI Radeon

Lantas jika ada pertanyaan Nvidia vs ATI radeon bagus mana, apa jawabannya? Inilah dia jawabannya. Sebenarnya keduanya memiliki kualitas yang sama bagus. Dalam hal performa pun Nvidia dan ATI Radeon memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. Jika dibahas satu-per satu, rasanya kan sangat panjang. Oleh karena itu, berikut kami ulas beberapa perbedaan yang mendasar dari VGA Nvidia dan ATI Radeon lengkap dengan kekurangan dan kelebihannya.

  • Jika Anda lebih banyak menggunakan software pemutar musik, sebaiknya pilih ATI Radeon. Kartu grafis ini memiliki banyak pendukung extensi video dibandingkan Nvidia. Selain itu, Radeon pun memiliki fitur UVD, sedangkan Nvidia tidak memilikinya.
  • Jika Anda adalah seorang gamer yang selalu memainkan game maka pilihlah Nvidia. Las tampilan Nvidia memang sangat jelas dan jernih. Ini tentu akan mendukung permainan Anda. Hal ini karena saat proses mengolah data, data game dipindahkan ke GPU physx. Namun, ini hanya bekerja pada grafik Nvidia Geforce High End. Sementara itu, jika AMD memiliki fitur ini, akan dibebankan pada CPU.
  • Kartu grafis Nvidia Gforce sangat hebat dalam memainkan permainan dirext 11, namun performanya menjadi kurang dalam memainkan game dengan basis dirext 9 dan 10.
  • Untuk kebutuhan editing video, kartu grafis Nvidia lebih bisa diandalkan dibanding AMD Radeon.

Dalam pemilihan kartu grafis ini, Anda sebaiknya menyesuaikan dengan kebutuhan. Jika Anda membutuhkan tampilan yang jelas untuk mendukung performa permainan, jelas pilih Nvidia. Jika Anda adalah seorang pemusik dengan beragam software musik yang akan digunakan, pilihlah ATI Radeon.

Jangan lupa sesuaikan juga dengan budget yang Anda miliki. Jangan sampai Anda malah mengabaikan kebutuhan penting yang lain hanya untuk membeli VGA. Apalagi dengan harga VGA jutaan rupiah. Kecuali jika VGA ini memang sangat Anda butuhkan dan akan menunjang pekerjaan Anda.

Sesuaikan juga kartu grafis ini dengan motherboard Anda. Cek slot yang ada pada motherboard yang dimiliki. Sekarang ini terdapat dua jenis slot motherboard, yaitu slot PCI-express dan AGP. Sebaiknya tanyakan jenis VGA yang sesuai dengan PC atau laptop yang dimiliki pada toko penjual VGA. Jika tidddak sesuai, ada kemungkinan VGA tersebut tidak bisa dipasang. Jadi, Anda benar-benar harus memperhatikan hal ini.

Nah, itulah perbedaan Nvidia dan ATI Radeon secara mendasar dengan beberapa kekurangan dan kelebihannya. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda, terutama yang masih bingung memilih antara Nvidia dan ATI Radeon. Selamat memilih VGA.

Baca artikel yang lain mengenai Power Bank Murah Berkualitas

Asyiknya Bermain Game dengan Motherboard Gaming Terbaik

motherboard gaming terbaikSedang mencari referensi tentang motherboard gaming terbaik untuk kebutuhan bermain game? Jika ya, sudah seharusnya kamu menyimak informasi dalam artikel berikut. Kali ini kami akan berbagi informasi tentang cara memilih motherboard gaming terbaik untuk kebutuhan bermain game.

Bagi kamu yang sering bermain game tentu sudah tidak asing lagi dengan istilah motherboard gaming. Memilih motherboard gaming memang tidak mudah. Ada banyak hal yang harus diperhatikan dalam memilih motherboard gaming terbaik yang dapat menunjang performa permainan. Sebelum kami membahas tentang cara memilih motherboard gaming yang bagus, kami akan membahas dulu apa itu motherboard dan apa fungsinya.

Apa sih yang Disebut Dengam Motherboard itu?

Salah satu komponen komputer yang menjadi inti dari sebuah komputer adalah motherboard. Motherboard merupakan papan sirkuit berupa pcb dengan beragam komponen elektronik yang saling terhubung satu sama lain.

Cara kerja motherboard ini yaitu mengatur teknis seputar BIOS (Basic Input Output System), RAM, chipset, prosesor & Additional card (PCI, ISA), dan kartu grafis (VGA card). Motherboard ini memiliki fungsi untuk menghubungkan komponen-komponen penyusun dari sebuah komputer. Artinya, motherboard bertugas menghubungkan bahasa kode antarperangkat keras agar bisa disinergikan menjadi sebuah aktivitas komputer.

