proyektor untuk presentasi

proyektor mini

Proyektor untuk Presentasi

Blog about all latest PC & tech related news and info

Review 5 Proyektor untuk Presentasi yang Mudah Dibawa Bepergian

Zaman sekarang, hampir semua orang pasti tahu atau pernah melihat melihat benda yang bernama proyektor. Sebab, benda ini sudah semakin sering dilibatkan dalam kehidupan sehari-hari, seperti presentasi di kantor atau sekolah, pesta perkawinan, hingga kegiatan yang bersifat non formal semacam nobar alias nonton bareng. Pada artikel ini, kami akan mengulas 7 proyektor untuk presentasi yang mudah dibawa bepergian. Namun sebelumnya, kami jelaskan terlebih dahulu apa itu proyektor serta cara penggunaannya. Siapa tahu, ada pembaca yang asing dengan benda ini.

Proyektor atau sering juga disebut infocus, merupakan sebuah alat yang dilengkapi dengan lensa dan bekerja mengubah sinyal gambar statis dan gambar bergerak (video), untuk kemudian dipantulkan ke layar atau permukaan datar dalam ukuran yang lebih besar. Untuk mengoperasikannya, pengguna bergantung penuh pada listrik. Dengan kata lain, tanpa listrik maka alat ini tidak dapat berfungsi.

Cara penggunaannya sangat mudah, namun butuh kehati-hatian cukup tinggi karena proyektor termasuk alat yang rentan terhadap kerusakan. Mari ikuti tata cara penggunaannya yang tepat dan benar:

  • Letakkan proyektor pada permukaan padat, stabil dan rata. Jauhkan dari paparan sinar matahari langsun atau sumber-sumber yang menghasilkan panas. Ini dimaksudkan agar suhu proyektor tidak cepat naik dan berisiko cepat rusak. Hindari pula segala bentuk guncangan atau perlakuan agresif tiba-tiba. Semisal memindah-mindahkan alat terlalu sering dan buru-buru. Selain berpotensi merusak motherboard, hal itu juga berpotensi membuat bola lampu proyektor putus.
  • Proyektor LCD dilengkapi dengan dua kabel: kabel utama (kabel power) dan kabel VGA/RGB. Kedua kabel tersebut harus saling tersambung satu sama lain. Lampu indikator yang menandakan bahwa proyektor siap untuk digunakan akan menyala apabila kabel utama telah terhubung ke arus atau saklar listrik. Lalu, bukalah tutup lensa dengan hati-hati. Ingat, proyektor sangat sensitif, terutama pada bagian lampu.
  • Selanjutnya, nyalakan perangkat dengan menekan dan menahan tombol power sekitar 2 detik. Anda dapat melakukannya secara manual ataupun menggunakan remote control.
  • Nyalakan note book, laptop, video player, CPU atau perangkat apapun yang menjadi input. Lalu silakan input bagian mana yang ingin diproyeksikan.
  • Tekan tombol power untuk mematikan proyektor selepas digunakan. Biarkan sampai kipas pendingin benar-benar berhenti bekerja, baru kabel power boleh dicabut. Kerusakan pada perangkat akan terjadi apabila pengguna langsung mencabut kabel power sebelum proyektor dalam keadaan off.

Setelah tahu apa itu proyektor dan bagaimana cara menggunakannya, kini saatnya kami mengulas beberapa produk proyektor untuk presentasi berukuran mini dan portable. Cocok untuk siapa saja yang aktif melakukan presentasi di hadapan klien.

Optoma Pico PK 320

Sulit membayangkan sebuah proyektor bisa disimpan di saku celana. Tapi inilah yang terjadi pada proyektor Optoma Pico PK 320 dan mengundang kekaguman publik. Optoma Pico PK 320 memang didesain dalam ukuran minimalis berdimensi 119x69x31 mm saja. Meski mini, namun Optoma Pico dapat menampilan gambar sebesar 5 hingga 150 inch.

Dari sektor baterai, dengan mengaktifkan mode “eco”, proyektor ini bisa bertahan hingga 90 menit. Ketajaman tampilan memuaskan berkat resolusi 854×480. Tingkat keterangannya mencapai 100 lumen dan rasio kontras 3000:1.

Tak ketinggalan, Optoma Pico PK 320 turut dilenkapi dengan mini HDMI, slot micro SD, micro USB, dan speaker berkekuatan 1 W. Harga jual terendahnya saat ini sekitar 6-7 juta rupiah.

Acer Pico C120

Acer Pico C120 sedikit lebih lebar dibandingkan proyektor sebelumnya. Namun tetap memungkinkan disimpan di dalam saku celana.

