Printer

Blog about all latest PC & tech related news and info

Memilih Printer Barcode Terbaik dan Perangkat Lainnya

Sesuai dengan namanya, printer barcode memiliki fungsi utama untuk membuat cetakan label barcode. Setiap pebisnis pasti ingin mempunyai printer barcode terbaik untuk melancarkan usahanya. Namun sebelum membahas hal ini, perlu diketahui lebih dulu bahwa mesin printer ini memiliki sistem kerja yang agak berbeda dengan mesin printer biasa atau konvensional.

Pada umumnya, printer barcode dibuat dengan teknologi pemanasan atau thermal. Jadi ketika melakukan proses pencetakan, kertasnya dipanaskan dengan pemanas atau thermal yang ada di mesin printer. Salah satu kelemahan utama dari sistem ini adalah hasil cetaknya lebih cepat rusak atau pudar terutama ketika suhu udara disekitarnya lebih panas.

Perbedaan lainnya, mesin printer biasa biasanya menggunakan kertas dalam bentuk lembaran. Tetapi untuk printer barcode, kertas yang digunakan berupa gulungan atau roll paper berlapis stiker. Tujuan dari penggunaan roll paper ini adalah agar lebih praktis. Karena sebagian besar barcode selalu digunakan setiap waktu dengan ukuran kertas yang kecil. Tentu akan menjadi repot jika harus sering mengganti kertas printernya.

Memilih Kertas Printer Barcode

Berdasarkan penjelasan di atas, maka setelah berhasil mendapatkan printer barcode terbaik pengusaha juga harus mengetahui cara memilih kertas stiker barcode yang seringkali disebut dengan nama label barcode. Jenis kertas ini terdiri dari beberapa macam bahan. Di Indonesia, label barcode yang paling sering digunakan antara lain vallum TTR, semicoated, silver mate, Chromo dan Yupo.

Dibanding jenis lainnya, harga vallum TTR lebih murah. sebagian besar penggunanya berasal dari kalangan pelaku UKM, penjual retail, distro pakaian, konveksi dan lainnya. Selain itu, banyak pula industri skala besar yang memilih label barcode ini sebab sesuai dengan jenis hasil produksinya.

Dilihat dari karakteristiknya kertas printer semicoated punya kemiripan dengan valum TTR. Perbedaannya terletak pada bahan kertas yang digunakan. Kertas vallum TTR tidak bersifat mengkilap, sedangkan semicoated terlihat mengkilap. Penyebabnya, kertas vallum TTR tidak dilengkapi lapisan di permukaannya.

Hasil cetak kertas vallum TTR tidak mudah rusak meski digosok. Namun jika kena percikan air, cetakannya jadi tidak awet dibanding kertas semicoated karena mendapat lindungan dari lapisan glossy. Akan tetapi, di sisi yang lain semicoated juga cepat rusak apabila suhu udara di sekitarnya panas.

Meskipun harganya lebih mahal tapi kertas Yupo sangat cocok disandingkan dengan printer barcode yang bagus sehingga sering disebut sebagai label premium. Karena itu penggunaan kertas ini juga sangat terbatas. Kelebihannya antara lain yaitu tidak mudah sobek, tahan lama atau tidak mudah luntur dan tahan terhadap segala macam cuaca baik panas atau dingin.

Memilih Printer Barcode yang Baik

Untuk mendapatkan printer barcode terbaik, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat mau membeli perangkat ini. Pertama cek lebih dahulu semua kelengkapan pada fitur-fiturnya. Salah satu ciri terpenting yang dipunyai printer barcode yang bagus adalah fiturnya sesuai kebutuhan. Oleh karena itu, perlu juga dicek apakah fitur-fitur tersebut harus ditambah dengan modul khusus atau tidak.

Setelah itu, pastikan kapasitas printernya yang juga disesuaikan dengan kebutuhan. Jika butuh label barcode hingga puluhan ribu, sebaiknya memilih printer barcode khusus skala industri. Meski harga printer barcode ini lebih mahal, namun tidak akan menimbulkan masalah jika dipakai untuk mencetak barcode berkali-kali.

Sebaliknya untuk pebisnis yang hanya membutuhkan label barcode dalam jumlah yang tidak terlalu banyak, sebaiknya memilih printer barcode murah saja. Mutu dan kualitasnya memang tidak sebagus printer barcode terbaik namun tetap mampu menjalankan tugas-tugas dengan hasil yang sempurna.

Memilih Alat Barcode Scanner

Setelah mendapatkan mesin printer dan label barcode, kebutuhan berikutnya yang juga harus disediakan alah alat barcode scanner. Meski telah memiliki printer barcode yang bagus, tapi tidak akan ada artinya sama sekali jika belum tersedia barcode scanner.