Cara Memilih Motherboard Khusus Main Game

Sama halnya dengan komponen lain, semakin motherboard memiliki kuaitas yang jempolan, harganya akan semakin mahal. Hal ini kadang menjadi kendala bagi gamer. Sebenarnya kamu bisa saja membeli motherboard dengan harga murah, namun kualitas yang jempolan. Untuk memilih motherboard terbaik untuk game, kamu pun bisa perhatikkan hal-hal berikut.

Pilih yang cocok dengan RAM, processor, dan VGA

Hal yang harus kamu perhatikan pertama adalah pilih motherboard yang sesuai dengan spesifikasi RAM, processor, dan VGA. Misalnya, kamu memiliki processor Intel Core i3 2100 Sandy Bridge dengan soket LGA 1155; VGA PCI-e 2.0, pilihlah motherboard yang mendukung soket LGA 1155 serta PCI-e 2.0. Dengan data hardware yang dimiliki, kamu akan dengan mudah menentukan akan memilih motherboard yang seperti apa.

Beda fitur, beda harga

Beda fitur motherboard akan berbeda pula harganya. Chipset AMD 990FX akan berbeda dengan AMD 970. Begitupun dengan Intel. Intel H61 akan memiliki fitur yang berbeda dengan Intel Z77, begitupun harganya.

Untuk memilih motherboard ini, sebaiknya sesuaikan dengan budget yang kamu miliki. Saran kami adalah bahwa kamu tidak usah beli motherboard dengan chipset kelas paling tinggi dan dilengkapi dengan beragam fitur untuk bermain game yang berat. Pilih saja motherboard yang cocok dengan processor dan kartu grafis (VGA card) yang kamu miliki.

Murah pun tak apa

Sebenarnya, jika untuk bermain game standar kamu tidak usah membeli motherboard tidak yang mahal. Yang penting sesuai dengan spesifikasi processor komputer yang dimiliki. Kini banyak motherboard yang dijual di pasaran dengan harga murah, namun kualitas yang baik.

Akan tetapi, jika kamu berniat untuk bermain game-game yang berat, sebaiknya memang harus memilih motherboard dengan spesifikasi yang mumpuni. Namun yang jelas, sebaiknya komputer kamu memiliki slot PCI-e untuk VGA. Kecuali jika akan membangun komputer HTPC kecil dengan grafik on-board motherboard maupun processor.

Harga untuk motherboard gaming ini berkisar sekitar 1,5 juta hingga 2 juta untuk kualitas terbaik. Untuk daftar harga motherboard, kamu bisa mencari informasi di internet. Bisa juga dengan mengunjungi toko-toko komputer dan menanyakan daftar harga motherboard yang mereka miliki.

Dalam memilih motherboard ini, kamu juga harus menyesuaikannya dengan budget yang dimiliki. Jangan karena ingin membeli motherboard gaming, lantas kebutuhan kamu yang lain terabaikan.

Sebagai contoh, jika kamu ditawari untuk memilih salah satu dari dua spesifikasi komputer beriut, manakah yang akan dipilih?

Intel Core i3 3220 3.3Ghz

ASRock H61M-U3S3

Asus Geforce GTX 650Ti 1024MB DDR5 DirectCU II OC

Harga 3,5 juta

atau

Prosesor: Intel Core i3 3220 3.3 Ghz

Motherboard: ASRock Z77 OC Formula

VGA: Asus Geforce GT 630 4096MB DDR3

Harga 4 juta

Berdasarkan spesifikasi komputer di atas, jika komputer kamu hanya akan digunakan untuk bermain game saja, sebaiknya pilih spesifikasi pertama. VGA yang dimiliki lebih bertenaga. Dilihat dari motherboard kelas pertama memang kalah, tapi tidak apa karena VGA-nya bertenaga. Ini jelas bagus untuk bermain game. Selain itu, harganya pun lebih murah dibanding komputer kedua. Bagaimana? Kamu sudah paham dengan cara memilih motherboard gaming ini?

Nah, demikianlah kiranya informasi tentang cara memilih motherboard terbaik untuk gaming. Semoga dengan informasi ini bisa lebih mudah dalam memilih motherboard yang terbaik dan sesuai dengan kebutuhan. Selamat memilih motherboard yang bagus untuk bermain game ya!

Baca artikel yang lain mengenai Spesifikasi Komputer Untuk Game