sistem operasi server

sistem operasi untuk server

Sistem Operasi Server

Blog about all latest PC & tech related news and info

Perbandingan dan Tips Memilih Sistem Operasi Server Linux, Windows, dan Mac yang Tepat

Server merupakan hal yang penting dalam sebuah jaringan. Server mempunyai fungsi untuk memberikan layanan terhadap client yang terhubung dalam sebuah jaringan tersebut. Layanan yang diberikan server, antara lain proxy server, web, dan berbagi informasi atau sharing information. Selain itu, server juga digunakan untuk monitoring lalu lintas yang terjadi dalam jaringan. Untuk menunjang kinerja yang terjadi, maka sistem operasi server berbeda dengan sistem operasi yang digunakan oleh client.

Perbedaan ini terletak pada penggunaan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunaknya (software). Server dan personal computer atau PC mempunyai teknologi dan kegunaan yang berbeda. Sehingga penggunaan PC biasa untuk dijadikan komputer server supaya dapat menghemat pengeluaran adalah tindakan yang tidak tepat. Karena dari segi harga komputer server memang lebih mahal dari pada komputer biasa atau PC yang digunakan untuk kegiatan sehari-hari.

Perbedaan Sistem Operasi Server dan Sistem Operasi PC

Sistem operasi server berbeda dengan sistem operasi yang digunakan untuk PC. Dalam PC, sistem operasi yang digunakaan bermanfaat untuk menunjang kegiatan sehari-hari. Berfungsi untuk menjalankan berbagai aplikasi yang ada di dalam desktop komputer.

Apabila dilihat dari segi kegunaan dan sistem yang dijalankan, kedua hal tersebut memang mempunyai perbedaan yang sangat jelas. Karena komputer server ini mempunyai tugas untuk melakukan manajemen semua jaringan. Komputer server juga tidak digunakan untuk menunjang kegiatan sehari-hari diluar fungsi yang dikendalikan oleh komputer server. Karena komputer server berbeda dengan komputer biasa atau PC pada umumnya.

Sistem operasi server ini mempunyai kinerja yang cukup berat karena harus bekerja secara non-stop setiap hari. Komputer server bertugas untuk melakukan manajemen, penyimpanan, dan pemrosesan data dalam sebuah jaringan. Komponen yang terdapat dalam komputer server juga berbeda dengan komputer biasa. Komputer ini biasanya mempunyai komponen yang lebih baik dari komputer biasa atau PC.

Di dalam komputer server terdapat komponen yang berguna untuk mendukung sebuah teknologi redudansi. Sebuah teknologi yang dapat digunakan untuk mengganti sebuah perangkat tanpa harus mematikan mesin yang sedang berjalan. Teknologi redudansi ini juga berguna untuk mengurangi down time yang mungkin dapat terjadi. Karena komputer server sangat penting keberadaannya.

Sebuah PC mati maka yang merasa dirugikan adalah personal dari pemilik PC itu sendiri. Akan tetapi, apabila komputer server yang mati, maka akan banyak orang yang dapat dirugikan. Perbedaan antara komputer server dan komputer biasa juga dapat dilihat dari sistem operasi yang digunakan. Untuk sistem operasi server memiliki kemampuan dalam melakukan penanganan di sebuah jaringan seperti e-mail, database, file sharing, intranet dan bahkan internet. Untuk komputer server dapat menggunakan sistem operasi windows server, Mac OS X server, dan Linux.

Jenis Sistem Operasi untuk Server

Salah satu sistem operasi yang bisa digunakan adalah dari sistem operasi Windows server. Terdapat berbagai seri dari Windows yang bisa dijadikan pilihan, antara lain Windows 2000 Server, Windows Server 2003, Windows Server 2008. Pilihan lain dari seri Windows ini adalah Windows NT, yang merupakan seri awal dari Windows.

Windows NT ini terdiri dari Windows NT 3.x dan Windows NT 4.0. Windows NT ini merupakan sistem operasi jaringan yang digunakan untuk server dengan dukungan TCP/IP, IIS, IPX/SPX, dan berbagai protocol lain. Seri windows NT dikembangkan menjadi Windows 2000 Server dengan penambahan active directory yang berfungsi untuk melakukan manajemen pengguna yang terhubung dalam sebuah jaringan.