Fungsi dari alat ini adalah untuk membaca data barcode, lalu diubah menjadi angka. Untuk memilih barcode scanner terbaik ada beberapa faktor yang bisa menjadi bahan pertimbangan. Misalnya jenis usahanya toko atau pabrik, frekuensi penggunaan, sistem pemindaian, sistem koneksi barcode dan jarak pemindaian.

Pen type atau hand held wand adalah barcode scaner paling sederhana, murah dan tahan lama sekaligus mudah dioperasikan. Namun penanya harus diletakan pada barcode dan jika terkena sentuhan hingga berkali-kali barcode jadi mudah rusak.

Tipe lainnya laser barcode scanner ketika dioperasikan hanya didekatkan (tidak disentuhkan) dengan jarak antara 6 hingga 24 inchi. Kemudian ada lagi hand free atau fixed mount barcode scanner yang bisa diletakan di tempat-tempat khusus dan bersiat serba guna. Selain itu sangat cocok untuk pebisnis besar karena kemampuannya dalam menjalankan fungsinya juga tinggi.

Tipe berikutnya adalah cordless barcode scanner, lebih pas dipakai oleh industri besar karena tidak membutuhkan kabel. Ada lagi portable data terminal yang sistem operasinya memakai baterai. Cocok untuk pebisnis yang sering berpindah tempat karena bersifat portable.

Wearable barcode scanners adalah scanner barcode yang dapat dihubungkan dengan printer barcode terbaik dengan cara yang lebih praktis, tinggal ditunjukan pada barcode. Setelah itu, tombol pengaktifan ditekan, maka alat ini akan langsung menjalankan tugasnya.

Aplikasi untuk Membuat Barcode

Saat ini sudah banyak tersedia aplikasi untuk membuat barcode yang bisa didownload secara gratis. Misalnya ByeteScout Barcode Generator yang mampu memunculkan beberapa macam barcode dalam format yang berbeda-beda seeprti JPG, TIFF, PNG, GIF atau BMP.

Zint Barcode Studio juga pantas dipilih karena tidak hanya bisa menghasilkan aneka barcode, tapi juga dapat diubah warnanya. Bukan itu saja, aplikasi ini juga dilengkapi fitur yang dapat dipakai untuk mengubah ukuran gambar barcode.

Pilihan lainnya adalah Free barcode Generator. Aplikasi barcode ini mempunyai kemampuan menghasilkan barcode yang terdiri dari 3 macam kategori, alpha numerik, numeric only, dan industry standards. Hasil barcode-nya bisa diputar dan hanya memerlukan space yang sangat ringan sebesar 1 MB saja.

Memilih Aplikasi Toko

Tidak hanya aplikasi barcode, pelaku usaha sebaiknya juga melengkapi diri dengan aplikasi toko. Selain berbayar ada pula penyedia software yang menyediakan aplikasi ini secara gratis. Untuk memeroleh aplikasi toko gratis bagus dan cocok, harus memperhatikan beberapa hal.

Pertama tentu saja harus memiliki fitur yang lengkap untuk mendukung operasional kegiatan usaha. Beberapa jenis fitur terpenting yang paling sering dipakai antara lain fitur penjualan, kasir dan pembelian. Fungsi dari fitur-fitur ini adalah untuk mengolah data dan pengontrolan stok barang.

Jenis usaha yang dijalankan juga perlu dipertimbangan saat menentukan pilihan aplikasi toko gratis. Setiap bidang usaha pasti memiliki karakteristik dan kebutuhan yang tidak sama antara yang satu dengan yang lain. Jadi cari keterangan tentang fungsi dari masing-masing aplikasi, lalu dipilih yang sesuai.

Tips berikutnya, semua kebutuhan dan tugas harus bisa diselesaikan melalui satu aplikasi saja sehingga tidak usah memakai bermacam-macam aplikasi karena tidak praktis. Selain itu, yang tidak kalah penting, mudah dioperasikan dengan hasil yang akurat dan sempurna. Tujuannya untuk menghindari kesalahan dalam perhitungan dan membuat keputusan.

Terakhir, aplikasi tersebut bisa dioperasikan di daerah mana saja meski tidak ada sambungan internetnya. Jadi intinya dapat dipakai secara offline baik menggunakan komputer maupun laptop dan smartphone. Tentunya akan menjadi lebih bagus lagi apabila aplikasi ini bisa dihubungkan dengan mesin printer barcode terbaik yang dimiliki.

