kerusakan komputer

kerusakan pada pc

Kerusakan Komputer

Blog about all latest PC & tech related news and info

8 Hal Terlarang Yang Menyebabkan Kerusakan Komputer

Perumpamaan komputer layaknya tubuh manusia, mungkin tak benar sepenuhnya, Di satu sisi, memang, menjaga daya tahan komputer juga perlu ketelatenan sebagaimana merawat kesehatan tubuh. Komputer juga terdiri dari berbagai komponen perangkat pembentuk serupa organ tubuh manusia, yang masing-masing punya fungsi tersendiri. Yang membedakan adalah komputer hanyalah mesin, sehingga tidak mampu memperbaharui diri sendiri layaknya tubuh manusia.

Jadi tentu, ada hal-hal pada komputer yang terlarang untuk dilakukan, dan jarang diketahui orang. Mau tahu apa saja? Ini dia ulasannya:

Jarang Membersihkan Komputer

Membersihkan komputer adalah wajib. Tak hanya bagian luar yang tampak, tetapi juga bagian dalam. Sayang, banyak orang sering abai soal ini. Padahal dampaknya benar-benar penting.

Komputer yang tidak mendapatkan sirkulasi udara baik akibat terhalang kotoran atau debu berpotensi menurunkan performa komputer, terutama pada hardware. Kinerja seluruh komponen di dalamnya pun akan menurun.

Belum lagi debu-debu yang terakumulasi jadi banyak akan menimbulkan masalah panas berlebih, misalnya akibat kipas yang mati karena perputarannya terhalang debu. Alhasil, semua masalah tadi mengarah pada satu yang paling bahaya, yaitu kerusakan permanen pada komputer Anda.

Masalahnya, debu dan kotoran lainnya itu sangat cepat terbentuk di dalam komputer, karena beberapa perangkat dalam komputer mendukung penyerapan debu. Untuk itu, sangat penting membersihkan komputer secara rutin, setidaknya seminggu sekali.

Coba bersihkan mulai dari bagian terluar yang terlihat seperti monitor dan keyboard. Bukan hanya tak enak dipandang, keyboard kotor yang penuh debu akan menghambat proses pengetikkan dan kinerja komputer lainnya. Apalagi tangan yang jadi kotor karena keyboard komputer, juga berpotensi menyebabkan sejumlah penyakit di tubuh.

Bersihkan juga bagian dalamnya dengan kuas pembersih saat komputer dalam keadaan mati. Tak perlu membersihkan terlalu kencang hingga bersih, hanya pastikan tak ada debu berlebih.

Membersihkan Layar Monitor dengan Cairan Pembersih

Tahukah Anda, risiko membersihkan layar monitor dengan cairan pembersih ketimbang air biasa bisa berkali lipat. Apalagi jika cairan tadi sampai mengalir ke dalam sela-sela komputer. Ini bisa memancing konslet, bahkan sampai mematikan monitor secara total, yang nantinya juga bakal merembet pada kerusakan komputer menyeluruh.

Hanya bersihkan layar monitor dengan kain lembut yang kering atau lembap. Boleh-boleh saja sedikit membasahi kain dengan cairan pembersih, asalkan jangan sampai airnya mengalir, atau menetes masuk ke sela monitor. Namun, ini khusus berlaku bagi perokok, karena sisa kotoran dari asap rokok biasanya meninggalkan warna kuning pekat yang sulit dibersihkan, dan dalam waktu lama bisa menurunkan tampilan monitor.

Bersihkan juga perangkat lainnya dengan cara yang sama. Terutama bagian dalam, sebaiknya gunakan kain kering saja, atau kuas pembersih.

Mendorong CD Drive Pakai Tangan

Ada orang yang punya kebiasaan mendorong CD drive pakai tangan. Alasannya biar lebih cepat. Memang, CD drive tertentu punya sensor dorongan yang otomatis akan menutup sendiri begitu didorong, pun meski hanya disentuh. Namun, risikonya bisa membuat wadah CD gampang patah.

Ini juga berlaku bagi beberapa CD diambang kerusakan yang susah keluar masuk, sehingga perlu dicongkel untuk keluar, dan perlu didorong agar masuk. Boleh jadi, CD drive jadi bermasalah awalnya juga karena perlakuan dan kebiasaan buruk Anda.

Oleh karena itu, jika CD drive mulai rewel, segera perbaiki sebelum masalahnya lebih fatal. Pun bagi yang punya kecenderungan mendorong CD Drive, ada baiknya mulai sekarang membiasakan diri menutupnya dengan memencet tombol, sebagaimana Anda membuka CD drive.

