Prinsip Kerja Komputer

cara kerja komputer

Prinsip Kerja Komputer

Blog about all latest PC & tech related news and info

Prinsip Kerja Komputer Yang Perlu Diketahui Oleh Pemula

Mempelajari komputer bisa susah-susah gampang. Terutama bagi pemula, panduan yang kurang tepat dan langsung masuk ke inti pembelajaran bisa jadi menyulitkan sekaligus membingungkan. Memang, belajar komputer yang baik adalah dengan praktik terus-menerus. Namun, memahami dulu bagaimana teorinya, kemudian segera mengaplikasikannya lewat praktik akan jauh lebih baik.

Begitu pula  bagi seorang pengajar yang akan bersentuhan langsung dengan para pemula. Memperkenalkan komputer dasar dengan tepat, perlu menjadi perhatian.

Jadi, bagaimana cara mudah untuk mengenalkan komputer dasar bagi pemula? Hal penting apa saja yang perlu Anda ketahui dalam komputer? Berikut langkah dan panduannya kami rangkum dari berbagai sumber.

Mengenal Komputer: Cara Kerja Komputer dan Pengaplikasian

Komputer merupakan sebuah perangkat yang memiliki kemampuan memproses data. Ada tiga elemen dasar yang membangun komputer, yaitu hardware, software, dan brainware. Tanpa itu semua komputer nyaris tidak berfungsi.

Hardware atau perangkat keras terdiri dari komponen pembangun komputer yang bisa digunakan secara fisik, sedangkan software atau perangkat lunak merupakan semacam otak di komputer yang tidak dapat disentuh secara fisik. Sementara brainware atau perangkat otak adalah orang yang menggunakan komputer tersebut (Keterangan lebih jelas mengenai elemen komputer bisa dilihat di poin-poin berikutnya).

Cara kerja dan fungsi komputer hampir sama dengan otak manusia, yaitu merekam, memproses, menyimpan, dan mempermudah kinerja, sehingga ada kalanya komputer bisa berfungsi optimal, atau melambat jika terlampau lelah. Analoginya, seperti manusia yang melambat otaknya saat kurang tidur, komputer pun bisa menurun kinerjanya apabila dinyalakan terlalu lama, hingga berhari-hari tanpa istirahat.

Dalam istilah komputerisasi, cara kerja serupa otak manusia menggunakan logika sederhana tadi umum dikategorikan menjadi tiga hal, yaitu input, proses, dan output.

Penjelasan sekaligus contohnya begini, ketika Anda membuat sebuah dokumen, yang disebut input adalah segala hal yang terdapat di otak Anda lalu diketikkan ke dalam komputer menggunakan keyboard. Dengan kata lain, memasukkan atau merekam ide di otak ke dalam komputer.

Selama mengetik, komputer akan memproses data sesuai kemampuannya. Ini dilakukan oleh bagian hardware komputer yang disebut prosesor dan RAM. Selanjutnya, output yang berupa tampilan akan memperlihatkan lebih banyak hal.

Misal, selama mengetik Anda akan melihat tulisan yang tampil di layar monitor. Itu namanya output komputer. Begitu pula ketika Anda selesai mengetik lalu menyimpan file dokumen ke dalam harddisk atau flashdisk, itu disebut output file. Yang terakhir adalah output dokumen nyata, di mana Anda mengirim file dokumen yang sudah disimpan tadi untuk dicetak menggunakan mesin pencetak atau disebut printer, pada selembar kertas.

Mengenal Prinsip Kerja Komputer

Meski serupa otak manusia, komputer pada dasarnya hanyalah alat, sehingga bekerjanya tak bisa dipaksakan. Ketika dihidupkan, komputer akan melalui tiga proses penting, yaitu start, booting, dan desktop. Start atau start up adalah proses memulai. Selama start, komputer akan mendeteksi hardware, mengetes memori, hingga loading, di mana Anda perlu menunggu beberapa waktu sampai komputer menyelesaikan proses.

Setelah itu komputer akan melakukan proses ‘menunggu’ kedua yang disebut booting. Selama proses ini komputer akan membaca data dan memuat sistem operasi. Waktunya bisa lebih lama dibanding startup tergantung kecepatan dan sistem operasi.

Seusai booting, Anda akan masuk tahap akhir di mana tampilan desktop muncul. Saat ini komputer sudah bisa dipakai. Namun ada baiknya menunggu dulu hingga komputer benar-benar berhenti memuat beberapa program seperti antivirus dan sebagainya, yang biasanya akan terlihat dari tanda bulat melingkar berwarna biru saat menggerakkan kursor, atau di pojok kanan bawah.

Menyalakan dan Mematikan Komputer

Menyalakan komputer hanya perlu menekan tombol on, atau yang bisa dikenali lewat simbol bulat dengan garis vertikal di bagian atas. Sebagaimana prinsip kerjanya, Anda perlu sabar menunggu. Untuk mematikan komputer, sebaiknya tidak segera memencet tombol off, melainkan mencari dulu perintah ‘Shut Down’ agar komputer tidak mudah rusak.

