ups terbaik untuk server

ups server terbaik

UPS Terbaik untuk Server

Blog about all latest PC & tech related news and info

Ingin Beli UPS Terbaik untuk Server? Baca Dulu Info Penting Ini!

ups terbaik untuk server

Apakah Anda sering bermasalah dengan peralatan elektronik komputer atau server saat terjadi pemadaman listrik? Tentu saja karena hal tersebut akan berpengaruh pada komponen komputer maupun server itu sendiri. Komputer atau server akan berjalan tidak normal jika sering terjadi pemadaman listrik ketika peralatan tersebut sedang bekerja memproses program maupun data. Oleh sebab itu, dibutuhkan Uninterruptable Power Supply (UPS) yang dapat mengatasi permasalahan tersebut.

UPS sendiri merupakan komponen tambahan yang tidak terdapat dalam sistem komputer sehingga tidak perlu dilakukan install driver untuk mengaktofkannya. Meskipun begitu, ada juga jenis UPS dengan driver yang harganya relatif mahal. Anda bisa menemukan berbagai jenis merk UPS server di toko-toko komputer dengan fitur dan spesifikasi yang tentu saja berbeda-beda. Namun, Anda perlu memilih UPS terbaik untuk server agar komponen perangkat yang dimiliki bisa lebih awet dan juga memiliki waktu untuk mematikan komputer secara normal.

UPS memiliki beragam jenis sehingga Anda perlu menemukan berbagai unit dengan daya yang berbeda-beda pula. Hal pertama yang harus dilakukan adalah mengenal sistem rumah dan kantor, serta perangkat apa saja yang dibutuhkan. Lantas, seberapa besar daya UPS yang dibutuhkan? Tentu saja UPS yang mumpuni harus cukup untuk membuat server atau komputer tetap menyala. Anda perlu memeriksa sistem inti dan perangkat tambahan yang membutuhkan listrik untuk mengetahuinya. Namun, Anda juga bisa langsung berkonsultasi dengan pihak penjual UPS untuk mengetahui UPS server terbaik yang dibutuhkan.

Jenis-Jenis UPS

Terdapat dua faktor penting yang harus Anda ketahui saat akan membeli UPS. Pertama, daya yang dibutuhkan dan kedua adalah jenis UPS itu sendiri. Anda bisa menemukan dua UPS dengan daya yang sama, namun harga yang berbeda. Hal ini disebabkan oleh jenis UPS yang ditawarkan juga berbeda. Jenis-jenis UPS yang perlu Anda ketahui ada tiga macam, yaitu:

Standby UPS, yaitu jenis UPS yang baterainya harus di-charge kemudian tunggu sampai aliran listrik mati dan UPS pun akan berfungsi sebagai baterai cadangan. Perpindahan waktu yang dibutuhkan dalam proses ini antara 20 sampai 100 milidetik. Beberapa tipe Standby UPS yang masuk rekomendasi adalah:

  • APC Back-UPS RS 625VA 230V
  • APC Back-UPS ES 500VA 230V
  • CYBERPOWER BU600E-AS

Line-interactive UPS, yaitu UPS dengan desain yang mirip Standby UPS, namun memiliki transformator khusus yang mampu menangani keluar masuknya power dengan lebih baik. UPS jenis ini sangat cocok untuk digunakan oleh Anda yang tinggal di tempat dengan kemungkinan turun daya yang sering atau tegangan rendah. Beberapa tipe yang masuk dalam rekomendasi dari Line-interactive UPS ini adalah:

  • APC SUA5000RMI5U
  • EATON E Series NV [ENV800H]
  • CYBERPOWER VALUE2200ELCD

Online UPS, yaitu jenis UPS dengan harga paling mahal karena UPS ini membutuhkan banyak sirkuit tambahan. UPS jenis ini mampu mengisolasi perangkat dari aliran listrik yang masuk. Berbeda dengan kedua jenis UPS di atas yang akan aktif saat tegangan listrik turun atau mati, UPS jenis ini justru akan terus menyaring kekuatan listrik melalui baterai sehingga tidak akan ada daya listrik yang hilang saat terjadi masalah tegangan. UPS jenis ini juga mirip dengan firewall yang mampu menstabilkan listrik yang masuk ke dalam perangkat elektronik. Beberapa yang masuk ke dalam rekomendasi dari Online UPS adalah:

  • APC SURT1000Xli
  • EMERSON Liebert GXT4 2000VA [GXT4-2000RT230]
  • EMERSON Liebert Online UPS [GXT3-2000RT230]

 

Cara Membandingkan Fitur Sekunder

Meskipun dianggap sebagai item yang canggih, namun UPS hanya berfungsi sebagai baterai pada perangkat elektronik yang Anda punya. Ada juga fitur tambahan yang bisa membuat UPS lebih menarik, yakni sebagai berikut.

  • Dukungan OS yang tersedia. UPS tidak hanya berisi baterai, namun juga terdapat beberapa jenis UPS yang memiliki aplikasi khusus untuk diinstall di komputer agar berbagai interaksi dapat dilakukan dengan mudah. UPS jenis ini akan terhubung dengan komputer melalui kabel USB sehingga saat baterai UPS lemah, maka proses shutdown ke komputer akan secara otomatis dilakukan.
  • Jumlah outlet. Secara umum, UPS memiliki outlet on-battery dan off-battery sehingga Anda perlu memastikan bahwa ada outlet atau colokan yang dapat memenuhi kebutuhan server.
  • Kabel filter. Jika Anda menggunakan model kabel dan router, maka Anda juga perlu memeriksa spesifikasi UPS agar dapat melindungi kabel Ethernet dan Coax.
  • Layar. Tidak semua UPS mempunyai layar. Ada juga UPS dengan model yang tua dan low-end yang tidak memiliki layar sehingga Anda tidak mengetahui informasi yang dibutuhkan seperti halnya sisa waktu UPS, isi baterai, dan info penting lain.
  • Fan. UPS berukuran kecil tidak memiliki fan sehingga sebaiknya Anda memilih UPS berukuran besar untuk server yang baik jika diletakkan di ruangan lain yang tidak mengganggu.
  • Baterai UPS dapat bertahan selama 3 sampai 5 tahun. Jika baterai UPS rusak, maka Anda tidak bisa memperbaikinya dan tetap harus membeli baterai UPS yang baru.

Hal lain yang perlu diketahui soal UPS adalah harga UPS server. Harga yang ditawarkan tentu bermacam-macam, bergantung pada jenis dan fungsinya. Rata-rata harga yang ditawarkan dari UPS ini antara 2 jutaan sampai 15 jutaan. Semoga bermanfaat.

Baca artikel yang lain mengenai Laptop Hybrid Terbaik

LEAVE A REPLY