Menginstal Tanpa Restart Setelahnya

Berdasarkan survei Microsoft, pengguna komputer paling sering melakukan kesalahan tidak menyalakan ulang komputer alias restart, setelah menginstal karena malas. Itulah mengapa, Windows 8 punya fitur otomatis langsung restart, begitu selesai melakukan pembaruan. Windows 10 juga demikian, akan otomatis restar usai upgrade atau install Adobe, usai membuka steam, dan selesai bekerja dengan chrome.

Langsung Cabut Flashdisk untuk Melepasnya

Langsung cabut flashdisk tanpa perintah eject terlebih dahulu, bisa menyebabkan kerusakan pada flashdisk berikut isi file yang tersimpan di dalamnya. Ini bahkan berpotensi lebih berisiko jika dilakukan pada harddisk eksternal. Mengapa begitu? Karena file yang tadinya bisa dibaca oleh sistem Windows akan mendadak berubah jadi jenis file dengan format RAW yang sulit dikenali. Makanya jangan heran jika Anda pernah mendapati Windows minta flashdisk segera diformat gara-gara hal itu.

Menyalakan Komputer dengan Terhubung ke Internet

Program jahat seperti Ransomware WannaCry akan lebih mudah menyerang komputer yang baru dinyalakan, tetapi telah terhubung langsung dengan internet. Program ini mampu menghancurkan seluruh sistem, sekaligus memusnahkan seluruh data yang ada. Bulan Mei 2017 lalu, dunia sempat digemparkan dengan fakta tersebut. Inggris disebut yang paling parah, dan Indonesia pun terkena dampaknya.

Oleh karena itu, berhati-hati sangat penting. Sebab program jahat ini paling berdampak khususnya pada komputer yang menjalankan Windows 2010 ke bawah, karena dinilai lebih longgar dan memiliki banyak celah tembus keamanan. Sebagai antisipasi, pastikan komputer Anda tidak tersambung ke internet sebelum menyalakan komputer, matikan segala jenis Wifi, backup data-data penting, dan salin ke perangkat yang terpisah. Bila ada antivirus, disarankan untuk digunakan.

Keseringan Menginstal Ulang Komputer

Menginstal ulang komputer memang jadi solusi ringkas bagi komputer bermasalah. Misalnya komputer sering hang, hingga terjangkit virus. Dengan begitu, komputer Anda layaknya komputer baru, masalah pun tuntas dan performanya kentara membaik.  Akan tetapi, jika keseringan, ini yang bisa jadi masalah. Mau tahu apa saja efeknya? Berikut penjelasannya.

  • Hardware cepat rusak. Menginstall ulang itu akan melalui proses yang bakal menyita seluruh tenaga komputer, sehingga bekerja berlebihan. Jika dilakukan terus-menerus, umur hardware bakal lebih pendek. Yang pertama rusak adalah harddisk, karena ia akan menjalani proses yang disebut read dan write dengan ekstra keras.
  • Buang waktu dan biaya. Keseluruhan proses instalasi itu memakan waktu hingga 1 jam, belum termasuk menata dan merapikan data personal. Terlebih lagi jika instalasi di luar, yang artinya perlu keluar biaya. Dengan kata lain, keseringan install ulang adalah tidak efisien.

Langsung Mematikan PC Tanpa Shutdown

PC yang dimatikan secara paksa atau dikenal dengan Hard Reboot bisa bahaya. Ini akan memutus langsung seluruh arus listrik pada hardware. Dampaknya, komponen ikut rusak. Pun jika tidak langsung menunjukkan masalah, komputer Anda suatu hari akan mengalami kerusakan fatal, istilahnya crash.

Belum lagi kemungkinan yang pasti terjadi, HDD bisa bermasalah dengan mengalami kerusakan fisik. Tak hanya itu, hilangnya daya akibat padamnya listrik secara mendadak berpotensi sangat merusak pada HDD. Pun konsleting listrik yang bisa terjadi pada komputer.

Meski komputer kekinian punya teknologi ACPI, yang otomatis akan mati sendiri termasuk mampu melakukan sleep dan hibernate, Anda tetap saja perlu mengikuti prosedur dengan mematikan komputer secara hati-hati. Gunakan juga Stabilizer dan UPS untuk mengantisipasi kemungkinan buruk akibat listrik mati mendadak.

Baca artikel yang lain mengenai Perbedaan ATI Radeon dengan NVidia

LEAVE A REPLY