Fungsi active directory

kelebihan dan kekurangan active directory

Fungsi Active Directory

Blog about all latest PC & tech related news and info

Fungsi Active Directory, Teknik Setting, dan Dasar-dasar Pembelajarannya

Dilihat dari segi manfaatnya, Active Directory adalah sebuah layanan direktory yang dimiliki sistem operasi jaringan dari Microsoft Windows Server. Sedangkan fungsi Active Directory atau AD yang paling utama adalah menjadi directory service untuk menyimpan file, data, dan informasi.

Bentuk dari AD ini antara lain adalah grup, user atau pengguna, hardware, komputer beserta aneka kebijakan keamanan yang disebut dengan nama Group Policy Management. Semuanya tercakup dalam sebuah database yang sistemnya selalu terpusat.

Pengertian Lebih Lengkap tentang Active Directory dan Alasan Penggunaannya

Active Directory memiliki peran sebagai penyedia sarana yang berfungsi untuk menjalankan proses adminitrasi. Jaringannya selalu dibuat secara terpusat dari level domain hingga lintas domain.

Ketika komputer, laptop, notebook, dan perangkat sejenis lainnya telah memanfaatkan Acitive Directory, ada beberapa dampak positif yang diperoleh. Di antaranya adalah pemakaian mesin printer hingga email bersama aplikasi-aplikasi lainnya bisa dioperasikan dan disimpan dalam suatu sistem yang terpadu dan terpusat. Inilah fungsi Active Directory atau AD.

Melalui sistem yang terpadu tersebut, semua pekerjaan yang berhubungan dengan perawatan software dan hardware menjadi lebih mudah dilaksanakan. Demikian pula dengan sistem lain terkait dengan urusan pengawasan pemakaian komputer. Selain itu jika terjadi gangguan atau kerusakan, bisa diketahui dan ditangani secepat mungkin.

Alasan berikutnya tentang penggunaan Active Directory adalah untuk memudahkan membuat kebijaksanaan tentang pemakaian perabot komputer dan membuat deploy aplikasi jadi makin mudah.

Bagi perusahaan yang memiliki beberapa kantor cabang yang lokasinya di luar kota atau luar daerah, Active Directory dapat memiliki peran yang sangat besar. Terutama untuk melakukan penghematan biaya perjalanan dan akomodasi karyawan ketika harus pergi ke kantor cabang yang lain.

Cara Melakukan Setting Active Directory Windows Server 2012

Setelah memahami pengertian dan fungsi Active Directory, maka selanjutnya dapat belajar tentang cara melakukan setting Active Directory Windows Server 2012. Saat Windows Server 2012 selesai diinstal, akan diperoleh server.

Tetapi harus diketahui jika server ini belum mempunyai kelengkapan fitur Active Directory dan layanan yang lain. Agar bisa dijadikan suatu DHCP server atau DNS server dan Domain Controller server, harus dilakukan konfigurasi lebih dulu satu demi satu.

 1. Mengubah Nama Default pada Server

Karena Windows Server 2012 tidak memiliki nama yang spesifik, maka harus dirubah melalui beberapa langkah. Pertama server manager dan lokal server dibuka. Setelah itu, fitur Computer Name diklik dan pilih tombol Change. Berikutnya isi dengan nama sesuai keinginan di kolom Computer Name dan klik tombol OK, lalu server di-Restart.

2. Instalasi Active Directory dan DHCP Beserta DNS

Guna mengaktifkan fitur Active Directoru dan DHCP beserta DNS di server, Server Manager harus dibuka lagi lalu klik tombol manage, lalu disusul klik tombol Add Roles and Features. Setelah windows baru Add Roles and Features Wizard muncul, klik tombol Next.

Kemudian fitur Installation Type diklik dan pilihlah Role-bases and feature based installation, lalu klik tombol Next. Di Server Selection, harus dipilih Select a server from the server pool. Selanjutnya cek Active Directory Domain Service dan DHCP Server beserta DNS Server.

Dalam mengatur fungsi Active Directory ini, pemakai diminta konfirmasi layanan lainnya yang ingin diaktifkan. Selanjutnya tinggal memilih Add Features dan klik tombol Next. Lalu yang terakhir klik tombol Install.

Berikutnya Windows Server 2012 akan memberitahu langkah-langkah berikutnya berupa link yang warnanya biru di Result. Setelah itu, bisa mengkonfigurasi Server agar menjadi Domain Controller.

