menjadi programmer

programer komputer

Menjadi Programmer

Blog about all latest PC & tech related news and info

Hal-Hal Yang Perlu Diketahui Sebelum Menjadi Programmer

Pemrograman saat ini bukan lagi hal yang asing. Walau begitu, masih banyak yang tak kenal. Di dunia IT, pemrograman ini kunci penting dan paling dasar dari sistem komputer. Sementara orang awam, mungkin mengidentifikasinya sebagai teknisi komputer hingga hacker. Tak ada yang salah soal itu. Agar lebih mengenal, berikut fakta penting terkait dunia pemrograman yang wajib Anda tahu.

1. Anda Tak Harus Pintar Matematika untuk Belajar Program

Programer itu banyak menulis kode, bukan rumus matematika. Makanya mereka dilatih menganalisis dan berlogika tinggi. Untuk bisa menulis kode mereka memang dituntut pandai mempergunakan Aljabar dan algoritma juga ilmu matematis lainnya. Namun sekali lagi, ini hanya untuk memecahkan masalah. Jika logika sudah tinggi, ilmu matematika mana pun pasti bisa ditemukan walau tanpa paham rumus.

2. Pun Tak Harus Jenius

Ada yang bilang, IQ programmer harus di atas 160. Buktinya mereka ini kerap ikut olimpiade dan persaingan bergengsi lain. Itu tidak benar. Pemrograman itu soal minat, bukan biologis. Siapa pun yang bisa komunikasi pasti bisa pemrograman. Sebab program itu sendiri adalah bahasa yang kita gunakan untuk berkomunikasi dengan mesin.

3. Pemrograman Bukan Soal Menghapal, tapi Memahami

Biasanya, pemula yang ingin belajar pemrograman,akan dikejutkan panduan-panduan menghebohkan dengan judul “Belajar Pemrograman Cepat dalam Seminggu.” Benarkah bisa secepat itu? Belajar teori pemrograman mungkin cepat, tapi pemahamannya butuh waktu bertahun-tahun. Ya, ada beda antara hapalan dan pemahaman. Seringnya orang kurang bergairah belajar pemrograman karena belum apa-apa sudah dipertemukan hal-hal yang tampaknya tidak mungkin sepert, ‘harus menghapal seluruh sintaks alias coding,’ ‘harus menguasai bahasa pemrograman,’dan sebagainya.

Perlu dicatat, namanya belajar tentu butuh waktu. Tak perlu takut tak bisa menghapal, karena dengan berlatih pemrograman artinya Anda akan menulis satu kode yang sama hingga ribuan kali sebelum akhirnya membuat program sendiri.

4. Pemrograman dan Coding Berbeda, tapi Mirip

Coding bagian dari pemrograman, tapi tidak sebaliknya. Pun, coder bukanlah programmer, tapi berlaku sebaliknya. Coder bertugas menginstruksikan soal apa yang harus dan perlu dilakukan. Sementara programmer, harus bisa menjadi pembuat solusi atau setidaknya membayangkan beragam solusi bagi satu masalah sebelum mulai menulis kode. Sebab kemiripan itulah, khususnya tugas mereka sering disamakan.

5. Bahasa Pemrograman Jumlahnya Ribuan

Berdasarkan perkiraan,  ada sekitar 9.000-an bahasa pemrograman yang terekam di dunia. Sekitar 30 persen menggunakan bahasa inggris, khususnya untuk kode dan kata kunci. Sementara sisanya menggunakan bahasa lokal, yang beberapa di antaranya juga terdiri dari simbol-simbol. Jumlah tersebut juga mencakup bahasa pemrograman di Asia yang saat ini mencapai 30-an. Di antaranya BAIK (Indonesia), Dolittle (Jepang), Changjo (Korea), PerlYuYan (Tionghoa), hingga bahasa pemrograman Hindi.

6. Programer Pertama di Dunia adalah Perempuan

Memang fakta bahwa kontribusi perempuan dalam dunia teknologi saat ini sangat kurang. Namun, sejarah berkata lain. Tak banyak yang tahu bahwa programmer pertama dunia bernama Ada Lovelace. Seorang perempuan yang juga putri penyair kesohor Lord Byron. Lovelace kecil didesak ibunya untuk tekun belajar matematika, di mana sang ibu berprofesi sebagai guru.

Berkat kemampuan algoritmanya, Lovelace mulai terkenal dan diakui sebagai programmer komputer pertama di dunia, setelah mengembangkan proyek  Analytical Engine. Yakni generasi pertama komputer bagi kepentingan umum yang tadinya ditelurkan Charles Babbage. Untuk menghormati Lovelace, bahasa pemrograman pertama diberi nama Ada, seperti nama depannya.