Proyektor ini didesan dengan ukuran fisik 120x82x26 mm. Kualitas gambar yang disempurnakan oleh resolusi 854×480 dan tingkat kecerahan 100 luman serta ketajaman 1.000:1. Sayangnya, Acer Pico C120 tidak dilengkapi dengan konektivitas sekomplit yang diberikan Optoma Piko PK 320. Pun, di sisi lain Acer Pico C120 baru bisa berfungsi jika menggunakan dua kabel USB yang ditancapkan pada perangkat input.

Oleh karena itu, harga proyektor ini lebih ekonomis. Menurut pantauan terakhir, Acer Pico C 120 ditabandrol sekitar 4-4,5 juta rupiah.

Brookstone Pocket Projector Mobile

Brookstone pocket projector mobile memang belum diperdagangkan di Indonesia. Namun, siapa tahu suatu Anda berkesempatan ke luar negeri dan membelinya.

Brookstone pocket projector mobile benar-benar proyektor yang paling mudah dibawa bepergian. Betapa tidak, bobotnya hanya 230 saja, dengan dimensi 99x97x23 mm. Dengan kata lain, Brookstone pocket projector mobile ini lebih kurang hanya seukuran power bank saja.

Tingkat kecerahan tampilan mencapai 100 lumen dengan resolusi native sebesar 854×480. Kelengkapan lainnya berupa koneksi HDMI yang berguna merespons video hingga resolusi 1080p. Sementara untuk output, proyektor ini juga dilengkapi dengan sepasang speaker berdaya 1 watt.

Satu lagi yang tak kalah mengaggumkan, Brookstone pocket projector mobile di-support oleh teknologi MHL (Mobile High Definition link) yang memungkinkan proyektor ini dikoneksikan ke perangkat mobile seperti smartphone atau tablet, secara langsung.

Harga pasarannya sendiri hanya sekitar $300 atau setara 3 jutaan rupiah. Atas segala keunggulan yang dimilikinya, tak heran banyak orang terperangah mengetahui harga jual proyektor ini ternyata cukup terjangkau.

3M Mobile Projector MP180

Selain Brookstone Pocket Projector Mobile, 3 M Mobile Projector MP 180 merupakan proyektor yang paling banyak disukai masyarakat internasional. Ya, sama seperti brand sebelumya, 3 M Mobile Projector MP 180 belum dipasarkan di Indonesia.

3 M Mobile Projector MP 180 dikemas dalam dimensi 102x150x33 mm, dengan desain memanjang dan bobot hanya 338 gram saja. Uniknya, proyektor ini difasilitasi dengan teknologi touch screen LED pada layar seluas 2,4 inch. Sehingga teknik mengoperasikannya mirip saat kita menavigasikan smartphone.

Melakukan streaming konten dengan 3 M Mobile Projector MP 180 sangat mungkin, sebab proyektor ini turut dilengkapi dengan konektivitas Wifi dan Bluetooth. Yang disayangkan sebagaian besar pengguna, hasil yang diproyeksikan melalui 3 M Mobile Projeector MP 180 tidak seterang proyektor-proyektor yang sekalas dengannya. Itu dikarenakan tingkat keterangannya hanya 32 lumen dan resolusi cukup 800×600 saja. Minus lain terletak pada ketahanan baterai yang dirasa kurang awet, yakni tak lebih dari dua jam.

Dari segi harga, 3 M Mobile Projector MP 180 ditawarkan senilai $400 atau berkisar 5 jutaan. Harga yang menurut publik tergolong tinggi tersebut dikarenakan produk yang satu ini termasuk limited edition.

Epson Powerlite 1761W

Dari segi ukuran, Epson Power Lite 1761 W memang kalah mini dari empat proyektor sebelumnya. Meski agak lebih besar, namun ia termasuk paling slim dibanding teman-temannnya. Karena itu pula Epson Power Lite 1761 W masuk dalam jajaran proyektor portable terbaik yang pernah ada.

Lebih jelasnya, Epson Power Lite 1761 W dirancang dalam ukuran 292x210x44 mm. Secara keseluruhan bobotnya hanya 1,68 kg saja. Tingkat kecerahan mencapai 2600 lumen dengan ketajaman gambar dalam perbandingan 2000:1.

Banyak kelebihan-kelebihan yang dimiliki proyektor portable satu ini. Di antaranya, kabel USB tunggal, serta ketersediaan Wifi dan sambungan HDMI. Harga yang ditawarkan untuk 1 unit Epson Power Lite 1761 sekitar 9-10 jutaan. Sebuah harga yang tergolong fantastis, namun sesuai dengan kelebihan yang dimilikinya.

Demikian 5 review mengenai proyektor untuk presentasi yang mudah dibawa bepergian. Adakah salah satunya yang menarik pilihan Anda?

Baca artikel yang lain mengenai Motherboard Gaming Terbaik

LEAVE A REPLY