3. Konfigurasi Server Jadi Domain Controller

Sebagai langkah pertama klik tombol Promote this server to a domain controller, lalu pililah Deployment Configuration dan Add a new forest. Setelah itu kasih nama domain baru sesuai nama perusahan atau yang lainnya.

Masuk ke Domain Controller Option, kolom Forest Functional level serta Domain functional sesuai nama pada sistem operasi server dan melengkapinya dengan password. Setelah itu, klik tombol Next hingga masuk pada Addtional Option. Di bagian ini isi NetBIOS Domain Name tanpa .com, .net, dan sebagainya.

Langkah terakhir tinggal menyelesaikan proses installasi kemudian server bisa reebot sendiri. Hasil dari semua proses tersebut adalah munculnya beberapa menu baru. Hal ini merupakan tanda apabila Active Directory dan DHCP beserta DNS sudah tersetting atau terinstal secara sempurna. Termasuk juga semua fitur active directory, juga telah terpasang di komputer.

Cara Mudah Belajar Dasar-dasar Active Directory

Agar dapat lebih memahami fungsi Active Directory, ada beberapa materi dasar yang harus dipelajari. Namun tidak perlu takut, semua materi ini mudah dipahami sekaligus dipraktikan langsung.

Materi pertama dalam belajar Active Directory dinamakan Replication Strategy. Ketika ada sebagian Domain Controller yang berjalan bersama dan ada pemakai mengubah yang mengubah data, maka Domain Controller harus disesuaikan. Sehingga pengguna lainnya bisa mendapat info terbaru yang dirubah tersebut.

Materi tentang site juga perlu dipelajari. Site merupakan suatu kumpulan Domain Controller Server dan memiliki tugas mengurus domain dan menjalankan Replication. Bagi perusahaan, tujuan dari tugas ini adalah agar bisa mengakses Active Directory di Domain Controller yang ada di site kantor meski hanya merupakan kantor cabang saja.

Bahan untuk belajar Active Directory selanjutnya adalah Global Catalogs, yaitu suatu indexes atas data-data yang disimpan dalam Domain Controller. Sehingga proses pencarian informasi dan data dapat dilakukan secepat mungkin.

Sedangkan materi selanjutnya yang berhubungan dengan DNS (Domain Name System) dan DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) sudah dijelaskan di bagian atas. Semua saling berkaitan antara yang satu dengan lainnya sehingga perlu dipelajari secara lengkap.

Kelebihan dan Kekurangan Penggunaan Active Directory

Dalam penggunaannya terdapat beberapa kelebihan dan kekurangan Active Directory atau AD. Kelebihannya antara lain tidak membutuhkan lagi kehadiran fisik administrator. Karena komputer, group dan konfigurasi pemakai dapat dikerjakan secara remote. Hal ini bisa terjadi karena adanya GC (Global Catalog) yang selalu menyimpan obyek jaringan dan konfigurasi komputer.

Meski tidak perlu datang secara fisik, administrator tetap dapat masuk atau log in dari perabot komputer mana saja selama masih berada dalam jaringan network. Selain itu, juga masih bisa menjalankan konfigurasi atas obyek di masing-masing komputer jaringan.

Bukan itu saja, Active Directory juga dapat melakukan pengelolaan atas jutaan obyek. Hal ini sangat berbeda dengan arsitektur pada Windows NT. Sistem ini hanya memiliki kemampuan maksimal menangani obyek sebanyak 40 ribu saja pada setiap domain.

Kelebihan berikutnya, Active Directory sangat kompitabel dengan berbagai macam teknologi standar dan protocol. Misalnya LDIF dan LDAP. Sehingga Active Directory dapat digunakan untuk berkomunikasi dengan teknologi lainnya dan Novell Directory Service.

Sementara itu, untuk kelemahannya, Active Directory harus menyediakan server khusus yaitu Domain Controllers. Bagi sebagian perusahaan terutama yang skalanya kecil, anggaran yang harus dikeluarkan pasti akan terasa mahal dan tinggi.

Selain itu, Active Directory akan menjadi sangat kompleks jika dipakai pada lingkungan yang besar. Bahkan perlu diwaspadai pula, data sangat riskan bocor. Apabila sifatnya rahasia pasti akan merugikan pihak yang memakainya. Itulah beberapa kelebihan dan kekurangan Active Directory yang biasanya dialami para usernya.

Semoga ulasan tentang fungsi Active Directory dan info terkait lainnya ini dapat bermanfaat untuk semuanya.

Baca artikel yang lain mengenai PC atau Laptop Untuk Gaming

LEAVE A REPLY