Bagaimana Cara Backup Data Yang Benar

Dalam dunia digital saat ini data semua disimpan ke komputer dalam bentuk digital selain disimpan dalam bentuk hard copy. Sering kali pada perusahaan menengah ke bawah yang jarang mementingkan divisi IT kurang memperhatikan apakah data tersebut mempunyak backup. Sehingga saat terjadi kerusakan atau kehilangan data maka akan sangat susah melakukan recovery data itu. Dalam blog ini saya ingin membagikan pengalaman saya dalam melakukan backup.

Sebelumnya saya ingin membagikan pengalaman saya saat dulu masih mengelolah data dan terjadi kehilangan backup data. Saat itu data saya backup dengan menggunakan program “Smart Backup” dimana data dari partisi lain di copy secara langsung ke partisi yang lain secara otomatis pada jam tertentu. Kesalahan saya saat itu adalah melakukan backup pada partisi lain sehingga saat hard disk rusak maka data asli dan data backup langsung hilang semuanya.

Ada beberapa tips yang dapat saya bagikan melalui blog ini dalam melakukan backup sehingga kesalahan yang pernah saya alami tidak terjadi pada anda.

  • Gunakan program backup yang bisa backup otomatis dan bisa terjadwal. Misalnya Acronis, Smart backup
  • Jika menggunakan program database seperti MySQL atau SQL Server gunakan program bawaan dari penyedia database tersebut dan atur backup database anda setiap hari dan terjadwal
  • Saat setting backup gunakan pilihan “Exact Copy” agar data tercopy semuanya. Pengalaman menggunakan smart backup data yang tidak berubah tidak akan tercopy hanya data yang terupdate/File yang terupdate yang tercopy
  • Pastikan tidak ada Virus yang masuk pada data yang akan di backup karena jika ada virus maka virus akan ikut terbackup.
  • Saat memilih tempat backup harus dipastikan jangan di hard disk yang sama karena jika hard disk rusak backup sama saja tidak bisa dipakai. Saya menyarakan untuk backup ke hard disk external lebih aman.
  • Cara backup lain misalnya untuk hard disk laptop yang mempunyai recovery partisi dapat dibackup dengan menggunakan paragon dengan cara cloning hard disk.

Itulah pengalaman dan tips saya yang dapat saya berikan agar anda dapat melakukan bakcup secara benar dan tidak sampai hasil backup hilang karena hard disk rusak. Backup sangat penting karena suatu saat dalam keadaan tertentu anda pasti membutuhkan data backup itu. Backup dapat dilakukan setiap hari atau setiap minggu untuk tetap menjaga data backup tetap terus terupdate. Lebih baik melakukan backup setiap hari karena kita tidak tahu kapan server/komputer anda rusak.

Baca artikel yang lain mengenai Review Power Bank Romoss – Best Quality and High Capacity