Network

Blog about all latest PC & tech related news and info

Tips Pemula agar Bisa Pasang WiFi di Rumah dengan Sendiri

Internet sedang dalam masa kejayaannya. Ini terlihat dari kian tingginya tingkat kebutuhan dan ketergantungan masyarakat terhadap internet dari waktu ke waktu. Lihat saja, hampir semua urusan bisa dipermudah dengan bantuan internet. Bahkan, bisa dibilang buku nyaris kehilangan panggung karena masyrakat kini lebih bergantung pada informasi-informasi digital.

Setelah dulu masyarakat banyak mengandalkan internet rumahan yang dikoneksikan dengan kabel LAN, sekarang sebagian besar masyarakat beralih pada teknologi nirkabel WiFi dan internet mobile data. Sebab masyarakat telah merasakan sisi praktis dari teknologi nirkabel ketimbang teknologi sebelumnya. Apalagi, harga perangkat WiFi cukup terjangkau dan proses instalasinya amat mudah. Bahkan seorang pemula pun dapat memasangnya sendiri di rumah. Tidak percaya akan semudah itu? Mari ikuti tips pemula agar bisa pasang WiFi di rumah berikut ini:

1. Pastikan Dulu Anda Telah Berlangganan Internet

WiFi router sudah tentu tidak dapat berfungsi jika sobat ternyata belum berlangganan internet. Sobat sangat dimudahkan karena layanan internet berlangganan saat ini cukup komplit. Promo-promo yang dihadirkan beragam dan dapat disesuaikan dengan budget sobat sendiri. Pilihannya bisa berupa ISP ADSL seperti pada Telkom Speedy, atau bisa juga menjatuhkan pilihan pada mobile broadband yang diusung Smart.

Berdasarkan pengalaman banyak pengguna, Speedy lebih menguntungkan dari sisi harga dan sinyal. Speedy menyediakan paket unlimited senilai 195 ribu/bulan dengan kestabilan sinyal terjamin meski kondisi cuaca tidak mendukung (hujan deras atau angin kencang).

2. Pilih Tipe Modem yang Tepat

Instalasi WiFi juga ditentukan berdasarkan jenis atau tipe modem yang digunakan. Perlu sobat ketahui bahwa modem sekurang-kurangnya terdiri dari dua jenis. Tentu saja, teknik pemasangan antara keduanya tidak sama. Begitu pula dari segi harga yang lumayan terpaut jauh.

Tipe modem pertama bergantung pada outpun enthernet modem kabel. Dengan kata lain, untuk bisa WiFi sobat membutuhkan dua modem sekaligus. Satu modem kabel bekerja untuk mengakses internet, sedangkan modem WiFi bertugas memancarkan sinyal internet yang diperolehnya dari modem kabel. Harga tipe modem seperti ini terbilang cukup murah. Kisarannya antara 200 hingga 400 ribu rupiah.

Tipe kedua, berupa modem WiFi yang inputnya bisa langsung melalui kabel telepon. Ini termasuk tipe modem WiFi yang lebih praktis, sebab sobat tidak membutuhkan modem kabel lagi. Cukup satu modem WiFi, sinyal dapat langsung ditransmit. Namun, modem semacam ini memiliki bentuk yang lebih besar dan bobot yang lebih berat. Sehingga agak sedikit memakan tempat. Harga pasarannya lumayan tinggi, yakni sekitaran 600-800 ribu rupiah.

3. Tempatkan Modem WiFi pada Posisi Strategis

Banyak orang yang mengeluhkan perihal kekuatan sinyal yang kurang bagus. Padahal, mereka merasa instalasinya sudah benar. Biasanya keluhan-keluhan semacam ini berasal dari para pemula yang keburu merasa panik duluan dan langsung menyalahkan paket internet. Padahal kekuatan sinyal turut ditentukan pada posisi modem diletakkan.

Idealnya, modem WiFi diletakkan pada tempat yang agak tinggi serta jauh dari radiasi alat elektronik lain seperti kulkas, televisi, radio, dan sebagainya. Radiasi alat-alat elektronik tersebut dapat mempengaruhi kekuatan sinyal modem WiFi yang sobat gunakan. Selain itu, sebaiknya modem WiFi tidak diletakkan pada sudut-sudut ruangan. Semakin di tengah, semakin baik, biar seluruh pengguna yang berada di ruangan tersebut tercover oleh sinyal WiFi.

4. Segera Lakukan Proteksi Jaringan Hotspot

Tips yang satu ini juga sangat perlu diindahkan oleh pemula. Jangan lupa melakukan perlindungan dasar untuk jaringan hotspot sobat. Perlindungan yang dimaksud bisa berupa membuat password admin baru serta mengaktifkan security key agar tidak jaringan internet sobat tidak mudah diakses oleh sembarang orang. Paling tidak, gunakanlah enskripsi key dengan tipe WPA.

Setinggan proteksi pada tiap-tiap modem tentu berbeda. Karena keterbatasan tempat, tidak memungkinkan jika semua settingan diulas habis di sini. Namun, sobat bisa berjelajah lebih jauh seputar ini melalui Google.

5. Pilih Paket Internet Sesuai Kebutuhan

Jika kebutuhan akan internet sobat sangat tinggi, atau nyaris 24 jam sehari, maka WiFi memang jadi pilihan hemat dan bijak. Meski begitu, tidak ada salahnya juga sobat tetap menyesuaikan kuota dengan kebutuhan sehari-hari. Sehingga tidak mubazir. Semisal sobat menginginkan model WiFi aktif full 24 jam, maka pilihan paket yang paling cocok untuk sobat adalah paket unlimited. Dengan menggunakan paket unlimited, modem akan tetap aktif mengakses internet secara priodik meski tidak sedang digunakan.

Pentingnya mempelajari tips pemula agar bisa memasang WiFi router sendiri di rumah juga dimaksudkan untuk penghematan. Kalau sobat sudah terampil memasang WiFi router sendiri, tentu sobat tak perlu lagi membayar tenaga teknisi. Bahkan, dengan keterampilan tersebut, siapa tahu ada yang membutuhkan jasa sobat dan bersedia membayar.

Di samping mempelajari tips-tips di atas dan mempraktikkannya, bagus juga jika sobat mengeksplore pengetahun lebih dalam seputar teknologi internet. Salah satu yang menarik untuk diketahui adalah keuntungan dan kerugian menggunakan WiFi itu sendiri. Berikut penjabarannya:

 

Keuntungan Menggunakan WiFi

1. Koneksi Praktis

Keuntungan pertama menggunakan WiFi jelas berhubungan dengan nilai praktis. Sebab, WiFi mengandalkan teknologi wireless nirkabel alias minim penggunaan kabel. Penggunaan WiFi memungkinkan semua komputer atau laptop yang berada dalam satu jangkauan terhubung ke jaringan tanpa harus dijembatani oleh kabel UTP.

Berbeda dengan teknologi internet rumahan yang sempat berjaya beberapa puluh tahun silam. Dulu, kabel UPT inilah yang menjadi dewa bagi para pengguna komputer atau laptop yang ingin terkoneksi dengan jaringan. Sayangnya, kabel UTP ini tak berlaku untuk semua device, semisal komputer tablet dan smartphone. Oleh karena itu teknologi wireless nirkabel dianggap sebagai solusi paling praktis untuk semua device, karena jalur transmisi yang digunakan hanya berupa gelombang radio.

2. Pengguna Dapat Leluasa Berpindah

Selama masih berada dalam area jangkauan sinyal WiFi, maka pengguna bebas berpindah tempat dimana saja. Lain hal dengan teknologi sebelumnya, dimana intalasi kabel-kabel telah tersusun sedemikian rapi pada perangkat yang digunakan. Sehingga pengguna akan sulit berpindah selama masih ingin terhubung dengan jaringan.

3. Instalasi Mudah dan Irit Biaya Pemasangan

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, instalasi WiFi begitu mudah dipelajari dan dipahami oleh semua orang. Bahkan, pemula pun sangat mungkin melakukan instalasi sendiri. Berbeda teknik pemasangan internet berbasis kabel yang cenderung lebih sulit, lama, dan jelas melibatkan orang-orang berpengalaman di bidang tersebut.

 

Kelemahan

1. Luas Jaringan Akses Terbatas

WiFi memang mengedepankan teknologi wireless yang lebih praktis dari teknologi sebelumnya. Namun, jika dibandingkan dengan teknologi internet mobil data, luas jaringan akses WiFi jelas K.O. Pasalnya, WiFi masih mengandalkan jaringan hotspot. Jadi, bila pengguna bergerak ke luar wilayah jangkauan sinyal, maka akses internet pengguna otomatis terputus.

2. Boros Bandwith

Karena device dapat terhubung dengan mudah ke jaringan, maka sangat mungkin semua pengguna terhubung secara bersamaan. Akibatnya pemakaian bandwith jadi boros dan membuat jaringan internet menjadi lelet.

Demikian tips pemula agar bisa pasang WiFi di rumah dengan sendiri, serta ha-hal lain yang bersinggungan dengan teknologi WiFi ini kami bagikan untuk sobat-sobat sekalian. Semoga bernilai manfaat dan dapat diterapkan dengan mudah.

Baca artikel yang lain mengenai Motherboard Gaming Terbaik

Software Monitoring Jaringan Komputer Terbaik Open Source & Komersil

Dunia komputer tentu saja memiliki korelasi erat dengan yang namanya software. Salah satu contoh nya adalah software untuk monitoring jaringan komputer. Para tehnisi IT sering menggunakan piranti lunak ini untuk profesi mereka. Terutama, untuk memonitor infrastruktur jaringan LAN atau internet pada komputer.

Dengan software solusi control ini, para tekhnisi dapat melakukan banyak hal pada sistem jaringan komputer yang sudah dibangun. Mulai dari yang sederhana, seperti melakukan pengawasan kondisi masing-masing perangkat komputer dalam sistem jaringan. Memanage bandwith internet, melakukan trouble shooting, hingga melakukan remote.

Karena fungsi software monitoring jaringan komputer ini sangat penting bagi para tehnisi IT. Tidak heran jika para tehnisi IT banyak yang tertarik mencari dan mendownload software solusi ini. Kamu mungkin salah satu satu dari mereka, yang saat ini ingin mencari dan mendownload software monitoring jaringan untuk mengontrol sistem IT kamu.

Ketahui Cara Memilih Software Monitoring Jaringan

Agar bisa mendapatkan dan menggunakan software monitoring network yang terbaik. Maka berdasarkan situs helpsystems, kamu perlu mempertimbangkan 6 hal penting berikut :

1. Cakupan Software

Ini adalah pertimbangan utama yang perlu dipertimbangkan para adminstrator jaringan, selama melakukan seleksi software yang akan digunakan. Untuk mengetahui seberapa luas cakupan atau scope dari software monitoring jaringan yang akan dipilih.

Maka kamu perlu mengetetahui kebutuhan sistem IT mu terlebih dahulu. Caranya dengan mengajukan beberapa pertanyaan berikut :

  • Apakah software ini nantinya akan digunakan hanya untuk satu lokasi atau di banyak tempat ?
  • Apakah software ini hanya akan digunakan untuk memonitor server atau juga untuk perangkat lainnya ?
  • Ketahui apa saja yang ingin kamu monitor, kontrol, atau awasi dalam sistem IT ?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut akan membantu kamu mengetahui seperti apa software monitoring jaringan yang sesuai kebutuhan dan budget mu.

2. Konektivitas dan Skalabilitas

Sistem jaringan komputer tentu akan selalu terus berkembang hari demi hari. Jadi, sangat penting bagi kamu untuk mempertimbangkan bagaimana konektivitas dan skalabilitas software monitoring jaringan yang akan dipilih.

Ketahui berapa banyak perangkat yang dapat dikoneksikan ke dalam sistem IT yang kamu bangun. Seberapa banyak data yang akan melintas pada sistem jaringan kamu. Kamu juga perlu mempertimbangkan software monitoring jaringan yang menawarkan opsi skalabilitas. Karena ini mempermudah kamu mengetahui apa saja jenis data dari aplikasi monitoring yang dapat ditahan. Dan akan mempermudah kamu mengambil tindakan ketika data telah mencapai batas limit.

Software yang menawarakan opsi skalabilitas dapat memperpanjangan siklus monitoring pada program atau software menjadi lebih lama. Sehingga kamu atau perusahaan jaringan kamu dapat memanfaatkan data atau kondisi ini, bahkan ketika terjadi perkembangan yang cukup besar.

