pasang wifi dirumah

pasang wifi

Pasang WiFi di Rumah

Blog about all latest PC & tech related news and info

Tips Pemula agar Bisa Pasang WiFi di Rumah dengan Sendiri

Internet sedang dalam masa kejayaannya. Ini terlihat dari kian tingginya tingkat kebutuhan dan ketergantungan masyarakat terhadap internet dari waktu ke waktu. Lihat saja, hampir semua urusan bisa dipermudah dengan bantuan internet. Bahkan, bisa dibilang buku nyaris kehilangan panggung karena masyrakat kini lebih bergantung pada informasi-informasi digital.

Setelah dulu masyarakat banyak mengandalkan internet rumahan yang dikoneksikan dengan kabel LAN, sekarang sebagian besar masyarakat beralih pada teknologi nirkabel WiFi dan internet mobile data. Sebab masyarakat telah merasakan sisi praktis dari teknologi nirkabel ketimbang teknologi sebelumnya. Apalagi, harga perangkat WiFi cukup terjangkau dan proses instalasinya amat mudah. Bahkan seorang pemula pun dapat memasangnya sendiri di rumah. Tidak percaya akan semudah itu? Mari ikuti tips pemula agar bisa pasang WiFi di rumah berikut ini:

1. Pastikan Dulu Anda Telah Berlangganan Internet

WiFi router sudah tentu tidak dapat berfungsi jika sobat ternyata belum berlangganan internet. Sobat sangat dimudahkan karena layanan internet berlangganan saat ini cukup komplit. Promo-promo yang dihadirkan beragam dan dapat disesuaikan dengan budget sobat sendiri. Pilihannya bisa berupa ISP ADSL seperti pada Telkom Speedy, atau bisa juga menjatuhkan pilihan pada mobile broadband yang diusung Smart.

Berdasarkan pengalaman banyak pengguna, Speedy lebih menguntungkan dari sisi harga dan sinyal. Speedy menyediakan paket unlimited senilai 195 ribu/bulan dengan kestabilan sinyal terjamin meski kondisi cuaca tidak mendukung (hujan deras atau angin kencang).

2. Pilih Tipe Modem yang Tepat

Instalasi WiFi juga ditentukan berdasarkan jenis atau tipe modem yang digunakan. Perlu sobat ketahui bahwa modem sekurang-kurangnya terdiri dari dua jenis. Tentu saja, teknik pemasangan antara keduanya tidak sama. Begitu pula dari segi harga yang lumayan terpaut jauh.

Tipe modem pertama bergantung pada outpun enthernet modem kabel. Dengan kata lain, untuk bisa WiFi sobat membutuhkan dua modem sekaligus. Satu modem kabel bekerja untuk mengakses internet, sedangkan modem WiFi bertugas memancarkan sinyal internet yang diperolehnya dari modem kabel. Harga tipe modem seperti ini terbilang cukup murah. Kisarannya antara 200 hingga 400 ribu rupiah.

Tipe kedua, berupa modem WiFi yang inputnya bisa langsung melalui kabel telepon. Ini termasuk tipe modem WiFi yang lebih praktis, sebab sobat tidak membutuhkan modem kabel lagi. Cukup satu modem WiFi, sinyal dapat langsung ditransmit. Namun, modem semacam ini memiliki bentuk yang lebih besar dan bobot yang lebih berat. Sehingga agak sedikit memakan tempat. Harga pasarannya lumayan tinggi, yakni sekitaran 600-800 ribu rupiah.

3. Tempatkan Modem WiFi pada Posisi Strategis

Banyak orang yang mengeluhkan perihal kekuatan sinyal yang kurang bagus. Padahal, mereka merasa instalasinya sudah benar. Biasanya keluhan-keluhan semacam ini berasal dari para pemula yang keburu merasa panik duluan dan langsung menyalahkan paket internet. Padahal kekuatan sinyal turut ditentukan pada posisi modem diletakkan.

Idealnya, modem WiFi diletakkan pada tempat yang agak tinggi serta jauh dari radiasi alat elektronik lain seperti kulkas, televisi, radio, dan sebagainya. Radiasi alat-alat elektronik tersebut dapat mempengaruhi kekuatan sinyal modem WiFi yang sobat gunakan. Selain itu, sebaiknya modem WiFi tidak diletakkan pada sudut-sudut ruangan. Semakin di tengah, semakin baik, biar seluruh pengguna yang berada di ruangan tersebut tercover oleh sinyal WiFi.

4. Segera Lakukan Proteksi Jaringan Hotspot

Tips yang satu ini juga sangat perlu diindahkan oleh pemula. Jangan lupa melakukan perlindungan dasar untuk jaringan hotspot sobat. Perlindungan yang dimaksud bisa berupa membuat password admin baru serta mengaktifkan security key agar tidak jaringan internet sobat tidak mudah diakses oleh sembarang orang. Paling tidak, gunakanlah enskripsi key dengan tipe WPA.