Baca artikel yang lain mengenai Merakit Komputer Untuk Game

Memilih Printer Laserjet Warna Murah dan Sesuai Kebutuhan

Printer menjadi sebuah benda elektronik penting yang sekarang ini wajib dimiliki. Terutama bagi orang-orang yang memerlukan proses print yang tinggi. Salah satu jenis printer yang beredar di pasaran adalah printer laserjet warna. Printer laser warna merupakan pilihan printer laser yang wajib dimiliki oleh para pecinta printer laser, bahkan yang terbiasa menggunakan printer inkjet pun bisa mencoba printer laser jet warna ini.

Kelebihan dan Kekurangan dari Printer Laserjet Warna

Seperti umumnya barang-barang elektronik, printer laser warna juga memiliki kelebihan dan kekurangan jika dibandingkan dengan printer inkjet warna. Mari, kita simak kelebihan dan kekurangan dari printer laserjet warna berikut ini.

Kelebihan Printer Laser Warna

Beberapa kelebihan printer laserjetwarna di antaranya sebagai berikut.

  1. Printer laserjet warna memiliki biaya pencetakan yang sifatnya lebih ekonomis.
  2. Hasil cetakan berkualitas bagus, terutama untuk yang berwarna. Umumnya perusahaan percetakan lebih banyak menggunakan lasertjet warna karena hasilnya yang bagus jika dibandingkan dengan inkjet.
  3. Bisa didiamkan dalam waktu yang lama, tetapi meskipun begitu saat digunakan kembali, hasil cetakan tetap bagus karena toner printer laserjet baik yang monokrom atau warna itu pada dasarnya kering. Hal ini tentu berbeda dengan printer warna inkjet yang tetap harus digunakan minimal satu kali dalam satu minggu untuk mencegah terjadinya pengeringan pada tinta printer. Tinta printer inkjet itu pada dasarnya adalah cairan yang kemungkinan untuknya mengering itu ada.
  4. Printer laserjet warna bisa mencetak berbagai ukuran kertas dengan kecepatan cetak yang tinggi.

Kekurangan Printer Laser Warna

Di balik kelebihan tentunya terdapat kekurangan juga. Berikut beberapa kekurangan dari printer laserjet warna.

  1. Harga printer laser warna masih relatif mahal jika dibandingkan dengan harga printer inkjet.
  2. Memiliki tingkat panas yang lebih tinggi sehingga kertas yang keluar dari printer setelah mencetak umumnya akan agak melengkung.
  3. Tidak semua media bisa dicetak dengan menggunakan printer laser warna ini, misalnya media yang terbuat dari bahan dasar plastik. Mengapa? Printer laser warna pada saat pengoperasian akan terasa panas, jadi untuk media berbahan dasar plastik tidak akan bisa digunakan pada printer ini.
  4. Untuk cetak foto tidak sebagus menggunakan printer inkjet. Selain itu, harga toner warna printer laser memang relatif lebih mahal sehingga untuk kebutuhan cetak foto masih lebih baik menggunakan printer inkjet.

 

Tips untuk Memilih Printer Laserjet Warna

Ketika sudah memutuskan untuk menggunakan printer laser warna, tentunya seseorang sudah memikirkan berbagai konsekuensi, kelebihan, dan kekurangan dari printer laserjet warna ini. Untuk membantu dalam memilih printer laser warna agar mendapatkan yang terbaik, berikut beberapa tips yang bisa digunakan. Pintar-pintarlah dalam memilih printer laserjet warna.

Kecepatan Cetak Printer Laser yang Bagus

Pada umumnya semua printer berjenis laser baik yang hitam putih maupun warna memiliki kecepatan cetak yang baik. Hanya saja, pembeli tetap harus memilih printer laser dengan kecepatan paling baik jika memang keperluan cetak setiap harinya tinggi. Selalu rutin mencari informasi mengenai kecepatan cetak berbagai jenis dan merek printer laser untuk mendapatkan printer laserjet warna terbaik dengan kecepatan tinggi.

Pilih Printer Laserjet dengan Kapasitas Cetak yang Besar

Selain kecepatan tinggi, kapasitas cetak yang lebih besar juga penting untuk dipertimbangkan. Jika pengguna printer merupakan pengguna aktif yang memerlukan pencetakan yang banyak setiap harinya, tentu harus memilih printer laserjet dengan kapasitas cetak yang lebih besar. Hal ini lebih menguntungkan karena pengguna tidak harus sering mengganti toner dan tidak akan sering mengalami paper jam. Pengguna printer tidak akan kehilangan waktu yang banyak saat mencetak karena kapasitas cetaknya besar dan kecepatannya tinggi.