3. Sistem Manajemen

Berdasarkan catatan dari kontributor TechRepublic Nick Hardiman, software solution saat ini memungkinkan administrator jaringan memilih cara bagaimana mereka akan memanage sistem jaringan. Apakah akan dikelola langsung oleh tim IT perusahaan yang berada di lokasi atau dikelola oleh pihak ketiga di lokasi mereka.

Bagi sebuah bisnis yang ingin mendapatkan kontrol yang lebih rinci pada sistem dan aktivitas jaringan. Maka mereka direkomendasikan untuk membeli dan menggunakan software solution yang dikelola di lokasi. Sementara untuk sektor enterprise sepertinya tidak memiliki banyak waktu untuk mengelola jaringan mereka.

Manajemen jaringan biasanya akan dipercayakan pada pihak ketiga. Karena waktu utama sektor enterprise lebih digunakan untuk mengurus bisnis inti mereka.

4. Deteksi Otomatis

Beberapa software solution ada yang sudah didukung dengan teknologi deteksi otomatis. Teknologi deteksi otomatis (automatic discovery) ini, memungkinkan software melakukan scaning menggunakan SNMP untuk menentukan status terbaru komponen jaringan.

Misalnya, ketika terjadi penambahan komponen jaringan, maka software mampu melakukan scaning otomatis dan sekaligus menambahkan komponen baru tersebut ke sistem.

 5. Fitur Pemetaan

Selain fitur deteksi otomatis, fitur pemetaan juga perlu ada dalam sebuah software monitoring jaringan terbaik.

Fitur pemetaan ini, memungkinkan para tehnisi IT memiliki sebuah gambaran dari insfrastruktur TI dan komponen dalam jaringan yang ada.

Fitur ini tidak hanya memberi gambaran visual saja, tapi juga memposisikan perangkat pada jalur koneksi yang tepat dan menghubungkan dengan perangkat lainnya.

 6. Peringatan atau Notifikasi

Peringatan atau notifikasi bisa juga dikenal sebagai Alerting, memungkinkan tehnisi IT dengan mudah mengetahui terjadi tindakan atau aktivitas yang mencurigakan pada sistem jaringan. Teknisi IT atau administrator jaringan dapat mengambil tindakan pencegahan dengan cepat sebelum terjadi kerusakan berat pada sistem jaringan.

2 Klasifikasi Software Monitoring Jaringan

Software monitoring jaringan sebenarnya terbagi dalam beragam klasifikasi yang berbeda. Dan dari empat klasifikasi yang telah dipublikasikan paessler, dua diantaranya adalah sebagai berikut :

1. Open Source Software

Software monitoring jaringan open soruce bisa jadi rekomendasi terbaik bagi kamu para tehnisi dengan budget ketat.

Beberapa keuntungan utama menggunakan software open source ini juga sangat costumable dan dapat digunakan tanpa harus membayar biaya lisensi.

Hanya saja beberapa software open source memiliki fungsi yang terbatas. Sehingga tidak mampu memberi laporan monitoring jaringan secara detail.

2. All-IN-ONE

Ini adalah software yang diklasifikasikan khusus untuk para profesional network monitoring. Pada sumber terpercaya lainnya, All-IN-ONE juga bisa disebut sebagai klasifikasi software komersil. Software dalam klasifikasi ini dipastikan menawarkan seluruh fungsi monitoring jaringan dengan fitur-fitur canggih.

Software solution All-IN-ONE ini dapat mengontrol protokol konvensional sperti SNMP, paket snifing, aliran protokol-protokol untuk memonitoring bandwith.

Tidak hanya itu, software kategori komersil ini juga menawarkan kontrol dan monitoring jenis protokol yang lebih luas. Misalnya SQL, FTP, HTTP, Exchange, POP3, virtual servers, dan lainnya.

Software Monitoring Jaringan Open Source dan Komersil Terbaik

ZABBIX

ZABBIX adalah salah satu software monitoring jaringan open source terbaik yang populer digunakan oleh beberapa perusahaan. Contohnya, Dell, ICANN, Orange, Salesforce dan yang lainnya.

ZABBIX dirancang khusus untuk memonitor apa saja, mulai dari performa dan ketersediaan software, jaringan aplikasi web hingga database.

ZABBIX sudah didukung dengan SNMP dan menawarkan laporan yang lebih baik. ZABBIX dapat diinstal pada Linux, AIX, Windows, Solaris, MacOS X, FreeBSD, OpenBSD, dan yang lainnya. Untuk konfigurasi dan cara menggunakan software ZABBIX, kamu bisa mengetahuinya melalu video YouTube berikut.

Link untuk Download Software ZABBIX

Intermapper

Intermapper adalah software monitoring jaringan komputer yang masuk dalam kategori komersil atau klasifikasi ALL-IN-ONE. Intermapper dapat digunakan untuk seluruh sektor bisnis mulai dari sektor bisnis pendidikan, finance, pemerintah dan pertahanan, kesehatan, telekomunikasi, media, teknologi, hingga sektor manufakturing. Hanya dengan alamat IP, Intermapper mampu memonitor banyak hal. Mulai dari server, endpoints, perangkat wireless, firewall, router, perangkat mobile dan masih banyak lagi.

Intermapper juga sudah dilengkapi dengan fitur deteksi otomatis, sistem alerting, dan live interface.  Intermapper sudah kompatibel dengan berbagai perangkat berbasis Windows, Linux, dan MacOS. Untuk konfigurasi dan cara menggunakan Intermapper, kamu bisa melihatnya melalui video YouTube ini.

Link untuk Download Free Trial Software Intermapper

Kesimpulan

Agar kamu mengetahui bagaimana cara memilih software monitoring jaringan yang tepat dengan mudah dan cepat. Maka kamu bisa menggunakan 6 pertimbangan yang sudah dibahas di atas.

Software monitoring jaringan yang terbaik tidak hanya dapat dijalankan secara optimal pada Windows, Linux, dan MacOS. Tapi, software solusi terbaik yang populer juga menawarkan fitur-fitur canggih, powerfull, dan mudah digunakan.

Baca artikel yang lain mengenai Perbedaan Laptop dan Notebook

Inilah Cara Merawat Jaringan Komputer yang Tepat

Memiliki dan mengoperasikan jaringan komputer itu butuh biaya yang tidak sedikit. Karena itu pengelolanya harus tahu cara merawat jaringan komputer semua tugas yang dilakukan melalui jaringan tersebut dapat dikerjakan dengan baik dan lancar. Apalagi mengingat bahwa sebagian besar komponen pada jaringan komputer tersebut harganya juga mahal.

Tips Pemeliharaan Jaringan Komputer

Untuk menjaga dan melakukan perawatan jaringan komputer, harus tahu lebih dulu jenis-jenis perangkat keras atau hardware yang digunakan di jaringan komputer tersebut. Misalnya komputer client, komputer server, router, HUB atau Switch, kabel jaringan dan segala macam konektor yang lain.

Perlu diketahui, komputer server mempunyai fungsi utama sebagai pusat pengendali terhadap komputer client. Komputer server ini bertugas memberi layanan dan memenuhi permintaan client tanpa ada kata henti. Jadi mengetahui cara merawat jaringan komputer server adalah hal yang sangat penting karena bagian inilah yang juga punya tugas menyimpan semua data milik client.

Pekerjaan yang berhubungan dengan perawatan fisik ini dilakukan secara berkala, misalnya setiap minggu, bulan atau dua hari sekali jika jumlah tugas layanan bagi client sangat banyak. terlebih lagi komputer server harus bekerja terus selama 24 jam tanpa henti.

Sistem pemeliharaan jaringan komputer berikutnya berkaitan dengan switch, yaitu perangkat yang memiliki peran sebagai perantara di sebuah jaringan komputer. Apabila ada kerusakan di Switch, hubungan komunikasi antara client dan server dalam jaringan tidak dapat berjalan normal. Oleh sebab itu pengecekan terhadap Switch harus rajin dilakukan dan ditempatkan di tempat yang bersih dan bersuhu dingin.

Kabel-kabel di jaringan komputer mempunyai pengaruh yang sangat besar pada kinerja suatu jaringan. Pada umumnya kerusakan yang terjadi di kabel disebabkan oleh posisi peletakannya yang kurang mendapat lindungan dari serangan hewan pengerat terutama tikus.

Ikut merawat komputer client adalah tips perawatan jaringan komputer berikutnya. Secara umum sebenarnya komputer client tidak punya pengaruh besar terhadap jaringan di komputer server. Meski demikian komputer client tetap harus dirawat. Misalnya menghapus semua file yang sudah tidak terpakai, scanning virus, dan sebagainya.

Software Jaringan Komputer untuk Membantu Perawatan

Tidak hanya cara merawat jaringan komputer saja, pengelola jaringan komputer juga perlu tahu beberapa jenis softwar yang bisa dipilih untuk menjalankan tugas tersebut. Pemilihan ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan atau jenis tugas yang harus dijalankan.

Contohnya antara lain Microsoft Network Monitor yang bisa dipakai untuk menganalisa lalu lintas dalam jaringan. Software ini dilengkapi lebih dari 300 jenis protokol proprietary publik dan punya kemampuan tinggi dalam melakukan pemantauan jaringan sistem wireles.

Software pilihan berikutnya, Angry IP Server merupakan aplikasi yang dapat diunduh secara gratis dan mampu melakukan scan terhadap jaringan dengan cepat. Selain itu aplikasi ini juga dapat dipakai untuk membantu admin dalam mengelola jaringan.

Nagios adalah software maintenance jaringan yang juga sangat bagus dipilih karena punya fitur lengkap untuk memberi peringatan, menangani masalah dan membuat laporan. Terutama saat jaringan sedang kena masalah atau error.

Software berkualitas lainnya adalah Advanced IP Scanner. Software ini bisa diaplikasikan di jaringan nirkabel seperti router wifi, printer dan smartphone. Sistem pengoperasiannya sangat mudah dilakukan dan dapat dihubungkan dengan berbagai layanan umum misalnya FTP atau HTTP hingga shared folder menggunakan remote.

Jenis software maintenance jaringan berikutnya yaitu Capsa Free merupakan suatu aplikasi analisa jaringan yang kemampuannya saat menganalisa lalu lintas jaringan tidak kalah hebat jika dibandingkan software sejenis lainnya. Jumlah protokol jaringannya banyak tidak kurang dari 300 protokol.

Masalah Jaringan Komputer yang Sering Dialami

Ketika melakukan perawatan jaringan komputer ada beberapa masalah yang paling sering muncul. Salah satunya sebagaimana yang telah dijelaskan di atas yaitu kerusakan pada bagian kabel. Sebelum masalah ini muncul, sebenarnya bisa dideteksi menggunakan suatu perangkat yang dinamakan LAN tester. Dari alat ini bisa diketahui apakah suatu kerusakan dikarenakan oleh kabel atau perabot yang lain.

Jika kerusakannya memang terjadi pada kabel, maka untuk mengatasinya tidak ada alternatif lain kecuali mengganti kabel tersebut dengan yang baru. Jadi bisa disimpulkan, ketika belajar cara merawat jaringan komputer sebaiknya juga tahu jenis-jenis kabel yang dipakai dalam jaringan komputer berikut fungsinya.

Gangguan kedua yang juga sering muncul yaitu kerusakan di Switch dan Hub. Kedua perabot ini berfungsi untuk memecah suatu jaringan komputer dalam bebrapa kanal dan menjadi alat penghubung antara komputer client dan komputer server.

Tidak berbeda dengan kabel, masalah pada kedua perangkat ini juga bisa diketahui lebih dini melalui cara yang sangat mudah yaitu mengecek di lampu indikator. Jika tidak menyala maka kemungkinan besar Switch dan Hub sedang terkena masalah.

Jalan terbaik untuk menyelesaikan masalah ini juga sama persis dengan kabel, diganti dengan yang baru. Tetapi harus diketahui, apabila kondisinya masih baru biasanya pembelian Switch atau Hub selalu dilengkapi dengan garansi.

Gangguan terakhir yang sering muncul pada sistem pemeliharaan jaringan komputer yaitu proses transmisi atau pengiriman data yang sangat lambat. Sudah sering ditemui autentifikasi dan koneksi hingga transmisi pada data melambat dan sudah pasti hal ini membuat pekerjaan tidak dapat diselesaikan sesuai jadwal.