7. Coding akan Sangat Berguna di Masa Depan

Berdasarkan riset pasar oleh Evans Data, jumlah populasi pengembang software global mengalami peningkatan mencapai dua kali lipat sejak tahun 2010. Kini jumlahnya sekitar 19 juta orang. Di tahun 2020, jumlahnya akan meningkat signifian menjadi 25 juta orang.

Tentu, ini semua tak lepas dari besarnya kebutuhan pengguna layanan web. Baik itu menggunakan komputer atau ponsel. Bahkan beberapa tahun ke depan, diperkirakan semua ketarampilan dan pekerjaan akan sangat berhubungan dengan internet. Jadi, jika Anda tahu sedikitnya tentang coding, tentu akan berguna dan relevan terhadap lingkungan kerja masa depan.

8. Programer Identik dengan Orang Malam yang Cerdas

Orang malam atau istilahnya “night owl” itu makanan sehari-harinya para programmer. Mereka ini kerap mengalami apa yang disebut dengan “brain fog” alias kabut otak jika harus bekerja siang. Alasannya, mereka sensitif kebisingan dan cahaya. Riset menyebut demikian. Namun jangan salah, riset lain juga pernah membuktikan bahwa orang malam itu cerdas. Jadi tak perlu heran mengapa banyak programmer memang cerdas.

9. Bug Komputer Pertama Itu Serangga Asli

Bug merupakan bahasa inggris yang sering dihubungkan dengan serangga macam kutu atau ngengat pengganggu. Dalam istilah komputer, bug adalah kesalahan pada perangkat, khususnya software, di mana perangkat itu mengalami cacat desain atau kesalahan tertentu sehingga tidak bisa berjalan semestinya.

Istilah bug sendiri muncul tak sengaja. Pada 1947, di mana komputer ukurannya masih super besar dan digunakan terbatas oleh militer Amerika Serikat di perkemahan dalam hutan, kehangatannya ternyata mengundang serangga berdatangan. Komputer yang kala itu dinamakan Mark 1 pun mengalami gangguan.

Ketika teknisi dari Harvard University datang, mereka menemukan banyak ngengat mati dalam mesin komputer. Mereka pun menuliskan kasus tersebut dalam buku log. Sejak itulah, kasus bug pertama ditemukan, yang kemudian menjadi cikal bakal istilah ‘bug’ yang populer sampai sekarang.

10. Ilmu Coding Berhasil Mengakhiri Perang Dunia II

Pernah nonton film The Imitation Game yang diperankan Benedict Cumberbatch tahun 2014 silam? Ya, film ini merupakan biografi Alan turing yang dikonsep ala Hollywood. Alan Turing adalah ilmuwan komputer asal Inggris yang sifatnya agak aneh. Namun, dia juga berperan besar mengakhiri Perang Dunia II karena keterampilan berlogikanya serta bakatnya di bidang analisis matematika dan kriptologi.

Turing berhasil memecahkan kode-kode sulit dari mesin milik NAZI yang bernama Enigma. Itu membuatnya tahu di mana akan terjadi penyerangan selanjutnya di Inggris, sehingga perang bisa dicegah. Peran Turing dan timnya sangat besar dalam menyelamatkan banyak nyawa. Untuk itu, ia diberi penghargaan Turing Award oleh Association for Computing Machinery yang sangat bergengsi di Inggris.

11. Turing Juga Menemukan Captcha

Captcha (Completely Automated Public Turing test to tell Computers and Humans Apart) biasa kita temui dalam bentuk terdistorsi angka bercampur kata secara daring. Fungsinya untuk membedakan manusia dari robot, karena robot pasti kesulitan membaca tulisan tumpang tindih. Dulunya Captha ini disebut Turing test karena ditemukan oleh Turing, hingga dikembangkan di Carnegie Mellon University.

12. Prinsip Dasar Pemrograman Itu Kunci Keberhasilan

Untuk mencapai sukses dan keberhasilan dalam hal apa pun, tak jarang orang mencari cara dengan meniru tindak-tanduk para pesohor yang telah sukses. Padahal, mempelajari pemrograman bisa jadi satu cara mencapai keberhasilan it sendiri. Mengapa?

Dalam pemrograman dikenal istilah Computational thinking, yakni suatu cara yang menyebabkan otak kita ikut terlatih dalam keseharian, untuk memahami permasalahan dengan baik, memecahkan masalah secara efektif, hingga melihat kesalahan sebagai bagian wajar dalam kehidupan yang pasti ada solusinya.

Baca artikel yang lain mengenai Kelebihan dan Kekurangan Laptop Asus

LEAVE A REPLY