Windows seri ini mempunyai teknik instalasi yang lebih mudah daripada Windows NT. Perkembangan berikutnya adalah seri Windows Server 2003 yang terdapat menambahan pada bagian active directory dengan adanya framework yang berfungsi untuk melakukan proses integrase antar program dalam jaringan yang digunakan. Kemampuan lainnya adalah dapat melakukan back up file, recovery system secara otomatis.

Sistem operasi server berikutnya adalah Mac OS. Sebuah sistem operasi yang dapat digunakan khusus untuk produk dari Apple. Untuk komputer server bisa menggunakan sistem operasi seri Sun Solaris, Mac OS X Server 1.0, Mac OS X Server 10.0, 10.1, 10.2, 10.3, 10.4, 10.5, 10.6, 10.7, 10,8, 10.9, dan Mac OS X Server 10.10 yang diberi nama Yosemite Server 4.0.

Sistem operasi untuk server berikutnya adalah Linux, sebuah sistem operasi yang tidak mempunyai license yang berbayar. Sehingga sistem operasi Linux dapat digunakan secara gratis. Distro Linux yang dapat digunakan untuk sistem operasi server, antara lain Debian, OpenSUSE, Arch Linux, Fedora, dan Slackware. Setiap sistem operasi untuk server tersebut mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Fitur-fitur Sistem Operasi Server

  1. Sistem Operasi Windows
    • Sistem operasi server Windows ini dapat digunakan ketika mempunyai license, sehingga tidak dapat digunakan secara gratis.
    • Dapat melakuakn berbagai kinerja sistem secara otomatis, seperti melakukan perbaikan sistem, melakukan back up
    • Terdapat sistem yang mampu mengintegrasikan antara program yang ada.
    • Proses instalasi mudah untuk dilakukan.
    • Terdapat banyak dukungan protocol dalam sebuah jaringan.
  2. Sistem Operasi Mac
    • Sistem operasi untuk server yang dapat digunakan untuk produk yang dikeluarkan oleh perusahaan Apple.
    • Pengguna harus menggunakannya secara berbayar.
    • Terdapat banyak fasilitas yang bermanfaat, antara lain dapat berbagai file dan printer dalam jaringan dan manajemen untuk workgroup.
    • Terdapat dukungan service Windows.
    • Dapat melakukan pembaharuan server secara jarak jauh.
  3. Sistem Operasi Linux
    • Sistem operasi server yang dapat digunakan secara gratis.
    • Hingga saat ini aman dari serangan virus.
    • Mempunyai daya tahan sistem yang kuat.

Sistem operasi server yang bisa menjadi pilihan lain adalah Novell Netware. Sebuah sistem operasi untuk server yang dibangun menggunakan sistem corporative multitasking. Sistem operasi ini dapat mengintegrasikan aplikasi yang digunakan dengan kernel Linux. Salah satu seri dari sistem operasi ini adalah NetWare 6.5.

Tips Memilih Sistem Operasi Server yang Tepat

Tips yang dapat diterapkan dalam pemilihan sistem operasi server ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan yang diinginkan. Sebagai contoh, anda bisa menggunakan sistem operasi Linux untuk menunjang sebuah bisnis yang sedang berkembang, sehingga dapat menghemat biaya yang dibutuhkan. Selain itu, anda juga bisa memilih Windows Small Business Server untuk memperlancar koneksi jaringan dalam bisnis. Pemilihan sistem operasi untuk server ini juga harus disesuaikan dengan perangkat keras atau hardware yang digunakan untuk server tersebut.

Kesesuaian komponen dengan sistem operasi yang digunakan sangat penting. Hal ini bertujuan untuk membuat performa atau kinerja komputer server tetap dalam keadaan yang baik. Karena keberadaan komputer server yang sangat penting dan harus diusahakan untuk meminimalkan kondisi down atau terjadi error. Sebab, sistem operasi server ini bertanggungjawab penuh dalam pengendalian lalu lintas, pesan, antrian data, control akses dari berbagai pengguna dalam jaringan.

Baca artikel yang lain mengenai Komputer Gaming Rakitan

LEAVE A REPLY

Anal