Secara umum gangguan ini bisa terjadi sebab jaringan sedang sibuk atau terlalu penuh. Tetapi selain itu juga dapat diakibatkan oleh adanya gangguan lain di perangkat keras atau perangkat lunaknya.

Cara terbaik untuk mengatasi masalah ini adalah waku penggunaan atau akses data serta info harus dibatasi tidak boleh terlalu lama. Selain itu, server harus rajin diupgrade termasuk juga perangkat keras dan perangkat lunaknya. Demikian pula dengan kabelnya, sebaiknya diganti dengan kabel dari serat optic terutama kabel yang dipakai dalam jaringan.

Peralatan Jaringan Komputer yang Wajib Dimiliki

Sebelum mengaktifkan jaringan komputer terdapat beberapa peralatan yang harus disediakan. Pertama adalah router sebagai penghubung antar jaringan. Selanjutnya ada lagi wireless card dengan fungsi untuk menghubungan dua device menggunakan kabel atau sistem nirkabel.

Selain itu harus disediakan pula LAN Card yang bisa digunakan untuk menghubungkan suatu komputer dengan komputer lain yang berada pada satu jaringan. Tidak itu saja, perangkat ini juga mempunyai tugas merubah aliran data yang sebelumnya pararel menjadi serial, sehingga bisa ditransmisikan melewati jaringan.

Perangkat penting lainnya yaitu modem atau modulator demodulator yang berperan merubah sinyal digital jadi sinyal analog dan sebaliknya. Kemudian ada lagi bridge, berupa perangkat jaringan yang berfungsi memperluas jaringan dan membuat suatu segmen pada jaringan.

Hub juga menjadi perangkat yang sangat penting dan bertugas sebagai perubah sinyal dalam transmisi jaringan agar setiap komputer bisa saling terkonek. Sedangkan switch, adalah suatu perangkat yang fungsinya mirip hub, namun masih memiliki kemampuan lain, yaitu mengatasi collision atau bentrokan data.

Selanjutnya jangan lupa menyiapkan kabel khusus jaringan sebegai alat transmisi dan media penghubung antar komputer untuk saling berkirim data. Kemudian yang terakhir repeater dan acces point. Repeater berperan untuk melebarkan jangkauan terhadap sinyal, sedangkan acces point untuk menghubungkan jaringan tanpa kabel.

Demikian ulasan singkat cara merawat jaringan komputer dan jenis-jenis perangkat yang diperlukan dalam membuat jaringan komputer. Semoga bisa memberi manfaat untuk semua.

Baca artikel yang lain mengenai VGA Terbaik

Fungsi dan Cara Menggunakan Hyper-V Beserta Kelebihan dan Kekurangannya

Bagi yang mau tahu cara menggunakan Hyper-V tidak ada salahnya mempelajari lebih dulu secara singkat pergertian dari istilah ini. Hyper-V merupakan suatu role yang berada di dalam Windows Server 2008 R2. Fasilitas ini menyediakan berbagai layanan dan tools yang semua bisa dipakai untuk membuat server virtualisasi.

Selanjutnya virtualisasi tersebut dapat dimanfaatkan untuk berbagai macam tujuan sekaligus mengurangi dana anggaran serta meningkatkan efisiensi kerja. Selain itu, virtualisasi juga bisa dipakai membuat mesin virtual sistem operasi. Jadi penggunanya bisa menjalani berbagai sistem operasi di satu komputer dan menutupnya melalui perangkat lain.

 

Fungsi dari Hyper-V

Selain yang sudah disebutkan diatas, masih ada beberapa beberapa manfaat lain dari Hyper-V. Misalnya dari segi teknis, Hyper-V bisa dipakai untuk melakukan pengujian terhadap sebuah pengembangan teknologi informasi. Pengujian ini tidak membutuhkan server secara fisik dan bisa diimplementasikan ke server virtual.

Selain itu, dengan Hyper-V maka proses terhadap standarisasi atas pemakaian perangkat lunak dan perangkat keras makin mudah dilakukan. Hal ini menjadikan pihak administrator pada TI jadi makin mudah melaksanakan tugas-tugasnya.

Hyper-V yang bersifat sangat fleksibel menjadikan penentuan atas spesifikasi pada perangkat keras bisa dengan mudah dikurangi dan ditambah menurut kebutuhan. Saat ada suatu aplikasi butuh memori lebih besar, pihak TI bisa sering meningkatkan kapasitas memori tersebut.

Selanjutnya dari segi bisnis, apabila perusahaan tahu cara menggunakan Hyper-V, maka tetap bisa memakai aplikasi lama tanpa keluar biaya. Aplikasi lama ini tinggal dipindahkan dalam virtualisasi mesin sehingga tingkat ketergantungan terhadap perangkat keras bisa dikurangi.

Melalui Hyper-V pula perusahaan dapat menciptakan sistem komputerisasi yang terpusat dan meminimalkan pemakaian komputer desktop. Dengan adanya teknologi remote di Hyper-V, setiap perusahaan cukup menyediakan satu jenis server saja dan dapat dipakai oleh beberapa pengguna sekaligus.

Ketergantungan terhadap ahli TI juga bisa dikurangi sebab dengan Hyper-V segala kebutuhan aplikasi manajemen dan server dapat dibuat secara lebih mudah. Pengguna tinggal membuat templete sendiri karena semua telah disediakan dan bisa dioperasikan sendiri dengan mudah.

Cara Menggunakan Hyper-V

Sebelum memakai sistem mesin virtual atau Hyper-V, ada beberapa syarat yang harus dapat dipenuhi. Pertama, windows yang kompitabel dengan sistem ini adalah windows education, professional dan windows 10 Enterprise. Selain itu harus dilengkapi dengan 64-bit processor dan  SLAT atau Second Level Adress Translation.

Syarat berikutnya, CPU-nya harus bisa memberi dukungan kepada VT-c on Intel CPU’s atau VM Monitor Mode Extension. Lalu yang terakhir, bagian memory paling sedikit mempunyai kapasitas 4 GB.

Perlu diketahui pula, cara menggunakan Hyper-V tidak bis diaplikasikan pada Windows 10 Home Edition. Jadi harus diupgrade ke Windows 10 Professional lebih dahulu. Pertama, buka menu ‘setting’ lalu lanjut ke ‘Update and Security’ dan ‘Activation’. Setelah itu Hyper-V bisa diaktifkan memalui beberapa teknik.

Salah satu dari teknik tersebut adalah memakai PowerShell. Buka menu ‘PowerShell console as Administrator’. Berikutnya tinggal melakukan command dengan urutan Enable, Windows Operational Feature, Online, Feature Name Microsoft, Hyper-V dan All. Jika installasi sudah selesai, komputer harus direboot.

Teknik kedua mengaktifkan virtualisasi server adalah menggunakan CMD. Metodenya juga lumayan mudah, pertama buka menu ‘PowerShell or CMD session as Administrator’. Setelah itu menjalankan command yang urutannya DISM, Online, Enable Feature, All, Feature Name Micrsoft dan Hyper-V. Jika sudah selesai instalasinya, komputer langsung direebot.

Selanjutnya jika lebih memilih cara manual, buka control panel lalu masuk dalam menu Turn Windows Features on or off. Selain itu dapat menerapkan metode lain dengan cara mengklik tombol ‘windows’ lalu memilih ‘Program and Features’.

Dari sini kemudian memilih ‘Turn Windows Features on or off’ dan menu Hyper-V langsung dicentang. Selanjutnya klik tombol OK dan setelah instalasi selesai komputer harus direstart. Jika semuanya sudah selesai, Hyper-V ini bisa digunakan untuk menginstal beberapa macam mesin virtual sistem operasi sesuai kebutuhan sekaligus mengatur host.

Perbedaan antara Virtual Box, Vmware, dan Hyper-V

Antara Virtual Box, Vmmare, dan Hyper-V, masing-masing memiliki sifat serta karakter yang berbeda. Untuk Virtual Box, bentuknya berupa software yang bisa digunakan memvirtualisasi suatu sistem operasi dan instalasi jaringan. Semua layanan ini dapat diaktifkan tanpa berbayar alias gratis.

Sedangkan Vmware, bentuknya juga berupa softawer dan bisa dipakai sebagai alat stimulasi sistem jaringan dan sistem operasi yang bisa diperoleh secara gratis. Tapi sayangnya aplikasi ini tidak punya dukungan multiple monitor dalam sistem mesin virtual dan jarang diupdate.

Terakhir Hyper-V, merupakan aplikasi keluaran Microsoft dan dapat diinstal secara role atau stadalone. Dapat pula dikatakan, bisa dinstal langsung dalam mesin atau melalui sistem OS di windows. Tidak berbeda dengan yang lain, layanan ini juga diberikan secara gratis.

Cara Install Sistem Operasi di Hyper-V

Sebelum melakukan instalasi sistem operasi pada Hyper-V, buka lebih dulu tombol ‘start’ dan ‘program’, ‘Administrative tool’ dan ‘server manager’. Selanjutnya klik kanan tombol ‘roles’ dan tidak lama setelah itu muncul halaman ‘Before You Begin’ lalu klik tombol ‘Next’.

Berikutnya muncul halaman baru lagi, pilih ‘Selected Server Roles’ kemudian lanjut centang pilihan ‘Hyper-V’ Roles dan tekan tombol ‘Next’. Di halaman baru, tidak ada hal yang perlu dikerjakan, jadi tekan sekali lagi tombol ‘Next’

Langkah selanjutnya, pilih semua NIC (Network Interface Card) tetapi harus dipastikan ada satu atau dua NIC yang disisakan untuk Host Management. Kemudian pada halaman Confirm Installation Selection, langsung klik tombol ‘install’.

Setelah itu komputer direebot dan secara otomatis proses installasi akan berlanjut. Tidak lama kemudian akan muncul pesan yang memberi tahu bahwa sistem mesin virtual Hyper-V sudah terinstall. Jadi tinggal klik tombol ‘Close’, maka Hyper-V sudah bisa langsung dipakai. Tetapi sebelum dipakai, fitur pada Execute Disable dan CPU Virtualization Mode harus diaktifkan.

Kelebihan dan Kekurangan Hyper-V

Sama dengan sistem virtualisasi server lainnya, Hyper-V memiliki beberapa keunggulan atau kelebihan. Penggunaan perangkat ini membuat developer atau pengembang mampu bertahan dengan multiple test environment. Selain itu, juga bisa menyediakan sistem khusus yang lebih sederhana namun dapat dipakai untuk berpindah lingkungan tanpa harus keluar biaya karena semua bersifat gratis.

Kelebihan berikutnya, Hyper-V teah dilengkapi dengan sebuah fitur khusus bernama Hyper-V generation 2. Di fitur ini, disediakan pula PXE boot yang telah menerapkan standart Network adapter dan booting SCSI virtual DVD dan HDD. Selain itu masih terdapat UEFI firmware support dan secure boot.

Bukan itu saja, sebagai mesin virtual sistem operasi hyper-V juga dapat mendukung hingga 4 prosessor. Selain itu juga mendukung sistem operasi atau OS 32 maupun 64 bit. Lebih dari itu Hyper-V tidak hanya bisa diaplikasikan pada Windows saja, tetapi juga terhadap beberapa sistem operasi Linix seperti Redhat Enterprise, CentOS dan Suse Linux.

Namun pada sisi yang lain, Hyper-V juga memiliki beberapa kekurangan. Memori minumum yang bisa digunakan tergolong tinggi paling sedikit 4 GB. Selain itu harus dilengkapi dengan Storage Area Network untuk menyimpan virtualisasi server atau virtual machine.

Demikian penjelasan tentang cara menggunakan Hyper-V, cara instalasi dan kelebihan atau kekurangannya. Semoga informasi ini dapat berguna untuk semuanya.

Baca artikel yang lain mengenai VGA terbaik

Pengertian, Jenis, dan Teknik Konfigurasi Sistem Raid pada Server

Secara ringkas, sistem raid pada server dapat diartikan sebagai suatu metode penyimpanan data dalam komputer. Raid adalah sebuah istilah yang merupakan hasil singkatan Redundant Array of Independent Disk. Istilah ini merujuk pada semacam teknologi penyimpanan data di komputer dan digunakan sebagai media toleransi atas kesalahan dalam menyimpan data-data terutama dalam perangkat harddisk.