Mengenal Hardware (Perangkat Keras Komputer)

Seperti disebutkan sekilas di atas, hardware adalah perangkat keras berbentuk fisik yang dibuat dari komponen mekanik dan elektronik. Tak hanya satu, komputer dilengkapi beberapa hardware. Seluruhnya punya fungsi tersendiri. Beberapa yang paling umum digunakan dan perlu dikenali, yakni sebagai berikut.

  • Power supply atau pendorong tenaga, yaitu perangkat yang berfungsi menyediakan tenaga untuk menggerakkan seluruh bagian komputer. Jika listrik lemah, power supply ini berpotensi rusak karena tak mampu mencadangkan tenaga, sehingg terlalu bekerja keras mendorong komputer tetap menyala.
  • Mainboard atau motherboard, yaitu perangkat utama komputer berbentuk lempengan, yang berfungsi semacam tempat bernaung bagi nyaris seluruh penggerak komputer macam chipset, CMOS, dan soket-soket penghubung (seperti pada tempat untuk mencolokkan kabel USB) ke seluruh bagian komputer.
  • Prosesor, yaitu penggerak atau otak komputer. Sebagaimana fungsi penggerak di otak, prosesor akan mengerjakan setiap hal yang diperintahkan pada komputer.
  • RAM, yaitu memori komputer yang berfungsi membantu kerja prosesor. Jika jumlah RAM ditambah, maka kecepatan dan ‘daya ingat’-nya pun bertambah.
  • Harddisk, yaitu perangkat yang berfungsi sebagai wadah untuk menyimpan seluruh data di komputer.
  • Mouse berbentuk seperti tikus, fungsinya untuk mengendalikan kursor di layar.
  • Keyboard atau papan ketik, berguna macam pengetik pada ponsel, sekaligus memberi perintah singkat pada komputer.
  • Monitor atau layar berfungsi menampilkan gambar atau teks pada komputer, serupa tv.
  • Printer merupakan perangkat untuk mencetak hasil dokumen berupa gambar atau teks ke dalam kertas.

Mengenal Software (Perangkat Lunak Komputer)

Sofware punya fungsi vital layaknya hardware. Meski tidak berwujud, software bisa dioperasikan. Software tercipta dari sekumpulan data elektronik seperti sistem operasi atau aplikasi program yang berfungsi menjalankan perintah tertentu, dan disimpan dalam komputer.

Mudahnya begini, jika Anda ingin mengetik, maka perlu software khusus untuk mengetik seperti Microsoft Word. Pun jika Anda ingin mengedit foto dengan apik, maka Anda perlu menggunakan software mengedit foto untuk komputer seperti photoscape atau photoshop.

Pemasangan software di komputer dilakukan dengan instalasi. Bisa menggunakan CD/DVD atau lewat flashdisk, bahkan via internet. Secara distribusi, pemasangan software bisa dengan berbayar atau gratisan.

Sistem operasi yang paling banyak digunakan pengguna komputer adalah windows. Sementara software penggerak untuk kepentingan dokumen yang lebih kompleks dan paling umum digunakan adalah Microsoft. Office. Di dalamnya Anda bisa menikmati ragam fitur bermanfaat seperti MS Word untuk mengetik, MS Excell untuk administrasi dan pendataan, dan MS Powerpoint untuk presentasi.

Sementara software lainnya bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Untuk mendengar musik misalnya, Anda bisa menggunakan Winamp. Agar komputer terhindar dari virus dan malware bisa menggunakan antivirus dari beragam label software seperti Antivir, AVG, Kaspersky dan sebagainya.

Mengenal Perintah Dasar dan Menjalankan Program

Setelah mengenal komputer dan berbagai perangkatnya secara garis besar, untuk mengoperasikan komputer seseorang juga perlu mengenal berbagai perintah dasar, termasuk menjalankan program. Setiap data yang Anda simpan di komputer, istilahnya file, akan tersimpan dalam folder.

File ini bisa ditemukan pada folder sesuai lokasi penyimpanan yang dapat dijumpai jika Anda mengklik kanan mouse di bagian ikon start up. Untuk membuka file, Anda hanya perlu klik dua kali pada file yang diinginkan. Ini berlaku juga untuk membuka program.

Program yang akan Anda buka, biasanya bisa mudah ditemukan di desktop. Namanya shortcut (jalan pintas). Jika tidak, Anda bisa membuka program dengan klik kiri sekali pada mouse di tombol start up. Ada beberapa perintah paling dasar seperti copy (salin), paste (temple), cut (potong), dan delete (hapus). Fungsinya untuk memindah-mindah data dan program ke folder lain, juga menghapus.

Baca artikel yang lain mengenai Membuat Cloud Storage di Rumah

LEAVE A REPLY