komputer server dan client

perbedaan komputer server dan komputer client

Komputer Server dan Client

Blog about all latest PC & tech related news and info

Perbedaan Komputer Server dan Client Beserta Fungsinya

Di dalam sebuah instansi, organisasi, atau perusahaan selalu terdapat komputer server dan komputer client. Kedua hal ini memiliki hubungan yang erat tetapi memiliki perbedaan yang cukup jauh. Fungsi dan spesifikasi kedua hal ini sangat berbeda meskipun ada dalam satu jaringan. Bagi Anda yang masih awam mungkin akan bingung mengenai perbedaannya, jika demikian Anda bisa membaca artikel ini yang akan membahasnya.

Fungsi Komputer Server dan Komputer Client

Untuk mengetahui perbedaan keduanya perlu dibahas fungsinya sendiri-sendiri. Fungsi pertama yang akan dibahas adalah untuk komputer server beserta pengertiannya juga. Berikut ini informasi mengenai komputer server.

Jika dibahasakan komputer server artinya komputer yang memiliki tugas melayani kebutuhan dan permintaan komputer lain yang jaringannya bersatu dengan komputer server ini. Nah, komputer yang ada dalam satu jaringan dengan komputer server dinamakan komputer client. Ada puluhan komputer client yang bisa terhubung dalam satu komputer server sehingga harus memiliki harddisk dengan kapasitas tinggi, memori yang sangat besar, dan printer yang serbaguna.

Pengertian lainnya adalah sebuah komputer yang fungsinya untuk menyimpan segala informasi kemudian akan dikelola oleh jaringan komputer yang lain. Komputer server juga bisa disebut sebagai komputer induk.

Jenis-jenis dari komputer server ada banyak, antara lain, mail server, web server, database server, mail server, cloud server, VPS server, file server, dan proxy server. Semua server tersebut memiliki fungsi yang berbeda-beda tapi sama-sama bisa terhubung dengan client. Nah, mengenai fungsinya ada banyak, antara lain:

  • Menyediakan Akses Data untuk Komputer Client

Semua komputer client yang terhubung  ke komputer server bisa mengakses data-data yang disimpan di dalamnya. Ini karena mereka memiliki satu jaringan yang sama.

  • Pusat Jaringan Komputer

Jika komputer client menerima data dari komputer server, komputer server akan memberikan data kepada komputer client karena menjadi pusatnya.

  • Melayani Permintaan Komputer Client

Apapun permintaan dari komputer client berupa aplikasi, data, file, dan lainnya akan diberikan atau dilayani oleh komputer server.

  • Menyimpan Data dan File dalam Database

Oleh karena fungsinya ini semua data atau file bisa diakses oleh komputer client. Dengan demikian dapat mengurangi kemungkinan hilangnya data dan file milik komputer client sebab ada cadangan di dalam komputer servernya.

  • Mengatur Lalu Lintas Jaringan

Dengan fungsi ini akan membuat komputer client bisa terhubung ke internet karena adanya proxy server.

  • Mengatur Hak Akses Jaringan Komputer

Jaringan dalam komputer server memiliki aturan sehingga tidak semua data dari komputer server bisa diakses oleh komputer client. Sebab beberapa data atau file itu rahasia. Misalnya, ada file keuangan kantor yang hanya boleh diketahui oleh pemilik perusahaan.

Selain fungsi tersebut komputer server juga menjadi media penyimpan aplikasi, dan bisa memberikan perlindungan virus dan malware kepada komputer client.

Meski memiliki banyak fungsi, sebenarnya komputer server juga memiliki kekurangan karena menjadi pusat dari banyak komputer yang menjadi client-nya. Berikut ini apa saja kekurangan dari komputer server.