Pengertian Lengkap tentang Teknologi Raid

Selain Redundant Array of Independent Disk, raid masih punya dua singkatan lain. Pertama adalah Redundant Array of Inexpensive Disk. Sedangkan singkatan kedua adalah Redundant Array of Inexpensive Drives. Teknologi ini memiliki fungsi membagi dan mereplikasi data di beberapa harddisk secara terpisah.

Selain itu, penciptaan raid juga bertujuan untuk meningkatkan kemampuan sistem kerja I/O di harddisk. Adapun caranya adalah dengan memakai penumpukan dan redundasi data. Teknik ini bisa dijalankan melalui perangkat lunak atau software dan perangkat keras atau hardware dan dilakukan secara terpisah.

Konsep dan Sistem Kerja Raid

Dalam menjalankan tugas dan fungsinya, sistem raid pada server mempunyai konsep yang terdiri dari 2 jenis yaitu mirorring dan striping. Untuk konsep mirorring, mempunyai tujuan untuk memaksimalkan proses pembacaan dalam data. Intinya, sistem yang mengaplikasikan konsep ini dapat membaca data yang berasal dari dua jenis disk sekaligus atau lebih.

Tapi ketika digunakan untuk menulis atau membuat data, sistem kerjanya dapat menurun. Hal ini disebabkan karena data yang tidak berbeda akan ditulis pada beberapa jenis harddisk raid yang digabung dalam deretan yang sama.

Sedangkan teknik striping mampu mengoptimalkan sistem kerja teruma dalam hal pemberian ijin guna membaca data yang berasal dari beberapa jenis harddisk pada waktu yang bersamaan. Akan tetapi, jika ada satu harddisk yang mengalami gangguan dan kegagalan, akibatnya semua harddisk raid yang dipakai akan mengalami suatu inkonsistensi.

Jenis-jenis Raid

Jenis-jenis raid dapat dibedakan menurut levelnya dan sebelum level pertama terdapat level 0 lebih dulu. Level ini memakai sekumpulan disk dan striping di level blok, tetapi tidak disertai redundasi.

Raid level 1 adalah suatu disk monitoring. Melalui metode ini, sistem kerja pada harddisk bisa ditingkatkan, namun jumlah disk yang harus disediakan naik 2 kali lipat. Di level ini, data di partisi harddisk disalin dalam partisi harddisk lain. Jadi ketika ada salah satu yang rusak, masih terdapat salinannya.

Level 2 dalam sistem raid pada server merupakan suatu sistem pengorganisasikan terhadap ECC atau error correcting code. Teknik pendektesian kesalahan atau error dalam sistem ini menggunakan ukuran paritas bit. Setiap byte pada data punya satu paritas bit sebagai wujud representasi jumlah bit pada byet data.

Saat ada bit data yang berubah maka paritas juga akan berubah dan tidak sama dengan paritas bit yang disimpan. Jadi ketika ada kegagalan di salah satu disk, maka data bisa dibentuk lagi dengan cara membaca error correction bit melalui disk yang lain.

Raid level 3 adalah organisasi paritas bit interleaved. Dalam level ini yang dibutuhkan hanya satu disk redundan dan tidak memakai ECC. Jadi yang dipakai adalah bit paritas yang punya fungsi untuk mengumpulkan bit yang posisinya sama di tiap-tiap disk.

Selanjutnya raid level 4 adalah sistem organisasi paritas blok interleaved yang memanfaatkan striping data di level blok. Selain itu juga menyimpan paritas blok di satu disk serta terpisah dalam tiap-tiap blok yang sama. Jika ada disk yang gagal, blok paritas dapat dipakai untuk membuat blok-blok data di disk yang mengalami kegagalan.

Sedangkan raid level 4, merupakan sistem raid berbentuk organisasi paritas blok interleaved yang tersebar. Paritas dan data disebarkan pada setiap disk dan salah satunya dipakai sebagai alat penyimpan paritas. Sedangkan lainnya untuk menyimpan data.

Kemudian untuk raid level 5, adalah organisasi paritas blok interleaved yang tersebar dimana semua paritas dan data disebar pada semua disk termasuk disk yang ditambahkan. Di masing-masing blok, ada satu disk yang digunakan untuk menyimpan paritas. Sedangkan disk lainnya berperan sebagai penyimpan data.

Lanjut raid level 6, fungsinya sama dengan level 5 tapi juga berfungsi untuk menyimpan info redundan tambahan. Tujuannya adalah untuk menjaga dari kegagalan di beberapa disk. Raid level ini menjalankan 2 jenis perhitungan paritas yang tidak sama lalu disimpan dalam blok-blok yang dipisah di disk-disk yang berbeda.

Raid level terakhir dinamakan 0+1 dan 1+0, adalah hasil paduan level 0 dan level 1. Di raid 0+1, kumpulan disk distrip lalu strip ini dimirroe pada disk lainnya, setelah itu menghasilkan beberapa strip yang sama. Sedangkan raid 1+0, semua disk dimirror dalam bentuk pasangan dan hasilnya distrip.

Teknik Konfigurasi Raid untuk Komputer Server

Salah satu teknik paling untuk konfigurasi harddisk raid pada komputer server adalah dengan perangkat BIOS. Ketika server sudah booting, tekan tombol F5 pada keyboard. Dari sini lalu dibuat array lebih dulu dengan cara memencet tombol ‘create arry’ yang ada di windows sisi kanan.

Setelah muncul tampilan windows baru, pilih fitur bertuliskan ‘Bay 1’, lalu klik tombol ‘OK’. Berikutnya pada layar yang baru lagi, pilih ‘Create logical drive’ untuk diklik. Setelah itu klik ‘unassigned drive’ yang ada di sisi kiri. Selanjutnya ulangi semua langkah tersebut, lalu pilih 2 drive lainnya dengan cara memberi tanda centang di ‘opsi sellect all’ dan klik tombol ‘OK’.

Setelah halaman window berganti tampilan klik tombol ‘Create Logical Drive’ dan setelah itu akan diminta menjalankan konfigurasi sistem raid pada server komputer. Jadi tinggi dipilih raid 1 yang ukurannya paling besar dan disave. Berikutnya untuk menghapus konfigurasi raid yang sudah diulang dan logical drive, dapat memilih satu diantara dua logical drice dan klik tombol ‘delete’.

Setelah semuanya selesai, klik tombol ‘exit Acu’ dan disambung klik tombol ‘power’ beserta tombol ‘reebot’. Masing-masing proses klik ini dilakukan setelah tampilan windows berubah. Terakhir, CD instalasi dimasukan dan proses konfigurasi harddisk raid bisa dilakukan sesuai petunjuk yang ada.

Pengaruh Data Bervirus atau Malware Saat Menggunakan Sistem Raid

Fungsi utama dari sistem raid adalah untuk membuat back up data. Ketika muncul serangan virus atau malware, sistem ini memang tidak memiliki kemampuan untuk menanggulanginya. Meski demikian, karena sudah ada back up data maka munculnya serangan ini tidak memiliki pengaruh yang begitu besar.

Kelebihan dan Kekurangan Teknologi Raid

Bicara tentang kelebihan dan kekurangan raid, setiap jenis atau level mempunyai karakter yang berbeda-beda. Contohnya untuk raid level 0, kelebihannya adalah kapasitas harddisknya lebih besar karena tidak dikurangi. Sedangkan kekurangannya, apabila ada yang gagal, maka semua data akan hilang.

Raid 1 punya kelebihan ketika ada harddisk yang bermasalah, harddisk mirror dapat mengganti fungsinya. Akan tetapi kelemahannya, sistem ini butuh biaya mahal. Sedangkan raid 5 punya keunggulan yang sama, namun kinerjanya akan mengalami penurunan.

Beda lagi dengan raid 6 yang kelebihannya adalah meski ada kerusakan dan kegagalan, tetapi fungsi dari harddisk tetap bisa berjalan. Tapi hal ini akan menimbulkan efek pada sistem raid pada server yang kinerjanya jadi menurun.

Baca artikel yang lain mengenai VGA terbaik

Pengertian, Jenis, dan Fungsi Firewall pada Jaringan Komputer

Salah satu fungsi firewall pada jaringan komputer adalah sebagai pengontrol akses kepada semua pihak yang mempunyai akses atas jaringan pribadi dari pihak lain atau pihak luar. Saat ini, kata firewall sering dikonotasikan pada suatu sistem yang mengatur teknik komunikasi di dua jenis jaringan yang tidak sama.

Pengertian Firewall dan Fungsinya

Firewall merupakan suatu perangkat atau sistem yang memberikan izin pada lalu lintas dalam jaringan. Terutama sekali jaringan yang sudah dianggap punya tingkat keamanan tinggi, agar dapat melaluinya. Tapi selain itu fungsi firewall juga dipakai untuk mencegah agar tidak ada lalu lintas jaringan berbahaya yang masuk dalam sistem.

Pada umumnya, firewall atau sistem keamanan jaringan diaplikasikan di suatu mesin yang telah terdedikasi serta berjalan di gateway atau pintu gerbang. Gateway ini biasanya terletak diantara perbatasan antara satu jaringan dan jaringan yang lain.

Saat ini jumlah perusahaan yang memerlukan akses internet makin banyak. Tentu saja hal ini mengakibatkan kebutuhan perlindungan atas data perusahaan dan aset digital ikut bertambah tinggi. Misalnya lindungan dari serangan peretas atau hacker, pelaku mata-mata dan berbagai aksi pencurian data lainnya.

Jadi dapat disimpulkan, firewall merupakan suatu mekanisme atau teknik yang dibuat dengan tujuan utama menciptakan sistem perlindungan terhadap jaringan komputer. Adapun sistem kerjanya dijalankan dengan cara menyaring dan memfilter semua data yang masuk dan keluar dalam jaringan.

Data yang dianggap aman diizinkan masuk, sementara yang dicurigai sebagai data tidak aman tidak mendapatkan izin untuk lewat di jaringan. Demikianlah garis besar cara kerja firewall dalam sebuah jaringan di komputer dan perangkat sejenis lainnya.

Jenis-jenis Firewall dalam Jaringan Komputer

Sebenarnya firewall itu terdiri dari berbagai macam namun yang paling sering digunakan ada 7 jenis. Salah satunya adalah Packet Filter yang memiliki bentuk paling sederhana dan sering dibekali dua NIC atau Network Interface Card.

Jenis kedua dinamakan Cirkuit Level Gateway yang berbentuk komponen proxy server. Pada umumnya sistem keamanan jaringan atau firewall tipe ini mampu beroperasi di level paling tinggi dalam model referensi OSI.

Berikutnya adalah Application Level Firewall. Penggunaannya akan menimbulkan efek pada pelarangan masuk melalui firewall secaara langsung. Selanjutnya permintaan masuk ini akan dialihkan di layanan jaringan privat kemudian diteruskan kepada komputer yang pertama kali meminta masuk.

Jenis lainnya, NAT atau Network Adress Translation yang mampu memberi lindungan secara otomatis pada sistem. Tipe Firewall ini hanya memberi izin koneksi dari perangkat komputer yang berada dibalik firewall dengan cara menjalankan multiplexing dalam lalu lintas jaringan internal.

Firewall kelima adalah Stateful firewall yang mampu menggabungkan aneka keunggulan dan biasanya ditawarkan secara paket. Firewall tipe ini dapat memfilter lalu lintas jaringan sesuai karakteristik dalam paket. Selain itu juga punya kemampuan mengecek sesi koneksi agar bisa diyakinkan jika suatu sesi koneksi telah mendapat izin.

Ada lagi Virtual Firewall yang biasanya dipasang dalam perangkat komputer maupun sistem keamanan jaringan lainnya. Dalam tipe firewall yang satu ini, beberapa jaringan bisa diberi proteksi melalui izin.

Selanjutnya yang terakhir, Transparent Firewall yang juga sering disebut Brindging Firewall. Tipe ini sebetulnya bukan merupakan firewall asli namun hanya suatu turunan dari satatefull firewall dan dapat melakukan segala hal yang juga dijalankan firewall tipe packet filtering.

Aplikasi Firewall Windows

Agar sistem atau cara kerja firewall dalam sebuah jaringan dapat dijalankan, maka butuh alat khusus atau software. Saat ini sudah banyak software farewall yang bisa didapatkan atau diunduh dan digunakan secara gratis.

Zone Alarm Basic Firewall merupakan salah satu contohnya. Perangkat ini dapat melindungi komputer dari hal-hal yang membahayakan terutama yang muncul dari jaringan internet. Ada beberapa pilihan yang semuanya dapat dipakai untuk mengatur sistem keamanan terutama di sistem OS Windows 7.