Pilih Printer dengan Akurasi Warna yang Tetap Baik

Akurasi warna juga penting menjadi pertimbangan untuk memilih printer laserjet warna. pada umumnya printer laserjet warna dilengkapi dengan fitur kalibrasi warna. Fitur ini bermanfaat untuk mengecek konsistensi warna setelah cetakan ke sekian. Pengguna printer tentunya ingin agar hasil cetakan ke sekian puluh, warnanya tetap sama seperti cetkan-cetakan awal.

Printer laser yang berkualitas tinggi akan melakukan kalibrasi umumnya setelah cetakan ke 40 sampai 50. Hal ini berbeda jika dibandingkan dengan printer dengan kualitas berbeda yang akan melakukan kalibrasi jusru setelah cetakan mencapai angka ratusan. Selain masalah kalibrasi, warna juga ditentukan oleh toner yang digunakan. Baiknya menggunakan toner yang berasal dari merek yang sama dengan printer dengan tujuan menjaga masa penggunaan printer dan tentunya akurasi warna yang tetap terjaga.

Pilih Printer yang Hemat Energi

Konsumsi listrik dewasa ini menjadi salah satu hal yang penting untuk diperhatikan. Sebisa mungkin penggunaan listrik harus dihemat dan ditekan. Begitu juga dengan penggunaan listrik pada printer. Baiknya, pilihlah printer laserjet warna yang hemat energi. Umumnya printer laser sering berada dalam situasi idle atau menganggu dan tidak digunakan dengan kondisi masih tetap tersambung pada listrik.

Meskipun tidak digunakan, tetapi listrik terus mengalir pada printer. Nah, pemilihan printer laser yang menyerap kebutuhan listrik kecil pada masa idle sangat penting untuk dilakukan. Menghemat energi listrik artinya juga menghemat pengeluaran untuk biaya listrik yang digunakan.

Pilih Printer dengan Garansi yang Jelas

Membeli barang elektronik, terlebih printer, memerlukan ketelitian yang tinggi. Salah satunya masalah garansi yang diberikan. Jangan lupa untuk selalu memeriksa kelengkapan kartu garansi dan batas waktu garansinya berlaku. Tidak lupa juga untuk selalu bertanya masalah kebijakan dalam hal pengembalian printer bila ternyata printer laser warna yang baru saja dibeli tersebut tidak dalam kondisi baik atau rusak. Hal ini sangat penting untuk diperhatikan.

 

Fitur Printer, Printer Laserjet Warna Murah, dan Refil Toner Warna

Fitur-fitur yang terdapat pada sebuah printer laserjet warna penting untuk dperhatikan. Umumnya, fitur setiap printer laser warna akan berbeda tergantung dari merek dan kualitas printer laser itu sendiri. Contohnya seperti printer Canon Laser Shot LBP5970 yang memiliki fitur Netspot Console.

Fitur ini memudahkan penggunanya untuk mengelola jaringan dari pengaturan perangkat printer karena bisa memasukkan semua pengaturan printer menggunakn browser web. Pengguna bisa menggunakan Remote User Interface (Remote UI) untuk berbagai keperlun pengaturan seperti menghapus pekerjaan mencetak, mengecek status dari printer, dan pengaturan-pengaturan lainnya.

Jika pengguna mencari printer laserjet warna murah dan praktis, bisa memilih printer Fuji Xerox Docuprint CP105b. Harga printer laser warna ini hanya sekitar 2 jutaan saja dengan ciri khasnya sebagai printer laser paling kecil yang terdapat di Indonesia. Selain itu, walau harganya relatif lebih murah, tetapi printer ini menggunakan toner dengan teknologi baru yang bisa mengurangi emisi dari karbon dioksida sampai 35 persen dan mampu menghemat energi. Satu kelebihannya lagi, karena printer laser ini kecil, beratnya hanya 12 kg saja sehingga termasuk jenis printer laser yang ringan.

Untuk refil toner printer laser warna, biaya yang diperlukan tergantung jenis printer yang digunakan. Umumnya, semakin tinggi spesifikasi printer dan kapasitasnya, maka biaya refil toner juga semakin tinggi. Begitu juga dengan merek yang digunakan. Bila dirata-ratakan, biaya yang dikeluarkan utuk refil toner warna paling murah mulai dari 150.000 rupiah. Sedangkan paling mahal bisa mencapai lebih dari satu juta rupiah.

Itulah pembahasan seputar printer laserjet warna yang memberikan banyak kemudahan dan kelebihan yang tentunya akan membantu proses printing data-data yang diperlukan. Selamat mencoba!

Baca artikel yang lain mengenai Motherboard Untuk Gaming