Setinggan proteksi pada tiap-tiap modem tentu berbeda. Karena keterbatasan tempat, tidak memungkinkan jika semua settingan diulas habis di sini. Namun, sobat bisa berjelajah lebih jauh seputar ini melalui Google.

5. Pilih Paket Internet Sesuai Kebutuhan

Jika kebutuhan akan internet sobat sangat tinggi, atau nyaris 24 jam sehari, maka WiFi memang jadi pilihan hemat dan bijak. Meski begitu, tidak ada salahnya juga sobat tetap menyesuaikan kuota dengan kebutuhan sehari-hari. Sehingga tidak mubazir. Semisal sobat menginginkan model WiFi aktif full 24 jam, maka pilihan paket yang paling cocok untuk sobat adalah paket unlimited. Dengan menggunakan paket unlimited, modem akan tetap aktif mengakses internet secara priodik meski tidak sedang digunakan.

Pentingnya mempelajari tips pemula agar bisa memasang WiFi router sendiri di rumah juga dimaksudkan untuk penghematan. Kalau sobat sudah terampil memasang WiFi router sendiri, tentu sobat tak perlu lagi membayar tenaga teknisi. Bahkan, dengan keterampilan tersebut, siapa tahu ada yang membutuhkan jasa sobat dan bersedia membayar.

Di samping mempelajari tips-tips di atas dan mempraktikkannya, bagus juga jika sobat mengeksplore pengetahun lebih dalam seputar teknologi internet. Salah satu yang menarik untuk diketahui adalah keuntungan dan kerugian menggunakan WiFi itu sendiri. Berikut penjabarannya:

 

Keuntungan Menggunakan WiFi

1. Koneksi Praktis

Keuntungan pertama menggunakan WiFi jelas berhubungan dengan nilai praktis. Sebab, WiFi mengandalkan teknologi wireless nirkabel alias minim penggunaan kabel. Penggunaan WiFi memungkinkan semua komputer atau laptop yang berada dalam satu jangkauan terhubung ke jaringan tanpa harus dijembatani oleh kabel UTP.

Berbeda dengan teknologi internet rumahan yang sempat berjaya beberapa puluh tahun silam. Dulu, kabel UPT inilah yang menjadi dewa bagi para pengguna komputer atau laptop yang ingin terkoneksi dengan jaringan. Sayangnya, kabel UTP ini tak berlaku untuk semua device, semisal komputer tablet dan smartphone. Oleh karena itu teknologi wireless nirkabel dianggap sebagai solusi paling praktis untuk semua device, karena jalur transmisi yang digunakan hanya berupa gelombang radio.

2. Pengguna Dapat Leluasa Berpindah

Selama masih berada dalam area jangkauan sinyal WiFi, maka pengguna bebas berpindah tempat dimana saja. Lain hal dengan teknologi sebelumnya, dimana intalasi kabel-kabel telah tersusun sedemikian rapi pada perangkat yang digunakan. Sehingga pengguna akan sulit berpindah selama masih ingin terhubung dengan jaringan.

3. Instalasi Mudah dan Irit Biaya Pemasangan

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, instalasi WiFi begitu mudah dipelajari dan dipahami oleh semua orang. Bahkan, pemula pun sangat mungkin melakukan instalasi sendiri. Berbeda teknik pemasangan internet berbasis kabel yang cenderung lebih sulit, lama, dan jelas melibatkan orang-orang berpengalaman di bidang tersebut.

 

Kelemahan

1. Luas Jaringan Akses Terbatas

WiFi memang mengedepankan teknologi wireless yang lebih praktis dari teknologi sebelumnya. Namun, jika dibandingkan dengan teknologi internet mobil data, luas jaringan akses WiFi jelas K.O. Pasalnya, WiFi masih mengandalkan jaringan hotspot. Jadi, bila pengguna bergerak ke luar wilayah jangkauan sinyal, maka akses internet pengguna otomatis terputus.

2. Boros Bandwith

Karena device dapat terhubung dengan mudah ke jaringan, maka sangat mungkin semua pengguna terhubung secara bersamaan. Akibatnya pemakaian bandwith jadi boros dan membuat jaringan internet menjadi lelet.

Demikian tips pemula agar bisa pasang WiFi di rumah dengan sendiri, serta ha-hal lain yang bersinggungan dengan teknologi WiFi ini kami bagikan untuk sobat-sobat sekalian. Semoga bernilai manfaat dan dapat diterapkan dengan mudah.

Baca artikel yang lain mengenai Motherboard Gaming Terbaik

LEAVE A REPLY