Kemudian ada lagi Comodo Firewall yang saat ini merupakan aplikasi firewall paling sering diunduh oleh pengguna komputer. Sistem pertahanannya sangat kuat dan protektif. Selain itu, pengaturan sistem keamanannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan melalui fitur-fitur yang disediakan.

Aplikasi firewall pilihan berikutnya adalah Online Armor Free Firewall yang fiturnya sangat lengkap sekaligus mampu memberi perlindungan maksimal pada perangkat komputer. Tidak hanya ancaman yang muncul dari dalam atau internal saja, ancaman gangguan dari eksternal juga dapat dilindungi termasuk transaksi online dan pencurian data identitas.

PC Tools Firewall Plus merupakan aplikasi firewall yang dilengkapi fitur-fitur dan memiliki kemampuan tinggi guna melakukan pemantauan terhadap lalu lintas web dan situs. Termasuk juga lalu lintas online secara dua arah dan dilengkapi opsi untuk vertifikasi sistem keamanan. Sehingga jika ada ancaman yang muncul pengguna komputer akan mendapat pemberitahuan.

Aplikasi untuk menjalankan fungsi firewall pada jaringan komputer berikutnya dinamakan Tiny Wall. Kelebihannya, aplikasi ini tidak membutuhkan space besar, namun tetap memiliki kemampuan yang sangat bagus untuk menjalankan tugas-tugasnya. Selain itu juga tidak akan memunculkan fitur pop up saat disetting.

Aplikasi Private Firewall juga boleh dipilih sebab kemampuannya dalam melindungi jaringan komputer juga sangat sempurna. Tidak hanya serangan dari peretas dan hacker saja, virus dan malware yang membahayakan juga dapat ditangkis dengan aplikasi yang satu ini.

Fungsi dan Manfaat Internet Firewall

Secara umum, cara kerja firewall dalam sebuah jaringan selalu memberi berbagai manfaat dan fungsi terhadap penggunanya. Terutama yang berkaitan dengan masalah keamanan suatu jaringan dan menjaga data hingga informasi penting, agar tidak bisa diketahui atau dicuri oleh pihak lain.

Untuk pengguna internet terutama yang memiliki situs dan website, firewall merupakan suatu sarana yang berfungsi sebagai pelindung konten dari pembajakan. Ketika perangkat komputer dikoneksikan dengan jaringan internet, tentu banyak orang yang dapat mengakses semua data dalam situs. Namun hal ini tidak akan bisa terjadi jika menggunakan program firewall.

Selain pembajakan konten dan pencurian data, pengaktifan koneksi internet juga seringkali memunculkan malware dan virus. Keduanya masuk dalam jaringan komputer melalui website atau situs yang sedang dibuka.

Tanpa ada sistem proteksi yang sempurna, komputer akan jadi lebih mudah terkena serangan malware dan virus tersebut. Namun untungnya ada sebuah sistem keamanan jaringan yang sangat handal mengatasi hal tersebut, yaitu firewall.

Sedangkan untuk windows, firewall juga memiliki fungsi yang tidak kalah besar. Saat suatu jaringan komputer dikoneksikan dengan jaringan internet, harus selalu dilengkapi perangkat lain seperti kabel telpun tanpa router, modem DSL, dan lainnya. Jadi secara otomatis jaringan komputer ini akan mempunyai alamat IP yang bisa diketahui oleh banyak orang.

Dampaknya adalah, segala jenis fitur, aplikasi hingga data dan file yang ada dalam komputer dapat diakses dan dicuri orang lain. Jika data dan file tersebut bersifat rahasia, sudah barang tentu akan menimbulkan bahaya apabila disalahgunakan.

Kondisi inilah yang menjadikan fungsi firewall menjadi hal yang sangat penting. Dan yang lebih berbahaya lagi adalah, semua data dan file tersebut dirusak atau atau dirubah oleh para hacker dan peretas sehingga tidak dapat difungsikan lagi seperti sebelumnya.

Jika diistilahkan, fungsi firewall pada jaringan komputer tidak ada bedanya dengan polisi atau satpam yang mendapat tugas mengamankan suatu lokasi. Tapi pada firewall, yang dijaga adalah jaringan komputer berikut data, aplikasi dan segala hal yang ada di dalamnya.

Baca artikel yang lain mengenai PC atau Laptop Untuk Gaming

Fitur dan Kelebihan Berbagai Merek Router WiFi yang Bagus dan Tepat

Router adalah perangkat keras untuk jaringan komputer yang berfungsi untuk menghubungkan jaringan yang lain. Cara kerja dari router ini disebut dengan routing, yaitu mengirimkan paket data melewati jaringan untuk diantarkan ke tujuannya. Router juga bertugas untuk mendistribusikan IP address, dengan cara statis atau DHCP kepada komputer yang terhubung ke dengan router tersebut.

IP address tersebut dapat digunakan oleh setiap komputer yang terhubung di dalam router untuk saling terhubung dan dapat melakukan komunikasi pada jaringan atupun internet. Router ini dibutuhkan untuk membuat jaringan yang besar. Anda harus memastikan untuk menggunakan merek router WiFi yang bagus. Selain itu, anda juga harus memahami tentang teknologi wireless.

Jenis-jenis Wireless

Wireless Personal Area Networks (WPAN)

Sebuah teknologi untuk dapat membuat jaringan nirkabel atau ad hoc menggunakan perangkat yang sederhana. Beberapa perangkat tersebut, antara lain PDA, telepon seluler, smartphone, dan notebook. Hal ini dapat digunakan di dalam area personal operating space (POS) dengan jarak maksimal 10 meter. Anda bisa menggunakan teknologi Bluetooth untuk membuatnya.

Bluetooth ini mentransmisikan data menggunakan gelombang radio tanpa menggunakan kabel. Untuk standarisasi teknologi WPAN ini, maka IEEE membangun mengelompokkan ke dalam 802.15 untuk WPAN. Hal ini bertujuan untuk mengurangi kompleksitas yang mungkin terjadi, konsumsi daya rendah, dan agar dapat berdampingan dengan teknologi jaringan 802.11.

Wireless Local Area Networks (WLAN)

Teknologi ini dapat digunakan untuk membangun jaringan nirkabel dalam suatu area kecil, sebagai contoh antara lain; gedung kantor, kafe, bandara, taman, dan area lainnya. WLAN ini juga dapat diterapkan untuk bangunan yang bersifat sementara atau tidak diperkenankan untuk melakukan instalasi. WLAN dapat berbentuk wireless dengan network card radio yang terhubung dengan access point sebagai bridge antara stasiun wireless dan network backbone.

WLAN yang bersifat ad hoc atau peer-to-peer mempunyai cakupan area yang terbatas, sebagai contoh ruang pertemuan dan lain-lain. Hal ini dapat dibentuk sebuah jariangan tanpa menggunakan sebuah acess point. IEEE menerapkan standar 802.11 yang ada di bawah 802.11b. Standar baru lainnya yaitu 802.11a yang dapat mentransfer data transfer dengan kecepatan maksimum 54 Mbps dalam frekuensi 5 GHz.

Wireless Metropolitan Area Networks (WMAN)

Teknologi WMAN dapat digunakan untuk membuat koneksi nirkabel antara beberapa lokasi dalam suatu area metropolitan. Sebagai contoh, antar gedung dalam satu kota, lingkungan universitas, dan area lainnya. WMAN ini menggunakan gelombang radio untuk mentransmisikan datanya. Berupa jaringan akses nirkabel broadband yang dapat memberikan akses dengan kecepatan tinggi.

Wireless Wide Area Networks (WWAN)

Teknologi WWAN dapat digunakan untuk membangun koneksi nirkabel melewati jaringan publik atau privat. Koneksi ini dapat mencakup area yang sangat luas, sebagai contoh kota atau negara menggunakan antena atau satelit dari penyelenggara jasa telekomunikasi. Teknologi WWAN dikenal dengan sistem 2G atau second generation, yang di dalamnya terdapat Global System for Mobile Communications (GSM), Code Division Multiple Access (CDMA), dan Cellular Digital Packet Data (CDPD). Telah terjadi transisi dari 2G ke 3G hingga 4G.

Membangun sebuah jaringan yang besar harus menggunakan router WiFi paling bagus dengan merek router WiFi yang bagus. Banyak tersedia router WiFi terbaik dan tercepat sehingga dapat digunakan untuk menunjang kelancaran aktifitas sehari-hari. Sehingga dukungan merek router WiFi terbaik memang sangat penting. Berikut ini 10 merek router WiFi terbaik.

Top 10 Merek Router WiFi Terbaik

TP-link WR-841N

Sebuah WiFi router dengan harga terjangkau yang dapat digunakan di rumah dengan akses layanan internet Cable. Router ini memiliki rating yang cukup bagus.memiliki berbagai fitur utama yang beragam, antara lain:

  • Menggunakan standard wireless seri N300.
  • 4 Fast Ethernet ports LAN dan satu untuk WAN.
  • Terdapat QoS untuk applikasi VoiP.
  • MIMO antenna dengan CCA technology untuk menghindari konflik channel.
  • Cocok digunakan untuk keperluan akses yang ringan.
  • Kekurangan dari WiFi router ini adalah tidak terdapat USB dan bersifat single band sehingga tidak terdapat dukungan untuk guest network. Selain itu, koneksi juga lambat untuk akses game online dan streaming video.

TP-Link Archer C9

  • Menggunakan teknologi WiFi AC1900.
  • Dukungan Dual band simultaneous dengan kecepatan mencapai 600Mbps dalam 2.4GHz band untuk 802.11N, atau 1300Mbps dalam 5GHz band untuk 802.11AC.
  • Memiliki 3 antena luar dual band Omni-directional.
  • Memiliki dukungan
  • Mempunyai spesifikasi Power processor dual core 1GHz dengan 4x Gigabit LAN, serta 1x Gigabit WAN.
  • Memiliki dukungan 1 port USB 3.0 dan 1 port USB 2.0.
  • Mempunyai rating yang bagus di Amazon.
  • Harga dari router WiFi paling bagus ini cukup terjangkau.

TP-link Archer C7

Salah satu merek router WiFi yang bagus dengan teknologi WiFi generasi ke-5 yang dapat memberikan total bandwidth hingga 1.750 Mbps. Router WiFi terbaik dan tercepat merek Archer C7 ini menjadi salah satu produk wif router terbaik di kelasnya. Selain itu, juga menjadi best seller di negara Amerika Serikat. Fitur utama dari merek router WiFi terbaik ini adalah sebagai berikut.

  • Terdapat dukungan simultaneous dual band.
  • Memiliki 3x antenna external 5dBi, 3 antena internal dengan Omni directional broadcast, sehingga sangat handal dan mempunyai sinyal yang kuat.
  • Mempunyai Port Ethernet Gigabit, dengan LAN (4x) dan WAN (1x).
  • Memiliki 2 port USB untuk sharing printer dan pemyimpanan secara bersamaan.
  • Dapat dibuat FTP server untuk mendapatkan akses disk yang dikoneksikan ke dalam port USB.
  • Terdapat dukungan guest network.
  • Teknik untuk kendali bandwidth berbasis IP address.
  • Mempunyai fasilitas Enkripsi WPA dengan tombol WPS sehingga memudahkan untuk koneksi ke dalam jaringan.

TP-Link Archer C5

Merek router WiFi paling bagus untuk kelas menengah. Selain itu, merek ini banyak diminati di situs juak beli Amazon dengan mendapatkan rating yang bagus. Bahkan, harga yang ditawarkan juga cukup terjangkau. Fitur utama dari router ini adalah sebagai berikut.

  • Berbasis wireless AC1200 yang memiliki kecepatan mencapai 300 Mbps dengan 2.4GHz band wireless N.
  • Memiliki 2 port USB 2.0.
  • Terdapat dukungan Gigabit Ethernet ports.
  • Mempunyai Dual band antena luar yang dapat dilepas.
  • Terdapat dukungan untuk guest network.
  • Kekurangan dari WiFi router ini adalah tidak dilengkapi dengan teknologi

Netgear R7000 Nighthawk

Seri Netgear ini juga menjadi salah satu merek router WiFi yang bagus dan popular di pasaran. Router yang berbasis wireless ac1900 dapat memnyajikan bandwidth hingga 1.300 Mbps + 600 Mbps. Fitur dari router ini adalah sebagai berikut.