  • Butuh spesifikasi yang baik karena akan melayani jumlah client yang banyak. Apabila terdapat kesalahan dalam sistem maka harus dirakit kembali tapi harganya mahal karena perlu spesifikasi yang khusus.
  • Jika terjadi kerusakan pada server maka semua jaringan yang terhubung pasti mati. Jika spesifikasinya kurang bagus maka hal ini kemungkinan besar akan sering terjadi.
  • Harus bekerja tanpa henti selama 24 jam setiap harinya sehingga harus memiliki maintenance server yang baik. Dengan demikian server harus mendapatkan perhatian yang lebih agar segala masalah bisa teratasi dengan cepat.
  • Jika permintaan informasi kepada server terlalu padat atau banyak maka akan mengalami gangguan. Jika spesifikasi client tidak seimbang alias terlalu banyak maka masalah ini pasti terjadi.
  • Harus ada pekerja khusus untuk bagian maintenance yang harus selalu siaga agar bisa langsung memperbaiki server atau client jika ada masalah. Hal ini cukup merepotkan karena jangan sampai lengah.

Sekarang mari bahas fungsi komputer client. Fungsi dari komputer client adalah kebalikan dari komputer server, antara lain:

  • Melakukan Manajemen Basis Data

Pada sebuah perusahaan pasti ada komputer client yang dikhususkan, yaitu dijadikan administrator. Jika seperti ini maka segala proses manajemen yang ada di dalam komputer server seperti database bisa dilakukan oleh komputer client ini.

  • Mengakses Informasi dari Komputer Server

Semua komputer client yang terhubung dalam sebuah komputer server sudah pasti bisa mengakses informasi yang ada di dalamnya. Komputer client biasanya terdiri atas lebih dari 2 buah komputer. Pada perusahaan besar ada ratusan komputer yang terhubung hanya dalam sebuah komputer server.

Oleh karena sangat bergantung kepada komputer server, apabila komputer server mengalami masalah sudah dipastikan seluruh komputer client nya tidak dapat bekerja atau mengakses data. Maka dari itu pemilihan komputer server harus benar-benar teliti supaya tidak terjadi kerusakan yang akhirnya merugikan komputer client, apabila hal ini terjadi maka biaya perawatan dari komputer client ini akan semakin besar.

Begitulah apa saja fungsi dari komputer server dan komputer client. Keduanya memang berbeda tapi menjadi kesatuan yang saling melengkapi. Jika tidak ada komputer server maka client tidak bisa bekerja, dan komputer server ada karena dibutuhkan oleh komputer client.

Membedakan Komputer Server dan Komputer Client

Di atas sudah diberikan informasi mengenai fungsi masing-masing jenis komputer ini, sekarang mari bahas secara keseluruhan.

Dalam sebuah lingkup jaringan ada 2 buah jenis komputer yang saling berhubungan. Komputer server sebagai pusat jaringan komputer, dan komputer client sebagai pengakses data dari komputer server. Keduanya saling berkesinambungan dalam hal pekerjaan. Di dalam komputer server terdapat banyak sekali data dan informasi yang dapat di sharing ke komputer client.

Oleh karena sebagai induknya komputer server memiliki banyak sekali kemampuan, salah satunya bisa melakukan trouble shooting jika pada jaringan terdapat kerusakan karena semua koneksi bertumpu ke komputer server. Jika bagian ini rusak maka semua komputer client akan mengalami dampaknya atau tidak bisa digunakan untuk bekerja.

Baik komputer server atau komputer client memiliki sistem operasi yang berbeda. Jika komputer client menggunakan sistem operasi umum seperti Windows 7, Windows XP, Windows 8, Windows 10, Macintoast, Linux, dan lainnya, sementara komputer server menggunakan yang lebih canggih agar pemrosesan data berjalan dengan lebih cepat.

Komputer server harus bekerja selama 24 jam penuh tanpa berhenti karena jika mati komputer client juga akan mati. Komputer server juga memiliki memerlukan perangkat keras yang sangat banyak untuk bisa terhubung dengan komputer client. Dengan segala perbedaan ini membuat kualitas dan perawatan komponennya jauh.

Biasanya komputer server disimpan dalam sebuah rak yang dilengkapi dengan berbagai hardware penunjang pada rak yang sama. Sedangkan client adalah yang digunakan para karyawan atau pekerja biasa yang ada di meja masing-masing.

Demikianlah informasi mengenai perbedaan komputer server dan komputer client. Meski berbeda tapi keduanya saling melengkapi satu sama lain. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda.

Baca artikel yang lain mengenai Perbedaan SSD dan HDD

LEAVE A REPLY