  • Berbasis wireless ac1900 dengan dual band simultaneous.
  • Dukungan teknologi antena beamforming dan high power radio amplifiers.
  • Spesifikasi dengan 1GHz dual core processor dan memory 128MB flash, 256MB RAM.
  • Cocok untuk streaming video dan gaming.
  • Terdapat dukungan port USB 3.0 dan 2.0.
  • Kekurangan dari merek router WiFi terbaik ini adalah harga yang ditawarkan cukup mahal.

Dlink DIR-605L

  • Dukungan cloud dengan harga yang terjangkau.
  • Memiliki dua antenna external yang lumayan panjang.
  • Berbasis wireless N300.
  • Terdapat dukungan monitoring remote menggunakan Smartphone App.
  • Tersedia 4x Fast Ethernet port dan 1x WAN port.
  • Kekurangan dari router ini adalah tidak ada USB port

Linksys WRT 1900AC

  • Berbasis OpenSource,
  • Berbasis firmware Linux dengan wireless AC1900.
  • Dukungan Dual band simultan yang dapat memberikan bandwidth hingga 600 Mbps untuk 2.4GHz band dan 1.300 Mbps dengan 5 GHz band.
  • Memiliki 4 antena luar.
  • Memiliki processor dual core yang dapat digunakan untuk kerja berat.
  • Dukungan 4x Gigabit Ethernet LAN dan 1x Gigabit WAN.
  • Terdapat dukungan port USB 3.0 dan 2.0.
  • Mempunyai sistem keamanan yang cukup tinggi.
  • Kekurangan dari merek router WiFi yang bagus ini adalah mempunyai harga yang cukup tinggi.

Asus RT-AC66U

Salah satu merek router WiFi terbaik yang mempunyai rating bagus di pasaran dan menjadi best seller. Fitur utama dari router ini adalah:

  • Menggunakan teknologi WiFi 5G dual band wireless AC.
  • Mempunyai kecepatan hingga 1.700 Mbps dengan total 1.300 Mbps dalam 5 GHz dan 450 GHz dalam 2.4 GHz.
  • Memiliki 3 antena eksternal dengan dukungan AiRadar.
  • Terdapat dukungan 4x Gigabit LAN port dan 1x Gigabit WAN port.
  • Memiliki 2 port USB 2.0
  • Mendukung media server DLNA compliat.
  • Terdapat dukungan VPN.
  • Kekurangan dari router WiFi terbaik dan tercepat ini adalah harganya yang cukup mahal.

Asus RT-N66U

  • Mempunyai dukungan Dual band wireless N900 dengan kecepatan mencapai 450 Mbps.
  • Terdapat 3 antena eksternal dengan dukungan AiRadar.
  • Terdapat dukungan 2 port USB 2.0.
  • 4xGigabit LAN port dan 1xGigabit WAN port.
  • Dapat digunakan untuk wireless router maupun wireless access point.
  • Terdapat dukungan multiple SSID.

Asus RT-AC87U

  • Menerapkan rancangan antenna 4×4 MU-MIMO beamforming dengan dukungan simultaneous dual band.
  • Bandwidth dapat mencapai 2.400 Mbps.
  • Terdapat dukungan Gigabit Ethernet ports.
  • Memiliki dukungan 1 port USB 3.0 dan 1 port USB 2.0.
  • Memiliki dukungan DLNA media server.
  • Kekurangan dari merek router WiFi yang bagus ini adalah memiliki harga yang mahal.

Semoga beberpa rekomendasi tentang merek router WiFi yang bagus ini dapat menjadi referensi bagi anda yang sedang membutuhkan router untuk membangun jaringan. Pastikan anda membeli router sesuai dengan kebutuhan dan anggaran biaya yang anda buat.

Baca artikel yang lain mengenai Spek Laptop Untuk Gaming

Tips Memilih Switch Hub yang Bagus Sesuai dengan Kebutuhan

Switch merupakan perangkat yang digunakan dalam jaringan komputer. Switch ini berfungsi sebagai penghubung antar jaringan yang ada. Perangkat switch ini mempunyai fungsi yang menyerupai dengan Hub. Namun, keduanya tetap memiliki perbedaan, yaitu terletak di dalam besaran luas jaringan dan besaran dari kecepatan transfer data yang dimiliki. Perangkat switch ini mempunyai cakupan luas jaringan lebih besar daripada Hub.

Apabila dilihat dari kecepatan transfer data, maka Switch memiliki kecepatan yang lebih tinggi daripada Hub, yaitu dapat mencapai 100 Mbps. Bahkan terdapat switch yang mempunyai kecepatan hampir mencapai 1 Gbps. Perbedaan antara switch dan hub ini juga terletak dalam area kerjanya. untuk perangkat. Untuk switch berjalan di layer 2 dan 3 sedangkan Hub bekerja pada layer 1.

Selain itu, switch ini bekerja berdasarkan alamat mac pada sebuah NIS atau network interface card yang berguna untuk mengetahui tujuan pengiriman paket dan keberadaan paket yang diterima, sehingga tidak terjadi alur tabrakan sebuah data. Switch ini juga digunakan untuk menghindari tabrakan yang dapat terjadi di jalur pengiriman paket data dengan port yang satu dan yang lain. Terdapat berbagai merek switch dengan spesifikasi yang berbeda-beda, oleh sebab itu harus cermat dalam memilih switch hub yang bagus. Dalam sebuah jaringan juga terdapat perangkat yang disebut dengan router.

Router ini berfungsi sebagai penghubung di dalam network atau jaringan komputer. Mempunyai kegunaan yang hampir sama dengan switch dan hub, yaitu untuk mentransfer paket data dari port yang satu ke por lain. Namun, router tetap memiliki perbedaan dengan switch dan hub. Apabila switch dan hub lebih cenderung digunakan untuk jaringan lokal, akan tetapi router cenderung digunakan dalam cakupan jaringan yang lebih luas, yaitu WAN dan juga MAN. Router ini digunakan dalam jaringan yang berbasis internet.

Perangkat jaringan ini menjadi pendukung kelancaran dalam mengelola sebuah bisnis atau penunjang kegiatan sehari-hari. Oleh sebab itu, memilih switch hub yang baik, memilih router yang bagus merupakan hal yang penting.

Perbedaan Hub dan Switch

Memilih switch hub yang bagus memang hal yang utama dengan mempertimbangkan luasan cakupan jaringan yang ingin dibangun. Walaupun keduanya mempunyai fungsi yang hampir sama, namun tetap saja mempunyai perbedaan.

  1. Perangkat Hub
    • Hub hanya dapat digunakan untuk mengulang sinyal yang masuk ke dalam port yang ada di dalam hub.
    • Hanya dapat bekerja secara half-duplex, yaitu hanya dapat mengirim atau menerima paket data.
    • Tingkat keamanan hub lebih rendah daripada switch.
    • Hub lebih murah daripada switch.
    • Hanya memiliki satu kontrol transmisi.
    • Berperan sebagai workstation.
  2. Perangkat Switch
    • Switch dapat lebih diandalkan untuk membuat jaringan daripada menggunakan hub.
    • Berperan dalam menangani traffic jaringan.
    • Setiap port yang ada dalam switch berguna sebagai bridge yang berfungsi untuk membagi jaringan ke dalam segmen-segmen.
    • Dapat bekerja secara full-duplex, yaitu dapat menerima atau mengirim data secara bersamaan.
    • Memiliki fitur filtering dan fowarding terhadap network traffic.
    • Mempunyai kontrol transmisi dalam setiap port.
    • Transfer data switch lebih cepat daripada hub.

Perangkat jaringan selain hub dan switch juga terdapat router yang berfungsi sebagai penghubung antar jaringan. Router juga bertugas untuk mentransmisikan berbagai informasi dari jaringan ke jaringan yang lain. Router juga berperan sebagai gateway server, firewall, DNS server, dhcp server, host manager user, dan vpn tunning. Pemilihan router harus disesuaikan dengan kebutuhan seperti dalam memilih switch hub yang bagus. Terdapat banyak merek hub yang bagus.

Merek Hub yang Bagus

  1. Switch Hub TPLink 24 Port 10/100 TL-SF1024
    • Mempunyai teknologi yang inovatif dan dapat menghemat energi hingga 40%.
    • Terdapat dukungan MAC address self-learning
    • Terdapat fitur auto MDI atau MDIX.
    • Terdapat fitur peyaringan hingga mampu menghilangkan paket yang mengalami kesalahan.
    • Terdapat dukungan IEEE 802.3x flow control untuk Full-Duplex serta backpressure Half-Duplex.
    • Kapasitas Switching hingga 4.8 Gbps.
  1. Switch Hub TPLink 24 Port TL SG2424
    • Terdapat 4 combo slot.
    • Cocok digunakan untuk sebuah bisnis kecil maupun besar.
    • Mempunyai kinerja yang tinggi dengan fitur keamanan yang baik.
  1. Switch Cisco Managed SLM2024T EU
    • Broadcost storm control.
    • Terdapat dukungan DHCP, BOOTP, VLAN, IGMP, Syslog.
    • Internal power supply.
    • Maksimum data transfer 52 Gbit/s.
    • Data transfer rates 10/100/1.000 Mbps.

Fitur-fitur Switch yang harus Diperhatikan Sebelum Membeli

Memilih merek hub terbaik harus memperhatikan berbagai fitur-fitur yang ada di dalam perangkat tersebut. Berikut ini fitur yang bisa dipertimbangankan ketika memilih switch manageable:

  • Fitur pengaturan Limitasi Bandwidth switch hub dan Setting duplex yang melalui di tiap port.
  • Fitur port monitoring atau port mirroring.
  • Spanning Tree Protocol dengan sebuah standar IEEE 802.1D yang berfungsi untuk mencegah looping di dalam jaringan yang tertutup.
  • Port Isolation untuk membatasi trafik antar port.
  • IGMP Snooping yang berupa mekanisme kontrol paket multicast.
  • Link aggregation.
  • Port Security yang berfungsi mencegah MAC flooding.
  • Kemampuan MAC filtering.
  • Dukungan 802.1X network access control.
  • SNMP Monitoring yang digunakan untuk mengatur, bahkan melakukan monitoring perangkat jaringan.

Tips Memilih Switch Sesuai Kebutuhan

Untuk memilih switch hub yang bagus dan merek hub yang bagus dapat menerapkan tips berikut ini.

  1. Jumlah port yang ada dalam perangkat switch hub yang ingin dibeli. Selain itu, sesuaikan juga dengan kebutuhan.
  2. Kecepatan transfer data yang ditawarkan dalam perangkat. Karena tingkatan kecepatan data ini sangat mempengaruhi komunikasi kabel.
  3. Jenis port yang ada. Karena di dalam switch terdapat port RJ45, SFP, PoE. Sesuaikan jenis port dengan kebutuhan.
  4. Tentukan ingin memilh Switch berjenis Managed atau yang berjenis Unmenaged.
  5. Kapasitas daya listrik yang dibutuhkan.
  6. Kesetaraan harga dengan fitur yang ditawarkan.

Pastikan dalam memilih switch hub yang bagus dengan mempertimbangkan kebutuhan untuk membangun jaringan. Selain itu, sebaiknya mencari referensi dulu tentang semua merek hub yang bagus, merek hub terbaik, dan berbagai fitur serta harga dari perangkat tersebut. Ketika semua referensi sudah diperoleh sesuai dengan kebutuhan anda, maka anda dapat menentukan dalam memilih switch hub yang bagus. Perhitungkan seberapa luas jangkauan akses jaringan yang ingin anda buat.

Apabila anda menjalankan sebuah bisnis menengah sebaiknya memilih switch hub yang bagus dengan banyak port. Dengan banyaknya port yang tersedia, maka anda akan lebih leluasa dalam mengatur jaringan yang akan anda bangun. Anda sudah dapat memilih switch yang bagus, maka sebaiknya anda juga memberikan rack untuk memberikan komponen server anda. Anda harus rajin memeriksa dan melakukan perawatan supaya perangkat jaringan anda bertahan lama dan terjaga kualitas dari kinerjanya. Kondisi perngkat jaringan harus terhindar dari suhu panas berlebih supaya lebih awet.

Baca artikel yang lain mengenai Spek Laptop Untuk Gaming

Tips Memilih Rack Server yang Pas dari Berbagai Merek

Rack server mempunyai fungsi untuk meletakkan semua perangkat server dan berbagai peralatan pendukungnya, yaitu Hub-Switch. Rack server ini mempunyai ukuran yang bermacam-macam. Biasanya penyebutan ukuran rack adalah“U (huruf U besar). Jenis rack server ini juga beragam. Ada yang bernama 8U hingga 46U. Untuk tipe 64U ini biasanya berupa standing atau open rack.

Istilah lain adalah RU atau disebut juga dengan Rack Unit. RU ini merupakan satuan yang digunakan untuk menyatakan tinggi dari sebuah rack server. Setiap nilai 1U setara dengan 1.75 inchi. Sebagai contoh, rack server 20U ini berarti rack yang memiliki 20 bagian ruang untuk peralatan dengan ukuran 35 atau 20 x 1.75 Inchi untuk digunakan secara vertikal. Sehingga, ukuran tinggi dari rack server dapat diukur sesuai dengan istilah penyebutannya tersebut. Setiap rack tersusun dari beberapa slot yang dikenal dengan bays. Dengan banyaknya jenis dan ukuran rack server, maka harus dipertimbangkan dulu berbagai keperluan yang diinginkan dalam memilih rack server yang tepat.

Desain slot dari rack server ini memanjang ke atas yang terdiri dari beberapa slot yang memiliki fungsi masing-masing. Untuk slot frame yang ada di paling atas biasanya digunakan sebagai ventilasi dari rack server tersebut. Keguanaan dari ventilasi ini untuk mencegah over heating pada peralatan server yang digunakan. Di dalam rack server juga terdapat Top cover untuk akses kabel supaya telihat aman dan rapi.

Bagian utama dari rack server adalah mounting element, sehingga dapat digunakan untuk menempatkan berbagai peralatan elektronik dari server dan dapat menanggung beban yang berat. Bagian lain dari rack server adalah bracing element dan heavy duty castor wheel. Rack server terdiri dari tiga jenis utama.

Jenis Rack Server dan Ukurannya

Memilih rack server harus disesuaikan dengan kebutuhan dan jenis rack yang tepat. Sehingga, penting untuk mengetahui jenis rack server dilihat dari tipenya adalah sebagai berikut.

Closed Rack

Closed Rack server ini merupakan tipe rack tertutup yang terdapat fasilitas berupa ventilas dengan double roof fan. Bagian luar rack dilengkapi dengan pintu kaca dan juga penutup bagian samping. Pintu-pintu tersebut dibuat dengan bahan metal galvanis yang mempunyai sifat yang sangat kuat dan kaku. Bahan tersebut dipilih supaya mampu menahan beban yang berat hingga mencapai 50 kilogram.

Untuk jenis rack server ini biasanya diletakkan dibagian dalam ruangan dengan suhu yang dingin. Untuk mendapatkan suhu yang sesuai dapat meletakkan AC di ruangan rack server tersebut. Suhu dingin ini bertujuan untuk menjaga perangkat server yang selalu aktif supaya kinerjanya tetap efisien dan stabil.

Open Rack

Open rack ini merupakan tipe rack server yang paling sederhana. Penempatan untuk semua perlengkapan jaringan menjadi lebih tertata dengan cara yang sederhana, namun tetap terlihat rapi. Rack jenis ini biasanya mempunyai harga yang lebih murah dari pada closed rack server. Akan tetapi, rack tipe ini lebih cocok digunakan untuk perusahaan kecil dan menengah. Dengan banyaknya jenis rack server ini memudahkan untuk memilih rack server sesuai dengan kebutuhan.

Wallmount Rack

Tipe rack server ini biasanya dimanfaatkan untuk meletakkan semua perlengkapan jaringan, antara lain switch hub, dan peralatan lainnya. Wallmount rack ini mempunyai 1 atau 2 pintu dengan desain yang sederhana. Dalam rack server biasanya terdapat fasilitas berupa cooling system yang berfungsi sebagai pendingin. Karena semakin dingin kondisi dari suhu maka perangkat untuk server akan semakin efisien.

Mengenal Ukuran Rackmount Dimensi Rack Server 1U, 2U, 3U, atau 4U

Rackmount adalah casing atau penutup yang berbentuk tipis, horizonta yang dapat disusun hingga menyerupai rack. Penyusunan dibuat secara berlapis dari atas menuju ke bawah untuk membentuk rack server. Berikut ini beberapa contoh rackmount dengan berbagai ukuran.

  1. 1U dengan dimensi 19″ x 1.75″ x 17.7″, 19″ x 1.75″ x 19.7″
    • Pengaturan komponen server menjadi lebih baik.
    • Terdapat tiga lubang cage nuts untuk memudahkan dalam pemasangan komponen-komponen dalam rak sistem server.
  2. 2U dengan dimensi 19″ x 3.5″ x 17.7″, 19″ x 3.5″ x:20.9″
    • Penataan segala komponen menjadi rebih rapi.
  3. 8U hingga 45U
    • Rack server yang diproduksi secara umum.

Mengapa Perlu Menggunakan Rack Server?

Rack server ini bertujuan untuk memudahkan dalam melakukan perawatan berbagai komponen server ang digunakan. Hal ini dikarenakan berbagai komponen tersebut tertata dengan baik, sehingga kabel-kabel akan lebih tersusun rapi. Setiap rak server ini digunakan untuk menyimpan server-server komputer.

Rack server ini juga berguna untuk menjaga kinerja dari sistem server yang harus bekerja secara terus-menerus. Karena rack server ini juga dilengkapi dengan pendingin yang akan membantu untuk menurunkan suhu panas dari berbagai komponen server. Hal ini menjadikan pentingnya dalam memilih rack server.

Merek Rack Server Terbaik

Rack server mempunyai kisaran harga yang bermacam-macam. Sesuaikan pemilihan rack server dengan kebutuhan dan biaya yang dialokasikan. Apabila biaya yang dianggarkan sangat minim, maka dapat memilih rack server murah. Namun, harga rack server yang murah ini biasanya bentuk rack server kecil. Sesuaikan rack yang tepat untuk komponen server anda. Berikut ini beberapa merek dari rack server.

  1. Rack Server EMERSON Knurr Rack 19″ Closed 42U-1100mm
    • Tipe closed rack dengan ukuran 42U.
    • Terdapat pintu rack dengan kunci pengamanan.
    • Terdapat fitur split side panels.
  2. Close Rack Server NIRAX NR 11042 PT
    • Bertipe closed rack 19″ dengan ukuran 42RU.
    • Terdapat bagian penutup samping.
    • Pintu rack menggunakan bahan metal.
    • Menggunakan bahan tempered glass untuk bagian pintu depan dengan fitur swinghandle.
  3. Rack Server HAGANE Enclose HR428G
    • Tipe rack 42U.
    • Menggunakan bahan tempered glass untuk bagian pintu.
    • Memiliki dua pintu samping.
  4. Close Rack Server 27U Pintu Kaca IndoRack dengan Model IR9027G
    • Tipe closed rack dengan ukuran 27U.
    • Terdapat dua pintu Samping yang dilengkapi dengan kunci.
    • Memiliki pintu depan dengan steel rear.
    • Terdapat fitur pendingin dengan 4 fan.

Tips Memilih Rack Server Sesuai Kebutuhan

Tips untuk memilih rack server yang tepat adalah sebagai berikut.

  • Harga yang sesuai dengan dana atau keuangan yang dianggarkan.
  • Banyaknya komponen server yang akan ditempatkan dalam rack.
  • Pastikan tipe rack yang diinginkan.
  • Memilih rack server yang diproduksi oleh produsen yang baik.

Kebutuhan rack server ini sangat penting untuk keamanan berbagai komponen server yang digunakan. Sebaiknya memilih rack server yang bertipe tertutup apabila terdapat banyak perangkat server ang perlu dilindungi. Karena tipe rack yang tertutup akan melindungi berbagai komponen dari debu dan berbagai gangguan yang mungkin terjadi.

Akan tetapi, apabila komponen server hanya terdiri dari beberapa komponen saja dapat menggunakan rack terbuka yang berukuran kecil. Namun, pastikan berbagai komponen, kabel, dan perlengkapan lainnya disusun dengan rapi untuk memudahkan perawatan. Pilihlah merek rack server dengan mempertimbangkan fitur yang dimiliki dan harga yang ditawarkan.

Baca artikel yang lain mengenai Spek Laptop Untuk Gaming

Pengertian Jaringan Client Server Beserta Cara Membuatnya

jaringan-client-server

Meski sudah lama bergelut dengan dunia komputer, tetapi sampai saat ini masih banyak yang memahami pengertian jaringan client server secara lengkap dan luas. Bahkan ada yang belum pernah mendengar istilah peer to peer apalagi perbedaannya. Ulasan kali ini akan membahas masalah tersebut, ditambah tips membuat jaringan client server beserta sistem keamanannya untuk kantor.

Pengertian Client Server

Jaringan client server merupakan suatu bentuk dari arsitektur komputer. Client di sini punya arti sebagai perangkat yang berperan sebagai penerima. Setelah itu perangkat tersebut mampu menjalankan dan menampilkan aplikasi atau software komputer. Sedangkan server bertindak sebagai penyedia dan pengelola data, aplikasi dan sistem keamanannya.

Pada umumnya, antara client dan server ini dihubungkan dengan kartu jaringan atau network card dan kabel UTP. Di dunia teknologi informasi biasanya pengertian client server ditujukan pada sistem distribusi aplikasi pada client dan server dan dibagi jadi 2 bagian. Tapi bagian ini meski dibuat secara terpisah, namun tetap berada dalam suatu kesatuan.

Adapun bentuknya berupa komponen client dan komponen server. Komponen client ini pada umumnya dijalankan oleh workstation. Selanjutnya pengguna workstation akan memasukan file atau data melalui teknologi khusus. Setelah itu dikirim ke komponen server dalam wujud permintaan.

Oleh komponen server, permintaan tersebut langsung diproses. Selanjutnya hasil pemrosesan ini dikembalikan lagi ke client. Setelah client menerima hasil proses data, dapat ditampilkan pada pengguna melalui suatu aplikasi atau software.

Sebagai contohnya, ada sebuah aplikasi berbentuk web yang dibuat dengan ADP atau Active Server Pages. Skrip dari ADP ini dijalankan di web server atau internet information service. Sedangkan skrip yang dijalankan oleh client dilakukan dalam web browser atau workstation.

Dari contoh ini bisa diketahui jika pengertian client server adalah sebuah bentuk penyelesaian masalah yang ada disoftware melalui database. Sehingga tiap komputer tidak perlu menjalani proses installasi database. Sebab database tersebut sudah diinstal komputer server, sedangkan aplikasinya diinstal oleh client.

Pengertian Peer To Peer

Yang dimaksud dengan jaringan peer to peer yaitu sistem komunikasi yang diciptakan dalam konsep desentralisasi. Jadi masing-masing pihak akan memiliki kemampuan sama. Selain itu, ada salah satu pihak yang bisa mengawali komunikasi.

Sistem ini sangat berbeda dengan client server, dimana client harus mengirim permintaan, lalu permintaan tersebut dipenuhi oleh server. Sedangkan di jaringan peer to peer, masing-masing node bisa berperan sebagai server sekaligus client.

Jaringan peer to peer ini bisa dipakai untuk menyediakan routing atau sistem pengamatan lalu lintas pada jaringan yang sifatnya anonim. Selain itu dapat pula digunakan dalam lingkungan komputerisasi skala besar, menyimpan data, mendistribusikan data dan sebagainya.

Sistem peer to peer atau P2P selalu difokuskan terhadap media pembagian atau sharing. Oleh karena itu, seringkali dihubungkan dengan urusan pembajakan aplikasi atau perangkat lunak. Terutama sekali urusan yang terkait dengan masalah hak cipta dan sejenisnya.

Perbedaan Jaringan Client Server dan Jaringan Peer To Peer

Setelah memahami pengertian client server dan jaringan peer to peer sudah barang tentu juga ingin mengetahui perbedaannya. Salah satu perbedaan paling besar dari kedua sistem tersebut tersebut berada pada jaringannya.

Dalam jaringan client server terdapat sebuah dedicated server yang terpisah dengan komputer pemakai. Jika ingin mengakses data, pengguna bisa menggunakan workstation yang disimpan di komputer server. Selain itu server bisa memilih pengguna yang boleh mengakses data pada jaringan komputer client server.

Sedangkan jaringan peer to peer tidak mempunyai server sentral atau pusat. Masing-masing workstation punya kedudukan sama untuk saling membagi file bersama workstation lainnya. Dan karena tidak ada sentral untuk menyimpan data, maka setiap pengguna dapat mengakses data tersebut secara bebas.

Perbedaan selanjutnya terletak pada jumlah workstation dan pengguna. Untuk jaringan client server, memiliki kemampuan besar untuk menghubungkan antar pemakai. Bahkan jumlahnya bisa mencapai jutaan. Sedangkan sistem keamanannya sangat rumit dan membutuhkan biaya yang lebih mahal.

Sebaliknya untuk jaringan peer to peer atau P2P, jumlah pemakai dan workstationnya lebih sedikit karena kemampuannya dalam menghubungkan antar pengguna juga sempit. Misalnya hanya berada pada lingkungan rumah atau kantor saja. Karena itu biaya pembuatan sistemnya juga murah. Tetapi pada sisi yang lain sistem keamanannya kurang begitu terjamin dibanding jaringan client server.

Kelebihan dan Kekurangan Client Server

Tingkat kecepatan akses yang sangat tinggi adalah salah satu kelebihan utama yang dimiliki jaringan komputer client server. Hal ini bisa terjadi karena jaringan ini mampu menyediakan fasilitas layanan pengelolaan dan jaringan yang dilakukan oleh satu unit komputer atau server secara khusus. Jadi server atau komputer tersebut tidak mempunyai tugas lain kecuali sebagai workstation saja.

Selain itu, sistem adminitrasi dan keamanannya jaringan juga lebih bagus. Karena ada seorang pemakai khusus yang memiliki tugas sebagai admin jaringan. Dia bisa mengelola adminitrasi dan sistem keamanan dengan maksimal.

Demikian pula dengan sistem backup file beserta datanya juga sangat sempurna karena selalu dipusatkan pada server central. Sehingga server sentral tersebut bisa membackup segala jenis data yang dipakai dalam jaringan.

Hanya saja selain mempunyai aneka macam kelebihan, jaringan komputer client server juga punya kekurangan. Salah satunya yaitu ongkos operasionalnya yang sangat tinggi dan mahal. Selain itu dibutuhkan satu unit komputer khusus dengan spesifikasi tinggi yang difungsikan sebagai pusat layanan atau server.

Kelemahan selanjutnya, karena ada server pusat maka segala macam sistem operasi jaringan selalu tergantung pada server tersebut. Jika server mengalami kerusakan atau gangguan maka semua jaringan akan mendapat masalah yang sama.

Kelebihan dan Kekurangn Peer To Peer

Tidak berbeda dengan jaringan client server, jaringan peer to peer atau P2P juga mempunyai beberapa kelebihan. Kelebihan tersebut antara lain adalah jaringan antar komputernya dapat dipakai untuk berbagi fasilitas. Misalnya drive, hardisk, komputer atau modem dan lainnya.

Kelebihan berikutnya, biaya untuk sistem operasionalnya lebih rendah dibandingkan jaringan client server atau yang lainnya. Hal ini dikarenakan jaringan peer to peer tidak membutuhkan server pusat dengan kemampuan khusus untuk menyediakan layanan dan sistem organisasi di jaringan.

Selain itu, kemampuan sistem kerjanya tidak dipengaruhi oleh satu unit server saja. Jadi jika ada salah satu komputer yang mendapat gangguan atau masalah kerusakan, tidak berpengaruh terhadap komputer lainnya.

Adapun kelemahannya antara lain sistem jaringannya lebih sulit sebab setiap unik komputer selalu terlibat dalam komunikasi. Beda dengan jaringan client server yang mampu melakukan komunikasi antara workstation dan server.

Tidak hanya itu, sistem keamanan jaringannya hanya bisa ditentukan oleh masing-masing pengguna melalui fasilitas sendiri. Oleh karena itu, sistem backup-nya juga harus dapat dikerjakan oleh setiap komputer.

Membuat Jaringan Client Server untuk Kantor

Sebelum membuat jaringan komputer client server, harus menyiapkan bahannya lebih dahulu. Bahan pertama berupa hardware yang terdiri dari motherboard, Ram, hardisk, LAN card atau NIC, drive dan lainnya. Masing-masing ukuran dan spesifikasinya disesuaikan harus dengan kebutuhan.

Sedangkan bahan kedua berupa software atau aplikasi. Beberapa diantaranya adalah OS atau sistem operasional windows, manager atau bandwith controller, anti virus, anti spyware, anti malware, anti adware, firewall dan lainnya yang semua juga disesuaikan kebutuhan. Masing-masing dari komputer client dan server harus menyediakan semua kebutuhan tersebut.

Perlu diketahui, membuat jaringan client server untuk kantor itu terdiri dari beberapa macam bentuk dan sistem. Hal ini dikarenakan setiap kantor pasti memiliki sistem yang tidak selalu sama dalam urusan kerja. Namun secara garis besar langkah-langkah yang perlu dilaksanakan adalah sebagai berikut:

  • Pertama, harus dipastikan lebih dulu kabel-kabelnya sudah terhubung dan terkoneksi antara komputer yang satu dengan yang lain. Setelah itu komputer diaktifkan dan tekan tombol ‘run’ dan kotak dialog langsung dibuka.
  • Setelah kotak dialog dibuka, ketik saja alamat server yang ada dalam jaringan. Agar bisa tahu alamat server yang diperlukan, klik dengan mouse kanan menu ‘computer’ kemudian pilihlah menu ‘properties’. Dari window kecil akan muncul nama server komputer. Setelah itu tombol ‘drive server’ diklik kanan dan pilih menu ‘Map network drive’.
  • Berikutnya, memilih urutan atau susunan logical drive, namun default-nya tidak perlu diganti dan dibiarkan begitu saja. Setelah itu tombol ‘finish’ ditekan. Maka tak lama kemudian drive atau komputer dari server dapat dideteksi oleh komputer client. Apabila drive atau komputer yang dipakai lebih dari satu unit, tinggal mengulang langkah-langkah yang sudah disebutkan di atas.

Tips Keamanan untuk Jaringan Client Server

Ada beberapa langkah dan teknik yang dapat dilakukan untuk menciptakan sistem keamanan jaringan client server pada komputer. Sistem keamanan ini mutlak harus dilaksanakan karena saat ini makin banyak kasus kejahatan yang terjadi pada jaringan komputer. Misalnya dengan melakukan hack, membobol jaringan, memasukan virus, melakukan spamming dan lainnya.

Menggunakan Aplikasi Antivirus

Agar tidak mendapat serangan virus, setiap jaringan komputer client server harus dilengkapi dengan sistem antispam dan antivirus yang lebih mumpuni. Jenis virus yang selalu berbahaya dan sering melakukan serangan antara lain adalah worm, trojan dan spyware. Virus-virus ini memiliki kemampuan yang sangat tinggi untuk merusak dan membobol data.

Tujuan dari penggunaan aplikasi antivirus ini tidak hanya untuk memberi lindungan saja, tapi juta untuk mendeteksi ketika serangan virus tersebut akan muncul. Sehingga dapat dilakukan antisipasi sebelumnya. Selain itu juga untuk mengamankan data agar tidak dicuri, hilang atau rusak karena serangan virus. Bahkan ada virus yang bisa merusak sistem kerja komputer dan jaringannya.

Sedangkan aplikasi antispam yang juga dipakai berguna untuk melindungi jaringan komputer client server dari tindakan-tindakan orang jahat atau iseng tapi bersifat menganggu. Misalnya mengirim email secara terus menerus dari website dan sebagainya. Bahkan ada email tertentu yang sering disisipi dengan virus.

Melakukan Update Secara Berkala

Sistem keamanan jaringan client server atau jaringan peer to per juga bisa dilakukan melalui update yang dilakukan secara berkala. Update ini harus dilakukan rutin pada bug fix, hot fix dan patch yang ada di dalam perangkat lunak sistem operasi dan aplikasi. Sehingga fitur-fitur yang ada di sistem operasi dan aplikasi tersebut bisa dijalankan dengan lancar.

Hot fix merupakan suatu paket aplikasi yang isinya berupa beberapa data file yang digunakan dengan tujuan mengatasi aneka macam masalah yang terjadi di suatu produk aplikasi. Selama ini hot fix selalu dibuat untuk membantu para pengguna aplikasi atau software tertentu dalam komputer dan hanya bisa dipakai oleh penggunanya saja.

Dalam penggunaan sistem operasi atau OS Microsoft Windows, keberadaan hot fix dianggap sebagai patch berukuran kecil yang dapat dipakai untuk mengatasi masalah-masalah khusus. Terutama sekali yang berhubungan dengan urusan keamanan data.

Menggunakan Firewall

Penggunaan firewall pada jaringan komputer client server atau jaringan jaringan peer to peer memiliki beberapa tujuan sekaligus. Biasanya firewall dipakai untuk mengendalikan maupun mencegah aliran file atau data tertentu.

Maksudnya adalah, ketika ada data yang akan dimasukan serta dikeluarkan harus dilakukan pemeriksaan lebih dulu. Sehingga dapat diketahui apakah data tersebut sesuai dengan kriteria dan sistem keamanan yang telah diterapkan sebelumnya menurut standar firewall.

Tujuan berikutnya adalah memberi perlindungan dan penyaringan serta membatasi kegiatan yang tidak memiliki hubungan sama sekali dengan tujuan penggunaan jaringan client server. Jadi apabila ada aktivitas yang tidak ada kaitannya dengan fungsi jaringan dapat ditolak agar tidak masuk ke dalam sistem. Adapun sistem tersebut antara lain router, server, workstation, dan sebagainya.

Selain itu, firewall yang dapat mencegah serangan spyware, virus, trojan horses, phishing agar tidak bisa masuk dalam sistem. Caranya yaitu dengan melakukan pencegahan hubungan dari jaringan luar, kecuali yang dipakai pada port dan komputer tertentu.

Bukan itu saja, firewall juga dapat menyaring dan melakukan audit terhadap traffic atau lalu lintas yang melewati antaara perbatasan jaringan dalam dan jaringan luar.

Hanya Menggunakan Akun Admin untuk Tujuan Khusus Saja

Khusus untuk akun admin di jaringan komputer client server sebaiknya jangan dipakai untuk kepentingan lain. Misalnya dibuka di rumah, warnet dan tempat lainnya. Jadi jika jaringannya dibuat dalam lingkungan kantor, maka akun untuk admin juga hanya boleh dibuka di kantor saja.

Penggunaan akun di luar wilayah jaringan kerja tidak akan menjamin keamanannya. Karena sekarang sudah banyak hacker yang bisa menemukan jejak, celah dan mengintai di mana saja akun admin dibuka atau diakses. Apabila hacker dapat menemukan, maka jaringan bisa kena aneka macam gangguan dan serangan.

Membuat Password yang Sulit Dihack

Penggunaan kata sandi atau password merupakan hal yang tidak kalah krusial. Saat membuat password, pakai kombinasi antara huruf, angka dan simbol-simbol yang lain secara acak. Hal ini sedikit banyak akan menjadikan hacker kesulitan menembus jaringan komputer. Selain itu secara berkala password tersebut harus diganti dengan yang baru.

Menggunakan ACL atau Acces Control List

ACL atau Acess Control List merupakan suatu pengelompokan data atau file yang didasarkan atas kategori. Pembuatan dan penggunaan ACL ini juga dapat membantu pengguna maupun server pusat dalam melakukan pengotrolan terhadap traffic dan lalu lintas jaringan komputer.

Selain itu ACL juga dapat dijadikan sebagai tool untuk mengambil keputusan jika suatu saat muncul traffic yang mencurigakan. Misalnya ada file atau data yang masuk, padahal file atau data tersebut tidak mempunyai hubungan sama sekali dengan pemakaian jaringan. Bukan itu saja, ACL juga bisa dipakai untuk membatasi pihak-pihak yang bisa mengakses data.

Selain yang sudah disebutkan di atas masih ada satu hal yang tidak boleh disepelekan, yaitu melakukan backup data dengan rutin. Tujuannya apabila semua sistem keamanan yang dibuat masih mengalami kebobolan, data-data tersebut tidak hilang semuanya.

Demikian penjelasan tentang pengertian client server, jaringan client server, jaringan peer to peer, dan beberapa ulasan lainnya. Semoga bermanfaat.

Baca artikel yang lain mengenai Tips Memilih VGA

Anal